Untitled Document
Rabu, 14 Ramadhan 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 1 Juli 2015 19:28
Tiba di Pekanbaru, Tiga Prajurit Paskhas TNI AU Korban Hercules Jatuh Disambut Tangis Keluarga

Rabu, 1 Juli 2015 18:58
Sempena HUT ke-69 Bhayangkara, Polsek Mandau Gelar Bukber dengan Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2015 18:52
Razia Lagi, Satpol PP dan Dinsos Pekanbaru Jaring Tujuh Gepeng

Rabu, 1 Juli 2015 18:27
Ratusan Petasan Disita Polisi Rohul dari Tiga Pedagang di Desa Dayo

Rabu, 1 Juli 2015 16:50
Jadi Pecandu Sabu-sabu, Bocah SD di Pekanbaru Ditangkap Polisi

Rabu, 1 Juli 2015 16:41
24 Anggota Panwascam Dilantik Ketua Panwas Bengkalis

Rabu, 1 Juli 2015 16:38
Proyek Provinsi di Inhil,
Dewan Minta Pemprov Tingkatkan Pengawasan




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 13 September 2013 14:54
Cegah Kerusakan Moral,
FPI Inhil akan Dirikan Majelis Taklim dan PAUD Seluruh Desa di Inhil


FPI Inhil berencana membuat majelis taklim dan PAUD di seluruh desa. Langkah ini bagian dari upaya mencegah kerusakan moral masyarakat.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (DPW FPI) akan mendirikan Majelis Taklim Ahlussunnah wal Jamaah dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di seluruh desa di Inhil.

Menurut Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar, S.Sos, MH, pendirian majelis taklim dan PAUD ini dalam upaya meningkatkan pemahaman agama Islam di kalangan generasi muda dan kaum muslimin di Inhil.

"Kita akan mendirikan Majelis Taklim dan Pendidikan Anak Usia Dini di seluruh desa di Inhil. Lembaga ini menjadi sarana memberikan peningkatan pemahaman dan wawasan syari'at Islam di tengah kaum muslimin di Inhil," ungkap Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar, S.Sos, MH didampingi Ketua Dewan Tanfiz, Asmadi Dubli kepada riauterkinicom, Jum'at (13/9/13).

Terangnya, majelis taklim yang dibentuk ini nantinya dibawah koordinasi pengurus Majelis Taklim Ahlussunah wal Jamaah di kota Tembilahan.

"Keberadaan lembaga ini diharapkan juga menjadi benteng umat dari pengaruh dunia luar yang dapat merusak kaum muslimin, khususnya generasi muda," sebutnya.

Dikarenakan, saat ini pengaruh dan kegiatan yang merusak umat telah menjalar ke semua bidang kehidupan dan dikhawatirkan menimbulkan kerusakan moral dan akhlak, kalau tidak diantisipasi sejak dini dan secara intensif.

"Kita harus harus mengembalikan motto Tembilahan dan Inhil khususnya sebagai Kota Ibadah. Kedepan Inhil menjadi ikon sebagai negeri yang religius dan masyarakatnya hidup dalam lingkup yang agamis," imbuhnya.***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Tiba di Pekanbaru, Tiga Prajurit Paskhas TNI AU Korban Hercules Jatuh Disambut Tangis Keluarga
- Sempena HUT ke-69 Bhayangkara, Polsek Mandau Gelar Bukber dengan Masyarakat
- 24 Anggota Panwascam Dilantik Ketua Panwas Bengkalis
- Kedisiplinan PN Menurun,
Wawako Pekanbaru Ajak Bekerja dengan Cinta

- Dishub Dumai: 542 Angkutan Siap Layani Mudik Lebaran
- Wawako Agus Hadiri Pisah Sambut Kajari Dumai
- Monitoring Lahan dan Perizinan,
Pansus Lahan DPRD Riau Bentuk Dua



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.220.138
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com