Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 29 Agustus 2015 14:18
Sekolah Global Andalan Gelar Malam Penganugerahan Siswa dan Guru Berprestasi YKCK 2015

Sabtu, 29 Agustus 2015 14:07
Lepas 378 Calhaj,
Bupati Pesan Jaga Kesehatan dan Nama Baik Daerah


Sabtu, 29 Agustus 2015 12:55
Diduga Dipicu Dendam, Polisi Buru Pembunuh Warga Bagansiapipi

Sabtu, 29 Agustus 2015 12:52
Tikam Teman Sesama Pedagang Ikan di Duri, Pelaku Dendam

Sabtu, 29 Agustus 2015 11:17
Kesadaran Pelajar di Duri Kenakan Helm Saat Bermotor Sangat Rendah

Sabtu, 29 Agustus 2015 11:14
Pilkada Dumai, Abdul Kasim-Nuraini Dekati Masyarakat dengan Dialog

Sabtu, 29 Agustus 2015 07:01
Realisasi Proyek Fisik Pemko Dumai Baru 51 Persen



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 14 Juni 2013 19:26
Kuota Dikurangi, 1.002 JCH Riau Gagal ke Mekah

Kebijakan Kerajaan Arab Saudi mengurangi kuota jemaah haji berdampak juga ke Riau. Sebanyak 1.002 JCH gagal berangkat tahun ini.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag RI Wilayah Riau, HM Aziz melalui Kasi Pendaftaran Haji, H Defizon Jum'at (14/6/13) menyatakan bahwa pemerintah Arab Saudi melakukan pemotongan kuota haji seluruh negara di dunia sebesar 20 persen di tiap negaranya. Hal itu dilakukan pemerintah Arab Saudi karena sedang melakukan beberapa perombakan dan perbaikan di Masjidil Haram.

Jika pemotongan kuota tersebut terjadi, maka dari kuota haji Riau sebanyak 5.010 JCH, sebanyak 20 persen dari jumlah tersebut 1.002 JCH Riau tahun 2013 tidak akan bisa berangkat berhaji alias gagal berhaji. JCH yang bisa berangkat hanya sebanyak 4.008 JCH saja.

BUkan hanya itu, tambahnya, TPHD (Tim Pendamping Haji Daerah) yang sedianya berangkat sebanyak 34 orang, dengan adanya pemangkasan sebesar 20 persen, mereka juga akan dikurangi sebanyak 20 persen atau sebanyak 7 orang menjadi 27 TPHD saja yang akan diberangkatkan.

"Kemendag RI Wilayah Riau sangat berharap tidak terjadi pengurangan jumlah kuota berhaji untuk Riau. Kalaulah memang ada pengurangan, diharapkan tidak akan sebanyak 20 persen itu. Karena saat ini, pemerintah RI masih melakukan lobby-lobby ke pemerintah Arab Saudi untuk meminta agar tidak ada pengurangan jumlah kuota di Indonesia," terangnya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Pitat Haeng
Gimana dgn uang yg kami sudah banyak dipungut oleh Depag...


Berita Sosial lainnya..........
- Realisasi Proyek Fisik Pemko Dumai Baru 51 Persen
- Kabut Asap Belum Ganggu Pelayaran Kapal Penumpang di Dumai
- Ketua PPP Rohul Ngaku Tak Tahu Dugaan Ijazah Palsu Kadernya
- Unik, Lomba Panjat Pinang Diatas Air di Tembilahan
- Cetak Tenaga Terampil, MoU Pemkab Meranti dengan BTP Kepri Belum Direalisasi
- Pembayaran PBB-P2 di Inhil Dapat Dilakukan di Kantor dan Agen Pos
- Bulog Segera Bangun Gudang di Meranti


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.175.173
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com