Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Januari 2017 22:52
Jarang Hadir Rapat, Jabatan Eva Yuliana sebagai Anggota DPRD Riau Terancam

Selasa, 17 Januari 2017 22:49
Menpan-RB Sebut Pembentukan Satgas Jual-Beli Jabatan Belum Perlu

Selasa, 17 Januari 2017 21:32
Kalangan di Bengkalis Nilai Integrasi Jamkesmasda ke JKN Harus Jelas

Selasa, 17 Januari 2017 21:30
Razia, Satpol PP Kota Pekanbaru Jaring Sembilan Gepeng

Selasa, 17 Januari 2017 21:24
Polres Bengkalis Terima 18 Unit kendaraan Operasional Baru

Selasa, 17 Januari 2017 20:32
98 TKA di Proyek PLN Tenayan Dipastikan Ilegal

Selasa, 17 Januari 2017 19:55
Difasilitasi Anggota DPRD Riau,
Pertamina Bant Dua Pasien Anak di RSUD Arifin Ahmad


Selasa, 17 Januari 2017 19:25
Pesta Sabu di Rumah Kos,
5 Pria dan 2 Wanita Diamankan Polsek Siak Hulu Kampar


Selasa, 17 Januari 2017 18:42
PLN Pastikan Tenaga Kerja China di PLTU Tenayan Legal

Selasa, 17 Januari 2017 18:41
Singgung TKA China,
Demonstran Kritisi Pemerintahan Jokowi Soal Kenaikan Pajak




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 22 Mei 2013 16:10
Keluarga Kimar Kembali Berulah,
Aparat Putuskan Pelebaran Jalan Soeta Jalan Terus


Kimar dan keluarganya kembali menolak penuntasan pelebaran Jalan Seokarno Hatta, namun aparat memutuskan tetap dilaksanakan Senin nanti.

Riauterkini-PEKANBARU- Rapat ketiga membahas menuntasan proyek pelebaran Jalan Soekarno Hatta (Soeta) di lahan eks lahan Kimar Sarah tak berjalan lancar. Rapat yang digelar di Kantor Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Riaut, Rabu (22/5/13) diwarnai protes anak tertua Kimar Sarah yang bernama Abdullah.

Ia mewakili keluarga menyatakan penolakan rencana penuntasan proyek di atas lahan eks milik orang tuanya. Alasanya, keluarga tak sepakat dengan harga ganti rugi yang dibayarkan pemerintah.

"Karena sikap Abdullah itu rapat sepat memanas, namun untuk semua bisa mengendalikan diri," ujar Kadis PU Pemprov Riau SF Hariyanto kepada riauterkinicom di Pekanbaru.

Lantas SF bertanya kepada Abdullah terkait dengan uang ganti rugi lebih dari Rp 500 juta, apakah sudah diambil Kimar Sarah? Abdullah menjawab sudah. Bahkan mengatakan kalau sebagian uang tersebut sudah digunakan mendirikan bangunan di samping kiri dan kanan rumah Kimar Sarah.

"Sebenarnya kita hanya ingin mendapat kepastian jawaban tersebut. Dan semua sudah mendengar jawaban anak Kimar sarah. Semua sudah jelas. Tidak ada lagi hak Kimar Sarah dan keluarganya atas lahan tersebut," tegas SF.

Karena itu, rapat yang dihadiri perwakilan sejumlah instansi terkait tersebut memutuskan untuk melaksanakan penuntasan proyek pelebaran Jalan Soekarno Hatta di lahan eks Kimar Sarah pada Senin (27/5/13). "Kita akan mulai mengerjakan pada Senin dan diharapkan dalam sepekan ke depan sudah tuntas," demikian penjelasan SF Hariyanto.***(mad)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
anti RUSLI & antek2 nya
salam jari tenagah buat warga pekan baru & RZ besrta antek2 nya

Pembela kebenaran
Woii kimar sarah,, pakai otak kau tuh. Anak dengan bapak sama saja tidak punya otak, saya akan hadir hari senin nanti dan mencabut sendiri batang pisang tersebut lalu mengKUBUR KS bersama anak2 nya disana.. Uang sudah dinikmati mau apalagi, memang

Pembela kebenaran
Woii kimar sarah,, pakai otak kau tuh. Anak dengan bapak sama saja tidak punya otak, saya akan hadir hari senin nanti dan mencabut sendiri batang pisang tersebut lalu mengKUBUR KS bersama anak2 nya disana.. Uang sudah dinikmati mau apalagi, memang

Putra daerah tertua
Woii kimar sarah,, pakai otak kau tuh. Anak dengan bapak sama saja tidak punya otak, saya akan hadir hari senin nanti dan mencabut sendiri batang pisang tersebut lalu mengKUBUR KS bersama anak2 nya disana.. Uang sudah dinikmati mau apalagi, memang

Putra daerah tertua
Woii kimar sarah,, pakai otak kau tuh. Anak dengan bapak sama saja tidak punya otak, saya akan hadir hari senin nanti dan mencabut sendiri batang pisang tersebut lalu mengKUBUR KS bersama anak2 nya disana.. Uang sudah dinikmati mau apalagi, memang

warga Kota
apakah masih ada wibawa pemerintah kota..kita lihat nanti, atau ada permainan...

Warga Pekanbaru Bersatu
Kami akan hadir disana Senin pagi utk dukung pemerintah, kalau Ybs & Kel membangkang kami usulkan ke Pak Wako agr diusir saja mereka dr Pku ini dan dicabut KTPnya

Warga Pekanbaru Bersatu
Kami akan hadir disana Senin pagi utk dukung pemerintah, kalau Ybs & Kel membangkang kami usulkan ke Pak Wako agr diusir saja mereka dr Pku ini dan dicabut KTPnya


Berita Sosial lainnya..........
- Kalangan di Bengkalis Nilai Integrasi Jamkesmasda ke JKN Harus Jelas
- Polres Bengkalis Terima 18 Unit kendaraan Operasional Baru
- Difasilitasi Anggota DPRD Riau,
Pertamina Bant Dua Pasien Anak di RSUD Arifin Ahmad

- Dituding Jual Beli Jabatan,
Kepala BKD Sebut Tuduhan Dewan Hanya Isapan Jempol

- Penipuan CPNS Marak, Kemenpan-RB Imbau Masyarakat Terus Waspada
- Raih Dana APBN 120 Miliar, Wabup Ikuti Rakor di Jakarta
- Cegah Karhutla, PT RAPP Gelar Pertemuan dengan Pemkab Meranti


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.200.170
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com