Untitled Document
Ahad, 7 Rajab 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 26 April 2015 11:36
Pemkab Inhil Segera Usulkan Kawasan Danau Mablu jadi Tahura

Ahad, 26 April 2015 11:34
Bupati Bengkalis Buka Lomba Senam Lansia Hari Kartini di Duri

Ahad, 26 April 2015 09:39
Empat Pejudi Dadu Diringkus Aparat Polsek Bangko, Rohil

Ahad, 26 April 2015 09:38
Warga Kampar Rusak 4 Motor dan Bakar Pos Jaga PTPN V di Kabun

Ahad, 26 April 2015 09:36
Anggota DPRD Riau Siswadja Mulayadi Tinjau Pemakaman Budha yang Dirusak

Ahad, 26 April 2015 09:33
Dirambah, Bupati Inhil Tinjau Kawasan Hutan Pulau Basu

Sabtu, 25 April 2015 20:52
119 Mahasiswa STIE Bangkinang Diwisuda



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 14 Juni 2013 19:26
Kuota Dikurangi, 1.002 JCH Riau Gagal ke Mekah

Kebijakan Kerajaan Arab Saudi mengurangi kuota jemaah haji berdampak juga ke Riau. Sebanyak 1.002 JCH gagal berangkat tahun ini.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag RI Wilayah Riau, HM Aziz melalui Kasi Pendaftaran Haji, H Defizon Jum'at (14/6/13) menyatakan bahwa pemerintah Arab Saudi melakukan pemotongan kuota haji seluruh negara di dunia sebesar 20 persen di tiap negaranya. Hal itu dilakukan pemerintah Arab Saudi karena sedang melakukan beberapa perombakan dan perbaikan di Masjidil Haram.

Jika pemotongan kuota tersebut terjadi, maka dari kuota haji Riau sebanyak 5.010 JCH, sebanyak 20 persen dari jumlah tersebut 1.002 JCH Riau tahun 2013 tidak akan bisa berangkat berhaji alias gagal berhaji. JCH yang bisa berangkat hanya sebanyak 4.008 JCH saja.

BUkan hanya itu, tambahnya, TPHD (Tim Pendamping Haji Daerah) yang sedianya berangkat sebanyak 34 orang, dengan adanya pemangkasan sebesar 20 persen, mereka juga akan dikurangi sebanyak 20 persen atau sebanyak 7 orang menjadi 27 TPHD saja yang akan diberangkatkan.

"Kemendag RI Wilayah Riau sangat berharap tidak terjadi pengurangan jumlah kuota berhaji untuk Riau. Kalaulah memang ada pengurangan, diharapkan tidak akan sebanyak 20 persen itu. Karena saat ini, pemerintah RI masih melakukan lobby-lobby ke pemerintah Arab Saudi untuk meminta agar tidak ada pengurangan jumlah kuota di Indonesia," terangnya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Pitat Haeng
Gimana dgn uang yg kami sudah banyak dipungut oleh Depag...


Berita Sosial lainnya..........
- Bandel, Sejumlah Mobil Perusahaan di Duri Bebas Naik Turunkan Karyawannya di Jalur Angkot
- HTI Riau Bersama Tokoh Mushlimah Bincangkan Kerusakan Generasi Muda
- Masih Ada Penderita Gizi Buruk di Pekanbaru
- FPR Menolak Dominasi AS dalam KAA
- Besok, PLN Area Rengat, Inhu Padamkan Listrik 5 Jam
- Kapal Muatan Barang Navigasi Dumai Nyaris Tenggelam
- Jabatan Sekwan "Kosong", Tunggu Hasil Konsultasi Pimpinan DPRD Riau


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.161.149.107
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com