Untitled Document
Kamis, 13 Syawwal 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 30 Juli 2015 16:49
Pasca Pencoretan Golkar dan PPP di Pilkada Pelalawan,
Kader PAN Pertanyakan Struktur Pengurus Koalisi KARPB


Kamis, 30 Juli 2015 16:47
Meradang Diberitakan Bakal Kalah, Bupati Inhu Tampar Wartawan

Kamis, 30 Juli 2015 16:45
Ribuan Hektar HP Bangunpurba Bakal Jadi Kawasan Tahura di Rohul

Kamis, 30 Juli 2015 16:34
Akibat tak Masuk Kategori Tanggungan Jasa Raharja,
Rinto: 'Keluarga Pasien Kecelakaan Minta Melalui BPJS Dirawat RSUD Selasih'


Kamis, 30 Juli 2015 16:15
Korupsi Penyertaan Modal Pemkab,
Kinerja PT BLJ Bobrok, Jadi Rahasia Umum di Bengkalis


Kamis, 30 Juli 2015 15:12
‎Pemko Optimis Kota Pekanbaru Kembali Raih Adipura

Kamis, 30 Juli 2015 15:07
Melalui APBD Riau Rp11,3 M, Jaringan JTM Akan Dibangun di Dua Kecamatan di Rohul



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2013 13:15
SSK Migas Rekomendasikan Satu Area Blok Siak Dikelola BUMD

BUMD Provinsi Riau harus bersiap-siap untuk mengelolah satu dari tiga area Blok Siak. SSK Migas merekomendasikan pengelolaan satu area kepada BUMD.

Riauterkini-JAKARTA- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKKMigas) BP Migas merekomendasikan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memberikan satu area dari tiga area Blok Siak kepada perusahaan daerah atau BUMD Provinsi Riau. Dimana selama ini ketiga Blok tersebut dikelola PT Chevron Pasific Indonesia (CPI).

Hal ini sampaikan Elan Biantoro Kadiv Humas SKKMigas, BP Migas Elan Biantoro kepada riauterkini.com, Selasa (21/5/13) di Jakarata saat dikonfirmasi terkait kelanjutan pengelolaan Blok Siak yang akan berakhir November mendatang. Katanya, pihaknya sudah memberikan rekomendasi kepada Ditjen Migas Kementerian ESDM untuk memberikan satu dari tiga area di Blok Siak untuk dikelola BUMD.

"Kita sudah merekomendasikan kepada Kementerian ESDM untuk mengelola satu area kepada perusahaan BUMD dari tiga area yang ada di Blok Siak yang selama ini dikelola PT Chevron," katanya.

Elan juga mengatakan, kalau SSKMigas telah merekomendasikan kepada Kementerian ESDM agar PT CPI tetap mengelola area satu dan dua di Blok Siak, sedangkan area tiga dikelola oleh perusahaan BUMD Riau.

"PT Chevron sendiri sudah meminta agar pengelolaan Blok Siak diperpanjang, dan itu sudah kita rekomendasikan kepada Kementerian ESDM," sebut Elan.

Sebagaimana diketahui, sampai saat ini pemerintah belum menentukan masa depan terhadap dua Blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) di Provinsi Riau, yang masa kontraknya berakhir 27 November 2013. Dua blok tersebut adalah, Blok Siak dan South and Central Sumatera Block. Dimana saat ini kedua Blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) dikelola PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) dan PT Medco E&P Indonesia.

Sementara kata Elan, Kementerian Energi Samber Daya Mineral (ESDM) masih melakukan kajian dan mendalami masukan dari sejumlah pihak termasuk rekomendasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKKMigas) terkait masa depan kedua blok Migas tersebut ke depan pasca kontrak berakhir.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- ‎Pemko Optimis Kota Pekanbaru Kembali Raih Adipura
- Sibuk Sosialisasikan Hafith-Nasrul, Fraksi Demokrat Rohul Tetap Bekerja
- Walikota Pekanbaru Tinjau Pemeriksaan Kesehatan JCH di Puskesmas Simpang Tiga
- Bertempat di Tiga Lokasi, Bupati Pelalawan Lantik 51 Kepala Desa
- Sunting Dara Pelalawan 2012, Balon Bupati Zukri Segera Akhiri Masa Duda
- Edi Kusdarwanto Dilantik Plt Gubri jadi Pj Bupati Meranti
- RSUD Selasih Pangkalan Kerinci Bantah Telantarkan Pasien BPJS


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.226.246.160
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com