Untitled Document
Ahad, 10 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Ahad, 1 Maret 2015 13:31
Pemkab Rohul Akan Sediakan Alat Band Lengkap di Car Free Night

Ahad, 1 Maret 2015 13:29
Tujuh Tokoh Melamar ke Demokrat untuk jadi Balon Walikota Dumai

Ahad, 1 Maret 2015 10:07
Perajin Kain Songket di Tambusai Utara-Rohul Masih Kekurangan Modal

Ahad, 1 Maret 2015 09:51
Cemburu, ABG Bagansiapiapi Tikam Teman Pria Pacarnya

Ahad, 1 Maret 2015 09:49
Plt Gubri Hadiri Rakernas APPSI di Ambon

Ahad, 1 Maret 2015 09:42
Potensi Hujan Kecil, Riau Waspada Kemarau Panjang

Sabtu, 28 Pebruari 2015 20:46
Diikuti 80 Siswa, Disdik Inhil Taja Oliampiade Sains Nasional



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 14 Juni 2013 19:26
Kuota Dikurangi, 1.002 JCH Riau Gagal ke Mekah

Kebijakan Kerajaan Arab Saudi mengurangi kuota jemaah haji berdampak juga ke Riau. Sebanyak 1.002 JCH gagal berangkat tahun ini.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag RI Wilayah Riau, HM Aziz melalui Kasi Pendaftaran Haji, H Defizon Jum'at (14/6/13) menyatakan bahwa pemerintah Arab Saudi melakukan pemotongan kuota haji seluruh negara di dunia sebesar 20 persen di tiap negaranya. Hal itu dilakukan pemerintah Arab Saudi karena sedang melakukan beberapa perombakan dan perbaikan di Masjidil Haram.

Jika pemotongan kuota tersebut terjadi, maka dari kuota haji Riau sebanyak 5.010 JCH, sebanyak 20 persen dari jumlah tersebut 1.002 JCH Riau tahun 2013 tidak akan bisa berangkat berhaji alias gagal berhaji. JCH yang bisa berangkat hanya sebanyak 4.008 JCH saja.

BUkan hanya itu, tambahnya, TPHD (Tim Pendamping Haji Daerah) yang sedianya berangkat sebanyak 34 orang, dengan adanya pemangkasan sebesar 20 persen, mereka juga akan dikurangi sebanyak 20 persen atau sebanyak 7 orang menjadi 27 TPHD saja yang akan diberangkatkan.

"Kemendag RI Wilayah Riau sangat berharap tidak terjadi pengurangan jumlah kuota berhaji untuk Riau. Kalaulah memang ada pengurangan, diharapkan tidak akan sebanyak 20 persen itu. Karena saat ini, pemerintah RI masih melakukan lobby-lobby ke pemerintah Arab Saudi untuk meminta agar tidak ada pengurangan jumlah kuota di Indonesia," terangnya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Pitat Haeng
Gimana dgn uang yg kami sudah banyak dipungut oleh Depag...


Berita Sosial lainnya ..........
- Plt Gubri Hadiri Rakernas APPSI di Ambon
- Pelayanan PMI Mengecewakan,
Pendonor di Inhil Enggan Sumbangkan Darah

- Istri Tennas: Dimakamkan di TPU Amal Memang Wasiat Almarhum
- Pekan depan, Mensos Kofifah Bakal Blusukan ke Meranti
- Usai Disalatkan di Masjid Al-Fajri,
Jenazah Tenas Effendi Dikuburkan di TPU Amal

- PT RAPP Latih Kader Posyandu di Desa Binaan
- Umat Konghucu di Bagansiapiapi Sembahyang Tuhan, Semalam Suntuk Mercun Berbunyi


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.163.106.31
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com