Untitled Document
Kamis, 28 Zulhijjah 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Kamis, 23 Oktober 2014 16:52
M Harris Belum Mikirkan Posisi Wagubri, Namun Siap jika Dipercaya

Kamis, 23 Oktober 2014 16:50
18 Personil Polda Riau Bantu Tangkap Perampok di Pekanbaru

Kamis, 23 Oktober 2014 16:44
Wawako Pekanbaru Pimpin Peringatan Hari BBGRM ke-XI dan HKG-PKK ke-42

Kamis, 23 Oktober 2014 16:43
Tunggu Usai RUPS,
OJK Belum Terima Nama Kandidat Dirut Bank Riau Kepri


Kamis, 23 Oktober 2014 16:40
Jelang Ujian, Pemko Pekanbaru Ingatkan CPNS tak Percaya Calo

Kamis, 23 Oktober 2014 16:37
BI dan Pemko Pekanbaru Teken MoU Gerakan Siswa Menabung

Kamis, 23 Oktober 2014 16:35
2014, REI Riau Sulit Capai Target Bangun 10 Ribu Unit Rumah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 Mei 2013 17:56
Evakuasi Benda Mirip Bom di Pemukiman,
Warga Pedekik, Bengkalis Protes dan 'Lari' Mengungsi


Warga Pedekik, Bengkalis ketakutan dengan keberadaan benda mirip bom. Masyarakat juga marah, karena evaluasi dilakukan kepolisian di dekat pemukiman.

Riauterkini-BENGKALIS- Adanya penemuan benda diduga mortir atau bom masih dalam kondisi aktif, Selasa (14/5/13) kemarin di Perairan Kuala Bukit Batu, Selat Bengkalis oleh nelayan Desa Meskom, kemudian dievakuasi dan diamankan pihak aparat ke dalam parit (selokan) Jalan Lembaga Ujung, Desa Pedekik, memicu penolakan serta protes dari warga setempat.

“Kita warga yang tinggal di sini (sekitar area evakuasi, red) tidak setuju asal letak benda yang besar mirip bom itu. Walaupun sudah ada dikawal oleh polisi, kalau sewaktu-waktu meledak siapa yang berani menjamin?,” kata Khairul (30), salah seorang warga Desa Pedekik saat ditemui riauterkinicom, Rabu (15/5/13).

Tidak hanya dalam bentuk protes dan tidak menyetujui diduga benda yang membahayakan itu di evakuasi ke desa tersebut. Karena merasa ketakutan adanya benda berukuran panjang sekitar 1,8 meter dan diameter sekitar 40 sentimeter (cm), sejumlah keluarga yang tinggal berdekatan dengan area evakuasi terpaksa mengungsi dari tempat tinggal.

Seperti dituturkan Toni (31), orang tua satu orang anak ini merasa cukup khawatir setelah mengetahui ada benda sangat mirip dengan bom dievakuasi dan diamankan di Desa Pedekik dan berdekatan dengan kediamannya.

Karena ketakutan, Toni bersama keluarga dan beberapa tetangganya mengungsi ke rumah saudaranya yang agak jauh dari lokasi evakuasi benda mirip bom tersebut.

“Siapa yang tak risau, mengetahui benda mirip bom dengan ukuran sebesar itu, kemudian diamankan berdekatan dengan rumah kita. Kami dan keluarga yang lain karena takut terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih jauh,” keluhnya.

Informasi yang berhasil dirangkum riauterkinicom, hingga berita ini diturunkan, adanya keberadaan benda mirip bom dan diamankan di Desa Pedekik, masih mengundang warga yang merasa penasaran dan ingin menyaksikan lebih dekat. Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan pengawalan dan dipasang garis polisi.

Dikabarkan, proses evakuasi akan dilakukan setelah Tim Jihandak dari Polda Riau turun ke lokasi untuk mengamankan. Akan tetapi, warga setempat memberikan batas waktu hingga pukul 17.00 WIB harus sudah dipindahkan ke tempat lain. Jika aparat tidak segera mengevakuasi ke tempat lain, warga setempat akan bertindak sendiri memindahkan benda mirip bom itu.***(dik)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
sihab


Napi
Saya heran sama polres bengkalis, kok mortirnya dievakuasi dilingkungan masyarakat, seharusnya diletakkan dipolres bengkalis untuk ditindaklanjuti atau dipantai pasir laksamana atau tetap diposisi pertama(lautan meskom) dan jangan dibawa menggunakan


Berita Sosial lainnya ..........
- Wawako Pekanbaru Pimpin Peringatan Hari BBGRM ke-XI dan HKG-PKK ke-42
- Jelang Ujian, Pemko Pekanbaru Ingatkan CPNS tak Percaya Calo
- Sharing Aspirasi Dua Dewan,
SMPN 5 Kuala Merbau Dapat Ratusan Set Mobiler Mewah

- Rp70 Juta, Tiang Bendera DPRD Pekanbaru Miring
- Tiga Pimpinan Definitif DPRD Dumai Dilantik
- Tingkatkan Disiplin Pegawai, Walikota Pekanbaru Instruksikan BKD Lebih Proaktif
- Rumah Dilalap Si Jago Merah di Sungai Beringin, Tembilahan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.161.247.22
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com