Untitled Document
Selasa, 16 Rajab 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 5 Mei 2015 12:47
Empat Diburu, Empat Tertangkap,
Polsek Sukajadi Bongkar Kawanan Spesialis Curanmor di Pekanbaru


Selasa, 5 Mei 2015 12:45
Byar Pet Terus Berlangsung di Inhil,
Manajemen PLN 'Dimarahi' Dewan


Selasa, 5 Mei 2015 11:31
Diskusi Terbatas Kelanjutan Moratorium Izin Kehutanan

Selasa, 5 Mei 2015 09:41
Kabag Humas Kampar Terima Penghargaan Sahabat Pers Riau

Selasa, 5 Mei 2015 07:28
Pemkab Rohil Segera Bersihkan Enceng Gondok di Sungai Pabrik

Selasa, 5 Mei 2015 07:13
Galeri Foto Walikota Pekanbaru Terima Penghargaan PWI Award 2015

Selasa, 5 Mei 2015 07:07
Pelaksaan UN SMP Sederajat di Rohil Berjalan Lancar



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 13 September 2013 14:54
Cegah Kerusakan Moral,
FPI Inhil akan Dirikan Majelis Taklim dan PAUD Seluruh Desa di Inhil


FPI Inhil berencana membuat majelis taklim dan PAUD di seluruh desa. Langkah ini bagian dari upaya mencegah kerusakan moral masyarakat.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (DPW FPI) akan mendirikan Majelis Taklim Ahlussunnah wal Jamaah dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di seluruh desa di Inhil.

Menurut Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar, S.Sos, MH, pendirian majelis taklim dan PAUD ini dalam upaya meningkatkan pemahaman agama Islam di kalangan generasi muda dan kaum muslimin di Inhil.

"Kita akan mendirikan Majelis Taklim dan Pendidikan Anak Usia Dini di seluruh desa di Inhil. Lembaga ini menjadi sarana memberikan peningkatan pemahaman dan wawasan syari'at Islam di tengah kaum muslimin di Inhil," ungkap Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar, S.Sos, MH didampingi Ketua Dewan Tanfiz, Asmadi Dubli kepada riauterkinicom, Jum'at (13/9/13).

Terangnya, majelis taklim yang dibentuk ini nantinya dibawah koordinasi pengurus Majelis Taklim Ahlussunah wal Jamaah di kota Tembilahan.

"Keberadaan lembaga ini diharapkan juga menjadi benteng umat dari pengaruh dunia luar yang dapat merusak kaum muslimin, khususnya generasi muda," sebutnya.

Dikarenakan, saat ini pengaruh dan kegiatan yang merusak umat telah menjalar ke semua bidang kehidupan dan dikhawatirkan menimbulkan kerusakan moral dan akhlak, kalau tidak diantisipasi sejak dini dan secara intensif.

"Kita harus harus mengembalikan motto Tembilahan dan Inhil khususnya sebagai Kota Ibadah. Kedepan Inhil menjadi ikon sebagai negeri yang religius dan masyarakatnya hidup dalam lingkup yang agamis," imbuhnya.***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Byar Pet Terus Berlangsung di Inhil,
Manajemen PLN 'Dimarahi' Dewan

- Soal Asessment, Plt Gubri Sebut Riau Paling Rajin Konsultasi ke KASN
- Satpol PP Pekanbaru Amankan 94 Botol Berisi Miras
- Baru Saja Dilantik, Mayoritas Pejabat Pemprov Riau Kompak Tak Hadiri Paripurna DPRD Riau
- Disnakertrans Dumai Gandeng Patra SK Gelar Pelatihan Las Listrik
- Rakor Persiapan Pilkada 2015,
Plt Gubri: Riau Siap Gelar Pilkada Serentak di 9 Daerah

- Masa Kerja Pansus Lahan DPRD Riau Diperpanjang 30 Hari


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.211.23.190
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com