Untitled Document
Ahad, 30 Muharram 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Ahad, 23 Nopember 2014 13:06
Lebih dari Satu, Plt Gubri Perintahkan Tarik Mobil Dinas Pejabat

Ahad, 23 Nopember 2014 11:51
Jelang Kunjungan Presiden, Plt Gubri Blusukan ke Pasar Bawah

Ahad, 23 Nopember 2014 09:32
Antrean Sampai 12 Jam,
Warga ke Sumbar Disarankan Lewat Jalur Alternatif via Kuansing


Ahad, 23 Nopember 2014 06:38
Warga Bagansiapiapi Tewas tak Wajar di Panipahan

Ahad, 23 Nopember 2014 06:34
Puluhan Anak Bengkalis Bermasalah Dibekali Penyuluhan Bahaya HIV/AIDS

Sabtu, 22 Nopember 2014 19:31
Presiden Jokowi akan Blusukan ke Pasar Bawah Pekan Depan

Sabtu, 22 Nopember 2014 17:45
Pemkab Rohul Bakal Relokasi Korban Langganan Banjir di Bonai



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 14 Juni 2013 19:26
Kuota Dikurangi, 1.002 JCH Riau Gagal ke Mekah

Kebijakan Kerajaan Arab Saudi mengurangi kuota jemaah haji berdampak juga ke Riau. Sebanyak 1.002 JCH gagal berangkat tahun ini.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag RI Wilayah Riau, HM Aziz melalui Kasi Pendaftaran Haji, H Defizon Jum'at (14/6/13) menyatakan bahwa pemerintah Arab Saudi melakukan pemotongan kuota haji seluruh negara di dunia sebesar 20 persen di tiap negaranya. Hal itu dilakukan pemerintah Arab Saudi karena sedang melakukan beberapa perombakan dan perbaikan di Masjidil Haram.

Jika pemotongan kuota tersebut terjadi, maka dari kuota haji Riau sebanyak 5.010 JCH, sebanyak 20 persen dari jumlah tersebut 1.002 JCH Riau tahun 2013 tidak akan bisa berangkat berhaji alias gagal berhaji. JCH yang bisa berangkat hanya sebanyak 4.008 JCH saja.

BUkan hanya itu, tambahnya, TPHD (Tim Pendamping Haji Daerah) yang sedianya berangkat sebanyak 34 orang, dengan adanya pemangkasan sebesar 20 persen, mereka juga akan dikurangi sebanyak 20 persen atau sebanyak 7 orang menjadi 27 TPHD saja yang akan diberangkatkan.

"Kemendag RI Wilayah Riau sangat berharap tidak terjadi pengurangan jumlah kuota berhaji untuk Riau. Kalaulah memang ada pengurangan, diharapkan tidak akan sebanyak 20 persen itu. Karena saat ini, pemerintah RI masih melakukan lobby-lobby ke pemerintah Arab Saudi untuk meminta agar tidak ada pengurangan jumlah kuota di Indonesia," terangnya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Pitat Haeng
Gimana dgn uang yg kami sudah banyak dipungut oleh Depag...


Berita Sosial lainnya ..........
- Lebih dari Satu, Plt Gubri Perintahkan Tarik Mobil Dinas Pejabat
- Jelang Kunjungan Presiden, Plt Gubri Blusukan ke Pasar Bawah
- Antrean Sampai 12 Jam,
Warga ke Sumbar Disarankan Lewat Jalur Alternatif via Kuansing

- Puluhan Anak Bengkalis Bermasalah Dibekali Penyuluhan Bahaya HIV/AIDS
- Presiden Jokowi akan Blusukan ke Pasar Bawah Pekan Depan
- Ada Rencana Presiden Jokowi ke Meranti Pekan Depan
- 5.120 Murid PAUD Rohul Cetak Rekor MURI Sholat Dhuha Usia Dini


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.177.180
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com