Untitled Document
Jumat, 15 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Kamis, 5 Maret 2015 21:24
Polisi Gagalkan Transaksi Ganja 15 Kilogram di Ukui, Pelalawan

Kamis, 5 Maret 2015 21:17
Polres Rohul Tangkap 3 Pengedar Sabu dan Ganja di 2 Kecamatan

Kamis, 5 Maret 2015 20:42
Polres Inhil Tingkatkan Kemampuan Personel Tanggulangi Karhutla

Kamis, 5 Maret 2015 20:37


Kamis, 5 Maret 2015 20:36
Basiran Nakhodai HIMSSI, Bupati Meranti di Pasang Sabuk Hitam

Kamis, 5 Maret 2015 20:31


Kamis, 5 Maret 2015 20:30
Musda XI, KNPI Kampar Buka Pendaftaran Balon Ketua



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 4 Maret 2014 09:48
Total 30.249 Jiwa Penderita ISPA di Riau Akibat Bencana Asap

Dampak negatif kabut asap di Riau terus berlanjut. Sampai saat ini sudah 30.249 jiwa warga menderita ISPA.

Riauterkini-JAKARTA- Berdasarkan hasil penanganan darurat bencana asap di Riau sampai Senin (3/3/14). Jumlah penderita ISPA di Riau mencapai 30.249 jiwa akibat bencana asap hampir tersebar di semua kabupaten/kota di Riau.

Hal ini disampaikan Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Senin (3/3/14) di Jakarta. Katanya, berdasarkan sejumlah pantaun kabut asap di Riau semakin tebal bila dibandingkan hari kemarin.

"Hasil pantauan NOAA18, hotspot sebanyak 14, di mana di Bengkalis ada 3 titik, Inhu 1 titik, Kampar 3 titik, Kuansing 1 titik, Pelalawan 4 titik, dan Siak 2 titik," kata Sutopo.

Tambah Sutopo, hal yang berbeda menurut pantauan MODIS total hotspot di Riau 338 titik, seperti di Bengkalis 100 titik, Dumai 21 titik, Inhil 55 titik, Kampar 1 titik, Meranti 80 titik, Pelalawan 29 titik, Rohil 4 titik, dan Siak 48 titik.

"Sedangkan menurut pantauan BMKG, visibility di bandara SSK II hingga pukul 18.15 WIB adalah 200 meter, kabut asap makin tebal," sebutnya.

Dijelaskan Sutopo, Satgas udara: heli water bombing dan survey sudah sempat berangkat tapi tidak bisa dilanjutkan karena kondisi asap yang tebal. Survey titik api dilakukan dengan heli SAR pada pagi hari dan pesawat tempur Hawk 200 yang mampu terbang tinggi, dan menemukan 16 titik api di daerah Selatan. "Heli Sikorsky sudah datang di Pekanbaru pukul 17.00 WIB, sehingga sekarang sudah ada 6 heli pembom air: 2 dari Bolco, 1 dari SAR, 1 Sikorsky, 2 dari Sinar Mas," paparnya.

Sementara itu Satgas Darat, kata Sutopo, satuan teritorial berhasil menemukan tambahan titik api. Total titik api yang dipadamkan adalah 27 titik api, dan masih ada 42 titik api. Sedangkan, Manggala Agni berhasil memadamkan 22 hektar di cagar Biosfir GSK, Suaka Margasatwa Kerumutan, Bukit Lengkung dan Dumai.

Lebih jauh Sutopo mengatakan, BMKG melaporkan terjadi hujan dengan intensitas ringan di Mandau, Kuansing, Pelalawan, Rohul dan sebagian Siak. Angin bertiup cukup kencang 7 knots dari arah utara ke Pekanbaru. Hal ini menyebabkan kondisi kabut asap di Pekanbaru makin tebal, visibility hanya 200 meter pada pukul 19.00 WIB.

"Untuk ISPU, kualitas udara tidak sehat di Pekanbaru 170 psi, dan di daerah utara seperti Dumai dan Duri nilai ISPU pada level berbahaya yaitu 500 psi. Ini membuat kasus penyakit ISPA dan lain-lain makin meningkat, penderita ISPA sebanyak 30.249, pneumonia 562, asma 1.109, iritasi mata 895, iritasi kulit 1.490," jelasnya.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Topik
Arahkan ajo asok tu kerumah sahlul bio sonang dio bekaroke disembur asok kalo perlu pake warna-warni asoknyo...

orang gilo
hey...masyarakat ternyata anada pendukung AMAN Ya (ANAS MATI ASAP NGILANG) dasar BBM ente (BENAR-BENAR MATI ) tuh atok anas


Berita Sosial lainnya ..........
- Musda XI, KNPI Kampar Buka Pendaftaran Balon Ketua
- 20 Unit Bus TMP Memprihatinkan
- Pemko Dumai Bersiap Jadi Kota Layak Anak
- Wujudkan Waterpark, Disbudparpora Dumai 'Jemput Bola' ke Pemprov
- PAW MKA LAMR Dumai Dikukuhkan
- Mensos dan Bupati Blusukan, Pastikan Penerima KKS Mendapat Manfaat
- LAMR Dumai Tetap Gunakan Warkah di Pilwako


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.205.122.189
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com