Untitled Document
Senin, 29 Safar 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Senin, 22 Desember 2014 20:23
Veteran Chevron di Duri Angkat Bicara Soal Persoalan Buruh Subkon

Senin, 22 Desember 2014 20:18
Cegah Kerusakan Hutan,
Pemkab Rohil Sosialisasikan UU Nomor 18 Tahun 2013


Senin, 22 Desember 2014 20:15
Dideadline PLN Hingga Besok, Pelayanan RSUD Mandau Terancam Lumpuh

Senin, 22 Desember 2014 20:11
Tiga Pejabat Eselon III Pemkab Kuansing Dilantik

Senin, 22 Desember 2014 20:07
Pecah Tulang Kering Akibat Tembakan,
2 Pelaku Curanmor di Duri Dirujuk ke Pekanbaru


Senin, 22 Desember 2014 20:01
Terkait Tenaga Honorer K2,
PNS 'Bodong' Tak Lagi Tanggung Jawab Kepala Daerah


Senin, 22 Desember 2014 19:50
Dinsos Dumai Rutin Gelar Razia Gepeng



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 14 Juni 2013 19:26
Kuota Dikurangi, 1.002 JCH Riau Gagal ke Mekah

Kebijakan Kerajaan Arab Saudi mengurangi kuota jemaah haji berdampak juga ke Riau. Sebanyak 1.002 JCH gagal berangkat tahun ini.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag RI Wilayah Riau, HM Aziz melalui Kasi Pendaftaran Haji, H Defizon Jum'at (14/6/13) menyatakan bahwa pemerintah Arab Saudi melakukan pemotongan kuota haji seluruh negara di dunia sebesar 20 persen di tiap negaranya. Hal itu dilakukan pemerintah Arab Saudi karena sedang melakukan beberapa perombakan dan perbaikan di Masjidil Haram.

Jika pemotongan kuota tersebut terjadi, maka dari kuota haji Riau sebanyak 5.010 JCH, sebanyak 20 persen dari jumlah tersebut 1.002 JCH Riau tahun 2013 tidak akan bisa berangkat berhaji alias gagal berhaji. JCH yang bisa berangkat hanya sebanyak 4.008 JCH saja.

BUkan hanya itu, tambahnya, TPHD (Tim Pendamping Haji Daerah) yang sedianya berangkat sebanyak 34 orang, dengan adanya pemangkasan sebesar 20 persen, mereka juga akan dikurangi sebanyak 20 persen atau sebanyak 7 orang menjadi 27 TPHD saja yang akan diberangkatkan.

"Kemendag RI Wilayah Riau sangat berharap tidak terjadi pengurangan jumlah kuota berhaji untuk Riau. Kalaulah memang ada pengurangan, diharapkan tidak akan sebanyak 20 persen itu. Karena saat ini, pemerintah RI masih melakukan lobby-lobby ke pemerintah Arab Saudi untuk meminta agar tidak ada pengurangan jumlah kuota di Indonesia," terangnya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Pitat Haeng
Gimana dgn uang yg kami sudah banyak dipungut oleh Depag...


Berita Sosial lainnya ..........
- Veteran Chevron di Duri Angkat Bicara Soal Persoalan Buruh Subkon
- Dideadline PLN Hingga Besok, Pelayanan RSUD Mandau Terancam Lumpuh
- Tiga Pejabat Eselon III Pemkab Kuansing Dilantik
- Terkait Tenaga Honorer K2,
PNS 'Bodong' Tak Lagi Tanggung Jawab Kepala Daerah

- Dinsos Dumai Rutin Gelar Razia Gepeng
- 5 Hercules Penjemput TKI Malaysia, Tiba di Lanud Roesmin Nurjadin
- Gelombang di Meranti Capai 2.5 M, Kapolres Imbau Masyarakat Waspada


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.87.89.176
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com