Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 12 Pebruari 2016 20:49
BRK Bantu Korban Banjir di Kampar

Jum’at, 12 Pebruari 2016 20:42


Jum’at, 12 Pebruari 2016 20:25
Curi Sawit Milik PTPN III, IRT di Meranti Makmur, Rohil Ditangkap Polisi

Jum’at, 12 Pebruari 2016 20:18
PLN Peduli, 300 Paket Sembako Dibagikan untuk Korban Banjir Kampar

Jum’at, 12 Pebruari 2016 20:11
Dua Pengguna Narkoba Ditangkap Polsek Bagansinembah, Rohil

Jum’at, 12 Pebruari 2016 20:03
Dikira Komplotan Pengedar Narkoba,
Lucky Jadi Korban Salah Tangkap Polisi di Pekanbaru


Jum’at, 12 Pebruari 2016 19:57
Miliki Ganja, Seorang Buruh di Minas, Siak Ditangkap Polisi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2013 13:15
SSK Migas Rekomendasikan Satu Area Blok Siak Dikelola BUMD

BUMD Provinsi Riau harus bersiap-siap untuk mengelolah satu dari tiga area Blok Siak. SSK Migas merekomendasikan pengelolaan satu area kepada BUMD.

Riauterkini-JAKARTA- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKKMigas) BP Migas merekomendasikan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memberikan satu area dari tiga area Blok Siak kepada perusahaan daerah atau BUMD Provinsi Riau. Dimana selama ini ketiga Blok tersebut dikelola PT Chevron Pasific Indonesia (CPI).

Hal ini sampaikan Elan Biantoro Kadiv Humas SKKMigas, BP Migas Elan Biantoro kepada riauterkini.com, Selasa (21/5/13) di Jakarata saat dikonfirmasi terkait kelanjutan pengelolaan Blok Siak yang akan berakhir November mendatang. Katanya, pihaknya sudah memberikan rekomendasi kepada Ditjen Migas Kementerian ESDM untuk memberikan satu dari tiga area di Blok Siak untuk dikelola BUMD.

"Kita sudah merekomendasikan kepada Kementerian ESDM untuk mengelola satu area kepada perusahaan BUMD dari tiga area yang ada di Blok Siak yang selama ini dikelola PT Chevron," katanya.

Elan juga mengatakan, kalau SSKMigas telah merekomendasikan kepada Kementerian ESDM agar PT CPI tetap mengelola area satu dan dua di Blok Siak, sedangkan area tiga dikelola oleh perusahaan BUMD Riau.

"PT Chevron sendiri sudah meminta agar pengelolaan Blok Siak diperpanjang, dan itu sudah kita rekomendasikan kepada Kementerian ESDM," sebut Elan.

Sebagaimana diketahui, sampai saat ini pemerintah belum menentukan masa depan terhadap dua Blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) di Provinsi Riau, yang masa kontraknya berakhir 27 November 2013. Dua blok tersebut adalah, Blok Siak dan South and Central Sumatera Block. Dimana saat ini kedua Blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) dikelola PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) dan PT Medco E&P Indonesia.

Sementara kata Elan, Kementerian Energi Samber Daya Mineral (ESDM) masih melakukan kajian dan mendalami masukan dari sejumlah pihak termasuk rekomendasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKKMigas) terkait masa depan kedua blok Migas tersebut ke depan pasca kontrak berakhir.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- PLN Peduli, 300 Paket Sembako Dibagikan untuk Korban Banjir Kampar
- MUI Mengaku Siap Bimbing Eks Gafatar
- Senin Lusa, DPRD Riau Laporkan 33 Perusahaan Bermasalah ke Penegak Hukum
- Warga Ujungbatu Temukan Mayat Mr.X di Kebun Sawit
- Relawan RZ dan Komunitas Pinus Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Kampar
- Muscab Gapensi Rohil,
Yovietha Chariesna Unggul Tipis Dari Rafanis Sultan

- Tim Pansel Rekomendasikan Tiga Nama Calon Sekwan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.243.192
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com