Untitled Document
Rabu, 2 Syawwal 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Rabu, 30 Juli 2014 09:13
Penjelasan Tertulis Bank Mandiri Terkait Dugaan Pembobolan Rekening di Duri

Rabu, 30 Juli 2014 08:12
Salam Idul Fitri Perwira Polda Riau dari Negeri Konflik Sudan

Rabu, 30 Juli 2014 01:19
Idul Fitri H+2, Istana Siak Dipadati Wisatawan

Selasa, 29 Juli 2014 19:08
Puluhan Lapak PKL di Jalan Agus Salim Dibongkar Eksavator

Selasa, 29 Juli 2014 18:22
Open House Hari Kedua di Rumdis Gubri,
Tanpa Tuan Rumah dan Tamu tak Disuguhi Makanan Sedikitpun


Selasa, 29 Juli 2014 17:40
Bank Mandiri Duri Himbau Nasabah Kebobolan Rekening Segera Melapor

Selasa, 29 Juli 2014 17:33
Satelit Terra dan Aqua Deteksi 143 Titik Hot Spot di Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 29 September 2013 15:53
Ditemukan Dua Kasus Malaria di Panipahan Rohil,
Dinkes Lakukan Penyemprotan Vektron dan Periksa Darah Masyarakat


Ditemukannya dua kasus malaria di Paniapah disikapi serius Dinas Kesehatan Rohil. Langsung dilakukan penyemprotan vektron dan pemeriksaan darah masyarakat.

Riauterkini-PANIPAHAN-Setelah ditemukan dua kasus malaria diwilayah kerja Puskesmas Panipahan Rokan Hilir, petugas medis setempat melakukan penyemprotan ventron dan pemeriksaan darah masyarakat.

Penyemprotan dilakukan dua kali, penyemprotan vektron terakhir, Sabtu (28/9/13) di Kepenghuluan Panipahan Darat, RT 01 RW 011, bekerja sama dengan RT.

"Penyemprotan kita lakukan koordinasi dengan ketua RT, Pak Kalang. Pasca ditemukannya satu kasus Malaria warga di dusun ini dengan pasien bernama Dahlia, usia 17 tahun," kata Kepala Puskesmas Panipahan dr Netti Juliana, kepada wartawan.

Kepala puskesmas turun didampingi petugas laboratorium Lisnizar dan petugas sanitasi, Darwis dan Amran sekaligus memberikan penyuluhan berkaitan bahaya penyakit Malaria.

"Petugas sanitasi melakukan penyemprotan vektron seruni sebagai insectisida pengendali nyamuk vektor malaria khusus nyamuk Anopheles," imbuhnya.

Sementara itu, penyemprotan pertama, Rabu (25/9/13) lalu di Kepenghuluan Panipahan Laut pasca ditemukannya satu kasus Malaria. "Di sana juga telah dilakukan penyemprotan pengendalian vektor dengan vectron Seruni, serta dilakukan pemeriksaan darah Mikroskopis sebanyak 100 orang di wilayah Sei Sampai Niat. Untuk di Kepenghuluan Panipahan Darat juga sasaran sekitar 100 orang yang diperiksa darah Mikroskopis untuk malaria ini," kata Netti.

Dia mengingatkan bagi masyarakat untuk segera berobat ke puskesmas jika menderita demam disertai nyeri kepala hebat dan tubuh mengigil. "Agar kita segera periksa darahnya dan diketahui sejak awal tentang penyakit apakah malaria atau bukan, selain itu untuk mengantisipasi sesegera mungkin agar tidak menular pada yang lainnya," ujar Netti.

Dengan deteksi yang cepat maka segera didapatkan pengobatan yang tepat pula. Menurut Netti obat packet untuk malaria ini tersedia di puskesmas.

Netti juga mengingatkan sebagai langkah yang cukup efektif mencegah malaria atau menghindari gigitan nyamuk dengan mengunakan kelambu anti nyamuk pada saat tidur selain itu mengunakan obat anti nyamuk, lotion anti nyamuk dan sejenisnya.

Upaya pencegahan sehari-hari dapat dilakukan dengan senantiasa membersihkan lingkungan, menimbun genangan air, membersihkan lumut, mengalirkan air yang tergenang serta kebiasaan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) lainnya.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Idul Fitri H+2, Istana Siak Dipadati Wisatawan
- Open House Hari Kedua di Rumdis Gubri,
Tanpa Tuan Rumah dan Tamu tak Disuguhi Makanan Sedikitpun

- Lebaran Kedua,,
Open House di Kediaman Bupati InhilTetap Ramai Didatangi Warga

- Kerusakan Jalan di Batang Tuaka, Inhil Ganggu Pengendara
- Sosok Mayat Busuk Ditemukan di Duri
- Empat Rumah di Rohul Terbakar
- Akhirnya Gubri Kembali Temui Tamu Berlebaran di Rumdisnya


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 50.17.27.205
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com