Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 9 Pebruari 2016 16:26
Ketua DPRD Bengkalis Lantik PAW Amril Mukminin

Selasa, 9 Pebruari 2016 16:22
Berhentikan Gubri Nonaktif Annas Maamun, Kemendagri Masih Belum Terima Salinan Putusan MA

Selasa, 9 Pebruari 2016 16:00
Sehari, Polresta Pekanbaru Karungi 4 Jaringan Pengedar Sabu dan Ganja

Selasa, 9 Pebruari 2016 15:58
Abrasi Kian Parah, Bangunan Pemerintah di Bengkalis Nyaris Ambruk ke Laut

Selasa, 9 Pebruari 2016 15:39
Fokus Bantu Korban Banjir, Dubalang Kampar Undur Pelantikan

Selasa, 9 Pebruari 2016 15:23
Kebakaran 25 Ruko Pasar Pekan Tebih Rohul,
Korban Harapkan Bantuan dari Pemerintah Daerah


Selasa, 9 Pebruari 2016 15:20
Selesaikan Banjir Bagansiapiapi, Bupati Rohil Minta Bina Marga Bangun Embung



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 13 September 2013 14:54
Cegah Kerusakan Moral,
FPI Inhil akan Dirikan Majelis Taklim dan PAUD Seluruh Desa di Inhil


FPI Inhil berencana membuat majelis taklim dan PAUD di seluruh desa. Langkah ini bagian dari upaya mencegah kerusakan moral masyarakat.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (DPW FPI) akan mendirikan Majelis Taklim Ahlussunnah wal Jamaah dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di seluruh desa di Inhil.

Menurut Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar, S.Sos, MH, pendirian majelis taklim dan PAUD ini dalam upaya meningkatkan pemahaman agama Islam di kalangan generasi muda dan kaum muslimin di Inhil.

"Kita akan mendirikan Majelis Taklim dan Pendidikan Anak Usia Dini di seluruh desa di Inhil. Lembaga ini menjadi sarana memberikan peningkatan pemahaman dan wawasan syari'at Islam di tengah kaum muslimin di Inhil," ungkap Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar, S.Sos, MH didampingi Ketua Dewan Tanfiz, Asmadi Dubli kepada riauterkinicom, Jum'at (13/9/13).

Terangnya, majelis taklim yang dibentuk ini nantinya dibawah koordinasi pengurus Majelis Taklim Ahlussunah wal Jamaah di kota Tembilahan.

"Keberadaan lembaga ini diharapkan juga menjadi benteng umat dari pengaruh dunia luar yang dapat merusak kaum muslimin, khususnya generasi muda," sebutnya.

Dikarenakan, saat ini pengaruh dan kegiatan yang merusak umat telah menjalar ke semua bidang kehidupan dan dikhawatirkan menimbulkan kerusakan moral dan akhlak, kalau tidak diantisipasi sejak dini dan secara intensif.

"Kita harus harus mengembalikan motto Tembilahan dan Inhil khususnya sebagai Kota Ibadah. Kedepan Inhil menjadi ikon sebagai negeri yang religius dan masyarakatnya hidup dalam lingkup yang agamis," imbuhnya.***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Fokus Bantu Korban Banjir, Dubalang Kampar Undur Pelantikan
- Kebakaran 25 Ruko Pasar Pekan Tebih Rohul,
Korban Harapkan Bantuan dari Pemerintah Daerah

- Dibuka oleh Walikota, Muhammadiyah Pekanbaru Akan Gelar Musda ke-11
- Sudah Mirip Kubangan Kerbau,
Warga Rohul Desak Pemrov Perbaiki Jalinprov di Tambusai Utara

- Pangkas Tambahan Penghasilan,
Akhir Jabatan PJ Bupati Inhu Didemo Ribuan Guru

- Wabup Kuansing Pimpin Rapat Optimalisasi RSUD Menjadi BLUD
- BKP2D Assesment 20 Pejabat Calon Sekwan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 184.72.145.109
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com