Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 21 Pebruari 2017 12:08
Penyebab Belum Jelas, Rumah Warga Kunatan Mudik, Kuansing Terbakar

Selasa, 21 Pebruari 2017 11:15
Kompak Curi 5 Motor, Suami-istri Ditangkap Polresta Pekanbaru

Selasa, 21 Pebruari 2017 11:04
Gondol Uang Rp100 Juta dari ATM, Teknisi BTN Pekanbaru Ditangkap

Selasa, 21 Pebruari 2017 11:01
Hujan Deras Setengah Malam, Sebagian Pangkalan Kerinci Kebanjiran

Selasa, 21 Pebruari 2017 10:04
Lima Kali Gauli Santriwati, Kuli Panggul di Kampar Ditangkap Polisi

Selasa, 21 Pebruari 2017 09:36
Gadis 13 Tahun di Pekanbaru Dijual Temannya ke Om Hidung Belang

Selasa, 21 Pebruari 2017 07:51
Pansus DPRD Riau Dalami Info SK Baru Menteri LHK Terkait RTRWP

Selasa, 21 Pebruari 2017 07:47
Kawannya Diburu, Seorang Tersangka Narkoba Diangkap Polres Rohul

Selasa, 21 Pebruari 2017 07:40
Kapolres Rohul Ajak Santri Ponpes Ar-Royyan Kabun jadi Anggota Polri

Senin, 20 Pebruari 2017 22:10
Danrem 031 Wirabima Jabat Dantim Satgas Karlahut Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2013 13:15
SSK Migas Rekomendasikan Satu Area Blok Siak Dikelola BUMD

BUMD Provinsi Riau harus bersiap-siap untuk mengelolah satu dari tiga area Blok Siak. SSK Migas merekomendasikan pengelolaan satu area kepada BUMD.

Riauterkini-JAKARTA- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKKMigas) BP Migas merekomendasikan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memberikan satu area dari tiga area Blok Siak kepada perusahaan daerah atau BUMD Provinsi Riau. Dimana selama ini ketiga Blok tersebut dikelola PT Chevron Pasific Indonesia (CPI).

Hal ini sampaikan Elan Biantoro Kadiv Humas SKKMigas, BP Migas Elan Biantoro kepada riauterkini.com, Selasa (21/5/13) di Jakarata saat dikonfirmasi terkait kelanjutan pengelolaan Blok Siak yang akan berakhir November mendatang. Katanya, pihaknya sudah memberikan rekomendasi kepada Ditjen Migas Kementerian ESDM untuk memberikan satu dari tiga area di Blok Siak untuk dikelola BUMD.

"Kita sudah merekomendasikan kepada Kementerian ESDM untuk mengelola satu area kepada perusahaan BUMD dari tiga area yang ada di Blok Siak yang selama ini dikelola PT Chevron," katanya.

Elan juga mengatakan, kalau SSKMigas telah merekomendasikan kepada Kementerian ESDM agar PT CPI tetap mengelola area satu dan dua di Blok Siak, sedangkan area tiga dikelola oleh perusahaan BUMD Riau.

"PT Chevron sendiri sudah meminta agar pengelolaan Blok Siak diperpanjang, dan itu sudah kita rekomendasikan kepada Kementerian ESDM," sebut Elan.

Sebagaimana diketahui, sampai saat ini pemerintah belum menentukan masa depan terhadap dua Blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) di Provinsi Riau, yang masa kontraknya berakhir 27 November 2013. Dua blok tersebut adalah, Blok Siak dan South and Central Sumatera Block. Dimana saat ini kedua Blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) dikelola PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) dan PT Medco E&P Indonesia.

Sementara kata Elan, Kementerian Energi Samber Daya Mineral (ESDM) masih melakukan kajian dan mendalami masukan dari sejumlah pihak termasuk rekomendasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKKMigas) terkait masa depan kedua blok Migas tersebut ke depan pasca kontrak berakhir.***(jor)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Kapolres Rohul Ajak Santri Ponpes Ar-Royyan Kabun jadi Anggota Polri
- Danrem 031 Wirabima Jabat Dantim Satgas Karlahut Riau
- Siak Optimis Pertahankan Piala Adipura Kota Kecil Terbersih
- Tekan Laka Lantas, Satlantas Polres Inhil Bentuk Komunitas Korban
- Dihadiri Wabup Padang Pariaman,
Bupati Harris Hadiri Pengukuhan Pengurus DPD PKDP Pelalawan

- Wabup Kuansing Kunjungi Bazar UKM Benai
- Untuk Kedua Kali, Car Free Day Bagansiapiapi Semakin Diminati


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.144.205.182
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com