Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 3 September 2015 19:47
Dinilai Tak Etis,
Komisi D: Ada Empat Perusahaan Menangkan 6 Paket Proyek Jalan


Kamis, 3 September 2015 19:37
Dukung KIH,
F PAN DPRD Riau Imbau Seluruh Kadernya Ikuti Putusan Partai


Kamis, 3 September 2015 19:22
RAPP Bagikan 25 Ribu Masker di Lima Kabupaten

Kamis, 3 September 2015 19:15
Penderita ISPA Akibat Asap di Rohul Meningkat, Hari ini jadi 159 Kasus

Kamis, 3 September 2015 19:10
Paslon Harris-Zardewan Kampanye Dialogis di Kecamatan Pelalawan

Kamis, 3 September 2015 19:02
Dari 389 Perkara,
Media Sosial Ikut Pengaruhi Angka Perceraian di Rohul


Kamis, 3 September 2015 18:19
Rekaman Perampokan di 99 Hot Mart Pekanbaru Muncul di Youtube



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 13 September 2013 14:54
Cegah Kerusakan Moral,
FPI Inhil akan Dirikan Majelis Taklim dan PAUD Seluruh Desa di Inhil


FPI Inhil berencana membuat majelis taklim dan PAUD di seluruh desa. Langkah ini bagian dari upaya mencegah kerusakan moral masyarakat.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (DPW FPI) akan mendirikan Majelis Taklim Ahlussunnah wal Jamaah dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di seluruh desa di Inhil.

Menurut Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar, S.Sos, MH, pendirian majelis taklim dan PAUD ini dalam upaya meningkatkan pemahaman agama Islam di kalangan generasi muda dan kaum muslimin di Inhil.

"Kita akan mendirikan Majelis Taklim dan Pendidikan Anak Usia Dini di seluruh desa di Inhil. Lembaga ini menjadi sarana memberikan peningkatan pemahaman dan wawasan syari'at Islam di tengah kaum muslimin di Inhil," ungkap Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar, S.Sos, MH didampingi Ketua Dewan Tanfiz, Asmadi Dubli kepada riauterkinicom, Jum'at (13/9/13).

Terangnya, majelis taklim yang dibentuk ini nantinya dibawah koordinasi pengurus Majelis Taklim Ahlussunah wal Jamaah di kota Tembilahan.

"Keberadaan lembaga ini diharapkan juga menjadi benteng umat dari pengaruh dunia luar yang dapat merusak kaum muslimin, khususnya generasi muda," sebutnya.

Dikarenakan, saat ini pengaruh dan kegiatan yang merusak umat telah menjalar ke semua bidang kehidupan dan dikhawatirkan menimbulkan kerusakan moral dan akhlak, kalau tidak diantisipasi sejak dini dan secara intensif.

"Kita harus harus mengembalikan motto Tembilahan dan Inhil khususnya sebagai Kota Ibadah. Kedepan Inhil menjadi ikon sebagai negeri yang religius dan masyarakatnya hidup dalam lingkup yang agamis," imbuhnya.***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Dinilai Tak Etis,
Komisi D: Ada Empat Perusahaan Menangkan 6 Paket Proyek Jalan

- Penderita ISPA Akibat Asap di Rohul Meningkat, Hari ini jadi 159 Kasus
- Dari 389 Perkara,
Media Sosial Ikut Pengaruhi Angka Perceraian di Rohul

- Juffri Nahkodai MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pelalawan
- Diduga Langgar Aturan, LMND Bengkalis Laporkan Paslon HR ke Panwaslu
- Bupati dan 13 Perusahaan di Rohul Terima Penghargaan K3 Nasional
- Dianggap Kemahalan, Korban Tilang Satlantas Polres Bengkalis di Duri Mengeluh


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 107.21.159.218
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com