Untitled Document
Selasa, 7 Zulqaidah 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Selasa, 2 September 2014 20:57
Agen Angkutan Mulai Masuk Terminal Bandar Laksamana Indragiri

Selasa, 2 September 2014 20:51
Baru 5 Mantan Anggota DPRD Rohul Kembalikan Mobil Dinas

Selasa, 2 September 2014 20:46
Dimulai, PU Bengkalis Awasi Pekerjaan Proyek di Lapangan

Selasa, 2 September 2014 20:46
Formasi Sementara CPNS Kota Pekanbaru Dirilis

Selasa, 2 September 2014 20:40
Raskin Terutang Bulog Capai Rp14,5 Miliar

Selasa, 2 September 2014 19:48
Kasus Dugaan Pelecehan oleh Gubri,
Lusa Mabes Polri Periksa Wide sebagai Pelapor


Selasa, 2 September 2014 19:39
Menemui Kenalan Lewat HP,
Gadis 14 Tahun di Bengkalis Sudah Empat Hari Hilang




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2013 13:15
SSK Migas Rekomendasikan Satu Area Blok Siak Dikelola BUMD

BUMD Provinsi Riau harus bersiap-siap untuk mengelolah satu dari tiga area Blok Siak. SSK Migas merekomendasikan pengelolaan satu area kepada BUMD.

Riauterkini-JAKARTA- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKKMigas) BP Migas merekomendasikan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memberikan satu area dari tiga area Blok Siak kepada perusahaan daerah atau BUMD Provinsi Riau. Dimana selama ini ketiga Blok tersebut dikelola PT Chevron Pasific Indonesia (CPI).

Hal ini sampaikan Elan Biantoro Kadiv Humas SKKMigas, BP Migas Elan Biantoro kepada riauterkini.com, Selasa (21/5/13) di Jakarata saat dikonfirmasi terkait kelanjutan pengelolaan Blok Siak yang akan berakhir November mendatang. Katanya, pihaknya sudah memberikan rekomendasi kepada Ditjen Migas Kementerian ESDM untuk memberikan satu dari tiga area di Blok Siak untuk dikelola BUMD.

"Kita sudah merekomendasikan kepada Kementerian ESDM untuk mengelola satu area kepada perusahaan BUMD dari tiga area yang ada di Blok Siak yang selama ini dikelola PT Chevron," katanya.

Elan juga mengatakan, kalau SSKMigas telah merekomendasikan kepada Kementerian ESDM agar PT CPI tetap mengelola area satu dan dua di Blok Siak, sedangkan area tiga dikelola oleh perusahaan BUMD Riau.

"PT Chevron sendiri sudah meminta agar pengelolaan Blok Siak diperpanjang, dan itu sudah kita rekomendasikan kepada Kementerian ESDM," sebut Elan.

Sebagaimana diketahui, sampai saat ini pemerintah belum menentukan masa depan terhadap dua Blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) di Provinsi Riau, yang masa kontraknya berakhir 27 November 2013. Dua blok tersebut adalah, Blok Siak dan South and Central Sumatera Block. Dimana saat ini kedua Blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) dikelola PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) dan PT Medco E&P Indonesia.

Sementara kata Elan, Kementerian Energi Samber Daya Mineral (ESDM) masih melakukan kajian dan mendalami masukan dari sejumlah pihak termasuk rekomendasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKKMigas) terkait masa depan kedua blok Migas tersebut ke depan pasca kontrak berakhir.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Agen Angkutan Mulai Masuk Terminal Bandar Laksamana Indragiri
- Baru 5 Mantan Anggota DPRD Rohul Kembalikan Mobil Dinas
- Dimulai, PU Bengkalis Awasi Pekerjaan Proyek di Lapangan
- Formasi Sementara CPNS Kota Pekanbaru Dirilis
- Pembangunan Jalan Okura-Siak Tahun Ini Dimulai
- Sekwan DPRD Kota Pekanbaru Fasilitasi Wartawan Komputer Ber-''password''
- 61 Anggota Dewan Baru Bakal Gunakan Mitsubishi Pajero


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.242.18.232
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com