Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 26 Juni 2016 17:08
Safari Ramadhan di Kandis,
Wabup Siak: Jauhkan Anak-anak dari Pergaulan Penyimpang


Ahad, 26 Juni 2016 16:38
Buka Puasa PWI Bersama Warga Binaan,
Rusli Zainal Pesan H Jufri Zubir Harus Rebut Perahu Golkar


Ahad, 26 Juni 2016 15:14
Dihadiri Bupati,
TP PKK Taja Pesantren Kilat dan Beri Bingkisan Buat Anak Yatim dan Lansia


Ahad, 26 Juni 2016 14:31
Taja Workshop Obligasi dan IPO,
BRK Perkuat Pendanaan Jangka Panjang Melalui Obligasi Dan Wacanakan Go Public


Ahad, 26 Juni 2016 14:02
Tiga Polwan Ikut Seleksi Bujang Dara Rohil 2016

Ahad, 26 Juni 2016 13:56
SMAN 8 Mandau Masih Kutip Uang LKS ke Ribuan Siswanya

Ahad, 26 Juni 2016 13:37
Safari Ramadhan di Meranti, Gubri Puji Kepedulian RAPP pada Masyarakat



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2013 13:15
SSK Migas Rekomendasikan Satu Area Blok Siak Dikelola BUMD

BUMD Provinsi Riau harus bersiap-siap untuk mengelolah satu dari tiga area Blok Siak. SSK Migas merekomendasikan pengelolaan satu area kepada BUMD.

Riauterkini-JAKARTA- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKKMigas) BP Migas merekomendasikan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memberikan satu area dari tiga area Blok Siak kepada perusahaan daerah atau BUMD Provinsi Riau. Dimana selama ini ketiga Blok tersebut dikelola PT Chevron Pasific Indonesia (CPI).

Hal ini sampaikan Elan Biantoro Kadiv Humas SKKMigas, BP Migas Elan Biantoro kepada riauterkini.com, Selasa (21/5/13) di Jakarata saat dikonfirmasi terkait kelanjutan pengelolaan Blok Siak yang akan berakhir November mendatang. Katanya, pihaknya sudah memberikan rekomendasi kepada Ditjen Migas Kementerian ESDM untuk memberikan satu dari tiga area di Blok Siak untuk dikelola BUMD.

"Kita sudah merekomendasikan kepada Kementerian ESDM untuk mengelola satu area kepada perusahaan BUMD dari tiga area yang ada di Blok Siak yang selama ini dikelola PT Chevron," katanya.

Elan juga mengatakan, kalau SSKMigas telah merekomendasikan kepada Kementerian ESDM agar PT CPI tetap mengelola area satu dan dua di Blok Siak, sedangkan area tiga dikelola oleh perusahaan BUMD Riau.

"PT Chevron sendiri sudah meminta agar pengelolaan Blok Siak diperpanjang, dan itu sudah kita rekomendasikan kepada Kementerian ESDM," sebut Elan.

Sebagaimana diketahui, sampai saat ini pemerintah belum menentukan masa depan terhadap dua Blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) di Provinsi Riau, yang masa kontraknya berakhir 27 November 2013. Dua blok tersebut adalah, Blok Siak dan South and Central Sumatera Block. Dimana saat ini kedua Blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) dikelola PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) dan PT Medco E&P Indonesia.

Sementara kata Elan, Kementerian Energi Samber Daya Mineral (ESDM) masih melakukan kajian dan mendalami masukan dari sejumlah pihak termasuk rekomendasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKKMigas) terkait masa depan kedua blok Migas tersebut ke depan pasca kontrak berakhir.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Safari Ramadhan di Kandis,
Wabup Siak: Jauhkan Anak-anak dari Pergaulan Penyimpang

- Tiga Polwan Ikut Seleksi Bujang Dara Rohil 2016
- Peminat Membludak, Pasar Murah Partai Demokrat di Rohul Sekejap Ludes
- Gubri dan Bupati Meranti Safari Ramadhan di Masjid Istiqomah Alah Air
- Masjid Al Inayah Mandah, Inhil Rutin Gelar Pemilihan Dai Cilik Setiap Ramadhan
- Buka Bersama PMI Inhil Diisi Pembagian Santunan Buat Warga
- Sambil Bantu Urai Kemacetan,
Karang Taruna Delima, Pekanbaru Bagikan 120 Paket Takjil



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.97.8
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com