Untitled Document
Jumat, 27 Ramadhan 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Jum’at, 25 Juli 2014 07:58
Asap Mulai Menyengat di Nafas Warga Pekanbaru

Jum’at, 25 Juli 2014 07:42
Tradisi 'Pitulikuran di Bengkalis nan Digemerlapkan Lampu Colok

Jum’at, 25 Juli 2014 07:40
Himpunan Mahasiswa Dumai Gelar Buka Bersama

Jum’at, 25 Juli 2014 07:37
Bupati Inhil Hadiri Buka Bersama dan Khatam Al Qur'an

Jum’at, 25 Juli 2014 07:35
Tiga Hari Operasi Ketupat di Riau, Tiga Nyawa Melayang di Jalan Raya

Jum’at, 25 Juli 2014 07:33
Ribuan Warga Bengkalis Nikmati Sembako Gratis

Kamis, 24 Juli 2014 23:05
Jelang Lebaran,
Bupati Bengkalis Blusukan ke Tujuh Titik Pusat Layanan Publik




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 14 Juni 2013 19:26
Kuota Dikurangi, 1.002 JCH Riau Gagal ke Mekah

Kebijakan Kerajaan Arab Saudi mengurangi kuota jemaah haji berdampak juga ke Riau. Sebanyak 1.002 JCH gagal berangkat tahun ini.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag RI Wilayah Riau, HM Aziz melalui Kasi Pendaftaran Haji, H Defizon Jum'at (14/6/13) menyatakan bahwa pemerintah Arab Saudi melakukan pemotongan kuota haji seluruh negara di dunia sebesar 20 persen di tiap negaranya. Hal itu dilakukan pemerintah Arab Saudi karena sedang melakukan beberapa perombakan dan perbaikan di Masjidil Haram.

Jika pemotongan kuota tersebut terjadi, maka dari kuota haji Riau sebanyak 5.010 JCH, sebanyak 20 persen dari jumlah tersebut 1.002 JCH Riau tahun 2013 tidak akan bisa berangkat berhaji alias gagal berhaji. JCH yang bisa berangkat hanya sebanyak 4.008 JCH saja.

BUkan hanya itu, tambahnya, TPHD (Tim Pendamping Haji Daerah) yang sedianya berangkat sebanyak 34 orang, dengan adanya pemangkasan sebesar 20 persen, mereka juga akan dikurangi sebanyak 20 persen atau sebanyak 7 orang menjadi 27 TPHD saja yang akan diberangkatkan.

"Kemendag RI Wilayah Riau sangat berharap tidak terjadi pengurangan jumlah kuota berhaji untuk Riau. Kalaulah memang ada pengurangan, diharapkan tidak akan sebanyak 20 persen itu. Karena saat ini, pemerintah RI masih melakukan lobby-lobby ke pemerintah Arab Saudi untuk meminta agar tidak ada pengurangan jumlah kuota di Indonesia," terangnya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Pitat Haeng
Gimana dgn uang yg kami sudah banyak dipungut oleh Depag...


Berita Sosial lainnya ..........
- Tradisi 'Pitulikuran di Bengkalis nan Digemerlapkan Lampu Colok
- Himpunan Mahasiswa Dumai Gelar Buka Bersama
- Kapolres Kampar Berikan Kiat Aman untuk Mudik
- Jelang Lebaran, Gubri Tarik Ratusan Mobnas
- Perda LH Riau Pertama di Sumatera
- PWI Rohul Berbagi dengan Anak Yatim dan Kurang Mampu
- THR Belum Dibayar, 12 Buruh PT WI Datangi Disnakertranduk Riau


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.242.18.190
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com