Untitled Document
Sabtu, 4 Zulqaidah 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Sabtu, 30 Agustus 2014 07:40
Bengkalis Incar 4 Medali Emas di Porprov Riau

Sabtu, 30 Agustus 2014 07:38
Hasil Penelitian Dosen Komunikasi UIN Suska,
Remaja di Riau Tinggalkan Koran dan Beralih ke Online


Sabtu, 30 Agustus 2014 07:35
Tangani 580 Paket, ULP Bengkalis Tuntaskan 213 Lelang Proyek 2014

Sabtu, 30 Agustus 2014 07:32
Gafar Berharap DPD Periode 2014-2019 Harus Lebih Proaktif

Sabtu, 30 Agustus 2014 07:26
Piala Adipura versus DBD di Bengkalis

Jum’at, 29 Agustus 2014 21:14
JCH Rohul Diminta Waspadai Virus Ebola

Jum’at, 29 Agustus 2014 20:08
Pemprov Riau Baru Verifikasi 4 APBD-P Daerah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 29 September 2013 15:53
Ditemukan Dua Kasus Malaria di Panipahan Rohil,
Dinkes Lakukan Penyemprotan Vektron dan Periksa Darah Masyarakat


Ditemukannya dua kasus malaria di Paniapah disikapi serius Dinas Kesehatan Rohil. Langsung dilakukan penyemprotan vektron dan pemeriksaan darah masyarakat.

Riauterkini-PANIPAHAN-Setelah ditemukan dua kasus malaria diwilayah kerja Puskesmas Panipahan Rokan Hilir, petugas medis setempat melakukan penyemprotan ventron dan pemeriksaan darah masyarakat.

Penyemprotan dilakukan dua kali, penyemprotan vektron terakhir, Sabtu (28/9/13) di Kepenghuluan Panipahan Darat, RT 01 RW 011, bekerja sama dengan RT.

"Penyemprotan kita lakukan koordinasi dengan ketua RT, Pak Kalang. Pasca ditemukannya satu kasus Malaria warga di dusun ini dengan pasien bernama Dahlia, usia 17 tahun," kata Kepala Puskesmas Panipahan dr Netti Juliana, kepada wartawan.

Kepala puskesmas turun didampingi petugas laboratorium Lisnizar dan petugas sanitasi, Darwis dan Amran sekaligus memberikan penyuluhan berkaitan bahaya penyakit Malaria.

"Petugas sanitasi melakukan penyemprotan vektron seruni sebagai insectisida pengendali nyamuk vektor malaria khusus nyamuk Anopheles," imbuhnya.

Sementara itu, penyemprotan pertama, Rabu (25/9/13) lalu di Kepenghuluan Panipahan Laut pasca ditemukannya satu kasus Malaria. "Di sana juga telah dilakukan penyemprotan pengendalian vektor dengan vectron Seruni, serta dilakukan pemeriksaan darah Mikroskopis sebanyak 100 orang di wilayah Sei Sampai Niat. Untuk di Kepenghuluan Panipahan Darat juga sasaran sekitar 100 orang yang diperiksa darah Mikroskopis untuk malaria ini," kata Netti.

Dia mengingatkan bagi masyarakat untuk segera berobat ke puskesmas jika menderita demam disertai nyeri kepala hebat dan tubuh mengigil. "Agar kita segera periksa darahnya dan diketahui sejak awal tentang penyakit apakah malaria atau bukan, selain itu untuk mengantisipasi sesegera mungkin agar tidak menular pada yang lainnya," ujar Netti.

Dengan deteksi yang cepat maka segera didapatkan pengobatan yang tepat pula. Menurut Netti obat packet untuk malaria ini tersedia di puskesmas.

Netti juga mengingatkan sebagai langkah yang cukup efektif mencegah malaria atau menghindari gigitan nyamuk dengan mengunakan kelambu anti nyamuk pada saat tidur selain itu mengunakan obat anti nyamuk, lotion anti nyamuk dan sejenisnya.

Upaya pencegahan sehari-hari dapat dilakukan dengan senantiasa membersihkan lingkungan, menimbun genangan air, membersihkan lumut, mengalirkan air yang tergenang serta kebiasaan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) lainnya.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- JCH Rohul Diminta Waspadai Virus Ebola
- Pemprov Riau Baru Verifikasi 4 APBD-P Daerah
- Duri Sport Club Ajak Warga Ramaikan Lomba Duri Funtastic Run 2014
- Ditinggal Suami Kerja, Istri Diperkosa Tetangga
- Independensi Pers Terbelenggu Pemilik Modal
- Satpol PP Pekanbaru Ancam Sita Dagangan PKL Bandel
- Pemprov Riau Diminta Perhatikan Daerah Terisolir Bernilai Sejarah di Rohul


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 50.17.79.35
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com