Untitled Document
Rabu, 15 Sya'ban 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 2 Juni 2015 22:46
Sepekan Ops Patuh Siak 2015, 7 Nyawa Melayang di Jalan Raya

Selasa, 2 Juni 2015 22:31
Polres Kuansing Amankan Dua Bos PETI dan Tiga Pekerja

Selasa, 2 Juni 2015 20:41
Dandim 0313 KPR Segera Bentuk Distrik PPM dan FKPPI

Selasa, 2 Juni 2015 19:42
Program Polisi Peduli Kesehatan,
Kapolres Kuansing Ajak Masyarakat Perhatikan Pola Makan


Selasa, 2 Juni 2015 19:29
Disdik Dumai Terapkan PPDB Online di 10 Sekolah

Selasa, 2 Juni 2015 19:26
Pemko Dumai Kembali Jalankan Program Safari Ramadhan

Selasa, 2 Juni 2015 19:21
Dihadiri Bupati Jefry,
Ribuan Jemaah Hadiri Tabliq Akbar di Tapung, Kampar




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2013 13:15
SSK Migas Rekomendasikan Satu Area Blok Siak Dikelola BUMD

BUMD Provinsi Riau harus bersiap-siap untuk mengelolah satu dari tiga area Blok Siak. SSK Migas merekomendasikan pengelolaan satu area kepada BUMD.

Riauterkini-JAKARTA- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKKMigas) BP Migas merekomendasikan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memberikan satu area dari tiga area Blok Siak kepada perusahaan daerah atau BUMD Provinsi Riau. Dimana selama ini ketiga Blok tersebut dikelola PT Chevron Pasific Indonesia (CPI).

Hal ini sampaikan Elan Biantoro Kadiv Humas SKKMigas, BP Migas Elan Biantoro kepada riauterkini.com, Selasa (21/5/13) di Jakarata saat dikonfirmasi terkait kelanjutan pengelolaan Blok Siak yang akan berakhir November mendatang. Katanya, pihaknya sudah memberikan rekomendasi kepada Ditjen Migas Kementerian ESDM untuk memberikan satu dari tiga area di Blok Siak untuk dikelola BUMD.

"Kita sudah merekomendasikan kepada Kementerian ESDM untuk mengelola satu area kepada perusahaan BUMD dari tiga area yang ada di Blok Siak yang selama ini dikelola PT Chevron," katanya.

Elan juga mengatakan, kalau SSKMigas telah merekomendasikan kepada Kementerian ESDM agar PT CPI tetap mengelola area satu dan dua di Blok Siak, sedangkan area tiga dikelola oleh perusahaan BUMD Riau.

"PT Chevron sendiri sudah meminta agar pengelolaan Blok Siak diperpanjang, dan itu sudah kita rekomendasikan kepada Kementerian ESDM," sebut Elan.

Sebagaimana diketahui, sampai saat ini pemerintah belum menentukan masa depan terhadap dua Blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) di Provinsi Riau, yang masa kontraknya berakhir 27 November 2013. Dua blok tersebut adalah, Blok Siak dan South and Central Sumatera Block. Dimana saat ini kedua Blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) dikelola PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) dan PT Medco E&P Indonesia.

Sementara kata Elan, Kementerian Energi Samber Daya Mineral (ESDM) masih melakukan kajian dan mendalami masukan dari sejumlah pihak termasuk rekomendasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKKMigas) terkait masa depan kedua blok Migas tersebut ke depan pasca kontrak berakhir.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Dandim 0313 KPR Segera Bentuk Distrik PPM dan FKPPI
- Program Polisi Peduli Kesehatan,
Kapolres Kuansing Ajak Masyarakat Perhatikan Pola Makan

- DR. Uyung dari Unand Padang, Sumbar Kunjungi RTMPE Kampar
- Parkiran Belum Difungsikan, Jalan Jenderal Sudirman Duri Kembali Semrawut
- Diduga Masuk Hutan Lindung,
Pembangunan Kebun Sawit Berlanjut di Desa Air Buluh, Kuansing

- Kapal Keruk Rp50 M Tenggelam di Lapindo,
Pemprov Riau Segera Kirim Tim Pengecek ke Sidoarjo

- Lantik DPD KNPI, Bupati Kampar Tekankan Pentingnya Kekompakan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.159.179.132
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com