Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Oktober 2017 22:47
Ratusan Guru di Bengkalis Siap-siap Dimutasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 22:09
Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Dipastikan Dibunuh


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:36
30 Personel Polres Rohil Padamkan Karlahut di Rimba Melintang

Sabtu, 21 Oktober 2017 21:32
Resmi Ditutup,
Kafillah Kuantan Tengah Raih Juara Umum MTQ ke-16 Kuansing


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:29
213 Calon Anggota PPK Pilgubri 2018 Bengkalis Lulus Administrasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 17:51
RAPP Bantu Perbaiki Jalan Rusak di Teluk Meranti

Sabtu, 21 Oktober 2017 15:14
Waspada akan Diabetes Mellitus, Prodia Gelar Seminar Dokter

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:42
5 Bulan Tak Terima Gaji, Honorer di Duri Mulai Galau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:48
Liga Dangdut Indonesia, 5 Remaja Riau Berlaga di Kancah Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:20
Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 20 Mei 2013 10:09
13 Siswi SMAN 2 Bangko Rohil Kesurupan

Kegiatan belajar dan mengajar di SMAN 2 Bangko, Kabupaten Rokan Hilir terganggu. Mendadak saja 13 siswi hilang kendali. Mereka keserupan massal.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-13 siswi SMA Negeri 2 Kecamatan Bangko Kabupaten Rohil kesurupan. Mereka didatangi sosok “gelap tak berwajah, laki-laki”. Kejadian itu membuat proses belajar mengajar terganggu.

Kejadian diawali, Senin (20/5/13) pukul pukul 7.30 WIB, saat akan dilaksanakan amanat pembina upacara, tiba-tba seorang murid kelas XI IPS 4 menjerit dilapangan upacara sekolah itu, otomatis membuat proses upacara terhenti.

Namun tidak lama berselang, satu persatu siswi sekolah itu menjerit dan kemasukan, akhirnya yang kemasukan mencapai 13 orang. “Mencapai 13 orang,” kata Zulkifli, salah seorang guru ditanya jumlah yang kemasukan.

Sementara itu, hingga pukul 8.41 WIB, sebagian siswa yang kemasukan sebagian mulai sadar, namun masih banyak yang belum dan masih menjerit-jerit, semua yang kemasukan tersebut perempuan.

Murid yang mulai sadar, diambil pihak keluarga dan dibawa kerumah masing-masing, termasuk seorang bernama Novi Paulana H kelas X 4, wanita ini mulai sadar pukul 8.41 WIB dan sudah bisa berkomunikasi dan diberi minum.

Sambil berjalan menuju sepeda motornya ketika dijemput keluarga, riauterkinicom coba menanyakan apa yang dialaminya, dia mengaku didatangi sosok gelap tak berwajah, berjenis kelamin lak-laki. “Gelap, tak berwajah, (jenis kelaminnya, red) laki-laki,” katanya sambil tertatih-tatih.

Dalam pada itu, guru lain Deni Wahyu menyatakan, sudah hampir satu tahun belakangan sekolah itu tidak mengalami kasus kemasukan, namun kembali terjadi sekarang, dia juga belum mengetahui apa kebijakan yang akan diambil kepala sekolah terkait kejadian ini, karena kepala sekolah sedang mengikuti upacara hari kebangkitan nasional di kantor bupati.

Atas kejadian itu, proses belajar mengajar jadi terganggu, karena setiap murid bersama guru bidang studi yang rencana mau melaksanakan proses belajar mengajar, diperintahkan secara bersama membaca ayat-ayat suci Al Qur’an, dengan maksud mengusir mahluk halus yang menganggu mereka.***(nop)



loading...

Berita Sosial lainnya..........
- RAPP Bantu Perbaiki Jalan Rusak di Teluk Meranti
- 5 Bulan Tak Terima Gaji, Honorer di Duri Mulai Galau
- Liga Dangdut Indonesia, 5 Remaja Riau Berlaga di Kancah Nasional
- Pemred Riauterkini.com Terpilih Pimpin AMSI Wilayah Riau
- Waka DPRD Riau Bantu Murid Nunggak SPP dan Dikeluarkan Sekolah
- Pemuda Ujung Batu, Rohul Taja Turnamen Futsam Peringati Sumpah Pemuda
- Ajak Kawula Muda Malming di Mesjid,
Komunitas Indonesia Tanpa Pacaran Gelar Talkshow Jodis



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.13.210
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com