Untitled Document
Kamis, 16 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Kamis, 17 April 2014 13:05
Sidang Korupsi Perjalanan ke Inggris,
Bupati Kampar Sebut Diundang dan Biaya Ditanggung BPR Sari Madu


Kamis, 17 April 2014 12:53
Demo Tuntut Pembebasan Kades Rusuh, Dua Warga Siak Tertembak

Kamis, 17 April 2014 12:50
Sekda Tengku Mukhlis Kukuhkan Pengurus Forikan Pelalawan

Kamis, 17 April 2014 12:45
Belum Ajukan Formasi, Rohul Sudah Dua Tahun tak Terima CPNS

Kamis, 17 April 2014 11:39
Keluarga Gubernur dan Bupati di Riau 'Berparade' Menuju Gedung Wakil Rakyat

Kamis, 17 April 2014 11:33
Sidang Korupsi Perjalanan ke Inggris,
Bupati Kampar dan Keluarga Hadir sebagai Saksi


Kamis, 17 April 2014 11:30
Pekan Penghijauan XXVI, Prodi Biologi FKIM UR Siap Hijaukan Pesisir Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 29 Agustus 2013 16:59
Didanai Rp 50 Miliar,
Pembebasan Lahan Kantor Baru Wako Pekanbaru tak Mulus


Proses pembebasan lahan untuk lokasi komplek Kantor Walikota Pekanbaru di Tenayan Raya tak berjalan mulus. Sebagian masyarakat menolak program dengan anggaran Rp 50 miliar tersebut.

Riauterkini-PEKANBARU-Walikota Pekanbaru optimis rencana Pemerintah kota Pekanbaru yang hendak membangun gedung perkantoran di kawasan Tenayan raya akan mulai dibangun pada tahun 2014 mendatang. Pasalnya saat ini Pemko Pekanbaru telah mengklaim telah membebaskan lahan 114 hektar dari jumlah target 300 hektar.

Untuk pembebasan lahan tersebut, di APBD Kota Pekanbaru 2013 telah tersedia anggaran sebesar Rp 50 miliar.

Demikian disampaikan Walikota Pekanbaru, Firdaus MT bersama pihak terkait antara lain BPN Provinsi Riau, Tim Sembilan Pemko, Auditor BPKP dan Kejaksaan tinggi di ruang rapat Walikota Pekanbaru, Kamis (29/08/2013).

Dalam rapat tersebut Walikota bersama pihak terkait membahas mengenai pengurusan administrasi pembebasan lahan itu dengan matang. Sehingga tidak ada tuntut menuntut dikemudian hari.

"Dalam rapat ini, kita siapkan seluruh proses administrasinya, supaya tidak ada lagi masalah pada pembangunannya,"ungkap Walikota kepada Riauterkini.com.

Disinggung mengenai kendala dalam pembebasan lahan perkantoran, Firdaus mengakui ada beberapa kendala yaitu yang berhubungan langsung dengan masyarakat, ada mayarakat yang tidak setuju lahannya digunakan.

"Namun ini akan secepatnya kita selesaikan secara kekeluargaan, pasalnya pemilik lahannya adalah orang kepercayaan pemko di tanah pemko yang disuruh menjaga namun mengakui milik sendiri,"terang Wako.***(dan)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Belum Ajukan Formasi, Rohul Sudah Dua Tahun tak Terima CPNS
- Bupati Irwan Nasir Kunjungi Stand Pemkab Meranti di AITIS 2014
- PT Pulau Sambu Dinilai 'Anak-tirikan' Kebun Petani Plasma
- Plang Nama Toko Swalayan di Duri Dianggap Ganggu Lalu Lintas
- Kapolres Meranti Sebut Penerimaan Brigadir Polri Diperpanjang Hingga 19 April
- Bupati Siak Baru Pulang,
Wabup dan Beberapa SKPD Ramai-ramai Terbang ke Jawa

- Dirut Polkam Sebut Aksi Demo Mahasiswa Dimotori 'Barisan Sakit Hati'


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.20.33.176
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com