Untitled Document
Selasa, 1 Syawwal 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Selasa, 29 Juli 2014 07:42
Galeri Festival Pawai Takbir Pemkab Meranti

Selasa, 29 Juli 2014 06:26
Bupati Sampaikan Pesan Idul Fitri Sebelum Sholat Idul Fitri

Selasa, 29 Juli 2014 06:23
Dua Nyawa Melayang di Jalanan Riau di Hari Raya Idul Fitri 1435 Hihriyah

Senin, 28 Juli 2014 21:46
Akhirnya Gubri Kembali Temui Tamu Berlebaran di Rumdisnya

Senin, 28 Juli 2014 21:37
Sejumlah Nasabah Mandiri di Duri Merasa Rekeningnya Dibobol

Senin, 28 Juli 2014 17:03
Gubri ‘Mengurung’ Diri, Ratusan Warga dan Pejabat Nunggu Berjam-jam

Senin, 28 Juli 2014 16:25
Bupati dan Wabup Gelar Open House di Kediaman Masing-Masing



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 22 Mei 2013 16:10
Keluarga Kimar Kembali Berulah,
Aparat Putuskan Pelebaran Jalan Soeta Jalan Terus


Kimar dan keluarganya kembali menolak penuntasan pelebaran Jalan Seokarno Hatta, namun aparat memutuskan tetap dilaksanakan Senin nanti.

Riauterkini-PEKANBARU- Rapat ketiga membahas menuntasan proyek pelebaran Jalan Soekarno Hatta (Soeta) di lahan eks lahan Kimar Sarah tak berjalan lancar. Rapat yang digelar di Kantor Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Riaut, Rabu (22/5/13) diwarnai protes anak tertua Kimar Sarah yang bernama Abdullah.

Ia mewakili keluarga menyatakan penolakan rencana penuntasan proyek di atas lahan eks milik orang tuanya. Alasanya, keluarga tak sepakat dengan harga ganti rugi yang dibayarkan pemerintah.

"Karena sikap Abdullah itu rapat sepat memanas, namun untuk semua bisa mengendalikan diri," ujar Kadis PU Pemprov Riau SF Hariyanto kepada riauterkinicom di Pekanbaru.

Lantas SF bertanya kepada Abdullah terkait dengan uang ganti rugi lebih dari Rp 500 juta, apakah sudah diambil Kimar Sarah? Abdullah menjawab sudah. Bahkan mengatakan kalau sebagian uang tersebut sudah digunakan mendirikan bangunan di samping kiri dan kanan rumah Kimar Sarah.

"Sebenarnya kita hanya ingin mendapat kepastian jawaban tersebut. Dan semua sudah mendengar jawaban anak Kimar sarah. Semua sudah jelas. Tidak ada lagi hak Kimar Sarah dan keluarganya atas lahan tersebut," tegas SF.

Karena itu, rapat yang dihadiri perwakilan sejumlah instansi terkait tersebut memutuskan untuk melaksanakan penuntasan proyek pelebaran Jalan Soekarno Hatta di lahan eks Kimar Sarah pada Senin (27/5/13). "Kita akan mulai mengerjakan pada Senin dan diharapkan dalam sepekan ke depan sudah tuntas," demikian penjelasan SF Hariyanto.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
anti RUSLI & antek2 nya
salam jari tenagah buat warga pekan baru & RZ besrta antek2 nya

Pembela kebenaran
Woii kimar sarah,, pakai otak kau tuh. Anak dengan bapak sama saja tidak punya otak, saya akan hadir hari senin nanti dan mencabut sendiri batang pisang tersebut lalu mengKUBUR KS bersama anak2 nya disana.. Uang sudah dinikmati mau apalagi, memang

Pembela kebenaran
Woii kimar sarah,, pakai otak kau tuh. Anak dengan bapak sama saja tidak punya otak, saya akan hadir hari senin nanti dan mencabut sendiri batang pisang tersebut lalu mengKUBUR KS bersama anak2 nya disana.. Uang sudah dinikmati mau apalagi, memang

Putra daerah tertua
Woii kimar sarah,, pakai otak kau tuh. Anak dengan bapak sama saja tidak punya otak, saya akan hadir hari senin nanti dan mencabut sendiri batang pisang tersebut lalu mengKUBUR KS bersama anak2 nya disana.. Uang sudah dinikmati mau apalagi, memang

Putra daerah tertua
Woii kimar sarah,, pakai otak kau tuh. Anak dengan bapak sama saja tidak punya otak, saya akan hadir hari senin nanti dan mencabut sendiri batang pisang tersebut lalu mengKUBUR KS bersama anak2 nya disana.. Uang sudah dinikmati mau apalagi, memang

warga Kota
apakah masih ada wibawa pemerintah kota..kita lihat nanti, atau ada permainan...

Warga Pekanbaru Bersatu
Kami akan hadir disana Senin pagi utk dukung pemerintah, kalau Ybs & Kel membangkang kami usulkan ke Pak Wako agr diusir saja mereka dr Pku ini dan dicabut KTPnya

Warga Pekanbaru Bersatu
Kami akan hadir disana Senin pagi utk dukung pemerintah, kalau Ybs & Kel membangkang kami usulkan ke Pak Wako agr diusir saja mereka dr Pku ini dan dicabut KTPnya


Berita Sosial lainnya ..........
- Akhirnya Gubri Kembali Temui Tamu Berlebaran di Rumdisnya
- Gubri ‘Mengurung’ Diri, Ratusan Warga dan Pejabat Nunggu Berjam-jam
- Gubri Bersama Forkompinda Sholat Idul Fitri di Masjid Agung An-Nur
- Helat Pawai Takbir Idul Fitri 1435H di Meranti Penuh Kereasi Menakjubkan
- Sempat Hujan, Lomba Pawai Takbir Himapelta Tandun Meriah
- Dilepas Bupati Inhil,
7000-an Peserta Ikuti Pawai Takbir Tembilahan Ketupat Festival

- Pos Pelayanan di Istana Siak Sepi,
Puncak Keramaian di Siak Diperkirakan Idul Fitri ke 2



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.197.147.90
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com