Untitled Document
Ahad, 7 Rajab 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 26 April 2015 14:59
Objek Wisata Meranti,
Keindahan Pantai Beting Beras Tnarik Ribuan Pengujung Tiap Pekan


Ahad, 26 April 2015 14:55
Reses di Duri, Anggota DPRD Riau Farida Saad Tampung Aspirasi Masyarakat

Ahad, 26 April 2015 14:47
Reses ke Petapahan, Anggota DPRD Riau Eva Yuliana Janji Perjuangkan Aspirasi Warga

Ahad, 26 April 2015 14:04
Enam Kios Hangus Dilalap Sijago Merah di Kampar

Ahad, 26 April 2015 13:55
Asisten II Setdakab Inhil Resmikan DMIJ di Kecamatan Mandah

Ahad, 26 April 2015 13:45
Bila Pasar Cik Puan Dikelola Pihak Ketiga
Catatan Khusus Pimpinan DPRD Riau kepada Pemerintah


Ahad, 26 April 2015 11:36
Pemkab Inhil Segera Usulkan Kawasan Danau Mablu jadi Tahura



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 5 Juli 2013 18:47
Jelang Ramadhan1434 H,
Kemenag dan MUI Rohul Keluarkan Imbauan Bersama


Pemerintah Rohul melakukan kegiatan semarakkan bulan suci Ramadhan 1434 H. MUI keluarkan himbauan bersama untuk panduan pelaksanaan puasa.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Menjelang bulan suci Ramadhan 1434 H/ 2013, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Rokan Hulu mengeluarkan imbauan bersama tentang pelaksanaan puasa Ramadhan.

Kakan Kemenag Rohul, Drs.H. Ahmad Supardi Hasibuan MA, mengungkapkan isi imbauan bersama yang dikeluarkan MUI Rohul berguna untuk memberikan panduan tentang pelaksanaan puasa Ramadhan dan hal-hal menyemarakan bulan suci tahun ini.

Sedikitnya enam poin tertulis dalam imbauan bersama tersebut seperti penentuan 1 Ramadhan dan 1 Syawal 1434 H menunggu keputusan resmi dari Pemerintah RI melalui sidang isbat.

Kaum Muslim di Rohul juga diminta memanfaatkan momentum Ramadhan untuk lebih memperbanyak dan meningkatkan ibadah puasa dan ibadah lain seperti ikut meramaikan masjid, shalat Tarawih, Tadarrus Alqur'an, Infaq, sedekah, dan sebagainya.

Imbauan ke tiga, pengusaha rumah makan dan minuman diminta menutup usahanya pada siang hari selama bulan Ramadhan. Sementara bagi pemilik warung remang-remang serta tempat hiburan malam berbau mesum lain, diminta menutup usahanya selamanya.

Ke empat, anak-anak dan generasi muda Rohul diminta tidak menyalakan petasan selama pelaksanaan Ramadhan, termasuk menyalakan meriam bambu dan kembang api terutama saat umat sedang melaksanakan ibadah sebab kegiatan mubazir, sia-sia, dan suatu pemborosan.

"Begitu juga pada Idul Fitri jangan menyalakan petasan dan sejenisnya. Ini demi kenyamanan beribadah bagi umat Islam," kata Supardi di kantornya di Pasirpangaraian, Jumat (5/7/2013).

Ke lima, masyarakat non Muslim juga diminta menghormati umat Islam yang sedang melaksanakan ibadah puasa seperti tidak makan, minum dan merokok, di tempat-tempat umum dan terbuka sehingga mengganggu orang yang sedang berpuasa.

Imbauan ke enam, Kemenag dan MUI Rohul meminta dilakukan semacam pembinaan dalam meningkatkan ukhuwah Islamiyah dan toleransi antar umat beragama, demi terwujudnya masyarakat Rohul yang religius, aman, tenteram dan damai.

"Melalui enam poin imbauan bersama MUI ini, kita mengharapkan seluruhnya dilaksanakan," ujar Supardi.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Objek Wisata Meranti,
Keindahan Pantai Beting Beras Tnarik Ribuan Pengujung Tiap Pekan

- Bandel, Sejumlah Mobil Perusahaan di Duri Bebas Naik Turunkan Karyawannya di Jalur Angkot
- HTI Riau Bersama Tokoh Mushlimah Bincangkan Kerusakan Generasi Muda
- Masih Ada Penderita Gizi Buruk di Pekanbaru
- FPR Menolak Dominasi AS dalam KAA
- Besok, PLN Area Rengat, Inhu Padamkan Listrik 5 Jam
- Kapal Muatan Barang Navigasi Dumai Nyaris Tenggelam


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.87.160.113
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com