Untitled Document
Ahad, 30 Muharram 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Ahad, 23 Nopember 2014 09:32
Antrian Sampai 12 Jam,
Warga ke Sumbar Disarankan Lewat Jalur Alternatif via Kuansing


Ahad, 23 Nopember 2014 06:38
Warga Bagansiapiapi Tewas tak Wajar di Panipahan

Ahad, 23 Nopember 2014 06:34
Puluhan Anak Bengkalis Bermasalah Dibekali Penyuluhan Bahaya HIV/AIDS

Sabtu, 22 Nopember 2014 19:31
Presiden Jokowi akan Blusukan ke Pasar Bawah Pekan Depan

Sabtu, 22 Nopember 2014 17:45
Pemkab Rohul Bakal Relokasi Korban Langganan Banjir di Bonai

Sabtu, 22 Nopember 2014 17:42
Interfood Indonesia 2014 di Jakarta, Meranti Sabet Unique Stand Award

Sabtu, 22 Nopember 2014 17:31
Ada Rencana Presiden Jokowi ke Meranti Pekan Depan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 Mei 2013 17:56
Evakuasi Benda Mirip Bom di Pemukiman,
Warga Pedekik, Bengkalis Protes dan 'Lari' Mengungsi


Warga Pedekik, Bengkalis ketakutan dengan keberadaan benda mirip bom. Masyarakat juga marah, karena evaluasi dilakukan kepolisian di dekat pemukiman.

Riauterkini-BENGKALIS- Adanya penemuan benda diduga mortir atau bom masih dalam kondisi aktif, Selasa (14/5/13) kemarin di Perairan Kuala Bukit Batu, Selat Bengkalis oleh nelayan Desa Meskom, kemudian dievakuasi dan diamankan pihak aparat ke dalam parit (selokan) Jalan Lembaga Ujung, Desa Pedekik, memicu penolakan serta protes dari warga setempat.

“Kita warga yang tinggal di sini (sekitar area evakuasi, red) tidak setuju asal letak benda yang besar mirip bom itu. Walaupun sudah ada dikawal oleh polisi, kalau sewaktu-waktu meledak siapa yang berani menjamin?,” kata Khairul (30), salah seorang warga Desa Pedekik saat ditemui riauterkinicom, Rabu (15/5/13).

Tidak hanya dalam bentuk protes dan tidak menyetujui diduga benda yang membahayakan itu di evakuasi ke desa tersebut. Karena merasa ketakutan adanya benda berukuran panjang sekitar 1,8 meter dan diameter sekitar 40 sentimeter (cm), sejumlah keluarga yang tinggal berdekatan dengan area evakuasi terpaksa mengungsi dari tempat tinggal.

Seperti dituturkan Toni (31), orang tua satu orang anak ini merasa cukup khawatir setelah mengetahui ada benda sangat mirip dengan bom dievakuasi dan diamankan di Desa Pedekik dan berdekatan dengan kediamannya.

Karena ketakutan, Toni bersama keluarga dan beberapa tetangganya mengungsi ke rumah saudaranya yang agak jauh dari lokasi evakuasi benda mirip bom tersebut.

“Siapa yang tak risau, mengetahui benda mirip bom dengan ukuran sebesar itu, kemudian diamankan berdekatan dengan rumah kita. Kami dan keluarga yang lain karena takut terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih jauh,” keluhnya.

Informasi yang berhasil dirangkum riauterkinicom, hingga berita ini diturunkan, adanya keberadaan benda mirip bom dan diamankan di Desa Pedekik, masih mengundang warga yang merasa penasaran dan ingin menyaksikan lebih dekat. Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan pengawalan dan dipasang garis polisi.

Dikabarkan, proses evakuasi akan dilakukan setelah Tim Jihandak dari Polda Riau turun ke lokasi untuk mengamankan. Akan tetapi, warga setempat memberikan batas waktu hingga pukul 17.00 WIB harus sudah dipindahkan ke tempat lain. Jika aparat tidak segera mengevakuasi ke tempat lain, warga setempat akan bertindak sendiri memindahkan benda mirip bom itu.***(dik)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
sihab


Napi
Saya heran sama polres bengkalis, kok mortirnya dievakuasi dilingkungan masyarakat, seharusnya diletakkan dipolres bengkalis untuk ditindaklanjuti atau dipantai pasir laksamana atau tetap diposisi pertama(lautan meskom) dan jangan dibawa menggunakan


Berita Sosial lainnya ..........
- Antrian Sampai 12 Jam,
Warga ke Sumbar Disarankan Lewat Jalur Alternatif via Kuansing

- Puluhan Anak Bengkalis Bermasalah Dibekali Penyuluhan Bahaya HIV/AIDS
- Presiden Jokowi akan Blusukan ke Pasar Bawah Pekan Depan
- Ada Rencana Presiden Jokowi ke Meranti Pekan Depan
- 5.120 Murid PAUD Rohul Cetak Rekor MURI Sholat Dhuha Usia Dini
- Dianggap Gertak Sambal,
Dispas Bengkalis Kembali Pertimbangkan Usulan PKL di Duri

- Plt Sekda Rohil Lantik Hasym Jadi Camat Tanjung Medan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.128.254
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com