Untitled Document
Ahad, 16 Syawwal 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 1 Agustus 2015 21:08
Bukan Karena Menampar,
Zulkifli Laporkan Perbuatan tak Menyenangkan Bupati Inhu ke Polda


Sabtu, 1 Agustus 2015 19:56


Sabtu, 1 Agustus 2015 19:28
Pilkada Kuansing, Pasangan Mursini-Halim Harapan Masyarakat Muara Lembu

Sabtu, 1 Agustus 2015 16:58
Pilkada Rohul 2015, LKA Ujungbatu Keluarkan Warkah untuk Dukung Hafith-Nasrul

Sabtu, 1 Agustus 2015 16:50
Anggota DPRD Rinto Apreasiasi Upaya Pemadaman Karhutla PT Safari Riau di Pelalawan

Sabtu, 1 Agustus 2015 16:45
Service Mobil Suzuki di SBT,
Ganti Kopling dan Timing Belt, Konsumen Dapat Diskon 15 Persen


Sabtu, 1 Agustus 2015 16:20
Isolasikan Exavator 12 Unit,
Seratusan Karyawan PT Safari Riau Terjun ke Lapangan Siang-Malam Padamkan Karhutla




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 20 Mei 2013 10:09
13 Siswi SMAN 2 Bangko Rohil Kesurupan

Kegiatan belajar dan mengajar di SMAN 2 Bangko, Kabupaten Rokan Hilir terganggu. Mendadak saja 13 siswi hilang kendali. Mereka keserupan massal.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-13 siswi SMA Negeri 2 Kecamatan Bangko Kabupaten Rohil kesurupan. Mereka didatangi sosok “gelap tak berwajah, laki-laki”. Kejadian itu membuat proses belajar mengajar terganggu.

Kejadian diawali, Senin (20/5/13) pukul pukul 7.30 WIB, saat akan dilaksanakan amanat pembina upacara, tiba-tba seorang murid kelas XI IPS 4 menjerit dilapangan upacara sekolah itu, otomatis membuat proses upacara terhenti.

Namun tidak lama berselang, satu persatu siswi sekolah itu menjerit dan kemasukan, akhirnya yang kemasukan mencapai 13 orang. “Mencapai 13 orang,” kata Zulkifli, salah seorang guru ditanya jumlah yang kemasukan.

Sementara itu, hingga pukul 8.41 WIB, sebagian siswa yang kemasukan sebagian mulai sadar, namun masih banyak yang belum dan masih menjerit-jerit, semua yang kemasukan tersebut perempuan.

Murid yang mulai sadar, diambil pihak keluarga dan dibawa kerumah masing-masing, termasuk seorang bernama Novi Paulana H kelas X 4, wanita ini mulai sadar pukul 8.41 WIB dan sudah bisa berkomunikasi dan diberi minum.

Sambil berjalan menuju sepeda motornya ketika dijemput keluarga, riauterkinicom coba menanyakan apa yang dialaminya, dia mengaku didatangi sosok gelap tak berwajah, berjenis kelamin lak-laki. “Gelap, tak berwajah, (jenis kelaminnya, red) laki-laki,” katanya sambil tertatih-tatih.

Dalam pada itu, guru lain Deni Wahyu menyatakan, sudah hampir satu tahun belakangan sekolah itu tidak mengalami kasus kemasukan, namun kembali terjadi sekarang, dia juga belum mengetahui apa kebijakan yang akan diambil kepala sekolah terkait kejadian ini, karena kepala sekolah sedang mengikuti upacara hari kebangkitan nasional di kantor bupati.

Atas kejadian itu, proses belajar mengajar jadi terganggu, karena setiap murid bersama guru bidang studi yang rencana mau melaksanakan proses belajar mengajar, diperintahkan secara bersama membaca ayat-ayat suci Al Qur’an, dengan maksud mengusir mahluk halus yang menganggu mereka.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
ujang simpang tiga
Itu semua karena kurangnya pemahan ttg agama kurang sholat, kurang sedekah, kurang mengaji alquraan , mengutamakan hal lain dari pada ibadah, contoh mencari nafkah tidak lagi bisa membedakan mana halal dan haram ,azan magrib, subuh, ashar, isa diangg

ujang simpang tiga
Itu semua karena kurangnya pemahan ttg agama kurang sholat, kurang sedekah, kurang mengaji alquraan , mengutamakan hal lain dari pada ibadah, contoh mencari nafkah tidak lagi bisa membedakan mana halal dan haram ,azan magrib, subuh, ashar, isa diangg

ujang simpang tiga
Itu semua karena kurangnya pemahan ttg agama kurang sholat, kurang sedekah, kurang mengaji alquraan , mengutamakan hal lain dari pada ibadah, contoh mencari nafkah tidak lagi bisa membedakan mana halal dan haram ,azan magrib, subuh, ashar, isa diangg


Berita Sosial lainnya..........
- Taja Sosialsasi 4 Pilar, Anggota DPD RI Terkesan dengan Keindahan Simeulue‎
- Dipimpin Rahmad Rahim, Ikasmansa Angkatan '89 Gelar Donor Darah
- Bupati Syamsuar Halal Bihalal dengan Masyarakat Siak di Pekanbaru
- Kabut Asap Berlanjut, Relawan RZ Bagikan 1.500 Masker Gratis
- Pengurus Ikamansa Pekanbaru Beberapa Angkatan Dikukuhkan
- FKUB Kuansing Pererat Hubungan Antaragama untuk Cegah Radikalisme
- Ribuan Warga Bengkalis Nikmati Sembako Murah


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.233.239
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com