Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 11 Desember 2017 21:41
Ekspos Bupati, Pusat Apresiasi Keberhasilan Progam DMIJ

Senin, 11 Desember 2017 21:22
Sidang Gugatan RAPP, Pemerintah Dianggap tak Terapkan Azas Umum yang Baik

Senin, 11 Desember 2017 20:49
KTT Perubahan Iklim di Paris, KLHK Libatkan Wakil DPRD Noviwaldy Jusman

Senin, 11 Desember 2017 20:45
Cabuli Sejumlah Murid, Seorang Kakek di Duri Ditangkap Polisi

Senin, 11 Desember 2017 20:38
Sengketa Lahan dengan NWR, Jaksa Sampaikan Tiga Tuntutan Kepada PT PSJ

Senin, 11 Desember 2017 20:19
DPRD Siak Datangi Perusahaan Stockpile Cangkang tak Berizin

Senin, 11 Desember 2017 17:56
MTQ ke-36 Riau, Bengkalis Utus 45 Kafilah Bukan "Pinjaman"

Senin, 11 Desember 2017 17:53
Program CD RAPP, 20 Warga Dari 5 Kabupaten Ikuti Pelatihan Operator Alat Berat

Senin, 11 Desember 2017 17:44
Difasilitasi DPMD Riau, Bupati Inhil Minta Dukungan Pusat Bangun Desa

Senin, 11 Desember 2017 17:38
Hingga Rp50 Jutaan,
Pekanperkasa Berlian Motor Suguhkan Potongan Harga Akhir Tahun


loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 26 September 2013 18:53
Cegah Radikalisme,
Anak Jati Riau Gelar Diskusi Toleransi Umat Beragama


Mencegah radikalisme, Anak Jati Riau menggelar diskusi toleransi umat beragama. Tema yang diambil tentang Bahaya Gerakan Radikalisme Dalam Upaya Penggalangan Toleransi Beragama.

Riauterkini-KUANSING-Anak Jati Riau menggelar dialog toleransi umat beragama dengan thema “Bahaya Gerakan Radikalisme Dalam Upaya Penggalangan Toleransi Beragama” yang digelar di Wisma Jalur Taluk Kuantan Kamis (26/9/13). Hadir dalam kesempatan itu, beberapa narasumber diantaranya, Ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kabupaten Kuantan Singgingi, Chaidir Arifin, mewakili organisasi pemerintah, H.M. Thaib Usman Tokoh Masyarakat (Ketua Adat Kenegerian Taluk Kuantan), dan Walhidayat, tokoh Akademisi Taluk Kuantan.

Selain 3 tokoh tersebut, dialog yang memasukkan dalam pokok bahasan mengenai 5 fungsi Kementerian Agama RI dan dilaksanakan di wisma Jalur Taluk Kuantan ini juga dihadiri oleh pimpinan organisasi-organisasi Kepemudaan, organisasi keagamaan, masyarakat Umum yang berada di Taluk Kuantan.

Pengurus Anak Jati Riau Anggri Wan Gusti, menyampaikan bahwa betapa sangat pentingnya kerukunan beragama dalam menciptakan dan menjaga stabilitas keamanan bangsa Indonesia dan Riau pada khususnya.

"Jika kita menghitung, berapa besar dana yang dikeluarkan bangsa kita dalam merehabilitasi fasilitas dan kerugian yang diakibatkan konflik horizontal sejak bangsa ini merdeka. Termasuk bagaimana kita merehabilitasi mental para saudara kita yang menjadi korban kekerasan agama. Jika negara kita aman, mungkin dana tersebut sudah bisa membuat rakyat kita sejahtera. Kerukunan beragama mampu memperkokoh sendi-sendi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," terangnya.

Dari dialog tersebut dihasilkan beberapa kesimpulan. Yaitu pemerintah Indonesia sangat memberi perhatian terhadap kehidupan beragama. Hal ini dibuktikan dengan dibentuknya satu kementerian agama. Memang, tugas kementerian agama membantu Presiden dalam menyelenggarakan sebagian urusan pemerintahan di bidang keagamaan. Karena itu salah satu dari lima fungsi Kementerian Agama adalah perumusan kebijakan nasional, kebijakan pelaksanaan dan kebijakan teknis di bidang keagamaan.

Umat beragama, dalam kehidupannya yang berhadapan dengan berbagai keragaman, baik faham, norma hukum,perilaku dan etik tidak bisa melepaskan dirinya dari ajaran agama. Banyak sikap-sikap fanatik dan keteguhan dalam memegangi ajaran ini dikonotasikan sebagai sikap eksklusifisme dan intoleransi yang negatif, bahkan ada lagi yang mengganggapnya sebagai sikap agresif. Sebagai suatu istilah bahasa memang lazim mengalami perubahan pemahaman dan pemakaian.***(H-we)



Berita Sosial lainnya..........
- Ekspos Bupati, Pusat Apresiasi Keberhasilan Progam DMIJ
- DPRD Siak Datangi Perusahaan Stockpile Cangkang tak Berizin
- MTQ ke-36 Riau, Bengkalis Utus 45 Kafilah Bukan "Pinjaman"
- Program CD RAPP, 20 Warga Dari 5 Kabupaten Ikuti Pelatihan Operator Alat Berat
- Difasilitasi DPMD Riau, Bupati Inhil Minta Dukungan Pusat Bangun Desa
- Lagi-lagi, Gedung Miliaran Rupiah di Bengkalis Terbengkalai
- 2017, Riau Bebas Difteri
- Perayaan Natal Oikumene Wartawan Riau Diagendakan 26 Desember
- Buka MTQ ke-36 Riau di Dumai, Gubri Motivasi Peserta dengan Hadiah Haji
- Gubri Lepas Peserta Pawai Taaruf MTQ XXXVI Riau di Dumai
- Masyarakat Soroti Baliho MTQ Riau Milik Kesra Bengkalis di Dumai
- Hadiri UndanganMakan Bajambau,
Gubri Puji Pesona Wisata Alam Teluk Jering

- RAPP Perkenalkan Khazanah Lokal,
Pekan Rantau Melayu Diminati Warga Pekanbaru

- Wabup Inhil: Maulid Nabi Muhammad SAW Sebagai Media Silaturrahmi dan Ukhuwah Islamiyah
- Ratusan Kader PKS Riau Protes Trump Soal Yerusalem
- Macet Horor Jalur Duri-Minas di Samsam tak Jelas Sebabnya
- Seorang Pelajar Meninggal‎,
Bus Kafilah MTQ Rohul Tabrakan dengan Dump Truk

- Bupati Inhil Tinjau Sejumlah Kegiatan Pembangunan
- Sekdakab Lepas Kafilah Kampar ke MTQ Provinsi Riau
- Viral di Medsos, TNKB "15IS" Jadi Perbincangan Warga Duri, Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.226.132.197
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com