Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 10 Desember 2016 04:03
Karyawan PT Indofood Pekanbaru Tewas Ditikam Teman Sendiri

Jum’at, 9 Desember 2016 21:41
Pengendara Motor di Bengkalis Tewas Tertabrak Mobil Dinas Pemkab Siak

Jum’at, 9 Desember 2016 20:59
Pentas Seni HAKI dari Rohil Mendapat Sambutan Hangat

Jum’at, 9 Desember 2016 20:48
Mal Ciputra Seraya Pekanbaru Gelar Home Decor

Jum’at, 9 Desember 2016 20:27
Tindak Pidana Curas,
DPO Polres Rohil Berhasil Ditangkap


Jum’at, 9 Desember 2016 19:55
Peringati HAKI 2016, Kejari Rohul Bagikan Seribu Stiker dan Brosur Anti Korupsi

Jum’at, 9 Desember 2016 19:17
Sepuluh Calon Kades di Rohul Ajukan Gugatan Pilkades 2016

Jum’at, 9 Desember 2016 18:52
Sepuluh Rumah di Asrama Pancasila Pekanbaru Terbakar

Jum’at, 9 Desember 2016 18:43
Besok, Putri Pariwisata Indonesia Ramaikan Parade Kain Tradisional Riau

Jum’at, 9 Desember 2016 18:38
HAKI 2016, Kejari Dumai Bersama Awak Media Bagikan Stiker Anti Korupsi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2013 13:15
SSK Migas Rekomendasikan Satu Area Blok Siak Dikelola BUMD

BUMD Provinsi Riau harus bersiap-siap untuk mengelolah satu dari tiga area Blok Siak. SSK Migas merekomendasikan pengelolaan satu area kepada BUMD.

Riauterkini-JAKARTA- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKKMigas) BP Migas merekomendasikan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memberikan satu area dari tiga area Blok Siak kepada perusahaan daerah atau BUMD Provinsi Riau. Dimana selama ini ketiga Blok tersebut dikelola PT Chevron Pasific Indonesia (CPI).

Hal ini sampaikan Elan Biantoro Kadiv Humas SKKMigas, BP Migas Elan Biantoro kepada riauterkini.com, Selasa (21/5/13) di Jakarata saat dikonfirmasi terkait kelanjutan pengelolaan Blok Siak yang akan berakhir November mendatang. Katanya, pihaknya sudah memberikan rekomendasi kepada Ditjen Migas Kementerian ESDM untuk memberikan satu dari tiga area di Blok Siak untuk dikelola BUMD.

"Kita sudah merekomendasikan kepada Kementerian ESDM untuk mengelola satu area kepada perusahaan BUMD dari tiga area yang ada di Blok Siak yang selama ini dikelola PT Chevron," katanya.

Elan juga mengatakan, kalau SSKMigas telah merekomendasikan kepada Kementerian ESDM agar PT CPI tetap mengelola area satu dan dua di Blok Siak, sedangkan area tiga dikelola oleh perusahaan BUMD Riau.

"PT Chevron sendiri sudah meminta agar pengelolaan Blok Siak diperpanjang, dan itu sudah kita rekomendasikan kepada Kementerian ESDM," sebut Elan.

Sebagaimana diketahui, sampai saat ini pemerintah belum menentukan masa depan terhadap dua Blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) di Provinsi Riau, yang masa kontraknya berakhir 27 November 2013. Dua blok tersebut adalah, Blok Siak dan South and Central Sumatera Block. Dimana saat ini kedua Blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) dikelola PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) dan PT Medco E&P Indonesia.

Sementara kata Elan, Kementerian Energi Samber Daya Mineral (ESDM) masih melakukan kajian dan mendalami masukan dari sejumlah pihak termasuk rekomendasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKKMigas) terkait masa depan kedua blok Migas tersebut ke depan pasca kontrak berakhir.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Pentas Seni HAKI dari Rohil Mendapat Sambutan Hangat
- Peringati HAKI 2016, Kejari Rohul Bagikan Seribu Stiker dan Brosur Anti Korupsi
- Besok, Putri Pariwisata Indonesia Ramaikan Parade Kain Tradisional Riau
- HAKI 2016, Kejari Dumai Bersama Awak Media Bagikan Stiker Anti Korupsi
- Bupati dan Ketua DPRD Inhil Hadiri Rembuk Integritas Nasional di Pekanbaru
- 4 Tahun Dibangun, KUA Mandau Belum Ditempati
- Tak Ingin Disebut Tebang Pilih Berantas Korupsi, KPK Sasar Korporasi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.159.189.139
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com