Untitled Document
Rabu, 27 Zulhijjah 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Rabu, 22 Oktober 2014 20:49
Dua Pejabat Tak Hadiri Pemeriksaan KPK,
Zulher: Saya Belum Terima Surat Pemanggilan


Rabu, 22 Oktober 2014 20:38
Pedagang Ikan di Pekanbaru Jual Sabu-Sabu Rp300 Juta

Rabu, 22 Oktober 2014 20:30
Penyertaan Modal PT. BLJ Group Rugikan Negara Rp200 Miliar

Rabu, 22 Oktober 2014 20:14
Gelar Acara Keagamaan,
Walikota Pekanbaru Kecewa dengan Tingkat Kehadiran PNS


Rabu, 22 Oktober 2014 20:05
Dua Dewan Masuk Pimpinan Komisi,
PDI Perjuangan Riau Surati DPP PDI Perjuangan


Rabu, 22 Oktober 2014 19:45
Kasus Gubri Nonaktif Annas Maamun,
2 Pegawai PT Anugrah Kelola Artha Diperiksa Penyidik KPK


Rabu, 22 Oktober 2014 19:39
BNI 46 Tagih Kredit Macet Rp97 M PT SRT



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 5 Juli 2013 18:47
Jelang Ramadhan1434 H,
Kemenag dan MUI Rohul Keluarkan Imbauan Bersama


Pemerintah Rohul melakukan kegiatan semarakkan bulan suci Ramadhan 1434 H. MUI keluarkan himbauan bersama untuk panduan pelaksanaan puasa.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Menjelang bulan suci Ramadhan 1434 H/ 2013, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Rokan Hulu mengeluarkan imbauan bersama tentang pelaksanaan puasa Ramadhan.

Kakan Kemenag Rohul, Drs.H. Ahmad Supardi Hasibuan MA, mengungkapkan isi imbauan bersama yang dikeluarkan MUI Rohul berguna untuk memberikan panduan tentang pelaksanaan puasa Ramadhan dan hal-hal menyemarakan bulan suci tahun ini.

Sedikitnya enam poin tertulis dalam imbauan bersama tersebut seperti penentuan 1 Ramadhan dan 1 Syawal 1434 H menunggu keputusan resmi dari Pemerintah RI melalui sidang isbat.

Kaum Muslim di Rohul juga diminta memanfaatkan momentum Ramadhan untuk lebih memperbanyak dan meningkatkan ibadah puasa dan ibadah lain seperti ikut meramaikan masjid, shalat Tarawih, Tadarrus Alqur'an, Infaq, sedekah, dan sebagainya.

Imbauan ke tiga, pengusaha rumah makan dan minuman diminta menutup usahanya pada siang hari selama bulan Ramadhan. Sementara bagi pemilik warung remang-remang serta tempat hiburan malam berbau mesum lain, diminta menutup usahanya selamanya.

Ke empat, anak-anak dan generasi muda Rohul diminta tidak menyalakan petasan selama pelaksanaan Ramadhan, termasuk menyalakan meriam bambu dan kembang api terutama saat umat sedang melaksanakan ibadah sebab kegiatan mubazir, sia-sia, dan suatu pemborosan.

"Begitu juga pada Idul Fitri jangan menyalakan petasan dan sejenisnya. Ini demi kenyamanan beribadah bagi umat Islam," kata Supardi di kantornya di Pasirpangaraian, Jumat (5/7/2013).

Ke lima, masyarakat non Muslim juga diminta menghormati umat Islam yang sedang melaksanakan ibadah puasa seperti tidak makan, minum dan merokok, di tempat-tempat umum dan terbuka sehingga mengganggu orang yang sedang berpuasa.

Imbauan ke enam, Kemenag dan MUI Rohul meminta dilakukan semacam pembinaan dalam meningkatkan ukhuwah Islamiyah dan toleransi antar umat beragama, demi terwujudnya masyarakat Rohul yang religius, aman, tenteram dan damai.

"Melalui enam poin imbauan bersama MUI ini, kita mengharapkan seluruhnya dilaksanakan," ujar Supardi.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Gelar Acara Keagamaan,
Walikota Pekanbaru Kecewa dengan Tingkat Kehadiran PNS

- PT Patra SK-Pemko Dumai Gelar Seminar Penyalahgunaan Narkoba
- Aparat Gabungan Siap Amankan Pelantikan Pimpinan DPRD Dumai
- Inilah Nama-nama Imam Masjid Paripurna Pekanbaru yang Lulus Seleksi
- BPJS Naker Dumai Serahkan Santunan Rp34 Juta Korban Lakakerja
- Pembebasan Lahan Teknopolitan, Pelalawan Tunggu Diteken Menteri Baru
- Wadah Aspirasi dan Perjuangan,
Dibentuk Persatuan Petani Indragiri Hilir



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.234.228.64
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com