Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 28 September 2016 19:37
Polres Dumai Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan Sawi

Rabu, 28 September 2016 19:34
Bangun Desa Bebas Api, PT. SRL MoU dengan Dua Desa di Bengkalis

Rabu, 28 September 2016 19:30
Banjir Hadiah di Ciputra Seraya Mall Pekanbaru

Rabu, 28 September 2016 19:04
Bupati Bengkalis Kunjungi Atlet PON di Bandung

Rabu, 28 September 2016 18:58
Perkara Aling Fungsi Lahan,
Isi Banding Wabup Kuansing Terkait Putusan PN Rengat


Rabu, 28 September 2016 18:42
Tewas Disambar Taksi,
Polisi Sebut Kecelakaan Maut di KH Nasution Akibat Korban Tidak Hati-hati


Rabu, 28 September 2016 17:58
Enggan Bicara Ditanya SK Ketua DPRD Riau,
Karo Tapem Punya Segudang Jurus Hindari Wartawan




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 22 Mei 2013 16:10
Keluarga Kimar Kembali Berulah,
Aparat Putuskan Pelebaran Jalan Soeta Jalan Terus


Kimar dan keluarganya kembali menolak penuntasan pelebaran Jalan Seokarno Hatta, namun aparat memutuskan tetap dilaksanakan Senin nanti.

Riauterkini-PEKANBARU- Rapat ketiga membahas menuntasan proyek pelebaran Jalan Soekarno Hatta (Soeta) di lahan eks lahan Kimar Sarah tak berjalan lancar. Rapat yang digelar di Kantor Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Riaut, Rabu (22/5/13) diwarnai protes anak tertua Kimar Sarah yang bernama Abdullah.

Ia mewakili keluarga menyatakan penolakan rencana penuntasan proyek di atas lahan eks milik orang tuanya. Alasanya, keluarga tak sepakat dengan harga ganti rugi yang dibayarkan pemerintah.

"Karena sikap Abdullah itu rapat sepat memanas, namun untuk semua bisa mengendalikan diri," ujar Kadis PU Pemprov Riau SF Hariyanto kepada riauterkinicom di Pekanbaru.

Lantas SF bertanya kepada Abdullah terkait dengan uang ganti rugi lebih dari Rp 500 juta, apakah sudah diambil Kimar Sarah? Abdullah menjawab sudah. Bahkan mengatakan kalau sebagian uang tersebut sudah digunakan mendirikan bangunan di samping kiri dan kanan rumah Kimar Sarah.

"Sebenarnya kita hanya ingin mendapat kepastian jawaban tersebut. Dan semua sudah mendengar jawaban anak Kimar sarah. Semua sudah jelas. Tidak ada lagi hak Kimar Sarah dan keluarganya atas lahan tersebut," tegas SF.

Karena itu, rapat yang dihadiri perwakilan sejumlah instansi terkait tersebut memutuskan untuk melaksanakan penuntasan proyek pelebaran Jalan Soekarno Hatta di lahan eks Kimar Sarah pada Senin (27/5/13). "Kita akan mulai mengerjakan pada Senin dan diharapkan dalam sepekan ke depan sudah tuntas," demikian penjelasan SF Hariyanto.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
anti RUSLI & antek2 nya
salam jari tenagah buat warga pekan baru & RZ besrta antek2 nya

Pembela kebenaran
Woii kimar sarah,, pakai otak kau tuh. Anak dengan bapak sama saja tidak punya otak, saya akan hadir hari senin nanti dan mencabut sendiri batang pisang tersebut lalu mengKUBUR KS bersama anak2 nya disana.. Uang sudah dinikmati mau apalagi, memang

Pembela kebenaran
Woii kimar sarah,, pakai otak kau tuh. Anak dengan bapak sama saja tidak punya otak, saya akan hadir hari senin nanti dan mencabut sendiri batang pisang tersebut lalu mengKUBUR KS bersama anak2 nya disana.. Uang sudah dinikmati mau apalagi, memang

Putra daerah tertua
Woii kimar sarah,, pakai otak kau tuh. Anak dengan bapak sama saja tidak punya otak, saya akan hadir hari senin nanti dan mencabut sendiri batang pisang tersebut lalu mengKUBUR KS bersama anak2 nya disana.. Uang sudah dinikmati mau apalagi, memang

Putra daerah tertua
Woii kimar sarah,, pakai otak kau tuh. Anak dengan bapak sama saja tidak punya otak, saya akan hadir hari senin nanti dan mencabut sendiri batang pisang tersebut lalu mengKUBUR KS bersama anak2 nya disana.. Uang sudah dinikmati mau apalagi, memang

warga Kota
apakah masih ada wibawa pemerintah kota..kita lihat nanti, atau ada permainan...

Warga Pekanbaru Bersatu
Kami akan hadir disana Senin pagi utk dukung pemerintah, kalau Ybs & Kel membangkang kami usulkan ke Pak Wako agr diusir saja mereka dr Pku ini dan dicabut KTPnya

Warga Pekanbaru Bersatu
Kami akan hadir disana Senin pagi utk dukung pemerintah, kalau Ybs & Kel membangkang kami usulkan ke Pak Wako agr diusir saja mereka dr Pku ini dan dicabut KTPnya


Berita Sosial lainnya..........
- Bangun Desa Bebas Api, PT. SRL MoU dengan Dua Desa di Bengkalis
- Perkara Aling Fungsi Lahan,
Isi Banding Wabup Kuansing Terkait Putusan PN Rengat

- Kepala Balai Pengembangan SDM KKP Lihat Potensi Perikanan Rohil
- Aspirasi Anggota DPRD Riau,
Enam Desa di Rohul Terima Bantuan Ambulance dari Bankeu Riau

- Bokor World Music 2016,
Group Musik Eropa dan Afrika Siap Tampil di Kepulauan Meranti

- Pekan Ini, Jalan Teratai, Seroja dan Alimudinsyah Pekanbaru Bersih dari PKL
- BPKAD Pekanbaru Kelola Aset Secara Transparan dan Akuntabel


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.221.54.252
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com