Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 6 Mei 2016 07:09
Diterima Plt Gubri dan Dirut, Bank Riau Kepri Raih 4 Penghargaan di TOP BUMD Award 2016

Jum’at, 6 Mei 2016 07:01
DPRD Riau Sedang Usahakan Lahirnya Perda Pendidikan Gratis

Jum’at, 6 Mei 2016 07:00
SMP Berlantai Tanah di Rupat Bikin Bupati Begkalis Malu dan Kecewa

Kamis, 5 Mei 2016 21:02
Bupati Inhil Ingatkan Pentingnya Koordinasi Bagi Kesuksesan Program Pembangunan

Kamis, 5 Mei 2016 20:57
Keterangan RSUD Rohul Kenapa Bayi Penderita Tumor Belum Dirujuk

Kamis, 5 Mei 2016 20:52
Hutang Eskalasi,
Pimpinan DPRD Riau Balik Tanyakan Keseriusan Tim Hak Angket


Kamis, 5 Mei 2016 19:30
Umnu Pagoh Malaysia Kunjungi RTMPE Kampar



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 13 September 2013 14:54
Cegah Kerusakan Moral,
FPI Inhil akan Dirikan Majelis Taklim dan PAUD Seluruh Desa di Inhil


FPI Inhil berencana membuat majelis taklim dan PAUD di seluruh desa. Langkah ini bagian dari upaya mencegah kerusakan moral masyarakat.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (DPW FPI) akan mendirikan Majelis Taklim Ahlussunnah wal Jamaah dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di seluruh desa di Inhil.

Menurut Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar, S.Sos, MH, pendirian majelis taklim dan PAUD ini dalam upaya meningkatkan pemahaman agama Islam di kalangan generasi muda dan kaum muslimin di Inhil.

"Kita akan mendirikan Majelis Taklim dan Pendidikan Anak Usia Dini di seluruh desa di Inhil. Lembaga ini menjadi sarana memberikan peningkatan pemahaman dan wawasan syari'at Islam di tengah kaum muslimin di Inhil," ungkap Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar, S.Sos, MH didampingi Ketua Dewan Tanfiz, Asmadi Dubli kepada riauterkinicom, Jum'at (13/9/13).

Terangnya, majelis taklim yang dibentuk ini nantinya dibawah koordinasi pengurus Majelis Taklim Ahlussunah wal Jamaah di kota Tembilahan.

"Keberadaan lembaga ini diharapkan juga menjadi benteng umat dari pengaruh dunia luar yang dapat merusak kaum muslimin, khususnya generasi muda," sebutnya.

Dikarenakan, saat ini pengaruh dan kegiatan yang merusak umat telah menjalar ke semua bidang kehidupan dan dikhawatirkan menimbulkan kerusakan moral dan akhlak, kalau tidak diantisipasi sejak dini dan secara intensif.

"Kita harus harus mengembalikan motto Tembilahan dan Inhil khususnya sebagai Kota Ibadah. Kedepan Inhil menjadi ikon sebagai negeri yang religius dan masyarakatnya hidup dalam lingkup yang agamis," imbuhnya.***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Keterangan RSUD Rohul Kenapa Bayi Penderita Tumor Belum Dirujuk
- Umnu Pagoh Malaysia Kunjungi RTMPE Kampar
- ‪ Sukseskan Program RTMPE,
Bupati Kampar Akan Sambangi Desa dan Kelurahan

- Nunggu Antrian, Bayi Pengidap Tumor Otak di Rohul Belum Dirujuk ke RSUD Arifin Achmad
- Bau Kemenyan dan Keserupan Warnai Evakuasi Buaya di Dumai
- Pemkab Bengkalis Terus Siapkan Sarana Prasarana Wisata Pantai Rupat
- Buka MTQ Rupat, Bupati Bengkalis Mengajak Gali Kandungan AlQuran


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.221.34.224
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com