Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 27 April 2017 16:03
Bupati Harris Ikuti Pembekalan Kepemimpinan Pemerintah dalam Negeri

Kamis, 27 April 2017 15:37
Tanda Tangan Palsu Bupati Bengkalis,
PT. BRI Serahkan Dokumen Izin Prinsip Asli ke Polisi


Kamis, 27 April 2017 15:26
Sekda Meranti Berharap Pihak Perbankan Bantu Pemda Sejahterakan Rakyat

Kamis, 27 April 2017 15:23
Hadapi El Nino, Status Siaga Karlahut Riau Diperpanjang

Kamis, 27 April 2017 15:19
Wabup Rohil Silaturahmi dengan 15 Kontraktor Chevron

Kamis, 27 April 2017 15:09
Melalui Musda IV, LAM Rohul Pilih Pengurus Baru Periode 2017-2022

Kamis, 27 April 2017 14:59
DPD IPK Rohil Launching Produk Kopi dan Gelar Dialog

Kamis, 27 April 2017 14:13
Beli Sarung Rp600 Juta Saat Defisit Anggaran, Pemko Pekanbaru Dikritik

Kamis, 27 April 2017 13:52
Kredit Fiktif di BNI,
Kepala Kopkar PTPN V dan Dua Karyawan BNI, Ditahan Kejati Riau


Kamis, 27 April 2017 13:45
Tiga Jenis Pupuk Bersubsidi Didistribusikan PT Petrokimia Gresik di Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 Mei 2013 17:33
MTQ ke-43 Inhil,
Sempolet Menarik Perhatian Pengunjung


Selain namanya yang unik, Bubur Sempolet sebagai makanan khas pesisir Inhil menarik perhatian pengunjung di MTQ ke 43.

Riauterkini-MANDAH-Ada kuliner tradisional yang menarik perhatian pengunjung di ajang MTQ Inhil ke-43 di Khairiah Mandah, yakni bubur Sempolet. Makanan tradisional ini merupakan makanan khas masyarakat pesisir Inhil, seperti Mandah, Kateman dan wilayah lainnya.

Stand pameran Kecamatan Mandah di hari pertama pembukaan MTQ juga menyediakan makanan tradisional ini. Makanan ini sulit ditemui, kecuali ada acara tradisional dan pameran semacam ini. Makanan semacam bubur pekat yang berbahan baku utama tepung sagu dan sayur-sayuran, dominannya sayur pucuk pakis dan kangkung ini, biasanya dihidangkan di waktu senggang dan ada keluarga jauh yang datang bertandang.

"Sempolet ini merupakan kuliner tradisional di sini, namun susah menemui di jual pada hari biasa, kecuali ada acara keluarga," ujar Maryam, warga Kecamatan Mandah kepada riauterkinicom, Rabu (15/5/13).

Makanan ini sebaiknya dihirup (memang cara makannya lebih enak kalau dihirup langsung tanpa sendok) selagi masih hangat.

Proses pengolahan makanan ini cukup mudah, yakni tepung sagu di campurkan pada air mendidih sambil diaduk-aduk sampai mengental dan menjadi kuah. Kemudian ditambahkan sayuran, bahkan ada warga yang memasukkan udang, ikan dan cumi dalam 'bubur' sempolet ini. Lama memasaknya hanya sekitar 15 menit saja lalu siap di hidangkan.

Adapun resep sederhana membuatnya, yakni sediakan bahan tepung sagu, sayuran (kangkung atau pucuk pakis), sesuai selera ada yang menambahkan udang, cumi, siput atau ikan.

Bumbunya terdiri bawang merah, bawang putih, cabe rawit, cabe merah. Semua bumbu ini dihaluskan. Kemudian semua bumbu ini ditumis, setelah harum lalu masukkan udang, cumi, siput atau ikan yang telah dibersihkan, lalu masukan sayur kangkung dan tepung sagu.

Setelah matang, hidangkan selagi hangat, agar kuah tidak mencair. Karena Sempolet lebih nikmat disantap ketika dalam keadaan hangat dan kental.***(mar)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Jaringan Masyarakat Gambut Riau
Kepada link, bahwa foto sempolet yang ditampilkan berasal dari Blog jmgriau.blogspot.com, untuk itu kami meminta riauterkini.com mencantumkan sumber foto, sesuai dengan UU No.19/2002 tentang Hak Cipta. terimakasih


Berita Sosial lainnya..........
- Wabup Rohil Silaturahmi dengan 15 Kontraktor Chevron
- Beli Sarung Rp600 Juta Saat Defisit Anggaran, Pemko Pekanbaru Dikritik
- Isra' Mi'raj di Masjid Khairunnas Pematang Berangan, Rohul Bertabur Hadiah
- Irsyad Dilantik jadi Kepala Inspektorat Pemkab Pelalawan
- Gadis Kecil Penderita Jantung Bocor di Rohil Perlu Uluran Tangan
- Kunjungi Desa Tertinggal di Sinaboi, Wabup Rohil Janji Beri Perhatian Khusus
- Jufri Nahkodai DPK HKTI Pelalawan Periode 2017-2022


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.187.30
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com