Untitled Document
Kamis, 4 Safar 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Kamis, 27 Nopember 2014 17:05
Kasus Penyertaan Modal ke PT BLJ Rp300 M
Kejari Bengkalis Temukan 165 Aliran Dana Bermasalah


Kamis, 27 Nopember 2014 17:02
Tiga Perwira Menengah di Polres Rohul Jalani Sertijab

Kamis, 27 Nopember 2014 16:45
Tersangka Karhutla, UKP4 Minta Tiga Petinggi PT NSP Dihukum Berat

Kamis, 27 Nopember 2014 16:43
Peserta Tes CPNS Tahap II Dipersilahkan Lihat Kelulusan di Internet

Kamis, 27 Nopember 2014 16:29
Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil Kembali Terjadi di Kuansing

Kamis, 27 Nopember 2014 16:19
Diikuti Camat, Kades dan Wakil Warga,
Bupati Kampar Beri Motivasi Peserta Diklat P4S


Kamis, 27 Nopember 2014 16:15
Presiden Minta Pemprov Bangun Kanal Jaga Kelembapan Gambut di Meranti



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 19 Juli 2013 06:50
Safari Ramadhan, Bupati Kampar Kunjungi Desa Ganting Kuok

Masyarakat Desa Ganting, Kuok kedatangan tamu kehormatan. Tim Safari Ramadhan Pemkab Kampar yang langsung dipimpin Bupati Jefry Noer.

Riauterkini-GANTING-Tim Safari Rhamadan Kabupaten Kampar menyambangi Desa Ganting Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar. Pada Kesempatan itu Bupati Kampar Jefri Noer kembali menyampaikan program ekonomi kerakyatan yang diusungnya. Bahkan program tersebut kian diminati oleh masyarakat. Ekonomi kerakyatan ini berada pada pilar kedua dari program lima pilar pembangunan Pemkab Kampar itu.

Saat berada di Desa Ganting Kecamatan Kuok warga pula yang minta penjelasan itu, saat Jefry bersama tim safari ramadhan Pemkab Kampar, datang ke Masjid As-Sholihin Dusun Salo Baru Desa Ganting Rabu (17/7/13) malam.

“ Peningkatan ekonomi sangat perlu. Sebab predikat miskin itu sangat dekat dengan kekufuran,” ujar Jefry saat didaulat memberikan tausiyah. “Apa yang sudah dijalankan oleh Pemda Kampar tentang peningkatan ekonomi masyarakat tak main-main, lho. Semua teori sudah di uji coba oleh banyak alumni Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) Kubang Jaya, di desa mereka masing-masing,” tambahnya.

Ditambahkan Jefri bahwa di Kubang Jaya, para petani itu digembeleng selama dua pekan. Para petani dibekali ilmu cara bertani yang baik, beternak ikan supaya ndak tekor, serta beternak yang bagus. Pelatihannya semi militer, supaya para petani punya disiplin dan bertanggungjawab selama pelatihan. Bekal agama juga dikasi supaya petani selalu bersyukur terhadap apa yang mereka dapat.

‘’ Meski dicekoki banyak ilmu, para petani tadi bukan diharapkan jadi petani beneran di desanya. Mereka justru kita harapkan menjadi petani modern, petani yang berjiwa entrepreneurship. Petani yang modalnya bersumber dari dana bergulir, bisa dipulangkan setelah dipakai setahun,” ujarnya.

Lantaran itu, masyarakat yang ingin maju, ikutlah program pelatihan itu. “Aktiflah, jangan angek pulo tada dai gole. Artinya, pemda sudah mensiapkan semuanya, jangan pula masyarakat ogah tak mau maju,” ujar Jefry.

Sederhana sebenarnya rumah untuk maju versi Jefry. Yang mau bertani, cukup mananam cabe di lahan 2000 meter persegi. Lalu yang beternak ikan, cukup pula dengan modal kerambah apung 6x6 meter. Kalau mau ternak sapi, cukup pelihara 10 ekor. “Kalau semua itu dikerjakan dengan baik, insya allah, ekonomi masyarakat akan berubah,” ujar Jefry optimis.

Mendengar penjelasan Jefry tadi, Bustamam, pengurus masjid As-sholihin yang juga Kacab Dikpora Kecamatan Salo benar-benar terharu. “Terima kasih atas kepedulian Bapak kepada kami. Sudahlah Bapak menjelaskan tentang ekonomi, Bapak dan rombongan mau pula duduk bersama kami di rumah warga yang sangat sederhana, beralas tikar seadanya, sambil berbuka puasa,” katanya.

Pada kesempatan itu Jefry Noer juga menyerahkan bantuan rumah layak huni senilai Rp. 45 juta kepada warga yakni Muhammad Yusuf.

“Dalam kesempatan ini, kami mohon juga bantuan Bapak, untuk menyelesaikan tapal batas antara Desa Ganting Kecamatan Salo dengan Desa Kuok Kecamatan Kuok yang sampai sekarang tak kunjung selesai,”harap Bustamam.(man)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Peserta Tes CPNS Tahap II Dipersilahkan Lihat Kelulusan di Internet
- Sungai Kampar Meluap,
Beberapa Sekolah Terendam Banjir, Para Siswa Diliburkan

- PDAM Bengkalis Lakukan Pembersihan Tanki Penampung Air
- Serbu Mahasiswa di Dalam Musholla,
Mengaku Salah, Kapolresta Minta Maaf ke MUI

- Tunggu Instruksi Mendagri,
Disdukcapil Rohul Tunda Cetak 3.000 Blanko Fisik e-KTP

- Beri Pengetahuan Sampah, DPK Bengkalis Taja Sosialisasi di Duri
- Guru Besar dan Rektor IPDN Yakin Pekanbaru Bisa Jadi Kota Modern


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.161.191.154
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com