Untitled Document
Rabu, 12 Syawwal 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 29 Juli 2015 07:12
FPI Ancam Tutup Paksa Tempat Permainan dan Hiburan Berbau Maksiat di Tembilahan

Rabu, 29 Juli 2015 07:07
Undang Pejabat Pusat Menyaksikan, Pemprov ''Jual'' Pacu Jalur ke Nasional

Rabu, 29 Juli 2015 07:03
Pemilik 'Kabur', Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Miras Ilegal

Rabu, 29 Juli 2015 07:02
Diusung Golkar, Mantan Walikota Dumai Daftar Ikut PIlkada Rokan Hilir

Rabu, 29 Juli 2015 06:59
KPU Kuansing Menerima Pendaftaran Mursini- Halim

Selasa, 28 Juli 2015 21:48
Harga TBS Sawit di Riau Turun Rp 25,82 perkilogram

Selasa, 28 Juli 2015 21:45
Pendaftarannya Ditolak KPU Kuansing,
Pasangan Imran-Mukhlisin Siap Tempuh Jalur Hukum




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 29 Agustus 2013 16:59
Didanai Rp 50 Miliar,
Pembebasan Lahan Kantor Baru Wako Pekanbaru tak Mulus


Proses pembebasan lahan untuk lokasi komplek Kantor Walikota Pekanbaru di Tenayan Raya tak berjalan mulus. Sebagian masyarakat menolak program dengan anggaran Rp 50 miliar tersebut.

Riauterkini-PEKANBARU-Walikota Pekanbaru optimis rencana Pemerintah kota Pekanbaru yang hendak membangun gedung perkantoran di kawasan Tenayan raya akan mulai dibangun pada tahun 2014 mendatang. Pasalnya saat ini Pemko Pekanbaru telah mengklaim telah membebaskan lahan 114 hektar dari jumlah target 300 hektar.

Untuk pembebasan lahan tersebut, di APBD Kota Pekanbaru 2013 telah tersedia anggaran sebesar Rp 50 miliar.

Demikian disampaikan Walikota Pekanbaru, Firdaus MT bersama pihak terkait antara lain BPN Provinsi Riau, Tim Sembilan Pemko, Auditor BPKP dan Kejaksaan tinggi di ruang rapat Walikota Pekanbaru, Kamis (29/08/2013).

Dalam rapat tersebut Walikota bersama pihak terkait membahas mengenai pengurusan administrasi pembebasan lahan itu dengan matang. Sehingga tidak ada tuntut menuntut dikemudian hari.

"Dalam rapat ini, kita siapkan seluruh proses administrasinya, supaya tidak ada lagi masalah pada pembangunannya,"ungkap Walikota kepada Riauterkini.com.

Disinggung mengenai kendala dalam pembebasan lahan perkantoran, Firdaus mengakui ada beberapa kendala yaitu yang berhubungan langsung dengan masyarakat, ada mayarakat yang tidak setuju lahannya digunakan.

"Namun ini akan secepatnya kita selesaikan secara kekeluargaan, pasalnya pemilik lahannya adalah orang kepercayaan pemko di tanah pemko yang disuruh menjaga namun mengakui milik sendiri,"terang Wako.***(dan)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Undang Pejabat Pusat Menyaksikan, Pemprov ''Jual'' Pacu Jalur ke Nasional
- Asian Agri Gelar Pasar Murah Minyak Goreng di Pelalawan
- PT. Nagamas Tegaskan Kebakaran Tidak Timbulkan Ledakan dan Korban Jiwa
- Dalam Rangka Pengukuhan, KBB Riau Akan Adakan "Aruh Ganal"
- Kapolres Inhil Ajak Elemen Masyarakat Jaga Toleransi Antar Umat Beragama
- Matangkan Konsep Pekansikawan, Komisi IV DPRD Kampar Datangi Komisi D DPRD Riau
- Minta Pegawai Sama-sama Merawat,
Dapat Keluhan, Bagian Umum Pemko Langsung Perbaiki Mushala Nursalim



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.90.115.102
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com