Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 24 Juni 2016 21:38
HUT Bhayangkara Ke-70, Polres Inhu Gelar Donor Darah

Jum’at, 24 Juni 2016 21:31
Pemudik Diminta Hati- hati,
Dishub Riau Catat 29 Titik Rawan Lakalantas di Jalur Mudik


Jum’at, 24 Juni 2016 20:39
PT. RAPP Gelar Buka Bersama dengan MKP Pelalawan

Jum’at, 24 Juni 2016 20:33
Serapan Anggaran Ciptada Riau Diperkirakan Mulai Bergerak Agustus

Jum’at, 24 Juni 2016 20:21
Pengurusan HPL Dishutbun ke BPN,
Kabag Tapem: Tak Ada Kaitannya dengan Ganti Rugi Lahan Teknopolitan


Jum’at, 24 Juni 2016 18:57
BNI Bersama Pemda Kuansing Bagi Sembako Murah

Jum’at, 24 Juni 2016 18:51




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 29 September 2013 15:53
Ditemukan Dua Kasus Malaria di Panipahan Rohil,
Dinkes Lakukan Penyemprotan Vektron dan Periksa Darah Masyarakat


Ditemukannya dua kasus malaria di Paniapah disikapi serius Dinas Kesehatan Rohil. Langsung dilakukan penyemprotan vektron dan pemeriksaan darah masyarakat.

Riauterkini-PANIPAHAN-Setelah ditemukan dua kasus malaria diwilayah kerja Puskesmas Panipahan Rokan Hilir, petugas medis setempat melakukan penyemprotan ventron dan pemeriksaan darah masyarakat.

Penyemprotan dilakukan dua kali, penyemprotan vektron terakhir, Sabtu (28/9/13) di Kepenghuluan Panipahan Darat, RT 01 RW 011, bekerja sama dengan RT.

"Penyemprotan kita lakukan koordinasi dengan ketua RT, Pak Kalang. Pasca ditemukannya satu kasus Malaria warga di dusun ini dengan pasien bernama Dahlia, usia 17 tahun," kata Kepala Puskesmas Panipahan dr Netti Juliana, kepada wartawan.

Kepala puskesmas turun didampingi petugas laboratorium Lisnizar dan petugas sanitasi, Darwis dan Amran sekaligus memberikan penyuluhan berkaitan bahaya penyakit Malaria.

"Petugas sanitasi melakukan penyemprotan vektron seruni sebagai insectisida pengendali nyamuk vektor malaria khusus nyamuk Anopheles," imbuhnya.

Sementara itu, penyemprotan pertama, Rabu (25/9/13) lalu di Kepenghuluan Panipahan Laut pasca ditemukannya satu kasus Malaria. "Di sana juga telah dilakukan penyemprotan pengendalian vektor dengan vectron Seruni, serta dilakukan pemeriksaan darah Mikroskopis sebanyak 100 orang di wilayah Sei Sampai Niat. Untuk di Kepenghuluan Panipahan Darat juga sasaran sekitar 100 orang yang diperiksa darah Mikroskopis untuk malaria ini," kata Netti.

Dia mengingatkan bagi masyarakat untuk segera berobat ke puskesmas jika menderita demam disertai nyeri kepala hebat dan tubuh mengigil. "Agar kita segera periksa darahnya dan diketahui sejak awal tentang penyakit apakah malaria atau bukan, selain itu untuk mengantisipasi sesegera mungkin agar tidak menular pada yang lainnya," ujar Netti.

Dengan deteksi yang cepat maka segera didapatkan pengobatan yang tepat pula. Menurut Netti obat packet untuk malaria ini tersedia di puskesmas.

Netti juga mengingatkan sebagai langkah yang cukup efektif mencegah malaria atau menghindari gigitan nyamuk dengan mengunakan kelambu anti nyamuk pada saat tidur selain itu mengunakan obat anti nyamuk, lotion anti nyamuk dan sejenisnya.

Upaya pencegahan sehari-hari dapat dilakukan dengan senantiasa membersihkan lingkungan, menimbun genangan air, membersihkan lumut, mengalirkan air yang tergenang serta kebiasaan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) lainnya.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- HUT Bhayangkara Ke-70, Polres Inhu Gelar Donor Darah
- Pemudik Diminta Hati- hati,
Dishub Riau Catat 29 Titik Rawan Lakalantas di Jalur Mudik

- PT. RAPP Gelar Buka Bersama dengan MKP Pelalawan
- Serapan Anggaran Ciptada Riau Diperkirakan Mulai Bergerak Agustus
- Pengurusan HPL Dishutbun ke BPN,
Kabag Tapem: Tak Ada Kaitannya dengan Ganti Rugi Lahan Teknopolitan

- BNI Bersama Pemda Kuansing Bagi Sembako Murah
- Korupsi Dana Masjid 2008 Senilai Rp750 Juta,
Buronan Kejari Rohul Ditangkap Tim Intelijen di Bandara Halim Jakarta



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.20.88.227
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com