Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 1 Mei 2016 12:46
Peringati May Day, Ratusan Buruh Blokir Jalan Utama di Duri

Ahad, 1 Mei 2016 12:42
BRK Raih Ranking 3 Nasional Service Excellent 2015/2016

Ahad, 1 Mei 2016 09:48
Terekam CCTV, Bocah Perempuan 6 Tahun Dicabuli di Toilet Gereja HKBP Pekanbaru

Ahad, 1 Mei 2016 09:45
Congkel Jendela Lantai Dua, Maling Bobol Toko New Celuler Pekanbaru

Sabtu, 30 April 2016 21:18
Hingga Maret 2016,
BKP Selatpanjang Keluarkan Dokumen Sanitasi 1,1 Ton Sarang Walet


Sabtu, 30 April 2016 20:51
Weekend, Siswa SMA 1 Pekanbaru Dapat Sosialisasi 4 Pilar MPR RI

Sabtu, 30 April 2016 20:47
Pembukaan MTQ ke-46 Kateman,
Pemkab Inhil Fokus Tampilkan Kreasi Generasi Muda Tempatan




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2013 13:15
SSK Migas Rekomendasikan Satu Area Blok Siak Dikelola BUMD

BUMD Provinsi Riau harus bersiap-siap untuk mengelolah satu dari tiga area Blok Siak. SSK Migas merekomendasikan pengelolaan satu area kepada BUMD.

Riauterkini-JAKARTA- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKKMigas) BP Migas merekomendasikan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memberikan satu area dari tiga area Blok Siak kepada perusahaan daerah atau BUMD Provinsi Riau. Dimana selama ini ketiga Blok tersebut dikelola PT Chevron Pasific Indonesia (CPI).

Hal ini sampaikan Elan Biantoro Kadiv Humas SKKMigas, BP Migas Elan Biantoro kepada riauterkini.com, Selasa (21/5/13) di Jakarata saat dikonfirmasi terkait kelanjutan pengelolaan Blok Siak yang akan berakhir November mendatang. Katanya, pihaknya sudah memberikan rekomendasi kepada Ditjen Migas Kementerian ESDM untuk memberikan satu dari tiga area di Blok Siak untuk dikelola BUMD.

"Kita sudah merekomendasikan kepada Kementerian ESDM untuk mengelola satu area kepada perusahaan BUMD dari tiga area yang ada di Blok Siak yang selama ini dikelola PT Chevron," katanya.

Elan juga mengatakan, kalau SSKMigas telah merekomendasikan kepada Kementerian ESDM agar PT CPI tetap mengelola area satu dan dua di Blok Siak, sedangkan area tiga dikelola oleh perusahaan BUMD Riau.

"PT Chevron sendiri sudah meminta agar pengelolaan Blok Siak diperpanjang, dan itu sudah kita rekomendasikan kepada Kementerian ESDM," sebut Elan.

Sebagaimana diketahui, sampai saat ini pemerintah belum menentukan masa depan terhadap dua Blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) di Provinsi Riau, yang masa kontraknya berakhir 27 November 2013. Dua blok tersebut adalah, Blok Siak dan South and Central Sumatera Block. Dimana saat ini kedua Blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) dikelola PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) dan PT Medco E&P Indonesia.

Sementara kata Elan, Kementerian Energi Samber Daya Mineral (ESDM) masih melakukan kajian dan mendalami masukan dari sejumlah pihak termasuk rekomendasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKKMigas) terkait masa depan kedua blok Migas tersebut ke depan pasca kontrak berakhir.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Hingga Maret 2016,
BKP Selatpanjang Keluarkan Dokumen Sanitasi 1,1 Ton Sarang Walet

- Sebulan Sinyal Hilang,
Pelanggan Mandah Keluhkan Lambannya Penanganan Telkomsel

- Polres Bengkalis Siagakan 360 Personel Amankan May Day di Duri
- Peringatan Hari Buruh, Polda Riau Siagakan 3.400 Personel
- Tim Kemenakertrans RI Periksa Dokumen 279 Naker Asing di Sinar Mas Group
- Ahmad Hijazi Disebut-sebut Paling Diinginkan Plt Gubri sebagai Sekdaprov Riau
- Warga Pangean Heboh dengan Penemuan Bayi di Teras Rumah Warga


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.38.50
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com