Untitled Document
Jumat, 6 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Kamis, 26 Maret 2015 21:41
Daya Tampung Rutan Kulim, Pekanbaru Over Kapasitas

Kamis, 26 Maret 2015 20:12
FPPIU Gelar Sosialiasi Pemekaran ke Lima Kecamatan

Kamis, 26 Maret 2015 19:49
Kirjauhari Bantah Terima Uang Suap Pengesahan APBD Riau 2015

Kamis, 26 Maret 2015 19:45
PP Gambut Berpotensi Muncul 360 Ribu Pengangguran

Kamis, 26 Maret 2015 19:41
Meski Hujan, Jefry Bersama KNPI Kampar Panen Bawang di P4S

Kamis, 26 Maret 2015 19:35
Datangi Mapolsek Tampan,
MUI Minta Kasus Penganiayaan Ustad Rizal Diusut Tuntas


Kamis, 26 Maret 2015 19:29
Atasi Menurunnya Produktifitas Perkebunan Kelapa,
Pemkab Inhil Prioritaskan Peremajaan dan Rehabilitasi Infrastruktur




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 14 Juni 2013 19:26
Kuota Dikurangi, 1.002 JCH Riau Gagal ke Mekah

Kebijakan Kerajaan Arab Saudi mengurangi kuota jemaah haji berdampak juga ke Riau. Sebanyak 1.002 JCH gagal berangkat tahun ini.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag RI Wilayah Riau, HM Aziz melalui Kasi Pendaftaran Haji, H Defizon Jum'at (14/6/13) menyatakan bahwa pemerintah Arab Saudi melakukan pemotongan kuota haji seluruh negara di dunia sebesar 20 persen di tiap negaranya. Hal itu dilakukan pemerintah Arab Saudi karena sedang melakukan beberapa perombakan dan perbaikan di Masjidil Haram.

Jika pemotongan kuota tersebut terjadi, maka dari kuota haji Riau sebanyak 5.010 JCH, sebanyak 20 persen dari jumlah tersebut 1.002 JCH Riau tahun 2013 tidak akan bisa berangkat berhaji alias gagal berhaji. JCH yang bisa berangkat hanya sebanyak 4.008 JCH saja.

BUkan hanya itu, tambahnya, TPHD (Tim Pendamping Haji Daerah) yang sedianya berangkat sebanyak 34 orang, dengan adanya pemangkasan sebesar 20 persen, mereka juga akan dikurangi sebanyak 20 persen atau sebanyak 7 orang menjadi 27 TPHD saja yang akan diberangkatkan.

"Kemendag RI Wilayah Riau sangat berharap tidak terjadi pengurangan jumlah kuota berhaji untuk Riau. Kalaulah memang ada pengurangan, diharapkan tidak akan sebanyak 20 persen itu. Karena saat ini, pemerintah RI masih melakukan lobby-lobby ke pemerintah Arab Saudi untuk meminta agar tidak ada pengurangan jumlah kuota di Indonesia," terangnya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Pitat Haeng
Gimana dgn uang yg kami sudah banyak dipungut oleh Depag...


Berita Sosial lainnya ..........
- FPPIU Gelar Sosialiasi Pemekaran ke Lima Kecamatan
- PP Gambut Berpotensi Muncul 360 Ribu Pengangguran
- Meski Hujan, Jefry Bersama KNPI Kampar Panen Bawang di P4S
- Bupati Bengkalis Resmikan Gedung Kantor Camat Pinggir
- Sakit, Walikota Dumai Tetap Buka Musrenbang 2015
- Parkir Pasar Pujasera di Duri Ganggu Pengguna Jalan Raya
- Disperindag Dumai Segera Tarik Peredaran Minuman Keras


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 174.129.167.207
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com