Untitled Document
Kamis, 4 Safar 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Kamis, 27 Nopember 2014 10:55
Anggaran Rp80 Miliar untuk Jembatan Siak IV Tergerus Kenaikan Harga BBM

Kamis, 27 Nopember 2014 10:42
Presiden Tinggalkan Meranti dan Berkemunginan ke Pasar Bawah

Kamis, 27 Nopember 2014 10:36
Humas Pemkab Inhil Taja Pelatihan Jurnalistik bagi Aparatur Pemerintah

Kamis, 27 Nopember 2014 10:33


Kamis, 27 Nopember 2014 10:32
Kecamatan Langgam, Pelalawan Terisolir Akibat Banjir

Kamis, 27 Nopember 2014 10:24
Rp5,7 Miliar,
RCW Minta Pengadaan 5 Mobdin Pimpinan DPRD Pekanbaru Dibatalkan


Kamis, 27 Nopember 2014 10:12
Tanam Sagu, Presiden Jokowi Janji 5 Tahun lagi Kunjungi Sungai Tohor



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 14 Juni 2013 19:26
Kuota Dikurangi, 1.002 JCH Riau Gagal ke Mekah

Kebijakan Kerajaan Arab Saudi mengurangi kuota jemaah haji berdampak juga ke Riau. Sebanyak 1.002 JCH gagal berangkat tahun ini.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag RI Wilayah Riau, HM Aziz melalui Kasi Pendaftaran Haji, H Defizon Jum'at (14/6/13) menyatakan bahwa pemerintah Arab Saudi melakukan pemotongan kuota haji seluruh negara di dunia sebesar 20 persen di tiap negaranya. Hal itu dilakukan pemerintah Arab Saudi karena sedang melakukan beberapa perombakan dan perbaikan di Masjidil Haram.

Jika pemotongan kuota tersebut terjadi, maka dari kuota haji Riau sebanyak 5.010 JCH, sebanyak 20 persen dari jumlah tersebut 1.002 JCH Riau tahun 2013 tidak akan bisa berangkat berhaji alias gagal berhaji. JCH yang bisa berangkat hanya sebanyak 4.008 JCH saja.

BUkan hanya itu, tambahnya, TPHD (Tim Pendamping Haji Daerah) yang sedianya berangkat sebanyak 34 orang, dengan adanya pemangkasan sebesar 20 persen, mereka juga akan dikurangi sebanyak 20 persen atau sebanyak 7 orang menjadi 27 TPHD saja yang akan diberangkatkan.

"Kemendag RI Wilayah Riau sangat berharap tidak terjadi pengurangan jumlah kuota berhaji untuk Riau. Kalaulah memang ada pengurangan, diharapkan tidak akan sebanyak 20 persen itu. Karena saat ini, pemerintah RI masih melakukan lobby-lobby ke pemerintah Arab Saudi untuk meminta agar tidak ada pengurangan jumlah kuota di Indonesia," terangnya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Pitat Haeng
Gimana dgn uang yg kami sudah banyak dipungut oleh Depag...


Berita Sosial lainnya ..........
- Presiden Tinggalkan Meranti dan Berkemunginan ke Pasar Bawah
- Humas Pemkab Inhil Taja Pelatihan Jurnalistik bagi Aparatur Pemerintah
- Tanam Sagu, Presiden Jokowi Janji 5 Tahun lagi Kunjungi Sungai Tohor
- Tiba di Sungai Tohor, Presiden Disambut Bupati Meranti
- Presiden Jokowi Terbang ke Meranti
- 148 KK Korban Banjir di Sei Mandian, Rohul Mengungsi di Tenda Darurat
- Blusukan Pasar Bawah, Pekanbaru Belum Pasti,
Pagi-pagi Presiden Jokowi Kunjungi Meranti



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.226.21.57
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com