Untitled Document
Senin, 25 Zulhijjah 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Senin, 20 Oktober 2014 10:42
Tinggi Peminat Lomba Burung Berkicau se-Sumatera di Rohul

Senin, 20 Oktober 2014 10:39
Porprov Riau di Inhu, Petinju Wanita Asal Mandau Raih Perunggu

Senin, 20 Oktober 2014 10:11
Trail 14 Peserta Jelajah Rimba Rohul II Masih Terjebak di Hutan

Senin, 20 Oktober 2014 10:08
Suap SKK Migas dan ESDM, KPK Bidik Kolega Bhatoegana

Ahad, 19 Oktober 2014 20:37
Klub-klub Malam di Pekanbaru Jual Miras Tanpa Segel Bea Cukai

Ahad, 19 Oktober 2014 20:27
Jelajah Rimba Rohul II,
Belasan Peserta Hingga Kini Belum Keluar dari Hutan


Ahad, 19 Oktober 2014 19:59
Desak Pembebasan 6 Warga Rohul,
Aktivis HMI Demo di Tepi Jalan Soeta Pekanbaru




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 19 Juli 2013 06:50
Safari Ramadhan, Bupati Kampar Kunjungi Desa Ganting Kuok

Masyarakat Desa Ganting, Kuok kedatangan tamu kehormatan. Tim Safari Ramadhan Pemkab Kampar yang langsung dipimpin Bupati Jefry Noer.

Riauterkini-GANTING-Tim Safari Rhamadan Kabupaten Kampar menyambangi Desa Ganting Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar. Pada Kesempatan itu Bupati Kampar Jefri Noer kembali menyampaikan program ekonomi kerakyatan yang diusungnya. Bahkan program tersebut kian diminati oleh masyarakat. Ekonomi kerakyatan ini berada pada pilar kedua dari program lima pilar pembangunan Pemkab Kampar itu.

Saat berada di Desa Ganting Kecamatan Kuok warga pula yang minta penjelasan itu, saat Jefry bersama tim safari ramadhan Pemkab Kampar, datang ke Masjid As-Sholihin Dusun Salo Baru Desa Ganting Rabu (17/7/13) malam.

“ Peningkatan ekonomi sangat perlu. Sebab predikat miskin itu sangat dekat dengan kekufuran,” ujar Jefry saat didaulat memberikan tausiyah. “Apa yang sudah dijalankan oleh Pemda Kampar tentang peningkatan ekonomi masyarakat tak main-main, lho. Semua teori sudah di uji coba oleh banyak alumni Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) Kubang Jaya, di desa mereka masing-masing,” tambahnya.

Ditambahkan Jefri bahwa di Kubang Jaya, para petani itu digembeleng selama dua pekan. Para petani dibekali ilmu cara bertani yang baik, beternak ikan supaya ndak tekor, serta beternak yang bagus. Pelatihannya semi militer, supaya para petani punya disiplin dan bertanggungjawab selama pelatihan. Bekal agama juga dikasi supaya petani selalu bersyukur terhadap apa yang mereka dapat.

‘’ Meski dicekoki banyak ilmu, para petani tadi bukan diharapkan jadi petani beneran di desanya. Mereka justru kita harapkan menjadi petani modern, petani yang berjiwa entrepreneurship. Petani yang modalnya bersumber dari dana bergulir, bisa dipulangkan setelah dipakai setahun,” ujarnya.

Lantaran itu, masyarakat yang ingin maju, ikutlah program pelatihan itu. “Aktiflah, jangan angek pulo tada dai gole. Artinya, pemda sudah mensiapkan semuanya, jangan pula masyarakat ogah tak mau maju,” ujar Jefry.

Sederhana sebenarnya rumah untuk maju versi Jefry. Yang mau bertani, cukup mananam cabe di lahan 2000 meter persegi. Lalu yang beternak ikan, cukup pula dengan modal kerambah apung 6x6 meter. Kalau mau ternak sapi, cukup pelihara 10 ekor. “Kalau semua itu dikerjakan dengan baik, insya allah, ekonomi masyarakat akan berubah,” ujar Jefry optimis.

Mendengar penjelasan Jefry tadi, Bustamam, pengurus masjid As-sholihin yang juga Kacab Dikpora Kecamatan Salo benar-benar terharu. “Terima kasih atas kepedulian Bapak kepada kami. Sudahlah Bapak menjelaskan tentang ekonomi, Bapak dan rombongan mau pula duduk bersama kami di rumah warga yang sangat sederhana, beralas tikar seadanya, sambil berbuka puasa,” katanya.

Pada kesempatan itu Jefry Noer juga menyerahkan bantuan rumah layak huni senilai Rp. 45 juta kepada warga yakni Muhammad Yusuf.

“Dalam kesempatan ini, kami mohon juga bantuan Bapak, untuk menyelesaikan tapal batas antara Desa Ganting Kecamatan Salo dengan Desa Kuok Kecamatan Kuok yang sampai sekarang tak kunjung selesai,”harap Bustamam.(man)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Tinggi Peminat Lomba Burung Berkicau se-Sumatera di Rohul
- Trail 14 Peserta Jelajah Rimba Rohul II Masih Terjebak di Hutan
- Jelajah Rimba Rohul II,
Belasan Peserta Hingga Kini Belum Keluar dari Hutan

- Jelajah Rimba Rohul II,
Dua Rider Riau Dapat Hadiah Utama, Kawasaki KLX dan Kawasaki Edge

- Hampir Seluruh Sarana Hiburan di Duri Tak Miliki Izin Pariwisata
- Dua JH Rohil dan Meranti Masih Dirawat di Mekah dan Jeddah
- Dispenda Dumai: PBB Sumbang PAD Rp28 Miliar


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.227.171.163
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com