Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 26 Pebruari 2017 09:55
Program Pengembangan Karyawan PT RAPP Goro di Teluk Paman Timur

Ahad, 26 Pebruari 2017 09:52
Pria Gangguan Jiwa di Tembilahan Tewas Gantung Diri

Ahad, 26 Pebruari 2017 09:49
Hingga Donor ke-50. KDD Riau Komplek RAPP Sumbang 3,5 Juta Cc Darah

Ahad, 26 Pebruari 2017 05:21
Terkait Status Suparman, Gubri Tunggu Laporan Karo Tapem

Ahad, 26 Pebruari 2017 05:12
TV Puskesmas Lirik Inhu Lenyap Digondol Maling

Ahad, 26 Pebruari 2017 05:02
Miliki Garam Setan, Seorang Kakek di Duri Huni Hotel Prodeo

Sabtu, 25 Pebruari 2017 22:17
Pemilik Kabur ke Malaysia, Polres Dumai Sita 3 Kilogram Sabu

Sabtu, 25 Pebruari 2017 20:29
Polsek Gaung, Inhil Tangkap Seorang Penjual Sabu

Sabtu, 25 Pebruari 2017 20:24
Jual Belikan Ganja, Dua Warga Desa Tibawan Ditangkap Polisi Rohul

Sabtu, 25 Pebruari 2017 20:22
Pileg 2019, Quota Anggota DPR RI Dapil Riau Direncanakan Bertambah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 29 Agustus 2013 16:59
Didanai Rp 50 Miliar,
Pembebasan Lahan Kantor Baru Wako Pekanbaru tak Mulus


Proses pembebasan lahan untuk lokasi komplek Kantor Walikota Pekanbaru di Tenayan Raya tak berjalan mulus. Sebagian masyarakat menolak program dengan anggaran Rp 50 miliar tersebut.

Riauterkini-PEKANBARU-Walikota Pekanbaru optimis rencana Pemerintah kota Pekanbaru yang hendak membangun gedung perkantoran di kawasan Tenayan raya akan mulai dibangun pada tahun 2014 mendatang. Pasalnya saat ini Pemko Pekanbaru telah mengklaim telah membebaskan lahan 114 hektar dari jumlah target 300 hektar.

Untuk pembebasan lahan tersebut, di APBD Kota Pekanbaru 2013 telah tersedia anggaran sebesar Rp 50 miliar.

Demikian disampaikan Walikota Pekanbaru, Firdaus MT bersama pihak terkait antara lain BPN Provinsi Riau, Tim Sembilan Pemko, Auditor BPKP dan Kejaksaan tinggi di ruang rapat Walikota Pekanbaru, Kamis (29/08/2013).

Dalam rapat tersebut Walikota bersama pihak terkait membahas mengenai pengurusan administrasi pembebasan lahan itu dengan matang. Sehingga tidak ada tuntut menuntut dikemudian hari.

"Dalam rapat ini, kita siapkan seluruh proses administrasinya, supaya tidak ada lagi masalah pada pembangunannya,"ungkap Walikota kepada Riauterkini.com.

Disinggung mengenai kendala dalam pembebasan lahan perkantoran, Firdaus mengakui ada beberapa kendala yaitu yang berhubungan langsung dengan masyarakat, ada mayarakat yang tidak setuju lahannya digunakan.

"Namun ini akan secepatnya kita selesaikan secara kekeluargaan, pasalnya pemilik lahannya adalah orang kepercayaan pemko di tanah pemko yang disuruh menjaga namun mengakui milik sendiri,"terang Wako.***(dan)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Program Pengembangan Karyawan PT RAPP Goro di Teluk Paman Timur
- Pemkab Inhil Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Sungai Beringin, Tembilahan
- Babikamtibmas Titian Antui Polsek Pinggir Buka Rumah Pintar
- Gubri Bakal Terima Gelar Kehormatan Datuk Setia Amanah dari LAM Riau
- Dianggap Melecehkan,
Puluhan Warga Sakai Tutup Akses ke Water Park Hutahaean Group di Duri

- Tidak Diusulkan dalam Musrenbang,
LPMK Duri, Bengkalis Sepakat Tolak Pembangunan Siluman

- Prof DR. Hj. Irda Fidrianny Apt,
Putri Riau Dikukuhkan Jadi Guru Besar di ITB, Bandung



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.145.213.148
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com