Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 28 Agustus 2016 16:26
Seorang Pelaku Curas di Jembatan Getek, Inhil Berhasil Dibekuk Polisi

Ahad, 28 Agustus 2016 16:17
Danlanud Minta Satgas Karlahut Diberi Kewenangan Segel Lahan Terbakar

Ahad, 28 Agustus 2016 16:07
Polres Pelalawan Ciduk Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur

Ahad, 28 Agustus 2016 15:59
Dilepas Kadis Pariwisata Riau,
Ribuan Warga Pekanbaru Ikuti Jalan Sehat PT Semen Padang


Ahad, 28 Agustus 2016 13:23
Dua SSK TNI akan Dikirim ke Riau Bantu Padankan Karlahut

Ahad, 28 Agustus 2016 13:15
Masyarakat Puji Optimalisasi Patroli Polres Inhi Cegah Perampokan di Perairan

Ahad, 28 Agustus 2016 13:10
Bupati Kampar Ajak Pemanfaatan Perkarangan untuk Pertanian Sayuran



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 13 September 2013 14:54
Cegah Kerusakan Moral,
FPI Inhil akan Dirikan Majelis Taklim dan PAUD Seluruh Desa di Inhil


FPI Inhil berencana membuat majelis taklim dan PAUD di seluruh desa. Langkah ini bagian dari upaya mencegah kerusakan moral masyarakat.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (DPW FPI) akan mendirikan Majelis Taklim Ahlussunnah wal Jamaah dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di seluruh desa di Inhil.

Menurut Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar, S.Sos, MH, pendirian majelis taklim dan PAUD ini dalam upaya meningkatkan pemahaman agama Islam di kalangan generasi muda dan kaum muslimin di Inhil.

"Kita akan mendirikan Majelis Taklim dan Pendidikan Anak Usia Dini di seluruh desa di Inhil. Lembaga ini menjadi sarana memberikan peningkatan pemahaman dan wawasan syari'at Islam di tengah kaum muslimin di Inhil," ungkap Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar, S.Sos, MH didampingi Ketua Dewan Tanfiz, Asmadi Dubli kepada riauterkinicom, Jum'at (13/9/13).

Terangnya, majelis taklim yang dibentuk ini nantinya dibawah koordinasi pengurus Majelis Taklim Ahlussunah wal Jamaah di kota Tembilahan.

"Keberadaan lembaga ini diharapkan juga menjadi benteng umat dari pengaruh dunia luar yang dapat merusak kaum muslimin, khususnya generasi muda," sebutnya.

Dikarenakan, saat ini pengaruh dan kegiatan yang merusak umat telah menjalar ke semua bidang kehidupan dan dikhawatirkan menimbulkan kerusakan moral dan akhlak, kalau tidak diantisipasi sejak dini dan secara intensif.

"Kita harus harus mengembalikan motto Tembilahan dan Inhil khususnya sebagai Kota Ibadah. Kedepan Inhil menjadi ikon sebagai negeri yang religius dan masyarakatnya hidup dalam lingkup yang agamis," imbuhnya.***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Perayaan HUT RI Ke-71,
Plt. Sekda Bengkalis Hadiri Pembukaan Lomba Memancing

- Jalur Sang Ratu Helmina Masuk Hari Ketiga
- Kapolres Inhil Gelar Ramah Tamah dengan Wartawan
- Melalui Coffe Morning, Walikota Ajak Semua Pihak Bangun Dumai
- Siapkan Bibit Kayu untuk Jalur,
RAPP Lanjutkan Komitmen Dukung Pelestarian Pacu Jalur Kuansing

- Pusat Bantu Riau Promosikan Pacu Jalur Teluk Kuantan
- Gema Azan Mag'rib Giring Pemakaman Apri Adi Pratama di Meranti


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.224.160.42
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com