Untitled Document
Rabu, 29 Zulqaidah 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Rabu, 24 September 2014 07:56
Persembahan Chevron untuk Kemajuan Riau,
Di PCR tak Hanya Kuliah, Kami Juga Dididik soal Disiplin


Rabu, 24 September 2014 06:19
Pekan ini, Harga TBS Sawit Naik Rp 83 perkilogram

Rabu, 24 September 2014 06:17
Riau Ekspo 2014,
Meranti Tampilkan Menu Sagu di Pekanbaru


Rabu, 24 September 2014 06:14
Empat Camat Rohil Dilibatkan Kerja Sama Sosial Ekonomi Malaysia-Indonesia

Rabu, 24 September 2014 06:08
Diduga Cemburu,
Wanita Asal Panipahan, Rohil Digorok Pacarnya di Medan


Rabu, 24 September 2014 05:56
Respon Keluhan, Wawako Dumai Datangi RSUD

Rabu, 24 September 2014 05:53
Pimpinan DPRD Pelalawan Resmi Dilantik



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 19 Juli 2013 06:50
Safari Ramadhan, Bupati Kampar Kunjungi Desa Ganting Kuok

Masyarakat Desa Ganting, Kuok kedatangan tamu kehormatan. Tim Safari Ramadhan Pemkab Kampar yang langsung dipimpin Bupati Jefry Noer.

Riauterkini-GANTING-Tim Safari Rhamadan Kabupaten Kampar menyambangi Desa Ganting Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar. Pada Kesempatan itu Bupati Kampar Jefri Noer kembali menyampaikan program ekonomi kerakyatan yang diusungnya. Bahkan program tersebut kian diminati oleh masyarakat. Ekonomi kerakyatan ini berada pada pilar kedua dari program lima pilar pembangunan Pemkab Kampar itu.

Saat berada di Desa Ganting Kecamatan Kuok warga pula yang minta penjelasan itu, saat Jefry bersama tim safari ramadhan Pemkab Kampar, datang ke Masjid As-Sholihin Dusun Salo Baru Desa Ganting Rabu (17/7/13) malam.

“ Peningkatan ekonomi sangat perlu. Sebab predikat miskin itu sangat dekat dengan kekufuran,” ujar Jefry saat didaulat memberikan tausiyah. “Apa yang sudah dijalankan oleh Pemda Kampar tentang peningkatan ekonomi masyarakat tak main-main, lho. Semua teori sudah di uji coba oleh banyak alumni Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) Kubang Jaya, di desa mereka masing-masing,” tambahnya.

Ditambahkan Jefri bahwa di Kubang Jaya, para petani itu digembeleng selama dua pekan. Para petani dibekali ilmu cara bertani yang baik, beternak ikan supaya ndak tekor, serta beternak yang bagus. Pelatihannya semi militer, supaya para petani punya disiplin dan bertanggungjawab selama pelatihan. Bekal agama juga dikasi supaya petani selalu bersyukur terhadap apa yang mereka dapat.

‘’ Meski dicekoki banyak ilmu, para petani tadi bukan diharapkan jadi petani beneran di desanya. Mereka justru kita harapkan menjadi petani modern, petani yang berjiwa entrepreneurship. Petani yang modalnya bersumber dari dana bergulir, bisa dipulangkan setelah dipakai setahun,” ujarnya.

Lantaran itu, masyarakat yang ingin maju, ikutlah program pelatihan itu. “Aktiflah, jangan angek pulo tada dai gole. Artinya, pemda sudah mensiapkan semuanya, jangan pula masyarakat ogah tak mau maju,” ujar Jefry.

Sederhana sebenarnya rumah untuk maju versi Jefry. Yang mau bertani, cukup mananam cabe di lahan 2000 meter persegi. Lalu yang beternak ikan, cukup pula dengan modal kerambah apung 6x6 meter. Kalau mau ternak sapi, cukup pelihara 10 ekor. “Kalau semua itu dikerjakan dengan baik, insya allah, ekonomi masyarakat akan berubah,” ujar Jefry optimis.

Mendengar penjelasan Jefry tadi, Bustamam, pengurus masjid As-sholihin yang juga Kacab Dikpora Kecamatan Salo benar-benar terharu. “Terima kasih atas kepedulian Bapak kepada kami. Sudahlah Bapak menjelaskan tentang ekonomi, Bapak dan rombongan mau pula duduk bersama kami di rumah warga yang sangat sederhana, beralas tikar seadanya, sambil berbuka puasa,” katanya.

Pada kesempatan itu Jefry Noer juga menyerahkan bantuan rumah layak huni senilai Rp. 45 juta kepada warga yakni Muhammad Yusuf.

“Dalam kesempatan ini, kami mohon juga bantuan Bapak, untuk menyelesaikan tapal batas antara Desa Ganting Kecamatan Salo dengan Desa Kuok Kecamatan Kuok yang sampai sekarang tak kunjung selesai,”harap Bustamam.(man)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Riau Ekspo 2014,
Meranti Tampilkan Menu Sagu di Pekanbaru

- Empat Camat Rohil Dilibatkan Kerja Sama Sosial Ekonomi Malaysia-Indonesia
- Respon Keluhan, Wawako Dumai Datangi RSUD
- 2015, Pemko Pekanbaru Bentuk Satgas Kebersihan
- PT DSI Diduga Serobot Lahan Warga Desa Sri Gemilang, Siak
- Hari ke-4,
Kantor Pos Baru Terima Seratusan Berkas Lamaran CPNS

- Tim Kesehatan Telah Turun,
"Sebelum Beli, Tanya Sertifikat Kesehatan Hewan Kurban"



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.211.157.103
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com