Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 26 April 2017 22:29
Ditabrak Bus Medan Jaya, Rumah dan Mobil Warga Kuansing Rusak

Rabu, 26 April 2017 21:27
Jufri Nahkodai DPK HKTI Pelalawan Periode 2017-2022

Rabu, 26 April 2017 19:49
Gubri Kenalkan Istrinya Ditengah Masyarakat Transmigrasi di Kampar

Rabu, 26 April 2017 19:13
Gubri Tanam Jagung di Bina Baru, Kampar

Rabu, 26 April 2017 19:09
Terpilih Sebagai Wagubri,
Wan Thamrin Hasyim Diharapkan Bisa Atasi Sering Diundurnya Paripurna


Rabu, 26 April 2017 19:05
Wawako Dumai Hadiri Musrenbangnas 2017 di Jakarta

Rabu, 26 April 2017 18:58
Angkut Kayu Ilegal, Dua Pemilik Kayu Divonis Separo Tuntutan Jaksa

Rabu, 26 April 2017 18:56
ARDB Tolak Proyek Pipa Gas PGN di Dumai

Rabu, 26 April 2017 18:25
PLN akan Ganti Rugi Konsinyasi 24 Titik Tapak Tower di Dumai dan Rohil

Rabu, 26 April 2017 18:21
Tak Dihadiri PT Safari Riau,
Mediasi Warga Terantang Tuntut Haknya Belum Berhasil




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 13 September 2013 14:54
Cegah Kerusakan Moral,
FPI Inhil akan Dirikan Majelis Taklim dan PAUD Seluruh Desa di Inhil


FPI Inhil berencana membuat majelis taklim dan PAUD di seluruh desa. Langkah ini bagian dari upaya mencegah kerusakan moral masyarakat.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (DPW FPI) akan mendirikan Majelis Taklim Ahlussunnah wal Jamaah dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di seluruh desa di Inhil.

Menurut Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar, S.Sos, MH, pendirian majelis taklim dan PAUD ini dalam upaya meningkatkan pemahaman agama Islam di kalangan generasi muda dan kaum muslimin di Inhil.

"Kita akan mendirikan Majelis Taklim dan Pendidikan Anak Usia Dini di seluruh desa di Inhil. Lembaga ini menjadi sarana memberikan peningkatan pemahaman dan wawasan syari'at Islam di tengah kaum muslimin di Inhil," ungkap Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar, S.Sos, MH didampingi Ketua Dewan Tanfiz, Asmadi Dubli kepada riauterkinicom, Jum'at (13/9/13).

Terangnya, majelis taklim yang dibentuk ini nantinya dibawah koordinasi pengurus Majelis Taklim Ahlussunah wal Jamaah di kota Tembilahan.

"Keberadaan lembaga ini diharapkan juga menjadi benteng umat dari pengaruh dunia luar yang dapat merusak kaum muslimin, khususnya generasi muda," sebutnya.

Dikarenakan, saat ini pengaruh dan kegiatan yang merusak umat telah menjalar ke semua bidang kehidupan dan dikhawatirkan menimbulkan kerusakan moral dan akhlak, kalau tidak diantisipasi sejak dini dan secara intensif.

"Kita harus harus mengembalikan motto Tembilahan dan Inhil khususnya sebagai Kota Ibadah. Kedepan Inhil menjadi ikon sebagai negeri yang religius dan masyarakatnya hidup dalam lingkup yang agamis," imbuhnya.***(mar)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Jufri Nahkodai DPK HKTI Pelalawan Periode 2017-2022
- Gubri Kenalkan Istrinya Ditengah Masyarakat Transmigrasi di Kampar
- Gubri Tanam Jagung di Bina Baru, Kampar
- Wawako Dumai Hadiri Musrenbangnas 2017 di Jakarta
- ARDB Tolak Proyek Pipa Gas PGN di Dumai
- PLN akan Ganti Rugi Konsinyasi 24 Titik Tapak Tower di Dumai dan Rohil
- Tak Dihadiri PT Safari Riau,
Mediasi Warga Terantang Tuntut Haknya Belum Berhasil



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.54.2
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com