Untitled Document
Kamis, 8 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Rabu, 28 Januari 2015 23:27
Penertiban Tematik Marka Jalan,
Polres Rokan Hilir Catat 260 Pelanggaran Lalin


Rabu, 28 Januari 2015 23:21
Satu CPNS Pemprov Riau Belum Lakukan Daftar Ulang

Rabu, 28 Januari 2015 23:18
Komisi C DPRD Rohil Minta Masyarakat Laporkan Proyek Tak Sesuai Bestek

Rabu, 28 Januari 2015 23:14
Pemkab Inhu Bayar Premi BPJS PNS Rp.105 Juta Tiap Bulan

Rabu, 28 Januari 2015 21:04
Kejari Siak Targetkan Selesaikan 8 Perkara dengan 7 Tersangka di 2015

Rabu, 28 Januari 2015 20:57


Rabu, 28 Januari 2015 20:38
Pedagang Buah di Rohul Belum Tahu Ada Apel Mengandung Bakteri



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 13 September 2013 14:54
Cegah Kerusakan Moral,
FPI Inhil akan Dirikan Majelis Taklim dan PAUD Seluruh Desa di Inhil


FPI Inhil berencana membuat majelis taklim dan PAUD di seluruh desa. Langkah ini bagian dari upaya mencegah kerusakan moral masyarakat.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (DPW FPI) akan mendirikan Majelis Taklim Ahlussunnah wal Jamaah dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di seluruh desa di Inhil.

Menurut Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar, S.Sos, MH, pendirian majelis taklim dan PAUD ini dalam upaya meningkatkan pemahaman agama Islam di kalangan generasi muda dan kaum muslimin di Inhil.

"Kita akan mendirikan Majelis Taklim dan Pendidikan Anak Usia Dini di seluruh desa di Inhil. Lembaga ini menjadi sarana memberikan peningkatan pemahaman dan wawasan syari'at Islam di tengah kaum muslimin di Inhil," ungkap Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar, S.Sos, MH didampingi Ketua Dewan Tanfiz, Asmadi Dubli kepada riauterkinicom, Jum'at (13/9/13).

Terangnya, majelis taklim yang dibentuk ini nantinya dibawah koordinasi pengurus Majelis Taklim Ahlussunah wal Jamaah di kota Tembilahan.

"Keberadaan lembaga ini diharapkan juga menjadi benteng umat dari pengaruh dunia luar yang dapat merusak kaum muslimin, khususnya generasi muda," sebutnya.

Dikarenakan, saat ini pengaruh dan kegiatan yang merusak umat telah menjalar ke semua bidang kehidupan dan dikhawatirkan menimbulkan kerusakan moral dan akhlak, kalau tidak diantisipasi sejak dini dan secara intensif.

"Kita harus harus mengembalikan motto Tembilahan dan Inhil khususnya sebagai Kota Ibadah. Kedepan Inhil menjadi ikon sebagai negeri yang religius dan masyarakatnya hidup dalam lingkup yang agamis," imbuhnya.***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Satu CPNS Pemprov Riau Belum Lakukan Daftar Ulang
- Bentuk Tim,
Pemkab Rohul Tarik Peredaran Apel Amerika Bervirus

- 2015, Diskop dan UMKM Pekanbaru Optimalkan Program Kopsis
- Camat Jadi Ketua Dewan Penasehat FKUB Palika, Rohil
- Terlibat Kasus Narkoba,
BKD Dumai Belum Terima Laporan Tertulis Oknum Tiga PNS

- Walikota Kukuhkan 1200 Relawan Peduli Lingkungan di Tenayan Raya
- Bagian Tapem Setdakab Rohul Inventarisir 15 Titik Konflik Lahan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 184.73.61.226
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com