Untitled Document
Rabu, 1 Zulqaidah 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Rabu, 27 Agustus 2014 17:39
DED Gedung Baru Dewan Telan Anggaran Rp5,5 Miliar

Rabu, 27 Agustus 2014 17:36
FBI Minta Aparat Usut Pencatutan Nama PWRI Dumai

Rabu, 27 Agustus 2014 17:34
Bupati Meranti Dukung Pembentukan Kecamatan Alahair

Rabu, 27 Agustus 2014 16:41
Diduga Korupsi Dana Posyandu, Anggota DPRD Dumai Terpilih Dipolisikan

Rabu, 27 Agustus 2014 16:29
45 Anggota DPRD Kampar Periode 2014-2019 Resmi Dilantik

Rabu, 27 Agustus 2014 16:26
Cegah Penculikan Anak, Polres Dumai Koordinasi dengan Sekolah

Rabu, 27 Agustus 2014 16:24
Ketua TP PKK Riau Hadiahi Istri Mendagri 'Perahu Lancang Kuning'



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 26 September 2013 18:53
Cegah Radikalisme,
Anak Jati Riau Gelar Diskusi Toleransi Umat Beragama


Mencegah radikalisme, Anak Jati Riau menggelar diskusi toleransi umat beragama. Tema yang diambil tentang Bahaya Gerakan Radikalisme Dalam Upaya Penggalangan Toleransi Beragama.

Riauterkini-KUANSING-Anak Jati Riau menggelar dialog toleransi umat beragama dengan thema “Bahaya Gerakan Radikalisme Dalam Upaya Penggalangan Toleransi Beragama” yang digelar di Wisma Jalur Taluk Kuantan Kamis (26/9/13). Hadir dalam kesempatan itu, beberapa narasumber diantaranya, Ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kabupaten Kuantan Singgingi, Chaidir Arifin, mewakili organisasi pemerintah, H.M. Thaib Usman Tokoh Masyarakat (Ketua Adat Kenegerian Taluk Kuantan), dan Walhidayat, tokoh Akademisi Taluk Kuantan.

Selain 3 tokoh tersebut, dialog yang memasukkan dalam pokok bahasan mengenai 5 fungsi Kementerian Agama RI dan dilaksanakan di wisma Jalur Taluk Kuantan ini juga dihadiri oleh pimpinan organisasi-organisasi Kepemudaan, organisasi keagamaan, masyarakat Umum yang berada di Taluk Kuantan.

Pengurus Anak Jati Riau Anggri Wan Gusti, menyampaikan bahwa betapa sangat pentingnya kerukunan beragama dalam menciptakan dan menjaga stabilitas keamanan bangsa Indonesia dan Riau pada khususnya.

"Jika kita menghitung, berapa besar dana yang dikeluarkan bangsa kita dalam merehabilitasi fasilitas dan kerugian yang diakibatkan konflik horizontal sejak bangsa ini merdeka. Termasuk bagaimana kita merehabilitasi mental para saudara kita yang menjadi korban kekerasan agama. Jika negara kita aman, mungkin dana tersebut sudah bisa membuat rakyat kita sejahtera. Kerukunan beragama mampu memperkokoh sendi-sendi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," terangnya.

Dari dialog tersebut dihasilkan beberapa kesimpulan. Yaitu pemerintah Indonesia sangat memberi perhatian terhadap kehidupan beragama. Hal ini dibuktikan dengan dibentuknya satu kementerian agama. Memang, tugas kementerian agama membantu Presiden dalam menyelenggarakan sebagian urusan pemerintahan di bidang keagamaan. Karena itu salah satu dari lima fungsi Kementerian Agama adalah perumusan kebijakan nasional, kebijakan pelaksanaan dan kebijakan teknis di bidang keagamaan.

Umat beragama, dalam kehidupannya yang berhadapan dengan berbagai keragaman, baik faham, norma hukum,perilaku dan etik tidak bisa melepaskan dirinya dari ajaran agama. Banyak sikap-sikap fanatik dan keteguhan dalam memegangi ajaran ini dikonotasikan sebagai sikap eksklusifisme dan intoleransi yang negatif, bahkan ada lagi yang mengganggapnya sebagai sikap agresif. Sebagai suatu istilah bahasa memang lazim mengalami perubahan pemahaman dan pemakaian.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- DED Gedung Baru Dewan Telan Anggaran Rp5,5 Miliar
- Bupati Meranti Dukung Pembentukan Kecamatan Alahair
- Warga Bengkalis ‘Dihantui’ Serangan DBD
- Pasca Pacu Jalur, Kota Teluk Kuantan Kembali Bersih
- PT First Flower Latih Masyarakat Olah Potensi Nipah di Meranti
- Terancam Langka,
Walikota Pekanbaru Minta Masyarakat Awasi Pendistribusian BBM Bersubsidi

- Masyarakat Meranti di Jakarta Gelar Halal Bihalal


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 50.19.149.115
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com