Untitled Document
Selasa, 24 Ramadhan 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Selasa, 22 Juli 2014 15:55
Kebakaran 3 Unit Rumah Di Duri Sebabkan Korban Jiwa

Selasa, 22 Juli 2014 15:50
Komisi A Panggil Paksa Koperasi Aek Natio

Selasa, 22 Juli 2014 15:26
APMS di Bengkalis Mulai Bayarkan THR ke Karyawan

Selasa, 22 Juli 2014 15:13
Pemeriksaan Kesehatan Tahap Dua JCH Rohul 12-14 Agustus 2014

Selasa, 22 Juli 2014 15:04
Warga Bengkalis Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Berjam-jam

Selasa, 22 Juli 2014 14:51
Apel Anggota,
Dandim 0313/KPR Himbau Masyarakat Tidak Mudah Terpropokasi


Selasa, 22 Juli 2014 14:45
Galeri Foto Silaturahmi Bupati Meranti ke Masyarakat



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 13 September 2013 14:54
Cegah Kerusakan Moral,
FPI Inhil akan Dirikan Majelis Taklim dan PAUD Seluruh Desa di Inhil


FPI Inhil berencana membuat majelis taklim dan PAUD di seluruh desa. Langkah ini bagian dari upaya mencegah kerusakan moral masyarakat.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (DPW FPI) akan mendirikan Majelis Taklim Ahlussunnah wal Jamaah dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di seluruh desa di Inhil.

Menurut Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar, S.Sos, MH, pendirian majelis taklim dan PAUD ini dalam upaya meningkatkan pemahaman agama Islam di kalangan generasi muda dan kaum muslimin di Inhil.

"Kita akan mendirikan Majelis Taklim dan Pendidikan Anak Usia Dini di seluruh desa di Inhil. Lembaga ini menjadi sarana memberikan peningkatan pemahaman dan wawasan syari'at Islam di tengah kaum muslimin di Inhil," ungkap Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar, S.Sos, MH didampingi Ketua Dewan Tanfiz, Asmadi Dubli kepada riauterkinicom, Jum'at (13/9/13).

Terangnya, majelis taklim yang dibentuk ini nantinya dibawah koordinasi pengurus Majelis Taklim Ahlussunah wal Jamaah di kota Tembilahan.

"Keberadaan lembaga ini diharapkan juga menjadi benteng umat dari pengaruh dunia luar yang dapat merusak kaum muslimin, khususnya generasi muda," sebutnya.

Dikarenakan, saat ini pengaruh dan kegiatan yang merusak umat telah menjalar ke semua bidang kehidupan dan dikhawatirkan menimbulkan kerusakan moral dan akhlak, kalau tidak diantisipasi sejak dini dan secara intensif.

"Kita harus harus mengembalikan motto Tembilahan dan Inhil khususnya sebagai Kota Ibadah. Kedepan Inhil menjadi ikon sebagai negeri yang religius dan masyarakatnya hidup dalam lingkup yang agamis," imbuhnya.***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Komisi A Panggil Paksa Koperasi Aek Natio
- APMS di Bengkalis Mulai Bayarkan THR ke Karyawan
- Pemeriksaan Kesehatan Tahap Dua JCH Rohul 12-14 Agustus 2014
- Warga Bengkalis Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Berjam-jam
- Walikota Pekanbaru Salurkan Bantuan Untuk 100 Kaum Dhuafa
- PT AAL Santuni Anak Yatim dan Bantu Masjid
- Bupati Pimpin Shalat Isya di Mapolres Inhil


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.204.142.143
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com