Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 22 Mei 2018 21:39
Sejak 2014 Hampir 2 Ton Trenggiling Sudah Terjual,
Saksi: Akui Dapat Keuntungan Rp 200 Ribu Perkilonya


Selasa, 22 Mei 2018 20:58
3 Tewas 10 Luka-luka, Belasan Warga di Pelalawan Tertimpa Dua Mobil Terlibat Trabrakan Beruntun

Selasa, 22 Mei 2018 20:12
Pjs Bupati Inhil Bagikan Takjil Kepada Masyarakat

Selasa, 22 Mei 2018 19:25
Kakanwil Kemenkumham Riau Safari Ramadhan perdana ke UPT Se Kota Pekanbaru

Selasa, 22 Mei 2018 19:12
Mulai Cuti Hari ini, Ayat Cahyadi Gerilya Menangkan Syamsuar-Edy Nasution di Kota Pekanbaru

Selasa, 22 Mei 2018 19:02
Firdaus Optimis Visi Riau Madani Bisa Jadikan Provinsi Paling Maju

Selasa, 22 Mei 2018 18:59
Plt Gubri Langsung Urus Mulok ke Mendikbud

Selasa, 22 Mei 2018 18:54
Serahkan Bantuan Rp 5,250 M, Grup APRIL Dukung Tim Indonesia di Asian Gemas 2018

Selasa, 22 Mei 2018 18:14
Miliki Motivasi Kuat Bantu Keluarga, Warga Pelalawan ini Ikuti Program Pelatihan Mekanik

Selasa, 22 Mei 2018 18:09
Tertibkan 'Pengaku' Miskin, Dinsos Bengkalis Diterjunkan 280 Petugas Verifikasi Data

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 30 Mei 2013 18:19
Pekan Lingkungan Hidup Indonesia 2013,
Menteri Lingkungan Hidup Kunjungi Stand Pameran RAPP


PT RAPP mengikuti pameran Lingkungan Hidup Indonesia di Jakarta. Usai membuka acara, Menteri Lingkungan Hidup kunjungi stand RAPP.

Riauterkini-JAKARTA- Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya secara resmi membuka Pekan Lingkungan Indonesia (PLI) di Jakarta Convention Centre (JCC), Kamis (30/5/13). Usai membuka kegiatan tahunan itu, menteri berkesempatan mengunjungi, Stand pameran PT RAPP, yang bergabung dengan Stand BLH Provinsi Riau.

Balthasar Kambuaya didampingi, Direktur Utama PT RAPP, Kusnan Rahmin juga, Direktur Mulya Nauli, memberikan penjelasan rinci terhadap pertanyaan yang disampaikan oleh orang nomor satu di Kementrian Lingkungan Hidup.

Pantauan riauterkini, Dirut Kusnan Rahmin begitu bersemangat, memberikan penjelasan terhadap mentri. Satu-satu persatu hasil produk yang dihasilkan oleh RAPP, secara rinci diterangkannya. Meskipun singkat, namun Kusnan bisa membuat mentri terangguk-angguk dan sesekali mengeluarkan senyuman ala Papua.

Kepada sejumlah awak media Kusnan menjelaskan bahwa PT RAPP setiap tahun terus berpartisipasi mendukung Pemprov Riau, dalam hal ini, ikut ambil bagian pada pekan lingkungan hidup Indonesia ini."Setiap tahun kegiatan ini, RAPP terus ambil bagian. Salah satu bentuk dukunungannya adalah, bergabung dengan BLH Provinsi Riau. RAPP sendiri, membuat stand pameran," ujar Kusnan.

Sesuai tema, Pekan Lingkungan Hidup tahun ini, "Ubah Perilaku dan Pola Konsumsi Untuk Selamatkan Lingkungan" Kusnan menegaskan bahwa jauh sebelumnya, PT RAPP sudah merealisasikan tema yang dimaksud. "Ya, jauh sebelumnya, kita (RAPP red) sudah, merealisasikan pemahaman tema yang di usung pada tahun ini," tegasnya.

