Untitled Document
Sabtu, 7 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Sabtu, 28 Maret 2015 19:52
Musda XI KNPI Kabupaten Kampar Resmi Dibuka

Sabtu, 28 Maret 2015 19:49
Kubah Masjid Raya Rimba Melintang Rohil Mendadak Rubuh

Sabtu, 28 Maret 2015 19:39
Uang Rp23,5 Juta Raib,
Pelaku Pembunuhan Pasutri di Inhil Diduga Karyawan Korban


Sabtu, 28 Maret 2015 19:35
Pelaku Pembunuhan Sadis Karyawan Angkringan Ditembak Polisi

Sabtu, 28 Maret 2015 17:16
Diduga Korban Perampokan,
Pasutri di Teluk Pantaian, Inhil Ditemukan Tewas dengan Leher Terjerat Tali


Sabtu, 28 Maret 2015 16:36
Dukung Agung dengan Syarat, Sikap Andi Mengecewakan DPP Munas Ancol

Sabtu, 28 Maret 2015 16:34
Persiapan MTQ ke-15 Rohul Sudah Rampung



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 13 September 2013 14:54
Cegah Kerusakan Moral,
FPI Inhil akan Dirikan Majelis Taklim dan PAUD Seluruh Desa di Inhil


FPI Inhil berencana membuat majelis taklim dan PAUD di seluruh desa. Langkah ini bagian dari upaya mencegah kerusakan moral masyarakat.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (DPW FPI) akan mendirikan Majelis Taklim Ahlussunnah wal Jamaah dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di seluruh desa di Inhil.

Menurut Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar, S.Sos, MH, pendirian majelis taklim dan PAUD ini dalam upaya meningkatkan pemahaman agama Islam di kalangan generasi muda dan kaum muslimin di Inhil.

"Kita akan mendirikan Majelis Taklim dan Pendidikan Anak Usia Dini di seluruh desa di Inhil. Lembaga ini menjadi sarana memberikan peningkatan pemahaman dan wawasan syari'at Islam di tengah kaum muslimin di Inhil," ungkap Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar, S.Sos, MH didampingi Ketua Dewan Tanfiz, Asmadi Dubli kepada riauterkinicom, Jum'at (13/9/13).

Terangnya, majelis taklim yang dibentuk ini nantinya dibawah koordinasi pengurus Majelis Taklim Ahlussunah wal Jamaah di kota Tembilahan.

"Keberadaan lembaga ini diharapkan juga menjadi benteng umat dari pengaruh dunia luar yang dapat merusak kaum muslimin, khususnya generasi muda," sebutnya.

Dikarenakan, saat ini pengaruh dan kegiatan yang merusak umat telah menjalar ke semua bidang kehidupan dan dikhawatirkan menimbulkan kerusakan moral dan akhlak, kalau tidak diantisipasi sejak dini dan secara intensif.

"Kita harus harus mengembalikan motto Tembilahan dan Inhil khususnya sebagai Kota Ibadah. Kedepan Inhil menjadi ikon sebagai negeri yang religius dan masyarakatnya hidup dalam lingkup yang agamis," imbuhnya.***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Kubah Masjid Raya Rimba Melintang Rohil Mendadak Rubuh
- Persiapan MTQ ke-15 Rohul Sudah Rampung
- Lusa, Peserta Asessment Pemko Jalani Tes Makalan dan Wawancara
- Tim Pansel Serahkan Hasil Assessment ke Plt Gubri Minggu Ini
- Berkas Formasi 4.098 CPNS Rohul 2015 Sudah di Menpan RB
- Dugaan Pelecehan Oknum Kepsek di Bangunpurba,
Polres Rohul sudah Periksa Dua Saksi

- Peredaran Barang di Inhil,
Dewan Minta Disperindag Tingkatkan Pengawasan



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.205.68.5
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com