Untitled Document
Rabu, 11 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Rabu, 1 April 2015 11:17
‎Kejari Bengkalis dan BPJS Dumai Teken MoU Datun

Rabu, 1 April 2015 11:13
Belasan Mobil Operasional Kesehatan Pekanbaru 'Dijadikan Besi Tua'

Rabu, 1 April 2015 11:05
Plt Gubri Saksi Sidang Terdakwa Annas Maamun di PN Bandung

Rabu, 1 April 2015 10:37
Suap APBD 2015, KPK Kembali Periksa Mantan Anggota DPRD Riau

Rabu, 1 April 2015 10:36
Gepeng di Pekanbaru Bakal Dilatih jadi Tukang Pijat Profesional

Rabu, 1 April 2015 07:52
Dapat Sabu dari Napi di LP, WN Malaysia Ditangkap Polisi Pekanbaru

Rabu, 1 April 2015 07:31
BPJS Dituding Bersikap Arogan dan Cenderung Rugikan Rumah Sakit



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2013 13:15
SSK Migas Rekomendasikan Satu Area Blok Siak Dikelola BUMD

BUMD Provinsi Riau harus bersiap-siap untuk mengelolah satu dari tiga area Blok Siak. SSK Migas merekomendasikan pengelolaan satu area kepada BUMD.

Riauterkini-JAKARTA- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKKMigas) BP Migas merekomendasikan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memberikan satu area dari tiga area Blok Siak kepada perusahaan daerah atau BUMD Provinsi Riau. Dimana selama ini ketiga Blok tersebut dikelola PT Chevron Pasific Indonesia (CPI).

Hal ini sampaikan Elan Biantoro Kadiv Humas SKKMigas, BP Migas Elan Biantoro kepada riauterkini.com, Selasa (21/5/13) di Jakarata saat dikonfirmasi terkait kelanjutan pengelolaan Blok Siak yang akan berakhir November mendatang. Katanya, pihaknya sudah memberikan rekomendasi kepada Ditjen Migas Kementerian ESDM untuk memberikan satu dari tiga area di Blok Siak untuk dikelola BUMD.

"Kita sudah merekomendasikan kepada Kementerian ESDM untuk mengelola satu area kepada perusahaan BUMD dari tiga area yang ada di Blok Siak yang selama ini dikelola PT Chevron," katanya.

Elan juga mengatakan, kalau SSKMigas telah merekomendasikan kepada Kementerian ESDM agar PT CPI tetap mengelola area satu dan dua di Blok Siak, sedangkan area tiga dikelola oleh perusahaan BUMD Riau.

"PT Chevron sendiri sudah meminta agar pengelolaan Blok Siak diperpanjang, dan itu sudah kita rekomendasikan kepada Kementerian ESDM," sebut Elan.

Sebagaimana diketahui, sampai saat ini pemerintah belum menentukan masa depan terhadap dua Blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) di Provinsi Riau, yang masa kontraknya berakhir 27 November 2013. Dua blok tersebut adalah, Blok Siak dan South and Central Sumatera Block. Dimana saat ini kedua Blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) dikelola PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) dan PT Medco E&P Indonesia.

Sementara kata Elan, Kementerian Energi Samber Daya Mineral (ESDM) masih melakukan kajian dan mendalami masukan dari sejumlah pihak termasuk rekomendasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKKMigas) terkait masa depan kedua blok Migas tersebut ke depan pasca kontrak berakhir.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- ‎Kejari Bengkalis dan BPJS Dumai Teken MoU Datun
- Belasan Mobil Operasional Kesehatan Pekanbaru 'Dijadikan Besi Tua'
- Gepeng di Pekanbaru Bakal Dilatih jadi Tukang Pijat Profesional
- BPJS Dituding Bersikap Arogan dan Cenderung Rugikan Rumah Sakit
- Sebuah Keluarga di Duri Menderita Gizi Buruk dan TBC
- Karo Humas Raih Gelar Master Seni ISI Padangpanjang
- Rusak, Jalan Lintas Dalam Kota Duri Menunggu Korban


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.158.164.47
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com