Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 5 Pebruari 2016 23:09
PP Muhammadiyah Haedar Nashir Kukuhkan Pengurus Wilayah Muhammadiyah Riau

Jum’at, 5 Pebruari 2016 22:41
Tinjau Lahan Terbakar, Kapolres Rohil Amankan Tiga Pekerja dan Satu Unit Alat Berat

Jum’at, 5 Pebruari 2016 22:07
Ribuan Petani dan Karyawan Bisa Kembali Bekerja, Gapki Dukung PT LIH Beroperasi Kembali

Jum’at, 5 Pebruari 2016 22:04
Kembali ke TKP Pencurian,
Pelaku Curanmor Ditangkap Tim Opsnal Polsek Bangko Rohil


Jum’at, 5 Pebruari 2016 22:00
Polsek Tapung Hilir, Kampar Ringkus Pengedar Narkoba di Desa Kota Bangun

Jum’at, 5 Pebruari 2016 21:56
Bersama Teman Wanitanya, Pengedar Sabu Ditangkap Tim Opsnal Polsek Bangko Pusako Rohil

Jum’at, 5 Pebruari 2016 20:27
Dua Operator Alat Berat Ditangkap Sat Reskrim Polres Rohil



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 14 Juni 2013 19:26
Kuota Dikurangi, 1.002 JCH Riau Gagal ke Mekah

Kebijakan Kerajaan Arab Saudi mengurangi kuota jemaah haji berdampak juga ke Riau. Sebanyak 1.002 JCH gagal berangkat tahun ini.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag RI Wilayah Riau, HM Aziz melalui Kasi Pendaftaran Haji, H Defizon Jum'at (14/6/13) menyatakan bahwa pemerintah Arab Saudi melakukan pemotongan kuota haji seluruh negara di dunia sebesar 20 persen di tiap negaranya. Hal itu dilakukan pemerintah Arab Saudi karena sedang melakukan beberapa perombakan dan perbaikan di Masjidil Haram.

Jika pemotongan kuota tersebut terjadi, maka dari kuota haji Riau sebanyak 5.010 JCH, sebanyak 20 persen dari jumlah tersebut 1.002 JCH Riau tahun 2013 tidak akan bisa berangkat berhaji alias gagal berhaji. JCH yang bisa berangkat hanya sebanyak 4.008 JCH saja.

BUkan hanya itu, tambahnya, TPHD (Tim Pendamping Haji Daerah) yang sedianya berangkat sebanyak 34 orang, dengan adanya pemangkasan sebesar 20 persen, mereka juga akan dikurangi sebanyak 20 persen atau sebanyak 7 orang menjadi 27 TPHD saja yang akan diberangkatkan.

"Kemendag RI Wilayah Riau sangat berharap tidak terjadi pengurangan jumlah kuota berhaji untuk Riau. Kalaulah memang ada pengurangan, diharapkan tidak akan sebanyak 20 persen itu. Karena saat ini, pemerintah RI masih melakukan lobby-lobby ke pemerintah Arab Saudi untuk meminta agar tidak ada pengurangan jumlah kuota di Indonesia," terangnya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Pitat Haeng
Gimana dgn uang yg kami sudah banyak dipungut oleh Depag...


Berita Sosial lainnya..........
- Ribuan Petani dan Karyawan Bisa Kembali Bekerja, Gapki Dukung PT LIH Beroperasi Kembali
- Sudah Jatuh Korban, Pemkab/Pemko Diminta Lebih Serius Tangani DBD
- Lurah Simpang Baru Panam Serukan Warganya Waspadai DBD
- Komisi C Tolak Komisaris Non Independen BRK dari Kalangan Tua
- Dipilih Aklamasi, Juni Rachman Pimpin SOKSI Riau
- Anjloknya DBH Migas Bengkalis, Pemkab Ditantang Gali Potensi PAD
- Disbunhut Bengkalis Dinilai Lamban Tangani Masalah Lahan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.163.48.62
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com