Untitled Document
Jumat, 27 Ramadhan 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Kamis, 24 Juli 2014 23:05
Jelang Lebaran,
Bupati Bengkalis Blusukan ke Tujuh Titik Pusat Layanan Publik


Kamis, 24 Juli 2014 23:01
Usai Sidang,
Tahanan Narkoba Kejari Pekanbaru Kabur di PN Pekanbaru


Kamis, 24 Juli 2014 22:49
Kapolres Kampar Berikan Kiat Aman untuk Mudik

Kamis, 24 Juli 2014 22:42
Polres Rohil Tangkap Kontainer Bermuatan Kayu Pakai Dokumen Palsu

Kamis, 24 Juli 2014 21:00
Puluhan Pasangan Haram Terjaring Razia Yustisi di Duri

Kamis, 24 Juli 2014 20:16
Jelang Lebaran, Gubri Tarik Ratusan Mobnas

Kamis, 24 Juli 2014 19:48
Usai Sidang di PN Pekanbaru, Tahanan Narkoba Kejari Melarikan Diri



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 26 September 2013 02:04
RSUD Selasih Pangkalan Kerinci Terlantarkan Pasien Kritis

Seorang warga Pelalwan keluhkan pelayanan RSUD Selasih. anaknya yang sakit parah ditelantakan dan mendapatkan pelayanan buruk.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Andre (9) bocah asal desa Dundangan Kecamatan Pangkalan Kuras ditelantarkan oleh pihak RSUD Pelalawan. Lebih tiga jam bocah yang menderika luka cukup serius tidak mendapatkan pelayanan pihak RS milik pemerintah itu. Celakanya lagi, memberikan surat rujukan ke Pekanbaru tanpa didampingi dokter. Bahkan, mobil ambulan yang terparkir tiga unit didepan RS tidak bisa dipakai untuk mengangkut korban ke Pekan Baru.

Demikian disampaikan oleh keluarga pasien kepada awak media, Rabu sore (25/9/13). Menurut Nolis, pihak keluarga mengaku kecewa terhadap tenaga perawat RSUD Selasih. Dimana, keluarga ingin mendapat perawatan secepatnya, namun ketika datang ke rumah sakit itu, hampir tiga jam Andre diterlantarkan.

"Kontan saja, kami kecewa berat dibuat oleh pihak rumah sakit ini. Padahal korban menderita luka yang cukup serius pada bagian kepala. Idealnya, begitu tiba dirumah sakit mendapat perawatan yang cepat. Malahan pasien dirawat baru tiga jam kemudian. Ini sama saja membunuh pasien," tegasnya.

Tidak itu saja, jelasnya, begitu mendapat perawatan, setelah menunggu tiga jam, pasien ini mendapat surat rujukan untuk dirawat di Pekan Baru. Namun, ketika pihak keluarga, meminta untuk menggunakan mobil ambulan justru tidak bisa. Padahal, pada waktu itu tiga unit ambulan parkir di depan rumah sakit.

"Yang lebih parah lagi, setelah mendapatkan surat rujukan, malah tidak bisa menggunakan mobil ambulan. Selain itu pula, ketika dirujuk ke Pekanbaru, malah tidak didampingi dokter medis," paparnya.

Andre sebut Nolis, mengalami musibah benturan benda keras, pada bagian kepalanya mengalami luka yang cukup mengangah. Saat ini kondisi pasien yang sudaj ditangani oleh tim dokter RSUD Pekanbaru, mengalami dua luka lebar dibagian kepala, yakni di sekitar kening dan ubun-ubun.

Ditempat terpisah, Kabid Pelayanan Medik RSUD Selasih, Dr Ahmad Krinen, membantah pihaknya menelantarkan pasien dari desa Dundangan itu. Memang, pada waktu bersamaan, kata Krinen dokter Spesialis, sedang melakukan terhadap pasien lain.

"Tak ada kita, menelantarkan pasien itu. Pas dia masuk langsung dirawat di IGD. Mengingat kondisi pasien harus ditangani oleh, dr Spesialis. Namun dalam waktu bersamaan, dokter yang bersangkutan melakukan operasi terhadap pasien lain. Jadi harus menunggu. Intinya, kita tak ada menelantarkan," papar Krinen.

Terkait, saat merujuk pasien itu ke RSUD Pekanbaru, tanpa didampingi dokter. Krinen juga membantah. "Kita kirim itu tenaga perawat, untuk mendamping pasien yang dirujuk ke RS Pekanbaru," paparnya.

Namun, ketika ditanya mobil Ambulan yang tidak bisa digunakan untuk merujuk pasien ke Pekan Barus, Krinen tidak bisa menjawab. "Kalau untuk mobil ambulan, itu saya tidak bisa komentar, itu bidang lain," tandasnya.***(feb)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Kapolres Kampar Berikan Kiat Aman untuk Mudik
- Jelang Lebaran, Gubri Tarik Ratusan Mobnas
- Perda LH Riau Pertama di Sumatera
- PWI Rohul Berbagi dengan Anak Yatim dan Kurang Mampu
- THR Belum Dibayar, 12 Buruh PT WI Datangi Disnakertranduk Riau
- Jelang Lebaran,
Arus Penyeberangan Kempang Mekong-Semukut, Meranti Diperketat

- Gubri tak Besafari Ramadhan, tapi Gelar Open House Idul Fitri


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.198.142.4
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com