Beberapa contoh yang sudah direalisasikan RAPP sesuai dengan tema itu, papar Kusnan adalah dengan cara melakukan tanaman kehidupan sesuai dengan pola, makan masyarakat tempatan. "Artinya, program tanaman kehidupan sebagai bentuk kerja sama, mengolah hutan industri, dicocokkan dengan pola makan masyarakat tempatan," ujarnya.

Tanaman kehidupan itu, bisa saja berupa sagu, palawija bahkan karet. Kata Kusnan, ini adalah bentuk dukungan, terhadap pola makan masyarakat. Selain, menyesuaikan pola kehidupan, juga sebut Kusnan akan menambah, hasil pendapatan masyarakat.

"Multy efek. Artinya , azas saling menguntungkan, antara masyarakat dan perusahaan terjalin. Begitu juga, masyarakat ikut melesatarikan hutan bersama masyarakat," imbuhnya seraya menambahkan ini juga merupakan edukasi bagi masyarakat.

Banyak yang telah dilakukan RAPP dalam upaya menyelamatkan linkungan. Misalnya, untuk membunuh hama dikawasan hutan tidak banyak menggunakan bahan-bahan kimia. Misalnya, hamanya berupa binatang, pihaknya memamfaatkan hewan-hewan predator sebagai pemangsa.

Begitu juga, untuk pembangkit tenaga listrik. Kata Kusnan RAPP lebih cendrung memamfaatkan kulit kayu ketimbang menggunakan solar. "Inikan, bentuk dukungan kita juga untuk menyelematkan lingkungan.***(feb)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Kakanwil Kemenkumham Riau Safari Ramadhan perdana ke UPT Se Kota Pekanbaru
- Plt Gubri Langsung Urus Mulok ke Mendikbud
- Serahkan Bantuan Rp 5,250 M, Grup APRIL Dukung Tim Indonesia di Asian Gemas 2018
- Miliki Motivasi Kuat Bantu Keluarga, Warga Pelalawan ini Ikuti Program Pelatihan Mekanik
- Tertibkan 'Pengaku' Miskin, Dinsos Bengkalis Diterjunkan 280 Petugas Verifikasi Data
- Melalui Seminar, Prodi Manajemen dan Akuntasi UPP Gali Potensi UMKM di Kabupaten Rohul
- Masyarakat Butuh Rehabilitasi Narkoba Dipersilahkan ke RSJ Tampan
- DLHK Pekanbaru Keluhkan Kebiasaan Masyarakat
- Tingkat Kehadiran PNS Pemko Pekanbaru
- Gepeng Menjamur, Plt Wako Pekanbaru Intruksikan Razia
- Tahun Depan, Pemko Pekanbaru Hapus Anggaran Jamkesda
- Terkait Pemanggilan 7 ASN, Pengurus MKGR Riau Datangi Kantor Panwaslu Pelalawan
- Ramadhan 2018, Pasokan Daging Beku Bulog Naik 300 Persen
- Ungkap 55 Kg Sabu dan Teladan,
Dua Kapolsek dan 8 Personel Terima Penghargaan Kapolres Bengkalis

- 800 Anak Yatim dan Dhuafa Terima Bantuan Dinsos Bengkalis
- Geram dengan Menag,
Plt Gubri Besok Temui Moeldoko Ceritakan Soal Embarkasi Haji Antara

- Pj Sekdakab Rohul: Melalui Puasa Ramadhan, Tingkatkan Keimanan dan Sabar
- 23 Satpam Masjid Agung Rohul Dirumahkan, Ini Penjelasan Pihak Pengelola
- Bacakan Amanah Menkominfo, Plt Gubri Pimpin Upacara Harkitnas 2018
- BPBD Riau: Status Siaga Darurat Asap Segera Diperpanjang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com