Untitled Document
Kamis, 7 Zulhijjah 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Kamis, 2 Oktober 2014 20:18
HIPMI Riau Akui Ada Proyek Pemprov Riau Diijonkan

Kamis, 2 Oktober 2014 20:12
Rombongan BNPP RI Kagumi Konsep Pelathan Pemkab Kampar di P4S

Kamis, 2 Oktober 2014 20:09
Keberatan, Empat Terpidana Korupsi Lahan Bhakti Praja Pelalawan Ajukan PK

Kamis, 2 Oktober 2014 19:31
Tim Sepkabola Porprov Kampar gelar Uji Coba

Kamis, 2 Oktober 2014 19:08
Anggota DPRD Riau Mengeluh Belum Dapat Safari dan Mobdin

Kamis, 2 Oktober 2014 17:28
Dinkes Rohul Larang Puskesmas Asal Rujuk Pasien

Kamis, 2 Oktober 2014 17:01
Korban Tabrak Lari, Staf TU SMPN 6 Mandau Tewas Mengenaskan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 5 Juli 2013 18:47
Jelang Ramadhan1434 H,
Kemenag dan MUI Rohul Keluarkan Imbauan Bersama


Pemerintah Rohul melakukan kegiatan semarakkan bulan suci Ramadhan 1434 H. MUI keluarkan himbauan bersama untuk panduan pelaksanaan puasa.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Menjelang bulan suci Ramadhan 1434 H/ 2013, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Rokan Hulu mengeluarkan imbauan bersama tentang pelaksanaan puasa Ramadhan.

Kakan Kemenag Rohul, Drs.H. Ahmad Supardi Hasibuan MA, mengungkapkan isi imbauan bersama yang dikeluarkan MUI Rohul berguna untuk memberikan panduan tentang pelaksanaan puasa Ramadhan dan hal-hal menyemarakan bulan suci tahun ini.

Sedikitnya enam poin tertulis dalam imbauan bersama tersebut seperti penentuan 1 Ramadhan dan 1 Syawal 1434 H menunggu keputusan resmi dari Pemerintah RI melalui sidang isbat.

Kaum Muslim di Rohul juga diminta memanfaatkan momentum Ramadhan untuk lebih memperbanyak dan meningkatkan ibadah puasa dan ibadah lain seperti ikut meramaikan masjid, shalat Tarawih, Tadarrus Alqur'an, Infaq, sedekah, dan sebagainya.

Imbauan ke tiga, pengusaha rumah makan dan minuman diminta menutup usahanya pada siang hari selama bulan Ramadhan. Sementara bagi pemilik warung remang-remang serta tempat hiburan malam berbau mesum lain, diminta menutup usahanya selamanya.

Ke empat, anak-anak dan generasi muda Rohul diminta tidak menyalakan petasan selama pelaksanaan Ramadhan, termasuk menyalakan meriam bambu dan kembang api terutama saat umat sedang melaksanakan ibadah sebab kegiatan mubazir, sia-sia, dan suatu pemborosan.

"Begitu juga pada Idul Fitri jangan menyalakan petasan dan sejenisnya. Ini demi kenyamanan beribadah bagi umat Islam," kata Supardi di kantornya di Pasirpangaraian, Jumat (5/7/2013).

Ke lima, masyarakat non Muslim juga diminta menghormati umat Islam yang sedang melaksanakan ibadah puasa seperti tidak makan, minum dan merokok, di tempat-tempat umum dan terbuka sehingga mengganggu orang yang sedang berpuasa.

Imbauan ke enam, Kemenag dan MUI Rohul meminta dilakukan semacam pembinaan dalam meningkatkan ukhuwah Islamiyah dan toleransi antar umat beragama, demi terwujudnya masyarakat Rohul yang religius, aman, tenteram dan damai.

"Melalui enam poin imbauan bersama MUI ini, kita mengharapkan seluruhnya dilaksanakan," ujar Supardi.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Diperketat, Program PPIDK Pelalawan Belum Berjalan
- Progres Kerja Minus,
Disparpora Siak Surati Kontraktor Pembangunan Taman Burung

- Idul Adha, 244 Tempat di Pekanbaru Digunakan untuk Salat Id
- Didukung Pemkab, Inhil Akan Jadi Tuan Rumah Peringatan HPN 2015
- Jelang HUT ke-15 Rohul, Pegawai Wajib Pakai Busana Melayu
- Jika Temukan Raskin Berkutu, Warga Pekanbaru Diminta Melapor
- Asisten III Rohil Buka Sosialisasi PTP2A


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.88.85
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com