Untitled Document
Sabtu, 9 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Jum’at, 27 Pebruari 2015 22:26
Awal Maret, Mal SKA Adakan Pengundian Shop and Win Tahap I Periode VI

Jum’at, 27 Pebruari 2015 21:20
Warga Duri, Bengkalis Sekarat Tersengat Arus Listrik

Jum’at, 27 Pebruari 2015 21:09
Dijadikan Bangunan Sekolah Tinggi,
Mahasiswa Alumni SMAN 1 Tembilahan, Inhil Gelar Unjuk Rasa


Jum’at, 27 Pebruari 2015 20:58


Jum’at, 27 Pebruari 2015 20:52
Terbaik se-ASEAN, Perpustakaan Soeman HS Belum Diberi Tahu

Jum’at, 27 Pebruari 2015 20:51
Gara-gara Masalah Handphone,
Mayat Rudi di Rumbai, Pekanbaru Dibunuh dan Dibakar


Jum’at, 27 Pebruari 2015 20:43
Suparman Siap Maju Pilkada Rohul 2015



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2013 13:15
SSK Migas Rekomendasikan Satu Area Blok Siak Dikelola BUMD

BUMD Provinsi Riau harus bersiap-siap untuk mengelolah satu dari tiga area Blok Siak. SSK Migas merekomendasikan pengelolaan satu area kepada BUMD.

Riauterkini-JAKARTA- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKKMigas) BP Migas merekomendasikan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memberikan satu area dari tiga area Blok Siak kepada perusahaan daerah atau BUMD Provinsi Riau. Dimana selama ini ketiga Blok tersebut dikelola PT Chevron Pasific Indonesia (CPI).

Hal ini sampaikan Elan Biantoro Kadiv Humas SKKMigas, BP Migas Elan Biantoro kepada riauterkini.com, Selasa (21/5/13) di Jakarata saat dikonfirmasi terkait kelanjutan pengelolaan Blok Siak yang akan berakhir November mendatang. Katanya, pihaknya sudah memberikan rekomendasi kepada Ditjen Migas Kementerian ESDM untuk memberikan satu dari tiga area di Blok Siak untuk dikelola BUMD.

"Kita sudah merekomendasikan kepada Kementerian ESDM untuk mengelola satu area kepada perusahaan BUMD dari tiga area yang ada di Blok Siak yang selama ini dikelola PT Chevron," katanya.

Elan juga mengatakan, kalau SSKMigas telah merekomendasikan kepada Kementerian ESDM agar PT CPI tetap mengelola area satu dan dua di Blok Siak, sedangkan area tiga dikelola oleh perusahaan BUMD Riau.

"PT Chevron sendiri sudah meminta agar pengelolaan Blok Siak diperpanjang, dan itu sudah kita rekomendasikan kepada Kementerian ESDM," sebut Elan.

Sebagaimana diketahui, sampai saat ini pemerintah belum menentukan masa depan terhadap dua Blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) di Provinsi Riau, yang masa kontraknya berakhir 27 November 2013. Dua blok tersebut adalah, Blok Siak dan South and Central Sumatera Block. Dimana saat ini kedua Blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) dikelola PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) dan PT Medco E&P Indonesia.

Sementara kata Elan, Kementerian Energi Samber Daya Mineral (ESDM) masih melakukan kajian dan mendalami masukan dari sejumlah pihak termasuk rekomendasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKKMigas) terkait masa depan kedua blok Migas tersebut ke depan pasca kontrak berakhir.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Dijadikan Bangunan Sekolah Tinggi,
Mahasiswa Alumni SMAN 1 Tembilahan, Inhil Gelar Unjuk Rasa

-
- Terbaik se-ASEAN, Perpustakaan Soeman HS Belum Diberi Tahu
- Harga Nasi Rp 5 Ribu Menjamur,
Pengusaha Rumah Makan Keluhkan Pengawasan Pemkab Inhil

- Camat Pinggir, Bengkalis Terkesan Tutupi Keberadaan Warem Lintas Duri-Pekanbaru
- Ini Rincian Rencana Pembangunan Tol Trans Sumatera di Riau
- Tokoh Riau Tennas Effendy Sakit, Wakil Rakyat Nyatakan Dukacita


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.173.57
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com