Untitled Document
Sabtu, 8 Muharram 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Sabtu, 1 Nopember 2014 07:12
Ribuan Ikan Ditemukan Mati Mengapung di Sungai Muara Kuku, Rohul

Jum’at, 31 Oktober 2014 22:07
111

Jum’at, 31 Oktober 2014 22:02
Kepada Dewan, Kapolresta Pekanbaru Keluhkan Anggaran Minim

Jum’at, 31 Oktober 2014 21:58
Bantahan DJKD Kemendagri Terkait Berita Dugaan Gubri Annas Palsukan APBD 2015

Jum’at, 31 Oktober 2014 21:54
Ditemukan Mayat Bersimbah Darah di Sinaboi, Rohil

Jum’at, 31 Oktober 2014 21:45
UR Nonaktifkan Sementara Gulat Manurung

Jum’at, 31 Oktober 2014 21:41
PP 71 Tahun 2014.
3 Dosen IPB Riset ke Riau




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 22 Mei 2013 16:10
Keluarga Kimar Kembali Berulah,
Aparat Putuskan Pelebaran Jalan Soeta Jalan Terus


Kimar dan keluarganya kembali menolak penuntasan pelebaran Jalan Seokarno Hatta, namun aparat memutuskan tetap dilaksanakan Senin nanti.

Riauterkini-PEKANBARU- Rapat ketiga membahas menuntasan proyek pelebaran Jalan Soekarno Hatta (Soeta) di lahan eks lahan Kimar Sarah tak berjalan lancar. Rapat yang digelar di Kantor Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Riaut, Rabu (22/5/13) diwarnai protes anak tertua Kimar Sarah yang bernama Abdullah.

Ia mewakili keluarga menyatakan penolakan rencana penuntasan proyek di atas lahan eks milik orang tuanya. Alasanya, keluarga tak sepakat dengan harga ganti rugi yang dibayarkan pemerintah.

"Karena sikap Abdullah itu rapat sepat memanas, namun untuk semua bisa mengendalikan diri," ujar Kadis PU Pemprov Riau SF Hariyanto kepada riauterkinicom di Pekanbaru.

Lantas SF bertanya kepada Abdullah terkait dengan uang ganti rugi lebih dari Rp 500 juta, apakah sudah diambil Kimar Sarah? Abdullah menjawab sudah. Bahkan mengatakan kalau sebagian uang tersebut sudah digunakan mendirikan bangunan di samping kiri dan kanan rumah Kimar Sarah.

"Sebenarnya kita hanya ingin mendapat kepastian jawaban tersebut. Dan semua sudah mendengar jawaban anak Kimar sarah. Semua sudah jelas. Tidak ada lagi hak Kimar Sarah dan keluarganya atas lahan tersebut," tegas SF.

Karena itu, rapat yang dihadiri perwakilan sejumlah instansi terkait tersebut memutuskan untuk melaksanakan penuntasan proyek pelebaran Jalan Soekarno Hatta di lahan eks Kimar Sarah pada Senin (27/5/13). "Kita akan mulai mengerjakan pada Senin dan diharapkan dalam sepekan ke depan sudah tuntas," demikian penjelasan SF Hariyanto.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
anti RUSLI & antek2 nya
salam jari tenagah buat warga pekan baru & RZ besrta antek2 nya

Pembela kebenaran
Woii kimar sarah,, pakai otak kau tuh. Anak dengan bapak sama saja tidak punya otak, saya akan hadir hari senin nanti dan mencabut sendiri batang pisang tersebut lalu mengKUBUR KS bersama anak2 nya disana.. Uang sudah dinikmati mau apalagi, memang

Pembela kebenaran
Woii kimar sarah,, pakai otak kau tuh. Anak dengan bapak sama saja tidak punya otak, saya akan hadir hari senin nanti dan mencabut sendiri batang pisang tersebut lalu mengKUBUR KS bersama anak2 nya disana.. Uang sudah dinikmati mau apalagi, memang

Putra daerah tertua
Woii kimar sarah,, pakai otak kau tuh. Anak dengan bapak sama saja tidak punya otak, saya akan hadir hari senin nanti dan mencabut sendiri batang pisang tersebut lalu mengKUBUR KS bersama anak2 nya disana.. Uang sudah dinikmati mau apalagi, memang

Putra daerah tertua
Woii kimar sarah,, pakai otak kau tuh. Anak dengan bapak sama saja tidak punya otak, saya akan hadir hari senin nanti dan mencabut sendiri batang pisang tersebut lalu mengKUBUR KS bersama anak2 nya disana.. Uang sudah dinikmati mau apalagi, memang

warga Kota
apakah masih ada wibawa pemerintah kota..kita lihat nanti, atau ada permainan...

Warga Pekanbaru Bersatu
Kami akan hadir disana Senin pagi utk dukung pemerintah, kalau Ybs & Kel membangkang kami usulkan ke Pak Wako agr diusir saja mereka dr Pku ini dan dicabut KTPnya

Warga Pekanbaru Bersatu
Kami akan hadir disana Senin pagi utk dukung pemerintah, kalau Ybs & Kel membangkang kami usulkan ke Pak Wako agr diusir saja mereka dr Pku ini dan dicabut KTPnya


Berita Sosial lainnya ..........
- Bantahan DJKD Kemendagri Terkait Berita Dugaan Gubri Annas Palsukan APBD 2015
- PP 71 Tahun 2014.
3 Dosen IPB Riset ke Riau

- Jalankan CSR.
HMI-MPO Meranti Minta Perusahaan Patuhi Aturan

- Kapolres Kampar Gelar Coffe Morning dengan Wartawan
- GOW Rohul Bantu Alat Sekolah di Rambah Hilir
- Keluarkan Surat Edaran.
Kemenag Kampar Menghimbau untuk Sukseskan Perda Keagamaan

- Pengurus PWI Meranti dilantik 3 November


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.242.229.174
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com