Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 1 Mei 2016 19:24
DPD LIRA Pekanbaru Silaturrahim ke Mapolresta Pekanbaru

Ahad, 1 Mei 2016 19:19


Ahad, 1 Mei 2016 19:17
Lestarikan Budaya Melayu,
Pembukaan MTQ Mandah, Inhil Dimeriahkan Penampilan 400 Pemain Berdah


Ahad, 1 Mei 2016 18:06
328 Petugas Lakukan Sensus Ekonomi 2016 di Inhu

Ahad, 1 Mei 2016 18:03
Honor Guru Bantu di Siak Cair Pekan Depan

Ahad, 1 Mei 2016 17:30
Tamatan MA di Rohul Diminta Tidak Menikah Dini

Ahad, 1 Mei 2016 17:27
Bupati Inhil Hadiri Pembukaan O2SN dan FLS2N



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 Mei 2013 17:33
MTQ ke-43 Inhil,
Sempolet Menarik Perhatian Pengunjung


Selain namanya yang unik, Bubur Sempolet sebagai makanan khas pesisir Inhil menarik perhatian pengunjung di MTQ ke 43.

Riauterkini-MANDAH-Ada kuliner tradisional yang menarik perhatian pengunjung di ajang MTQ Inhil ke-43 di Khairiah Mandah, yakni bubur Sempolet. Makanan tradisional ini merupakan makanan khas masyarakat pesisir Inhil, seperti Mandah, Kateman dan wilayah lainnya.

Stand pameran Kecamatan Mandah di hari pertama pembukaan MTQ juga menyediakan makanan tradisional ini. Makanan ini sulit ditemui, kecuali ada acara tradisional dan pameran semacam ini. Makanan semacam bubur pekat yang berbahan baku utama tepung sagu dan sayur-sayuran, dominannya sayur pucuk pakis dan kangkung ini, biasanya dihidangkan di waktu senggang dan ada keluarga jauh yang datang bertandang.

"Sempolet ini merupakan kuliner tradisional di sini, namun susah menemui di jual pada hari biasa, kecuali ada acara keluarga," ujar Maryam, warga Kecamatan Mandah kepada riauterkinicom, Rabu (15/5/13).

Makanan ini sebaiknya dihirup (memang cara makannya lebih enak kalau dihirup langsung tanpa sendok) selagi masih hangat.

Proses pengolahan makanan ini cukup mudah, yakni tepung sagu di campurkan pada air mendidih sambil diaduk-aduk sampai mengental dan menjadi kuah. Kemudian ditambahkan sayuran, bahkan ada warga yang memasukkan udang, ikan dan cumi dalam 'bubur' sempolet ini. Lama memasaknya hanya sekitar 15 menit saja lalu siap di hidangkan.

Adapun resep sederhana membuatnya, yakni sediakan bahan tepung sagu, sayuran (kangkung atau pucuk pakis), sesuai selera ada yang menambahkan udang, cumi, siput atau ikan.

Bumbunya terdiri bawang merah, bawang putih, cabe rawit, cabe merah. Semua bumbu ini dihaluskan. Kemudian semua bumbu ini ditumis, setelah harum lalu masukkan udang, cumi, siput atau ikan yang telah dibersihkan, lalu masukan sayur kangkung dan tepung sagu.

Setelah matang, hidangkan selagi hangat, agar kuah tidak mencair. Karena Sempolet lebih nikmat disantap ketika dalam keadaan hangat dan kental.***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Jaringan Masyarakat Gambut Riau
Kepada link, bahwa foto sempolet yang ditampilkan berasal dari Blog jmgriau.blogspot.com, untuk itu kami meminta riauterkini.com mencantumkan sumber foto, sesuai dengan UU No.19/2002 tentang Hak Cipta. terimakasih


Berita Sosial lainnya..........
- DPD LIRA Pekanbaru Silaturrahim ke Mapolresta Pekanbaru
- Lestarikan Budaya Melayu,
Pembukaan MTQ Mandah, Inhil Dimeriahkan Penampilan 400 Pemain Berdah

- Tamatan MA di Rohul Diminta Tidak Menikah Dini
- Peringati May Day 1 Mei 2016, Pekerja PT RSI Ikuti Senam Bersama
- Dishub Dumai Sosialisasikan Pelayanan Dokumen Kapal Nelayan
- Ratusan Buruh Dumai Olahraga Bersama Sempena May Day 2016
- Hingga Maret 2016,
BKP Selatpanjang Keluarkan Dokumen Sanitasi 1,1 Ton Sarang Walet



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.159.42.234
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com