Untitled Document
Ahad, 4 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Ahad, 25 Januari 2015 21:13
Ulang Tahun ke 52,
Kejutan Warga Tapung Hilir Buat Istri Bupati Kampar Eva Yuliana


Ahad, 25 Januari 2015 21:01
Antisipasi Ancaman ISIS,
Imigrasi Dumai Tahan 61 WNA Bangladesh


Ahad, 25 Januari 2015 20:57
HUT Ke 65 Kampar ,
Pemkab Gelar Bakti Sosial di Kecamatan Tapung Hilir


Ahad, 25 Januari 2015 20:50
Polresta Pekanbaru Tangkap 4 Pelaku Curanmor

Ahad, 25 Januari 2015 20:48
Eva Yuliana Pimpin Pengda Shoto-Kai Riau

Ahad, 25 Januari 2015 20:34
Diserobot Dubalang Harimau Kampar,
Konsumen GKPN Lapor ke Polda Riau


Ahad, 25 Januari 2015 20:30
Percepat Desa Swasembada,
Bupati Kampar Gandeng Perusahan Peternak Ayam Ras




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 26 September 2013 18:53
Cegah Radikalisme,
Anak Jati Riau Gelar Diskusi Toleransi Umat Beragama


Mencegah radikalisme, Anak Jati Riau menggelar diskusi toleransi umat beragama. Tema yang diambil tentang Bahaya Gerakan Radikalisme Dalam Upaya Penggalangan Toleransi Beragama.

Riauterkini-KUANSING-Anak Jati Riau menggelar dialog toleransi umat beragama dengan thema “Bahaya Gerakan Radikalisme Dalam Upaya Penggalangan Toleransi Beragama” yang digelar di Wisma Jalur Taluk Kuantan Kamis (26/9/13). Hadir dalam kesempatan itu, beberapa narasumber diantaranya, Ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kabupaten Kuantan Singgingi, Chaidir Arifin, mewakili organisasi pemerintah, H.M. Thaib Usman Tokoh Masyarakat (Ketua Adat Kenegerian Taluk Kuantan), dan Walhidayat, tokoh Akademisi Taluk Kuantan.

Selain 3 tokoh tersebut, dialog yang memasukkan dalam pokok bahasan mengenai 5 fungsi Kementerian Agama RI dan dilaksanakan di wisma Jalur Taluk Kuantan ini juga dihadiri oleh pimpinan organisasi-organisasi Kepemudaan, organisasi keagamaan, masyarakat Umum yang berada di Taluk Kuantan.

Pengurus Anak Jati Riau Anggri Wan Gusti, menyampaikan bahwa betapa sangat pentingnya kerukunan beragama dalam menciptakan dan menjaga stabilitas keamanan bangsa Indonesia dan Riau pada khususnya.

"Jika kita menghitung, berapa besar dana yang dikeluarkan bangsa kita dalam merehabilitasi fasilitas dan kerugian yang diakibatkan konflik horizontal sejak bangsa ini merdeka. Termasuk bagaimana kita merehabilitasi mental para saudara kita yang menjadi korban kekerasan agama. Jika negara kita aman, mungkin dana tersebut sudah bisa membuat rakyat kita sejahtera. Kerukunan beragama mampu memperkokoh sendi-sendi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," terangnya.

Dari dialog tersebut dihasilkan beberapa kesimpulan. Yaitu pemerintah Indonesia sangat memberi perhatian terhadap kehidupan beragama. Hal ini dibuktikan dengan dibentuknya satu kementerian agama. Memang, tugas kementerian agama membantu Presiden dalam menyelenggarakan sebagian urusan pemerintahan di bidang keagamaan. Karena itu salah satu dari lima fungsi Kementerian Agama adalah perumusan kebijakan nasional, kebijakan pelaksanaan dan kebijakan teknis di bidang keagamaan.

Umat beragama, dalam kehidupannya yang berhadapan dengan berbagai keragaman, baik faham, norma hukum,perilaku dan etik tidak bisa melepaskan dirinya dari ajaran agama. Banyak sikap-sikap fanatik dan keteguhan dalam memegangi ajaran ini dikonotasikan sebagai sikap eksklusifisme dan intoleransi yang negatif, bahkan ada lagi yang mengganggapnya sebagai sikap agresif. Sebagai suatu istilah bahasa memang lazim mengalami perubahan pemahaman dan pemakaian.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Ulang Tahun ke 52,
Kejutan Warga Tapung Hilir Buat Istri Bupati Kampar Eva Yuliana

- Antisipasi Ancaman ISIS,
Imigrasi Dumai Tahan 61 WNA Bangladesh

- Wabup Siak Buka MTQ Tingkat Desa Perawang
- Seperti Negeri di Hutan Rimba,
Persimpangan Arengka, Pekanbaru Jauh dari Tertib

- Apkasindo Beri Beasiswa Pendidikan Anak Petani Swadaya
- ‎Dikumpulkan Bupati Bengkalis,
Sejumlah Perusahaan di Pinggir Sepakat Bantu Perbaiki Jalan

- Warga Bukitbatu Hidup Sengsara Menunggu Ganti Rugi dari Pertamina Dumai


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.87.198.240
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com