Untitled Document
Senin, 20 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Ahad, 20 April 2014 22:21
STIT Dar Aswaja Rohil Dipercaya Awasi UN SMA/MA Paket C dan Paket C Kejuruan

Ahad, 20 April 2014 22:01
Komeng dan Rombongan Diserbu Pengunjung,
Delapan Pelawak Mampir ke Ayam Lomak Rajawali


Ahad, 20 April 2014 19:45
Diprotes Dua Saksi Parpol, Pleno KPU Dumai Hampir Rusuh

Ahad, 20 April 2014 19:42
Tolak Rencana Gubri,
Wako Khairul Tegaskan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Harus Berlanjut


Ahad, 20 April 2014 19:35
Gerakan Konsumen Cerdas,
"Cintailah Produk Dalam Negeri"


Ahad, 20 April 2014 19:28
Modus Kejahatan Baru di Pinggir, Bengkalis Kian Resahkan Warga

Ahad, 20 April 2014 19:24
Daftar 35 Caleg Terpilih untuk DPRD Pelalawan Periode 2014-2019



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 Mei 2013 17:56
Evakuasi Benda Mirip Bom di Pemukiman,
Warga Pedekik, Bengkalis Protes dan 'Lari' Mengungsi


Warga Pedekik, Bengkalis ketakutan dengan keberadaan benda mirip bom. Masyarakat juga marah, karena evaluasi dilakukan kepolisian di dekat pemukiman.

Riauterkini-BENGKALIS- Adanya penemuan benda diduga mortir atau bom masih dalam kondisi aktif, Selasa (14/5/13) kemarin di Perairan Kuala Bukit Batu, Selat Bengkalis oleh nelayan Desa Meskom, kemudian dievakuasi dan diamankan pihak aparat ke dalam parit (selokan) Jalan Lembaga Ujung, Desa Pedekik, memicu penolakan serta protes dari warga setempat.

“Kita warga yang tinggal di sini (sekitar area evakuasi, red) tidak setuju asal letak benda yang besar mirip bom itu. Walaupun sudah ada dikawal oleh polisi, kalau sewaktu-waktu meledak siapa yang berani menjamin?,” kata Khairul (30), salah seorang warga Desa Pedekik saat ditemui riauterkinicom, Rabu (15/5/13).

Tidak hanya dalam bentuk protes dan tidak menyetujui diduga benda yang membahayakan itu di evakuasi ke desa tersebut. Karena merasa ketakutan adanya benda berukuran panjang sekitar 1,8 meter dan diameter sekitar 40 sentimeter (cm), sejumlah keluarga yang tinggal berdekatan dengan area evakuasi terpaksa mengungsi dari tempat tinggal.

Seperti dituturkan Toni (31), orang tua satu orang anak ini merasa cukup khawatir setelah mengetahui ada benda sangat mirip dengan bom dievakuasi dan diamankan di Desa Pedekik dan berdekatan dengan kediamannya.

Karena ketakutan, Toni bersama keluarga dan beberapa tetangganya mengungsi ke rumah saudaranya yang agak jauh dari lokasi evakuasi benda mirip bom tersebut.

“Siapa yang tak risau, mengetahui benda mirip bom dengan ukuran sebesar itu, kemudian diamankan berdekatan dengan rumah kita. Kami dan keluarga yang lain karena takut terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih jauh,” keluhnya.

Informasi yang berhasil dirangkum riauterkinicom, hingga berita ini diturunkan, adanya keberadaan benda mirip bom dan diamankan di Desa Pedekik, masih mengundang warga yang merasa penasaran dan ingin menyaksikan lebih dekat. Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan pengawalan dan dipasang garis polisi.

Dikabarkan, proses evakuasi akan dilakukan setelah Tim Jihandak dari Polda Riau turun ke lokasi untuk mengamankan. Akan tetapi, warga setempat memberikan batas waktu hingga pukul 17.00 WIB harus sudah dipindahkan ke tempat lain. Jika aparat tidak segera mengevakuasi ke tempat lain, warga setempat akan bertindak sendiri memindahkan benda mirip bom itu.***(dik)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Napi
Saya heran sama polres bengkalis, kok mortirnya dievakuasi dilingkungan masyarakat, seharusnya diletakkan dipolres bengkalis untuk ditindaklanjuti atau dipantai pasir laksamana atau tetap diposisi pertama(lautan meskom) dan jangan dibawa menggunakan


Berita Sosial lainnya ..........
- Tolak Rencana Gubri,
Wako Khairul Tegaskan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Harus Berlanjut

- Gerakan Konsumen Cerdas,
"Cintailah Produk Dalam Negeri"

- Jelang Ramadhan, Pujasera di Duri Difungsikan
- Penerimaan Taruna Akpol 2014,
Kapolres Inhil Imbau Calon Peserta Tidak Percaya Calo

- Sekda Bengkalis Hadiri Reuni Akbar Alumni SGB, KPG dan SPGN 197
- 3 Hanyut ke Sungai,
Sembilan Rumah Kembali Diterjang Longsor di Kuala Enok

- Masuk April Anggaran Belum Cair,
Ketua DPRD Dumai Minta Walikota Fokus Tangani APBD 2014



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.205.242.179
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com