Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 23 Pebruari 2017 22:25
Suparman Divonis Bebas, KPK Kecewa dan Ajukan Banding

Kamis, 23 Pebruari 2017 22:13
3 Kali Menjambret, Dua ABG di Meranti ini 'Digelandang' Polisi

Kamis, 23 Pebruari 2017 21:27
Jual Sabu ke Petani, Anggota Polsek Tambusai Rohul Ditangkap Komandannya

Kamis, 23 Pebruari 2017 20:41
Gubri Serahkan 146 Rumah di UPT Tanjung Tiram, Inhil

Kamis, 23 Pebruari 2017 20:28
Polsek Kerinci Kanan, Pelalawan Bongkar Penampungan Satwa Liar

Kamis, 23 Pebruari 2017 20:20
Pedagang Desak Distanak Sebutkan Pedagang Bakso Babi

Kamis, 23 Pebruari 2017 19:17
Seorang Warga Tanah Merah, Inhil Ditusuk dengan Badik

Kamis, 23 Pebruari 2017 19:01
Kejagung RI Segera Bentuk Tim Saber Pungli di Riau

Kamis, 23 Pebruari 2017 18:55
Sesjamwas Kejagung RI Kunker ke Kejari Siak

Kamis, 23 Pebruari 2017 18:50
Satgas Saber Pungli Tangkap Tangan Honorer Dishub Inhu



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 20 Mei 2013 10:09
13 Siswi SMAN 2 Bangko Rohil Kesurupan

Kegiatan belajar dan mengajar di SMAN 2 Bangko, Kabupaten Rokan Hilir terganggu. Mendadak saja 13 siswi hilang kendali. Mereka keserupan massal.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-13 siswi SMA Negeri 2 Kecamatan Bangko Kabupaten Rohil kesurupan. Mereka didatangi sosok “gelap tak berwajah, laki-laki”. Kejadian itu membuat proses belajar mengajar terganggu.

Kejadian diawali, Senin (20/5/13) pukul pukul 7.30 WIB, saat akan dilaksanakan amanat pembina upacara, tiba-tba seorang murid kelas XI IPS 4 menjerit dilapangan upacara sekolah itu, otomatis membuat proses upacara terhenti.

Namun tidak lama berselang, satu persatu siswi sekolah itu menjerit dan kemasukan, akhirnya yang kemasukan mencapai 13 orang. “Mencapai 13 orang,” kata Zulkifli, salah seorang guru ditanya jumlah yang kemasukan.

Sementara itu, hingga pukul 8.41 WIB, sebagian siswa yang kemasukan sebagian mulai sadar, namun masih banyak yang belum dan masih menjerit-jerit, semua yang kemasukan tersebut perempuan.

Murid yang mulai sadar, diambil pihak keluarga dan dibawa kerumah masing-masing, termasuk seorang bernama Novi Paulana H kelas X 4, wanita ini mulai sadar pukul 8.41 WIB dan sudah bisa berkomunikasi dan diberi minum.

Sambil berjalan menuju sepeda motornya ketika dijemput keluarga, riauterkinicom coba menanyakan apa yang dialaminya, dia mengaku didatangi sosok gelap tak berwajah, berjenis kelamin lak-laki. “Gelap, tak berwajah, (jenis kelaminnya, red) laki-laki,” katanya sambil tertatih-tatih.

Dalam pada itu, guru lain Deni Wahyu menyatakan, sudah hampir satu tahun belakangan sekolah itu tidak mengalami kasus kemasukan, namun kembali terjadi sekarang, dia juga belum mengetahui apa kebijakan yang akan diambil kepala sekolah terkait kejadian ini, karena kepala sekolah sedang mengikuti upacara hari kebangkitan nasional di kantor bupati.

Atas kejadian itu, proses belajar mengajar jadi terganggu, karena setiap murid bersama guru bidang studi yang rencana mau melaksanakan proses belajar mengajar, diperintahkan secara bersama membaca ayat-ayat suci Al Qur’an, dengan maksud mengusir mahluk halus yang menganggu mereka.***(nop)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
ujang simpang tiga
Itu semua karena kurangnya pemahan ttg agama kurang sholat, kurang sedekah, kurang mengaji alquraan , mengutamakan hal lain dari pada ibadah, contoh mencari nafkah tidak lagi bisa membedakan mana halal dan haram ,azan magrib, subuh, ashar, isa diangg

ujang simpang tiga
Itu semua karena kurangnya pemahan ttg agama kurang sholat, kurang sedekah, kurang mengaji alquraan , mengutamakan hal lain dari pada ibadah, contoh mencari nafkah tidak lagi bisa membedakan mana halal dan haram ,azan magrib, subuh, ashar, isa diangg

ujang simpang tiga
Itu semua karena kurangnya pemahan ttg agama kurang sholat, kurang sedekah, kurang mengaji alquraan , mengutamakan hal lain dari pada ibadah, contoh mencari nafkah tidak lagi bisa membedakan mana halal dan haram ,azan magrib, subuh, ashar, isa diangg


Berita Sosial lainnya..........
- 3 Kali Menjambret, Dua ABG di Meranti ini 'Digelandang' Polisi
- Gubri Serahkan 146 Rumah di UPT Tanjung Tiram, Inhil
- Polsek Kerinci Kanan, Pelalawan Bongkar Penampungan Satwa Liar
- Pedagang Desak Distanak Sebutkan Pedagang Bakso Babi
- Seorang Warga Tanah Merah, Inhil Ditusuk dengan Badik
- Sesjamwas Kejagung RI Kunker ke Kejari Siak
- Bayi Penderita Meningocele Ini Memerlukan Bantuan Donatur


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.167.184.64
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com