Untitled Document
Selasa, 28 Zulqaidah 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Selasa, 23 September 2014 15:06
Kabut Asap Tipis Kiriman kembali Selimuti Kawasan Rohul

Selasa, 23 September 2014 15:03
Perlansia Kampar 2012-2017 Dikukuhkan

Selasa, 23 September 2014 15:02
RAPP Pamerkan Alat Pemantau Karhutla di Riau Expo

Selasa, 23 September 2014 14:58
Yonif 132/BS-Barber BC Gelar Lomba Burung Berkicau

Selasa, 23 September 2014 14:56
Kurir Sabu, Seorang Ibu Ruah Tangga di kampar Ditangkap Polisi

Selasa, 23 September 2014 14:49
Galian Pasir di Simpang Harapan Rohul Makan Korban

Selasa, 23 September 2014 14:44
Ketua RT dan RW di Meranti Dapat Seragam Dinas



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 5 Juli 2013 18:47
Jelang Ramadhan1434 H,
Kemenag dan MUI Rohul Keluarkan Imbauan Bersama


Pemerintah Rohul melakukan kegiatan semarakkan bulan suci Ramadhan 1434 H. MUI keluarkan himbauan bersama untuk panduan pelaksanaan puasa.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Menjelang bulan suci Ramadhan 1434 H/ 2013, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Rokan Hulu mengeluarkan imbauan bersama tentang pelaksanaan puasa Ramadhan.

Kakan Kemenag Rohul, Drs.H. Ahmad Supardi Hasibuan MA, mengungkapkan isi imbauan bersama yang dikeluarkan MUI Rohul berguna untuk memberikan panduan tentang pelaksanaan puasa Ramadhan dan hal-hal menyemarakan bulan suci tahun ini.

Sedikitnya enam poin tertulis dalam imbauan bersama tersebut seperti penentuan 1 Ramadhan dan 1 Syawal 1434 H menunggu keputusan resmi dari Pemerintah RI melalui sidang isbat.

Kaum Muslim di Rohul juga diminta memanfaatkan momentum Ramadhan untuk lebih memperbanyak dan meningkatkan ibadah puasa dan ibadah lain seperti ikut meramaikan masjid, shalat Tarawih, Tadarrus Alqur'an, Infaq, sedekah, dan sebagainya.

Imbauan ke tiga, pengusaha rumah makan dan minuman diminta menutup usahanya pada siang hari selama bulan Ramadhan. Sementara bagi pemilik warung remang-remang serta tempat hiburan malam berbau mesum lain, diminta menutup usahanya selamanya.

Ke empat, anak-anak dan generasi muda Rohul diminta tidak menyalakan petasan selama pelaksanaan Ramadhan, termasuk menyalakan meriam bambu dan kembang api terutama saat umat sedang melaksanakan ibadah sebab kegiatan mubazir, sia-sia, dan suatu pemborosan.

"Begitu juga pada Idul Fitri jangan menyalakan petasan dan sejenisnya. Ini demi kenyamanan beribadah bagi umat Islam," kata Supardi di kantornya di Pasirpangaraian, Jumat (5/7/2013).

Ke lima, masyarakat non Muslim juga diminta menghormati umat Islam yang sedang melaksanakan ibadah puasa seperti tidak makan, minum dan merokok, di tempat-tempat umum dan terbuka sehingga mengganggu orang yang sedang berpuasa.

Imbauan ke enam, Kemenag dan MUI Rohul meminta dilakukan semacam pembinaan dalam meningkatkan ukhuwah Islamiyah dan toleransi antar umat beragama, demi terwujudnya masyarakat Rohul yang religius, aman, tenteram dan damai.

"Melalui enam poin imbauan bersama MUI ini, kita mengharapkan seluruhnya dilaksanakan," ujar Supardi.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Perlansia Kampar 2012-2017 Dikukuhkan
- Yonif 132/BS-Barber BC Gelar Lomba Burung Berkicau
- Ketua RT dan RW di Meranti Dapat Seragam Dinas
- Teuku Rahman Jabat Kajari Rengat
- Belum Setor Data Penduduk Miskin, Wako Pekanbaru Akan Beri SP Camat
- RPH Pasirpangaraian Mulai Dioperasikan
- Pengusaha Rohil Ikuti Pembinaan Pelaksanaan Sistem Verifikasi Legalitas Kayu IPHHK


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.228.100
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com