Untitled Document
Rabu, 14 Ramadhan 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 1 Juli 2015 18:52
Razia Lagi, Satpol PP dan Dinsos Pekanbaru Jaring Tujuh Gepeng

Rabu, 1 Juli 2015 18:27
Ratusan Petasan Disita Polisi Rohul dari Tiga Pedagang di Desa Dayo

Rabu, 1 Juli 2015 16:50
Jadi Pecandu Sabu-sabu, Bocah SD di Pekanbaru Ditangkap Polisi

Rabu, 1 Juli 2015 16:41
24 Anggota Panwascam Dilantik Ketua Panwas Bengkalis

Rabu, 1 Juli 2015 16:38
Proyek Provinsi di Inhil,
Dewan Minta Pemprov Tingkatkan Pengawasan


Rabu, 1 Juli 2015 16:27
Kedisiplinan PN Menurun,
Wawako Pekanbaru Ajak Bekerja dengan Cinta


Rabu, 1 Juli 2015 16:22
Dishub Dumai: 542 Angkutan Siap Layani Mudik Lebaran



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 14 Juni 2013 19:26
Kuota Dikurangi, 1.002 JCH Riau Gagal ke Mekah

Kebijakan Kerajaan Arab Saudi mengurangi kuota jemaah haji berdampak juga ke Riau. Sebanyak 1.002 JCH gagal berangkat tahun ini.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag RI Wilayah Riau, HM Aziz melalui Kasi Pendaftaran Haji, H Defizon Jum'at (14/6/13) menyatakan bahwa pemerintah Arab Saudi melakukan pemotongan kuota haji seluruh negara di dunia sebesar 20 persen di tiap negaranya. Hal itu dilakukan pemerintah Arab Saudi karena sedang melakukan beberapa perombakan dan perbaikan di Masjidil Haram.

Jika pemotongan kuota tersebut terjadi, maka dari kuota haji Riau sebanyak 5.010 JCH, sebanyak 20 persen dari jumlah tersebut 1.002 JCH Riau tahun 2013 tidak akan bisa berangkat berhaji alias gagal berhaji. JCH yang bisa berangkat hanya sebanyak 4.008 JCH saja.

BUkan hanya itu, tambahnya, TPHD (Tim Pendamping Haji Daerah) yang sedianya berangkat sebanyak 34 orang, dengan adanya pemangkasan sebesar 20 persen, mereka juga akan dikurangi sebanyak 20 persen atau sebanyak 7 orang menjadi 27 TPHD saja yang akan diberangkatkan.

"Kemendag RI Wilayah Riau sangat berharap tidak terjadi pengurangan jumlah kuota berhaji untuk Riau. Kalaulah memang ada pengurangan, diharapkan tidak akan sebanyak 20 persen itu. Karena saat ini, pemerintah RI masih melakukan lobby-lobby ke pemerintah Arab Saudi untuk meminta agar tidak ada pengurangan jumlah kuota di Indonesia," terangnya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Pitat Haeng
Gimana dgn uang yg kami sudah banyak dipungut oleh Depag...


Berita Sosial lainnya..........
- 24 Anggota Panwascam Dilantik Ketua Panwas Bengkalis
- Kedisiplinan PN Menurun,
Wawako Pekanbaru Ajak Bekerja dengan Cinta

- Dishub Dumai: 542 Angkutan Siap Layani Mudik Lebaran
- Wawako Agus Hadiri Pisah Sambut Kajari Dumai
- Monitoring Lahan dan Perizinan,
Pansus Lahan DPRD Riau Bentuk Dua

- Dorong Ekonomi Kerakyatan, Diskop UKM Bengkalis Terus Bina PKL
- Malam 14 Ramadhan, Wawako Dumai Safari ke Masjid Al-Falah


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.7.101
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com