Untitled Document
Jumat, 3 Zulqaidah 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Jum’at, 29 Agustus 2014 16:57
Dimeriahkan Penampilan Artis Papan Atas,
Yamaha Music for Everyone Gelar Event Akbar di CS Mal


Jum’at, 29 Agustus 2014 16:22
Gulat Manurung Janji Perjuangkan Dongkrak Harga Jual Sawit di Rohil

Jum’at, 29 Agustus 2014 16:19
Keberadaan Warnet di Baganbatu Ditenggarai Picu Kejahatan Seksual pada Anak

Jum’at, 29 Agustus 2014 16:18
Berdalih Pinjam, Pasutri di Kampar Larikan Pick Up L 300 Tetangga

Jum’at, 29 Agustus 2014 16:16
Terbentuk, Komunitas Fotografer Baganbatu, Rohil

Jum’at, 29 Agustus 2014 15:40
Kadisdik Riau Lepas 14 JCH ke Tanah Suci

Jum’at, 29 Agustus 2014 15:22
Isu Penculikan Anak Resahkan Warga Bengkalis dan Rupat



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 13 September 2013 14:54
Cegah Kerusakan Moral,
FPI Inhil akan Dirikan Majelis Taklim dan PAUD Seluruh Desa di Inhil


FPI Inhil berencana membuat majelis taklim dan PAUD di seluruh desa. Langkah ini bagian dari upaya mencegah kerusakan moral masyarakat.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (DPW FPI) akan mendirikan Majelis Taklim Ahlussunnah wal Jamaah dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di seluruh desa di Inhil.

Menurut Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar, S.Sos, MH, pendirian majelis taklim dan PAUD ini dalam upaya meningkatkan pemahaman agama Islam di kalangan generasi muda dan kaum muslimin di Inhil.

"Kita akan mendirikan Majelis Taklim dan Pendidikan Anak Usia Dini di seluruh desa di Inhil. Lembaga ini menjadi sarana memberikan peningkatan pemahaman dan wawasan syari'at Islam di tengah kaum muslimin di Inhil," ungkap Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar, S.Sos, MH didampingi Ketua Dewan Tanfiz, Asmadi Dubli kepada riauterkinicom, Jum'at (13/9/13).

Terangnya, majelis taklim yang dibentuk ini nantinya dibawah koordinasi pengurus Majelis Taklim Ahlussunah wal Jamaah di kota Tembilahan.

"Keberadaan lembaga ini diharapkan juga menjadi benteng umat dari pengaruh dunia luar yang dapat merusak kaum muslimin, khususnya generasi muda," sebutnya.

Dikarenakan, saat ini pengaruh dan kegiatan yang merusak umat telah menjalar ke semua bidang kehidupan dan dikhawatirkan menimbulkan kerusakan moral dan akhlak, kalau tidak diantisipasi sejak dini dan secara intensif.

"Kita harus harus mengembalikan motto Tembilahan dan Inhil khususnya sebagai Kota Ibadah. Kedepan Inhil menjadi ikon sebagai negeri yang religius dan masyarakatnya hidup dalam lingkup yang agamis," imbuhnya.***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Keberadaan Warnet di Baganbatu Ditenggarai Picu Kejahatan Seksual pada Anak
- Terbentuk, Komunitas Fotografer Baganbatu, Rohil
- Kadisdik Riau Lepas 14 JCH ke Tanah Suci
- Menang Pacu Jalur, Siposan Rimbo Dapat Hadiah Rp15 Juta
- Pasca Demo, PT Duta Palma Kembali Kondusif
- Pekanbaru Tetapkan 12 Masjid Paripurna
- Peduli Pungkat,
Masyarakat dan Mahasiswa Tuntut Kapolres Inhil Dicopot



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 184.72.82.126
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com