Untitled Document
Rabu, 10 Rajab 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 28 April 2015 22:17
Dugaan Korupsi Jembatan Pedamaran I dan II,
Kejati Riau Periksa Tim Leader Perusahaan Kontraktor


Selasa, 28 April 2015 22:10
Plt Gubri Sebut Tak Buru-buru Tutup Dua BUMD Rekomendasi Dewan

Selasa, 28 April 2015 21:21
Perjalanan Lima Jam,
Murid PAUD Tanjung Medan Semangat Kunjungi Museum Sejarah Rohil


Selasa, 28 April 2015 21:14


Selasa, 28 April 2015 21:13
PT PLN Rohul Pasang Kapasitor 180 Volt di Desa BIM

Selasa, 28 April 2015 20:54
Enam Pejabat Non Job Pemprov Riau Masuk Bursa Calon Assesor

Selasa, 28 April 2015 20:44
KNPI Dumai Minta Pemerintah Perhatikan Organisasi Kepemudaan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 29 September 2013 15:53
Ditemukan Dua Kasus Malaria di Panipahan Rohil,
Dinkes Lakukan Penyemprotan Vektron dan Periksa Darah Masyarakat


Ditemukannya dua kasus malaria di Paniapah disikapi serius Dinas Kesehatan Rohil. Langsung dilakukan penyemprotan vektron dan pemeriksaan darah masyarakat.

Riauterkini-PANIPAHAN-Setelah ditemukan dua kasus malaria diwilayah kerja Puskesmas Panipahan Rokan Hilir, petugas medis setempat melakukan penyemprotan ventron dan pemeriksaan darah masyarakat.

Penyemprotan dilakukan dua kali, penyemprotan vektron terakhir, Sabtu (28/9/13) di Kepenghuluan Panipahan Darat, RT 01 RW 011, bekerja sama dengan RT.

"Penyemprotan kita lakukan koordinasi dengan ketua RT, Pak Kalang. Pasca ditemukannya satu kasus Malaria warga di dusun ini dengan pasien bernama Dahlia, usia 17 tahun," kata Kepala Puskesmas Panipahan dr Netti Juliana, kepada wartawan.

Kepala puskesmas turun didampingi petugas laboratorium Lisnizar dan petugas sanitasi, Darwis dan Amran sekaligus memberikan penyuluhan berkaitan bahaya penyakit Malaria.

"Petugas sanitasi melakukan penyemprotan vektron seruni sebagai insectisida pengendali nyamuk vektor malaria khusus nyamuk Anopheles," imbuhnya.

Sementara itu, penyemprotan pertama, Rabu (25/9/13) lalu di Kepenghuluan Panipahan Laut pasca ditemukannya satu kasus Malaria. "Di sana juga telah dilakukan penyemprotan pengendalian vektor dengan vectron Seruni, serta dilakukan pemeriksaan darah Mikroskopis sebanyak 100 orang di wilayah Sei Sampai Niat. Untuk di Kepenghuluan Panipahan Darat juga sasaran sekitar 100 orang yang diperiksa darah Mikroskopis untuk malaria ini," kata Netti.

Dia mengingatkan bagi masyarakat untuk segera berobat ke puskesmas jika menderita demam disertai nyeri kepala hebat dan tubuh mengigil. "Agar kita segera periksa darahnya dan diketahui sejak awal tentang penyakit apakah malaria atau bukan, selain itu untuk mengantisipasi sesegera mungkin agar tidak menular pada yang lainnya," ujar Netti.

Dengan deteksi yang cepat maka segera didapatkan pengobatan yang tepat pula. Menurut Netti obat packet untuk malaria ini tersedia di puskesmas.

Netti juga mengingatkan sebagai langkah yang cukup efektif mencegah malaria atau menghindari gigitan nyamuk dengan mengunakan kelambu anti nyamuk pada saat tidur selain itu mengunakan obat anti nyamuk, lotion anti nyamuk dan sejenisnya.

Upaya pencegahan sehari-hari dapat dilakukan dengan senantiasa membersihkan lingkungan, menimbun genangan air, membersihkan lumut, mengalirkan air yang tergenang serta kebiasaan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) lainnya.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Plt Gubri Sebut Tak Buru-buru Tutup Dua BUMD Rekomendasi Dewan
- Enam Pejabat Non Job Pemprov Riau Masuk Bursa Calon Assesor
- KNPI Dumai Minta Pemerintah Perhatikan Organisasi Kepemudaan
- Meski Sakit, Wako Khairul Buka Seni Rakyat dan Dumai Expo 2015
- 19 Mei, MUI Riau Taja Pawai Taaruf
- Perumahan Asri 2 Duri Dilanda Banjir, Warga Jebol Pagar Pembatas
- Pemkab Pelalawan Lelang 18 Pejabat Eselon II


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.207.36
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com