Untitled Document
Sabtu, 4 Sya'ban 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 22 Mei 2015 20:59
Gallery Photo Pelalawan Sehat 2015

Jum’at, 22 Mei 2015 20:42
Warga Mentayan, Bengkalis Keluhkan Jalan Rusak Parah

Jum’at, 22 Mei 2015 20:40
Membahayakan Warga,,
Kades di Wilayah Pesisir Diminta Prioritaskan Perbaikan Jalan Jerambah


Jum’at, 22 Mei 2015 20:36


Jum’at, 22 Mei 2015 20:31
Mumpuni di Sektor Insurance,
Kadivre II BPJS Kesehatan Raih Marketeer of The Year Pekanbaru 2015


Jum’at, 22 Mei 2015 20:24
‎Jelang MTQ Kabupaten Bengkalis,
Pemda Minta PLN dan PDAM Maksimalkan Layanan


Jum’at, 22 Mei 2015 20:20




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 13 September 2013 14:54
Cegah Kerusakan Moral,
FPI Inhil akan Dirikan Majelis Taklim dan PAUD Seluruh Desa di Inhil


FPI Inhil berencana membuat majelis taklim dan PAUD di seluruh desa. Langkah ini bagian dari upaya mencegah kerusakan moral masyarakat.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (DPW FPI) akan mendirikan Majelis Taklim Ahlussunnah wal Jamaah dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di seluruh desa di Inhil.

Menurut Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar, S.Sos, MH, pendirian majelis taklim dan PAUD ini dalam upaya meningkatkan pemahaman agama Islam di kalangan generasi muda dan kaum muslimin di Inhil.

"Kita akan mendirikan Majelis Taklim dan Pendidikan Anak Usia Dini di seluruh desa di Inhil. Lembaga ini menjadi sarana memberikan peningkatan pemahaman dan wawasan syari'at Islam di tengah kaum muslimin di Inhil," ungkap Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar, S.Sos, MH didampingi Ketua Dewan Tanfiz, Asmadi Dubli kepada riauterkinicom, Jum'at (13/9/13).

Terangnya, majelis taklim yang dibentuk ini nantinya dibawah koordinasi pengurus Majelis Taklim Ahlussunah wal Jamaah di kota Tembilahan.

"Keberadaan lembaga ini diharapkan juga menjadi benteng umat dari pengaruh dunia luar yang dapat merusak kaum muslimin, khususnya generasi muda," sebutnya.

Dikarenakan, saat ini pengaruh dan kegiatan yang merusak umat telah menjalar ke semua bidang kehidupan dan dikhawatirkan menimbulkan kerusakan moral dan akhlak, kalau tidak diantisipasi sejak dini dan secara intensif.

"Kita harus harus mengembalikan motto Tembilahan dan Inhil khususnya sebagai Kota Ibadah. Kedepan Inhil menjadi ikon sebagai negeri yang religius dan masyarakatnya hidup dalam lingkup yang agamis," imbuhnya.***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
-
- ‎Disiapkan Anggaran Rp20 M,
Bengkalis Bangun Jaringan Listrik di Siakkecil

- Ketua DPP dan Sekjen Dijadwalkan Hadir,
DPD KNPI Kampar Agendakan Pelantikan 30 Mei

- ‎PLN Padamkan Listrik,
Seorang Warga Pasir Penyu Inhu Terbakar Lampu Colok

- Minta Bantuan, Masyarakat Desa Rantau Sakti Rohul Mengadu ke DPRD Riau
- Lintas Bagansiapiapi-Sinaboi Rohil,
Pemandangan Lumrah, Mobil Terperosok di Tengah Jalan

- Status Mantan Kadishut Irwan Effendi Dikembalikan ke Kemendiknas


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.181.138
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com