Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 30 September 2016 15:16
Grand Elite Hotel Pekanbaru Hadirkan Potongan Harga Rp50.000 di Elite Fitnes Center

Jum’at, 30 September 2016 15:13
Berkas Bapak Cabuli Anak Kandung di Tenayan Raya Masuki Tahap II

Jum’at, 30 September 2016 14:58
Duel Maut Dua Pelajar di Pekanbaru,
Ibu Korban Histeris Melihat Anaknya Terbujur Kaku


Jum’at, 30 September 2016 14:48
Seorang Tewas, Dua Pelajar di Pekanbaru Duel Akibat Saling Pandang Sinis

Jum’at, 30 September 2016 14:42
Mengaku Oknum OKP, Seorang Pria Ancam Warga Inhu Pakai Senjata Api

Jum’at, 30 September 2016 13:55
Resmi jadi Kapolda Riau, Brigjen Zulkarnain Bakal Teliti Berkas SP3 Karlahut

Jum’at, 30 September 2016 13:46
Tolak Rekontruksi Polda Riau, Keluarga Korban 'Meranti Berdarah’ Akan Gugat Negara



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2013 13:15
SSK Migas Rekomendasikan Satu Area Blok Siak Dikelola BUMD

BUMD Provinsi Riau harus bersiap-siap untuk mengelolah satu dari tiga area Blok Siak. SSK Migas merekomendasikan pengelolaan satu area kepada BUMD.

Riauterkini-JAKARTA- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKKMigas) BP Migas merekomendasikan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memberikan satu area dari tiga area Blok Siak kepada perusahaan daerah atau BUMD Provinsi Riau. Dimana selama ini ketiga Blok tersebut dikelola PT Chevron Pasific Indonesia (CPI).

Hal ini sampaikan Elan Biantoro Kadiv Humas SKKMigas, BP Migas Elan Biantoro kepada riauterkini.com, Selasa (21/5/13) di Jakarata saat dikonfirmasi terkait kelanjutan pengelolaan Blok Siak yang akan berakhir November mendatang. Katanya, pihaknya sudah memberikan rekomendasi kepada Ditjen Migas Kementerian ESDM untuk memberikan satu dari tiga area di Blok Siak untuk dikelola BUMD.

"Kita sudah merekomendasikan kepada Kementerian ESDM untuk mengelola satu area kepada perusahaan BUMD dari tiga area yang ada di Blok Siak yang selama ini dikelola PT Chevron," katanya.

Elan juga mengatakan, kalau SSKMigas telah merekomendasikan kepada Kementerian ESDM agar PT CPI tetap mengelola area satu dan dua di Blok Siak, sedangkan area tiga dikelola oleh perusahaan BUMD Riau.

"PT Chevron sendiri sudah meminta agar pengelolaan Blok Siak diperpanjang, dan itu sudah kita rekomendasikan kepada Kementerian ESDM," sebut Elan.

Sebagaimana diketahui, sampai saat ini pemerintah belum menentukan masa depan terhadap dua Blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) di Provinsi Riau, yang masa kontraknya berakhir 27 November 2013. Dua blok tersebut adalah, Blok Siak dan South and Central Sumatera Block. Dimana saat ini kedua Blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) dikelola PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) dan PT Medco E&P Indonesia.

Sementara kata Elan, Kementerian Energi Samber Daya Mineral (ESDM) masih melakukan kajian dan mendalami masukan dari sejumlah pihak termasuk rekomendasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKKMigas) terkait masa depan kedua blok Migas tersebut ke depan pasca kontrak berakhir.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Bandar Sikijang Tuan Rumah Pelalawan Sehat 2016
- Miris, Sejumlah Proyek di Duri Tak Miliki Plang Nama
- Disaksikan Gubri, Bupati Inhu Jalani Akad Nikah
- Pemkab Kampar Gelar Rapat Persiapan MTQ ke-35 Riau
- Penunggak Pajak Ranmor di Rohul Dapat Potongan 50 Persen, Ini Syaratnya
- Pembangunan Lanjutan Siak IV Dilakukan Sistem Lelang Terbuka
- Dianggap Membahayakan,
Warga Perumahan Tunggal Perkasa, Kulim, Adukan Sutet ke DPRD Riau



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.223.42
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com