Untitled Document
Ahad, 30 Muharram 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Ahad, 23 Nopember 2014 16:32
Sempena HGN dan HUT PGRI,
Ribuan Peserta Meriahkan Jalan Santai di Bengkalis


Ahad, 23 Nopember 2014 16:27
Bupati Kampar Tutup Pelatihan Aparatur Pemerintah Desa

Ahad, 23 Nopember 2014 16:24
Bupati Minta Dibuatkan Kurikulum Paud Khusus Kampar

Ahad, 23 Nopember 2014 16:20
Berkomitmen Terhadap Pendidikan,
Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Pena Emas


Ahad, 23 Nopember 2014 13:06
Lebih dari Satu, Plt Gubri Perintahkan Tarik Mobil Dinas Pejabat

Ahad, 23 Nopember 2014 11:51
Jelang Kunjungan Presiden, Plt Gubri Blusukan ke Pasar Bawah

Ahad, 23 Nopember 2014 09:32
Antrean Sampai 12 Jam,
Warga ke Sumbar Disarankan Lewat Jalur Alternatif via Kuansing




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 13 September 2013 14:54
Cegah Kerusakan Moral,
FPI Inhil akan Dirikan Majelis Taklim dan PAUD Seluruh Desa di Inhil


FPI Inhil berencana membuat majelis taklim dan PAUD di seluruh desa. Langkah ini bagian dari upaya mencegah kerusakan moral masyarakat.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (DPW FPI) akan mendirikan Majelis Taklim Ahlussunnah wal Jamaah dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di seluruh desa di Inhil.

Menurut Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar, S.Sos, MH, pendirian majelis taklim dan PAUD ini dalam upaya meningkatkan pemahaman agama Islam di kalangan generasi muda dan kaum muslimin di Inhil.

"Kita akan mendirikan Majelis Taklim dan Pendidikan Anak Usia Dini di seluruh desa di Inhil. Lembaga ini menjadi sarana memberikan peningkatan pemahaman dan wawasan syari'at Islam di tengah kaum muslimin di Inhil," ungkap Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar, S.Sos, MH didampingi Ketua Dewan Tanfiz, Asmadi Dubli kepada riauterkinicom, Jum'at (13/9/13).

Terangnya, majelis taklim yang dibentuk ini nantinya dibawah koordinasi pengurus Majelis Taklim Ahlussunah wal Jamaah di kota Tembilahan.

"Keberadaan lembaga ini diharapkan juga menjadi benteng umat dari pengaruh dunia luar yang dapat merusak kaum muslimin, khususnya generasi muda," sebutnya.

Dikarenakan, saat ini pengaruh dan kegiatan yang merusak umat telah menjalar ke semua bidang kehidupan dan dikhawatirkan menimbulkan kerusakan moral dan akhlak, kalau tidak diantisipasi sejak dini dan secara intensif.

"Kita harus harus mengembalikan motto Tembilahan dan Inhil khususnya sebagai Kota Ibadah. Kedepan Inhil menjadi ikon sebagai negeri yang religius dan masyarakatnya hidup dalam lingkup yang agamis," imbuhnya.***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Lebih dari Satu, Plt Gubri Perintahkan Tarik Mobil Dinas Pejabat
- Jelang Kunjungan Presiden, Plt Gubri Blusukan ke Pasar Bawah
- Antrean Sampai 12 Jam,
Warga ke Sumbar Disarankan Lewat Jalur Alternatif via Kuansing

- Puluhan Anak Bengkalis Bermasalah Dibekali Penyuluhan Bahaya HIV/AIDS
- Presiden Jokowi akan Blusukan ke Pasar Bawah Pekan Depan
- Ada Rencana Presiden Jokowi ke Meranti Pekan Depan
- 5.120 Murid PAUD Rohul Cetak Rekor MURI Sholat Dhuha Usia Dini


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.96.101
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com