Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 25 Mei 2018 07:43
Wasyarakat Kuantan Mudik, Kuansing Siap Menangkan Syamsuar-Edy

Jum’at, 25 Mei 2018 07:40
Hindari Korupsi, 50 Aparatur Desa di Bengkalis Digembleng Soal Hukum

Jum’at, 25 Mei 2018 07:37
Pembina SBAI Tim Garuda Jaya Yuyun Hidayat Buka Seleksi Pemain U-16

Jum’at, 25 Mei 2018 07:33
IMA Chapter Pekanbaru Gelar Goes to Campus di FEB Unri

Jum’at, 25 Mei 2018 07:27
Ibu-Ibu Pengajian Al Hidayah Perawang Tetap Solid Dukung Paslon Nomor 4

Kamis, 24 Mei 2018 21:55
Miliki Sabu-sabu dalam LP,
Baru Bebas, Napi LP Bangkinang Ini Kembali Ditangkap


Kamis, 24 Mei 2018 21:50
Uji 50 Jenis Bahan dan Produk Makanan,
BBPOM Pekanbaru Nihil Temukan Makanan Berbahaya di Bengkalis


Kamis, 24 Mei 2018 20:43
Tokoh Masyarakat Koto Baru Sebut Syamsuar Cagubri Terbaik

Kamis, 24 Mei 2018 20:19
Tahanan Kejari Pekanbaru Kabur Usai Sidang

Kamis, 24 Mei 2018 20:14
Loyalitas dan Militansi Kader Golkar Siak Modal Kemenangan Paslon Nomor 4

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 Mei 2013 17:56
Evakuasi Benda Mirip Bom di Pemukiman,
Warga Pedekik, Bengkalis Protes dan 'Lari' Mengungsi


Warga Pedekik, Bengkalis ketakutan dengan keberadaan benda mirip bom. Masyarakat juga marah, karena evaluasi dilakukan kepolisian di dekat pemukiman.

Riauterkini-BENGKALIS- Adanya penemuan benda diduga mortir atau bom masih dalam kondisi aktif, Selasa (14/5/13) kemarin di Perairan Kuala Bukit Batu, Selat Bengkalis oleh nelayan Desa Meskom, kemudian dievakuasi dan diamankan pihak aparat ke dalam parit (selokan) Jalan Lembaga Ujung, Desa Pedekik, memicu penolakan serta protes dari warga setempat.

“Kita warga yang tinggal di sini (sekitar area evakuasi, red) tidak setuju asal letak benda yang besar mirip bom itu. Walaupun sudah ada dikawal oleh polisi, kalau sewaktu-waktu meledak siapa yang berani menjamin?,” kata Khairul (30), salah seorang warga Desa Pedekik saat ditemui riauterkinicom, Rabu (15/5/13).

Tidak hanya dalam bentuk protes dan tidak menyetujui diduga benda yang membahayakan itu di evakuasi ke desa tersebut. Karena merasa ketakutan adanya benda berukuran panjang sekitar 1,8 meter dan diameter sekitar 40 sentimeter (cm), sejumlah keluarga yang tinggal berdekatan dengan area evakuasi terpaksa mengungsi dari tempat tinggal.

Seperti dituturkan Toni (31), orang tua satu orang anak ini merasa cukup khawatir setelah mengetahui ada benda sangat mirip dengan bom dievakuasi dan diamankan di Desa Pedekik dan berdekatan dengan kediamannya.

Karena ketakutan, Toni bersama keluarga dan beberapa tetangganya mengungsi ke rumah saudaranya yang agak jauh dari lokasi evakuasi benda mirip bom tersebut.

“Siapa yang tak risau, mengetahui benda mirip bom dengan ukuran sebesar itu, kemudian diamankan berdekatan dengan rumah kita. Kami dan keluarga yang lain karena takut terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih jauh,” keluhnya.

Informasi yang berhasil dirangkum riauterkinicom, hingga berita ini diturunkan, adanya keberadaan benda mirip bom dan diamankan di Desa Pedekik, masih mengundang warga yang merasa penasaran dan ingin menyaksikan lebih dekat. Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan pengawalan dan dipasang garis polisi.

Dikabarkan, proses evakuasi akan dilakukan setelah Tim Jihandak dari Polda Riau turun ke lokasi untuk mengamankan. Akan tetapi, warga setempat memberikan batas waktu hingga pukul 17.00 WIB harus sudah dipindahkan ke tempat lain. Jika aparat tidak segera mengevakuasi ke tempat lain, warga setempat akan bertindak sendiri memindahkan benda mirip bom itu.***(dik)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- IMA Chapter Pekanbaru Gelar Goes to Campus di FEB Unri
- Kadin Riau Ingatkan BUMN Tak Ikut Proyek di bawah Rp 100 miliar
- Sosok Mayat Mr. X Mengapung di Sungai Rokan Desa Muara Dilam, Rohul
- ‎Bank Riau Kepri Pasirpangaraian Salurkan Bantuan Banjir di Rambah Samo
- Ngaku Diusir Kasi Intel, MPR Demo Kantor Kejari Rohul dan Minta MA Ganti Kajari
- Gedung Baru Bawaslu Riau Tergenang Air Hampir Setinggi Lutut
- Dilarang Ujian, Siswi Penunggak SPP Dibantu Kapolres Inhu
- Manager PLN Duri Tegaskan Pemadaman di Ramadhan Bukan karena Devisit
- Diduga Stres, Wanita Paruh Baya di Duri, Bengkalis Sholat di Median Jalan
- Sebabkan Macet, Satpol PP Segera Teribkan PKL di Jalur Lambat Pasar Pagi Arengka
- Minggu Depan Pemprov Riau Mulai Gelar Syafari Ramadhan
- Sebelum Juni, Pemprov Riau Masih Berjuang Jadi Embarkasi Haji Antara
- Demo di Kantor Bupati Rohul, MPR Minta Bupati Sukiman tidak Terlibat di Lelang Proyek
- Imbuan Ramadhan, Pengusaha Warnet di Pekanbaru Banyak Bandel
- Dinsos Pekanbaru Gencar Razia Gepeng Selama Ramadhan
- Pengurus Mesjid Darul Abrar DPRD Riau Kembali Gelar MTQ
- Usulkan 248 Kouta CPNS,
Bupati dan BKD Meranti bertemu Langsung dengan Menpan-RB

- Legislator Yulianti Buka Bersama dengan FWL DPRD Riau
- RAPP Salurkan Ratusan Paket Sembako ke Warga di Pelalawan
- Baru 40 Desa di Pelalawan Meminta Pendampingan TP4D Kejaksaan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com