Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 29 Juni 2016 17:20
Dirikan Pos, BPJS Kesehatan Tetap Berikan Pelayanan Saat Mudik Lebaran

Rabu, 29 Juni 2016 16:17
Besok, Gaji 14 Di Lingkungan Pemko Pekanbaru Cair

Rabu, 29 Juni 2016 16:11
Layananan Dua Loket Dilaunching Gubri,
Samsat Pekanbaru Kota akan Jadi Percontohan di Indonesia


Rabu, 29 Juni 2016 15:48
PT.MIG Berjanji Gaji Buruh Kebersihan Dicairkan Jumat Lusa

Rabu, 29 Juni 2016 15:13
Warga Rohul Keluhkan Sampah Busuk di Jalan Simpang D Rambah Hilir

Rabu, 29 Juni 2016 14:57
DPRD Inhu Sesalkan Permohonan Bantuan Lebaran oleh Kecamatan Rengat

Rabu, 29 Juni 2016 14:52
Atasi DBD, Diskes Bengkalis Berharap Peran Aktif Masyarakat



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 14 Juni 2013 19:26
Kuota Dikurangi, 1.002 JCH Riau Gagal ke Mekah

Kebijakan Kerajaan Arab Saudi mengurangi kuota jemaah haji berdampak juga ke Riau. Sebanyak 1.002 JCH gagal berangkat tahun ini.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag RI Wilayah Riau, HM Aziz melalui Kasi Pendaftaran Haji, H Defizon Jum'at (14/6/13) menyatakan bahwa pemerintah Arab Saudi melakukan pemotongan kuota haji seluruh negara di dunia sebesar 20 persen di tiap negaranya. Hal itu dilakukan pemerintah Arab Saudi karena sedang melakukan beberapa perombakan dan perbaikan di Masjidil Haram.

Jika pemotongan kuota tersebut terjadi, maka dari kuota haji Riau sebanyak 5.010 JCH, sebanyak 20 persen dari jumlah tersebut 1.002 JCH Riau tahun 2013 tidak akan bisa berangkat berhaji alias gagal berhaji. JCH yang bisa berangkat hanya sebanyak 4.008 JCH saja.

BUkan hanya itu, tambahnya, TPHD (Tim Pendamping Haji Daerah) yang sedianya berangkat sebanyak 34 orang, dengan adanya pemangkasan sebesar 20 persen, mereka juga akan dikurangi sebanyak 20 persen atau sebanyak 7 orang menjadi 27 TPHD saja yang akan diberangkatkan.

"Kemendag RI Wilayah Riau sangat berharap tidak terjadi pengurangan jumlah kuota berhaji untuk Riau. Kalaulah memang ada pengurangan, diharapkan tidak akan sebanyak 20 persen itu. Karena saat ini, pemerintah RI masih melakukan lobby-lobby ke pemerintah Arab Saudi untuk meminta agar tidak ada pengurangan jumlah kuota di Indonesia," terangnya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Pitat Haeng
Gimana dgn uang yg kami sudah banyak dipungut oleh Depag...


Berita Sosial lainnya..........
- Dirikan Pos, BPJS Kesehatan Tetap Berikan Pelayanan Saat Mudik Lebaran
- Besok, Gaji 14 Di Lingkungan Pemko Pekanbaru Cair
- Layananan Dua Loket Dilaunching Gubri,
Samsat Pekanbaru Kota akan Jadi Percontohan di Indonesia

- PT.MIG Berjanji Gaji Buruh Kebersihan Dicairkan Jumat Lusa
- Bupati Bengkalis Himbau Masyarakat Proaktif Berantas Narkoba
- 280 Warga Dhuafa di Rambah Terima Paket Sembako dari Diskoperindag Rohul
- BPJS Kesehatan Cabang Tembilahan Luncurkan Layanan Mudik Nyama


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.144.9.58
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com