Untitled Document
Sabtu, 29 Muharram 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Sabtu, 22 Nopember 2014 07:12
Partai Demokrat Ganti Ketua Fraksi di DPRD Riau dan Rotasi Total

Sabtu, 22 Nopember 2014 07:09
Hasil Musda MUI Bengkalis Pilih ‎Rahman D sebagai Ketua

Sabtu, 22 Nopember 2014 07:06
Banjir Kembali Rendam Ratusan Hektar Sawah di Kuansing

Jum’at, 21 Nopember 2014 22:42
Kalah di Praperadilan,
Polda Riau Harus Batalkan SP3 Kasus Penganiayaan Istri Bupati Kampar


Jum’at, 21 Nopember 2014 21:55
Bank Riau Kepri Peduli,
Bantu Korban Banjir Desa Bandar Padang, Inhu


Jum’at, 21 Nopember 2014 21:53
Pasca Kenaikan BBM,
Tarif Parkir di Duri , Bengkalis Turut Naik


Jum’at, 21 Nopember 2014 19:50
Kementrian ESDM Serahkan Pengelolaan Blok Kampar ke Pertamina



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2013 13:15
SSK Migas Rekomendasikan Satu Area Blok Siak Dikelola BUMD

BUMD Provinsi Riau harus bersiap-siap untuk mengelolah satu dari tiga area Blok Siak. SSK Migas merekomendasikan pengelolaan satu area kepada BUMD.

Riauterkini-JAKARTA- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKKMigas) BP Migas merekomendasikan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memberikan satu area dari tiga area Blok Siak kepada perusahaan daerah atau BUMD Provinsi Riau. Dimana selama ini ketiga Blok tersebut dikelola PT Chevron Pasific Indonesia (CPI).

Hal ini sampaikan Elan Biantoro Kadiv Humas SKKMigas, BP Migas Elan Biantoro kepada riauterkini.com, Selasa (21/5/13) di Jakarata saat dikonfirmasi terkait kelanjutan pengelolaan Blok Siak yang akan berakhir November mendatang. Katanya, pihaknya sudah memberikan rekomendasi kepada Ditjen Migas Kementerian ESDM untuk memberikan satu dari tiga area di Blok Siak untuk dikelola BUMD.

"Kita sudah merekomendasikan kepada Kementerian ESDM untuk mengelola satu area kepada perusahaan BUMD dari tiga area yang ada di Blok Siak yang selama ini dikelola PT Chevron," katanya.

Elan juga mengatakan, kalau SSKMigas telah merekomendasikan kepada Kementerian ESDM agar PT CPI tetap mengelola area satu dan dua di Blok Siak, sedangkan area tiga dikelola oleh perusahaan BUMD Riau.

"PT Chevron sendiri sudah meminta agar pengelolaan Blok Siak diperpanjang, dan itu sudah kita rekomendasikan kepada Kementerian ESDM," sebut Elan.

Sebagaimana diketahui, sampai saat ini pemerintah belum menentukan masa depan terhadap dua Blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) di Provinsi Riau, yang masa kontraknya berakhir 27 November 2013. Dua blok tersebut adalah, Blok Siak dan South and Central Sumatera Block. Dimana saat ini kedua Blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) dikelola PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) dan PT Medco E&P Indonesia.

Sementara kata Elan, Kementerian Energi Samber Daya Mineral (ESDM) masih melakukan kajian dan mendalami masukan dari sejumlah pihak termasuk rekomendasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKKMigas) terkait masa depan kedua blok Migas tersebut ke depan pasca kontrak berakhir.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Hasil Musda MUI Bengkalis Pilih ‎Rahman D sebagai Ketua
- Pasca Kenaikan BBM,
Tarif Parkir di Duri , Bengkalis Turut Naik

- Bonai, Rohul Direndam Banjir,
Jalan Lintas Provinsi Rohul-Duri Terputus

- Sepanjang 2014, BKD Dumai Tangani 14 Kasus Indisipliner PNS
- Masih Enggan Kembalikan Mobdin,
Sekwan Surati Lagi Mantan Wakil Rakyat

- PT. IBP Belum Serahkan Dokumen SOP dan Amdal
- BBM Naik, Organda Dumai Usulkan Kenaikan Tarif


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.122.86
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com