Untitled Document
Rabu, 15 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Rabu, 16 April 2014 17:10
Hindari Data Terhapus dari Sistem,
Warga Rohul Diminta Tak Ubah Data Adminduk


Rabu, 16 April 2014 17:05
Perambahan Hutan Lindung,
Mantan Ketua DPRD Rohul Mangkir Dipanggil Polda


Rabu, 16 April 2014 16:52
Caleg PPP Rohul Bantah Lakukan Money Politic

Rabu, 16 April 2014 16:49
55 Peserta Ikuti Seleksi Pendamping dan Operator PKH Dinsos Bengkalis

Rabu, 16 April 2014 16:40
Sabtu Mendatang,
KPU Pelalawan Tetapkan Jadwal Pleno Hasil Pileg Tingkat Kabupaten


Rabu, 16 April 2014 16:31
Minta Panitia Bekerja Cepat,
Sekda Inhil Tinjau Lokasi MTQ ke-44 di Desa Benteng


Rabu, 16 April 2014 16:30
Dilantik Wagubri,
Dua Putri dan Saudara Ipar Gubri jadi Pejabat Pemprov Riau




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 13 September 2013 14:54
Cegah Kerusakan Moral,
FPI Inhil akan Dirikan Majelis Taklim dan PAUD Seluruh Desa di Inhil


FPI Inhil berencana membuat majelis taklim dan PAUD di seluruh desa. Langkah ini bagian dari upaya mencegah kerusakan moral masyarakat.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (DPW FPI) akan mendirikan Majelis Taklim Ahlussunnah wal Jamaah dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di seluruh desa di Inhil.

Menurut Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar, S.Sos, MH, pendirian majelis taklim dan PAUD ini dalam upaya meningkatkan pemahaman agama Islam di kalangan generasi muda dan kaum muslimin di Inhil.

"Kita akan mendirikan Majelis Taklim dan Pendidikan Anak Usia Dini di seluruh desa di Inhil. Lembaga ini menjadi sarana memberikan peningkatan pemahaman dan wawasan syari'at Islam di tengah kaum muslimin di Inhil," ungkap Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar, S.Sos, MH didampingi Ketua Dewan Tanfiz, Asmadi Dubli kepada riauterkinicom, Jum'at (13/9/13).

Terangnya, majelis taklim yang dibentuk ini nantinya dibawah koordinasi pengurus Majelis Taklim Ahlussunah wal Jamaah di kota Tembilahan.

"Keberadaan lembaga ini diharapkan juga menjadi benteng umat dari pengaruh dunia luar yang dapat merusak kaum muslimin, khususnya generasi muda," sebutnya.

Dikarenakan, saat ini pengaruh dan kegiatan yang merusak umat telah menjalar ke semua bidang kehidupan dan dikhawatirkan menimbulkan kerusakan moral dan akhlak, kalau tidak diantisipasi sejak dini dan secara intensif.

"Kita harus harus mengembalikan motto Tembilahan dan Inhil khususnya sebagai Kota Ibadah. Kedepan Inhil menjadi ikon sebagai negeri yang religius dan masyarakatnya hidup dalam lingkup yang agamis," imbuhnya.***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Minta Panitia Bekerja Cepat,
Sekda Inhil Tinjau Lokasi MTQ ke-44 di Desa Benteng

- Dilantik Wagubri,
Dua Putri dan Saudara Ipar Gubri jadi Pejabat Pemprov Riau

- Bengkalis Minim Pegawai Teknis Perhubungan
- Pemko Dumai Punya Waktu Seminggu, Pedagang Dokc Yard Ajukan Lima Syarat Relokasi
- Langgar Permennaker,
Patra Niaga Dumai Terancam Sanksi Administrasi

- Gubernur Minta Apkasindo Riau Berkontribusi Sejahterakan Petani Sawit
- RAPP Bangun Jalan Poros Tanjung Padang di Meranti


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.204.67.26
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com