Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 14 Pebruari 2016 14:12
Bonai Masih Direndam Banjir, Jalinprov Rohul-Duri Masih Putus

Ahad, 14 Pebruari 2016 14:09
Hadiri Konferensi Wilayah VI,
Muslimat NU Inhil Tampilkan Kerajinan Khas Inhil


Ahad, 14 Pebruari 2016 14:00
Jual Beli Sabu, Dua Petani di Bengkalis Ini Diringkus Polisi

Ahad, 14 Pebruari 2016 13:54
Disbudparpora Inhil Terus Benahi Fasilitas Kawasan Wisata Pantai Solop

Ahad, 14 Pebruari 2016 13:51
Ratusan Karate-do Inkado Rohul Ikuti Gashuku dan Ujian Kenaikan Tingkat

Ahad, 14 Pebruari 2016 13:49
Datang ke Sentul, Marquez dan Pedrosa Ikut Luncurkan Motor All New Honda CBR150R

Ahad, 14 Pebruari 2016 11:33
‎Plt Gubri Resmikan Samsat Online dan Enam UPT Dispenda Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 29 Agustus 2013 16:59
Didanai Rp 50 Miliar,
Pembebasan Lahan Kantor Baru Wako Pekanbaru tak Mulus


Proses pembebasan lahan untuk lokasi komplek Kantor Walikota Pekanbaru di Tenayan Raya tak berjalan mulus. Sebagian masyarakat menolak program dengan anggaran Rp 50 miliar tersebut.

Riauterkini-PEKANBARU-Walikota Pekanbaru optimis rencana Pemerintah kota Pekanbaru yang hendak membangun gedung perkantoran di kawasan Tenayan raya akan mulai dibangun pada tahun 2014 mendatang. Pasalnya saat ini Pemko Pekanbaru telah mengklaim telah membebaskan lahan 114 hektar dari jumlah target 300 hektar.

Untuk pembebasan lahan tersebut, di APBD Kota Pekanbaru 2013 telah tersedia anggaran sebesar Rp 50 miliar.

Demikian disampaikan Walikota Pekanbaru, Firdaus MT bersama pihak terkait antara lain BPN Provinsi Riau, Tim Sembilan Pemko, Auditor BPKP dan Kejaksaan tinggi di ruang rapat Walikota Pekanbaru, Kamis (29/08/2013).

Dalam rapat tersebut Walikota bersama pihak terkait membahas mengenai pengurusan administrasi pembebasan lahan itu dengan matang. Sehingga tidak ada tuntut menuntut dikemudian hari.

"Dalam rapat ini, kita siapkan seluruh proses administrasinya, supaya tidak ada lagi masalah pada pembangunannya,"ungkap Walikota kepada Riauterkini.com.

Disinggung mengenai kendala dalam pembebasan lahan perkantoran, Firdaus mengakui ada beberapa kendala yaitu yang berhubungan langsung dengan masyarakat, ada mayarakat yang tidak setuju lahannya digunakan.

"Namun ini akan secepatnya kita selesaikan secara kekeluargaan, pasalnya pemilik lahannya adalah orang kepercayaan pemko di tanah pemko yang disuruh menjaga namun mengakui milik sendiri,"terang Wako.***(dan)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Bonai Masih Direndam Banjir, Jalinprov Rohul-Duri Masih Putus
- ‎Plt Gubri Resmikan Samsat Online dan Enam UPT Dispenda Riau
- Petani Keramba Kampar Demo,
Duga Banjir Disebabkan Kesalahan Prosedural Penjaga Spillway PLTA Koto Panjang

- Pemkab Meranti Larang Pelajar Rayakan Valentine Day
- Meninggal Akibat Banjir Kampar,
Keluarga Korban Bakal Dapatkan Bantuan Rp15 Juta

- Masyarakat Rohul Dilarang Rayakan Valentine Day
- Mulai Surut, Mensos Bantu Korban Banjir di Kampar


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.146.221.231
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com