Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 27 Agustus 2016 20:41
Asap Kebakaran Hutan di Riau Sampai ke Malaysia

Sabtu, 27 Agustus 2016 20:33
Asep Iskandar Dicopot, Polres Kepulauan Meranti Dipimpin Berliansyah

Sabtu, 27 Agustus 2016 19:27
Minta Warga Selalu Waspada,
Bupati Inhil Kunjungi Korban Puting Beliung di Mandah


Sabtu, 27 Agustus 2016 19:22
Angoota DPRD Riau Reses dengan Masyarakat Labuhan Tangga Besar, Rohil

Sabtu, 27 Agustus 2016 19:18
Kapolres Kepulauan Meranti Jalani Periksaan Propam

Sabtu, 27 Agustus 2016 18:47
Desak Penindakan Tegas,
KontraS Minta Polda Riau tak Rayu Keluarga Korban Tragedi Meranti


Sabtu, 27 Agustus 2016 18:20
Seoang lagi Ditangkap, Polres Pelalawan Telah Tetapkan 10 Tersangka Pembakar Lahan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 5 Juli 2013 18:47
Jelang Ramadhan1434 H,
Kemenag dan MUI Rohul Keluarkan Imbauan Bersama


Pemerintah Rohul melakukan kegiatan semarakkan bulan suci Ramadhan 1434 H. MUI keluarkan himbauan bersama untuk panduan pelaksanaan puasa.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Menjelang bulan suci Ramadhan 1434 H/ 2013, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Rokan Hulu mengeluarkan imbauan bersama tentang pelaksanaan puasa Ramadhan.

Kakan Kemenag Rohul, Drs.H. Ahmad Supardi Hasibuan MA, mengungkapkan isi imbauan bersama yang dikeluarkan MUI Rohul berguna untuk memberikan panduan tentang pelaksanaan puasa Ramadhan dan hal-hal menyemarakan bulan suci tahun ini.

Sedikitnya enam poin tertulis dalam imbauan bersama tersebut seperti penentuan 1 Ramadhan dan 1 Syawal 1434 H menunggu keputusan resmi dari Pemerintah RI melalui sidang isbat.

Kaum Muslim di Rohul juga diminta memanfaatkan momentum Ramadhan untuk lebih memperbanyak dan meningkatkan ibadah puasa dan ibadah lain seperti ikut meramaikan masjid, shalat Tarawih, Tadarrus Alqur'an, Infaq, sedekah, dan sebagainya.

Imbauan ke tiga, pengusaha rumah makan dan minuman diminta menutup usahanya pada siang hari selama bulan Ramadhan. Sementara bagi pemilik warung remang-remang serta tempat hiburan malam berbau mesum lain, diminta menutup usahanya selamanya.

Ke empat, anak-anak dan generasi muda Rohul diminta tidak menyalakan petasan selama pelaksanaan Ramadhan, termasuk menyalakan meriam bambu dan kembang api terutama saat umat sedang melaksanakan ibadah sebab kegiatan mubazir, sia-sia, dan suatu pemborosan.

"Begitu juga pada Idul Fitri jangan menyalakan petasan dan sejenisnya. Ini demi kenyamanan beribadah bagi umat Islam," kata Supardi di kantornya di Pasirpangaraian, Jumat (5/7/2013).

Ke lima, masyarakat non Muslim juga diminta menghormati umat Islam yang sedang melaksanakan ibadah puasa seperti tidak makan, minum dan merokok, di tempat-tempat umum dan terbuka sehingga mengganggu orang yang sedang berpuasa.

Imbauan ke enam, Kemenag dan MUI Rohul meminta dilakukan semacam pembinaan dalam meningkatkan ukhuwah Islamiyah dan toleransi antar umat beragama, demi terwujudnya masyarakat Rohul yang religius, aman, tenteram dan damai.

"Melalui enam poin imbauan bersama MUI ini, kita mengharapkan seluruhnya dilaksanakan," ujar Supardi.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Perayaan HUT RI Ke-71,
Plt. Sekda Bengkalis Hadiri Pembukaan Lomba Memancing

- Jalur Sang Ratu Helmina Masuk Hari Ketiga
- Kapolres Inhil Gelar Ramah Tamah dengan Wartawan
- Melalui Coffe Morning, Walikota Ajak Semua Pihak Bangun Dumai
- Siapkan Bibit Kayu untuk Jalur,
RAPP Lanjutkan Komitmen Dukung Pelestarian Pacu Jalur Kuansing

- Pusat Bantu Riau Promosikan Pacu Jalur Teluk Kuantan
- Gema Azan Mag'rib Giring Pemakaman Apri Adi Pratama di Meranti


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.198.183.217
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com