Untitled Document
Sabtu, 4 Zulqaidah 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Sabtu, 30 Agustus 2014 19:05
DPRD Rohul Terpilih Diharapkan Bisa Bersinergi

Sabtu, 30 Agustus 2014 18:27
Sempena HUT ke-69 RI,
CPI Taja Berbagai Lomba dan Serahkan Bantuan ke Suku Sakai di Duri


Sabtu, 30 Agustus 2014 17:22
Pemkab Rohul Diminta Perhatikan Potensi Budaya

Sabtu, 30 Agustus 2014 17:18
Korban Terus Berjatuhan di Pelalawan,
Anggota DPRD dari PKS Besuk Pasien DBD di RSUD Selasih


Sabtu, 30 Agustus 2014 15:08
Formasi CPNS Rohil Mulai Dibidik Warga

Sabtu, 30 Agustus 2014 15:06
Pemkab Komit Bantu Perguruan Tinggi di Inhil

Sabtu, 30 Agustus 2014 13:07
Ikut Pertemuan Syarwan Hamid,
Gafar Usman tak Masalah Dilarang Lewat VIP LK Bandara




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 Mei 2013 17:56
Evakuasi Benda Mirip Bom di Pemukiman,
Warga Pedekik, Bengkalis Protes dan 'Lari' Mengungsi


Warga Pedekik, Bengkalis ketakutan dengan keberadaan benda mirip bom. Masyarakat juga marah, karena evaluasi dilakukan kepolisian di dekat pemukiman.

Riauterkini-BENGKALIS- Adanya penemuan benda diduga mortir atau bom masih dalam kondisi aktif, Selasa (14/5/13) kemarin di Perairan Kuala Bukit Batu, Selat Bengkalis oleh nelayan Desa Meskom, kemudian dievakuasi dan diamankan pihak aparat ke dalam parit (selokan) Jalan Lembaga Ujung, Desa Pedekik, memicu penolakan serta protes dari warga setempat.

“Kita warga yang tinggal di sini (sekitar area evakuasi, red) tidak setuju asal letak benda yang besar mirip bom itu. Walaupun sudah ada dikawal oleh polisi, kalau sewaktu-waktu meledak siapa yang berani menjamin?,” kata Khairul (30), salah seorang warga Desa Pedekik saat ditemui riauterkinicom, Rabu (15/5/13).

Tidak hanya dalam bentuk protes dan tidak menyetujui diduga benda yang membahayakan itu di evakuasi ke desa tersebut. Karena merasa ketakutan adanya benda berukuran panjang sekitar 1,8 meter dan diameter sekitar 40 sentimeter (cm), sejumlah keluarga yang tinggal berdekatan dengan area evakuasi terpaksa mengungsi dari tempat tinggal.

Seperti dituturkan Toni (31), orang tua satu orang anak ini merasa cukup khawatir setelah mengetahui ada benda sangat mirip dengan bom dievakuasi dan diamankan di Desa Pedekik dan berdekatan dengan kediamannya.

Karena ketakutan, Toni bersama keluarga dan beberapa tetangganya mengungsi ke rumah saudaranya yang agak jauh dari lokasi evakuasi benda mirip bom tersebut.

“Siapa yang tak risau, mengetahui benda mirip bom dengan ukuran sebesar itu, kemudian diamankan berdekatan dengan rumah kita. Kami dan keluarga yang lain karena takut terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih jauh,” keluhnya.

Informasi yang berhasil dirangkum riauterkinicom, hingga berita ini diturunkan, adanya keberadaan benda mirip bom dan diamankan di Desa Pedekik, masih mengundang warga yang merasa penasaran dan ingin menyaksikan lebih dekat. Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan pengawalan dan dipasang garis polisi.

Dikabarkan, proses evakuasi akan dilakukan setelah Tim Jihandak dari Polda Riau turun ke lokasi untuk mengamankan. Akan tetapi, warga setempat memberikan batas waktu hingga pukul 17.00 WIB harus sudah dipindahkan ke tempat lain. Jika aparat tidak segera mengevakuasi ke tempat lain, warga setempat akan bertindak sendiri memindahkan benda mirip bom itu.***(dik)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
sihab


Napi
Saya heran sama polres bengkalis, kok mortirnya dievakuasi dilingkungan masyarakat, seharusnya diletakkan dipolres bengkalis untuk ditindaklanjuti atau dipantai pasir laksamana atau tetap diposisi pertama(lautan meskom) dan jangan dibawa menggunakan


Berita Sosial lainnya ..........
- Sempena HUT ke-69 RI,
CPI Taja Berbagai Lomba dan Serahkan Bantuan ke Suku Sakai di Duri

- Pemkab Rohul Diminta Perhatikan Potensi Budaya
- Korban Terus Berjatuhan di Pelalawan,
Anggota DPRD dari PKS Besuk Pasien DBD di RSUD Selasih

- Formasi CPNS Rohil Mulai Dibidik Warga
- Pemkab Rohil Janji Atasi Penyumbatan Jalan Pahlawan Bagansiapiapi Akibal PKL
- Dukung Gerakan Maghrib Mengaji, Rumah Zakat Salurkan Al ur;an
- JCH Rohul Diminta Waspadai Virus Ebola


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.137.42
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com