Untitled Document
Rabu, 15 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Rabu, 16 April 2014 20:58
Kapolda Kunjungan Kerja ke Inhil

Rabu, 16 April 2014 20:58
Tersangka Pidana Pemilu,
Maimanah Umar dan Putrinya Terancam Dianulir KPU


Rabu, 16 April 2014 20:51
HUT Bank Riau Kepri ke-48, Digelar Turnamen Bulutangkis se-Sumatera

Rabu, 16 April 2014 20:50
Pasca Kaburnya Tahanan Narkoba, Kapolda Riau Kunjungi Inhu

Rabu, 16 April 2014 20:48
2.971 Generasi Muda Riau Mendaftar jadi Calon Bintara Polri

Rabu, 16 April 2014 20:43
Dugaan Penggelembungan Suara,
Perwakilan Caleg di Pelangiran Minta Panwaslu Serius Tindak Lanjuti


Rabu, 16 April 2014 20:36
PNS Pemkab Kampar Diminta Memahami Undang-Undang ASN



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 22 Mei 2013 16:10
Keluarga Kimar Kembali Berulah,
Aparat Putuskan Pelebaran Jalan Soeta Jalan Terus


Kimar dan keluarganya kembali menolak penuntasan pelebaran Jalan Seokarno Hatta, namun aparat memutuskan tetap dilaksanakan Senin nanti.

Riauterkini-PEKANBARU- Rapat ketiga membahas menuntasan proyek pelebaran Jalan Soekarno Hatta (Soeta) di lahan eks lahan Kimar Sarah tak berjalan lancar. Rapat yang digelar di Kantor Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Riaut, Rabu (22/5/13) diwarnai protes anak tertua Kimar Sarah yang bernama Abdullah.

Ia mewakili keluarga menyatakan penolakan rencana penuntasan proyek di atas lahan eks milik orang tuanya. Alasanya, keluarga tak sepakat dengan harga ganti rugi yang dibayarkan pemerintah.

"Karena sikap Abdullah itu rapat sepat memanas, namun untuk semua bisa mengendalikan diri," ujar Kadis PU Pemprov Riau SF Hariyanto kepada riauterkinicom di Pekanbaru.

Lantas SF bertanya kepada Abdullah terkait dengan uang ganti rugi lebih dari Rp 500 juta, apakah sudah diambil Kimar Sarah? Abdullah menjawab sudah. Bahkan mengatakan kalau sebagian uang tersebut sudah digunakan mendirikan bangunan di samping kiri dan kanan rumah Kimar Sarah.

"Sebenarnya kita hanya ingin mendapat kepastian jawaban tersebut. Dan semua sudah mendengar jawaban anak Kimar sarah. Semua sudah jelas. Tidak ada lagi hak Kimar Sarah dan keluarganya atas lahan tersebut," tegas SF.

Karena itu, rapat yang dihadiri perwakilan sejumlah instansi terkait tersebut memutuskan untuk melaksanakan penuntasan proyek pelebaran Jalan Soekarno Hatta di lahan eks Kimar Sarah pada Senin (27/5/13). "Kita akan mulai mengerjakan pada Senin dan diharapkan dalam sepekan ke depan sudah tuntas," demikian penjelasan SF Hariyanto.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
anti RUSLI & antek2 nya
salam jari tenagah buat warga pekan baru & RZ besrta antek2 nya

Pembela kebenaran
Woii kimar sarah,, pakai otak kau tuh. Anak dengan bapak sama saja tidak punya otak, saya akan hadir hari senin nanti dan mencabut sendiri batang pisang tersebut lalu mengKUBUR KS bersama anak2 nya disana.. Uang sudah dinikmati mau apalagi, memang

Pembela kebenaran
Woii kimar sarah,, pakai otak kau tuh. Anak dengan bapak sama saja tidak punya otak, saya akan hadir hari senin nanti dan mencabut sendiri batang pisang tersebut lalu mengKUBUR KS bersama anak2 nya disana.. Uang sudah dinikmati mau apalagi, memang

Putra daerah tertua
Woii kimar sarah,, pakai otak kau tuh. Anak dengan bapak sama saja tidak punya otak, saya akan hadir hari senin nanti dan mencabut sendiri batang pisang tersebut lalu mengKUBUR KS bersama anak2 nya disana.. Uang sudah dinikmati mau apalagi, memang

Putra daerah tertua
Woii kimar sarah,, pakai otak kau tuh. Anak dengan bapak sama saja tidak punya otak, saya akan hadir hari senin nanti dan mencabut sendiri batang pisang tersebut lalu mengKUBUR KS bersama anak2 nya disana.. Uang sudah dinikmati mau apalagi, memang

warga Kota
apakah masih ada wibawa pemerintah kota..kita lihat nanti, atau ada permainan...

Warga Pekanbaru Bersatu
Kami akan hadir disana Senin pagi utk dukung pemerintah, kalau Ybs & Kel membangkang kami usulkan ke Pak Wako agr diusir saja mereka dr Pku ini dan dicabut KTPnya

Warga Pekanbaru Bersatu
Kami akan hadir disana Senin pagi utk dukung pemerintah, kalau Ybs & Kel membangkang kami usulkan ke Pak Wako agr diusir saja mereka dr Pku ini dan dicabut KTPnya


Berita Sosial lainnya ..........
- Plang Nama Toko Swalayan di Duri Dianggap Ganggu Lalu Lintas
- Kapolres Meranti Sebut Penerimaan Brigadir Polri Diperpanjang Hingga 19 April
- Bupati Siak Baru Pulang,
Wabup dan Beberapa SKPD Ramai-ramai Terbang ke Jawa

- Dirut Polkam Sebut Aksi Demo Mahasiswa Dimotori 'Barisan Sakit Hati'
- Gagal Bertemu Wagubri Tanyakan Gaji,
"Dulu Masa Pak Rusli Kami Tak Kayak Gini"

- Minta Panitia Bekerja Cepat,
Sekda Inhil Tinjau Lokasi MTQ ke-44 di Desa Benteng

- Dilantik Wagubri,
Dua Putri dan Saudara Ipar Gubri jadi Pejabat Pemprov Riau



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.227.62.141
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com