Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 9 Pebruari 2016 22:38
Hasil Reses Tak Terakomodir, Komisi B DPRD Riau Undang Hearing Kemendagri

Selasa, 9 Pebruari 2016 22:19
Sekdakab Kampar Lantik Dirut PD BPR Sarimadu

Selasa, 9 Pebruari 2016 22:12
Konflik Internal, Dewan Sayangkan Aksi Mogok Mengajar Guru Yayasan Cendana

Selasa, 9 Pebruari 2016 21:57
Antisipasi dan Cegah Karhutla, Desa Wonosari, Bengkalis Pilot Project Blocking Canal

Selasa, 9 Pebruari 2016 20:43
Pelatikan Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis Terpilih Dipastikan 17 Februari

Selasa, 9 Pebruari 2016 20:21
PMI Kampar Bantu Korban Banjir di Air Tiris

Selasa, 9 Pebruari 2016 19:48
Bupati Rohil Janji Bangun Kembali Pustu Terbakar di Palika



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 20 Mei 2013 10:09
13 Siswi SMAN 2 Bangko Rohil Kesurupan

Kegiatan belajar dan mengajar di SMAN 2 Bangko, Kabupaten Rokan Hilir terganggu. Mendadak saja 13 siswi hilang kendali. Mereka keserupan massal.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-13 siswi SMA Negeri 2 Kecamatan Bangko Kabupaten Rohil kesurupan. Mereka didatangi sosok “gelap tak berwajah, laki-laki”. Kejadian itu membuat proses belajar mengajar terganggu.

Kejadian diawali, Senin (20/5/13) pukul pukul 7.30 WIB, saat akan dilaksanakan amanat pembina upacara, tiba-tba seorang murid kelas XI IPS 4 menjerit dilapangan upacara sekolah itu, otomatis membuat proses upacara terhenti.

Namun tidak lama berselang, satu persatu siswi sekolah itu menjerit dan kemasukan, akhirnya yang kemasukan mencapai 13 orang. “Mencapai 13 orang,” kata Zulkifli, salah seorang guru ditanya jumlah yang kemasukan.

Sementara itu, hingga pukul 8.41 WIB, sebagian siswa yang kemasukan sebagian mulai sadar, namun masih banyak yang belum dan masih menjerit-jerit, semua yang kemasukan tersebut perempuan.

Murid yang mulai sadar, diambil pihak keluarga dan dibawa kerumah masing-masing, termasuk seorang bernama Novi Paulana H kelas X 4, wanita ini mulai sadar pukul 8.41 WIB dan sudah bisa berkomunikasi dan diberi minum.

Sambil berjalan menuju sepeda motornya ketika dijemput keluarga, riauterkinicom coba menanyakan apa yang dialaminya, dia mengaku didatangi sosok gelap tak berwajah, berjenis kelamin lak-laki. “Gelap, tak berwajah, (jenis kelaminnya, red) laki-laki,” katanya sambil tertatih-tatih.

Dalam pada itu, guru lain Deni Wahyu menyatakan, sudah hampir satu tahun belakangan sekolah itu tidak mengalami kasus kemasukan, namun kembali terjadi sekarang, dia juga belum mengetahui apa kebijakan yang akan diambil kepala sekolah terkait kejadian ini, karena kepala sekolah sedang mengikuti upacara hari kebangkitan nasional di kantor bupati.

Atas kejadian itu, proses belajar mengajar jadi terganggu, karena setiap murid bersama guru bidang studi yang rencana mau melaksanakan proses belajar mengajar, diperintahkan secara bersama membaca ayat-ayat suci Al Qur’an, dengan maksud mengusir mahluk halus yang menganggu mereka.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
ujang simpang tiga
Itu semua karena kurangnya pemahan ttg agama kurang sholat, kurang sedekah, kurang mengaji alquraan , mengutamakan hal lain dari pada ibadah, contoh mencari nafkah tidak lagi bisa membedakan mana halal dan haram ,azan magrib, subuh, ashar, isa diangg

ujang simpang tiga
Itu semua karena kurangnya pemahan ttg agama kurang sholat, kurang sedekah, kurang mengaji alquraan , mengutamakan hal lain dari pada ibadah, contoh mencari nafkah tidak lagi bisa membedakan mana halal dan haram ,azan magrib, subuh, ashar, isa diangg

ujang simpang tiga
Itu semua karena kurangnya pemahan ttg agama kurang sholat, kurang sedekah, kurang mengaji alquraan , mengutamakan hal lain dari pada ibadah, contoh mencari nafkah tidak lagi bisa membedakan mana halal dan haram ,azan magrib, subuh, ashar, isa diangg


Berita Sosial lainnya..........
- PMI Kampar Bantu Korban Banjir di Air Tiris
- Banjir Riau, Bulog Siap Salurkan 1.400 Ton Beras CBP
- Antisipasi Banjir Kiriman di Pekanbaru, Wakil Rakyat Minta BPBD Riau Lakukan Berbagai Langkah
- Darurat Banjir,
Pemprov Riau Salurkan Bantuan Beras

- Banyak Kendaraan Terjebak, Jalan Lintas Pekanbaru-Bangkinang seperti Laut
- Bangun Seribu Unit RLH, Walikota Pekanbaru Berpesan Agar Dijaga dan Disyukuri
- Warga Desa Bekawan Inhil Heboh, Anak Kecil Temukan Jenglot


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.146.201.80
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com