Untitled Document
Rabu, 8 Sya'ban 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 27 Mei 2015 10:58
Polres Pelalawan Gelar Pasukan untuk Operasi Patuh 2015

Rabu, 27 Mei 2015 10:45
Berkas Usulan Pemekaran Lima Daerah di Riau Sudah Diserahkan ke Komisi II DPR RI

Rabu, 27 Mei 2015 08:29
Hari Kedua, 300 Pelari Daftar Ikut Pekanbaru 10K 2015

Rabu, 27 Mei 2015 08:24
Pada Lukman Edi, Menkum dan HAM Janji Segera Selesaikan Imigran Gelap di Pekanbaru

Rabu, 27 Mei 2015 08:12
Meski Duduk di Kursi Roda, Rosni Semangat Saksikan Penutupan MTQ XII Rohil

Rabu, 27 Mei 2015 08:09
Investor Korea Mau Bangun Pembangkit Listrik dan Bangun PKS di Rohil

Rabu, 27 Mei 2015 07:05
Bank Riau Kepri Beri Pelatihan 30 Petani Sawit



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 Mei 2013 17:33
MTQ ke-43 Inhil,
Sempolet Menarik Perhatian Pengunjung


Selain namanya yang unik, Bubur Sempolet sebagai makanan khas pesisir Inhil menarik perhatian pengunjung di MTQ ke 43.

Riauterkini-MANDAH-Ada kuliner tradisional yang menarik perhatian pengunjung di ajang MTQ Inhil ke-43 di Khairiah Mandah, yakni bubur Sempolet. Makanan tradisional ini merupakan makanan khas masyarakat pesisir Inhil, seperti Mandah, Kateman dan wilayah lainnya.

Stand pameran Kecamatan Mandah di hari pertama pembukaan MTQ juga menyediakan makanan tradisional ini. Makanan ini sulit ditemui, kecuali ada acara tradisional dan pameran semacam ini. Makanan semacam bubur pekat yang berbahan baku utama tepung sagu dan sayur-sayuran, dominannya sayur pucuk pakis dan kangkung ini, biasanya dihidangkan di waktu senggang dan ada keluarga jauh yang datang bertandang.

"Sempolet ini merupakan kuliner tradisional di sini, namun susah menemui di jual pada hari biasa, kecuali ada acara keluarga," ujar Maryam, warga Kecamatan Mandah kepada riauterkinicom, Rabu (15/5/13).

Makanan ini sebaiknya dihirup (memang cara makannya lebih enak kalau dihirup langsung tanpa sendok) selagi masih hangat.

Proses pengolahan makanan ini cukup mudah, yakni tepung sagu di campurkan pada air mendidih sambil diaduk-aduk sampai mengental dan menjadi kuah. Kemudian ditambahkan sayuran, bahkan ada warga yang memasukkan udang, ikan dan cumi dalam 'bubur' sempolet ini. Lama memasaknya hanya sekitar 15 menit saja lalu siap di hidangkan.

Adapun resep sederhana membuatnya, yakni sediakan bahan tepung sagu, sayuran (kangkung atau pucuk pakis), sesuai selera ada yang menambahkan udang, cumi, siput atau ikan.

Bumbunya terdiri bawang merah, bawang putih, cabe rawit, cabe merah. Semua bumbu ini dihaluskan. Kemudian semua bumbu ini ditumis, setelah harum lalu masukkan udang, cumi, siput atau ikan yang telah dibersihkan, lalu masukan sayur kangkung dan tepung sagu.

Setelah matang, hidangkan selagi hangat, agar kuah tidak mencair. Karena Sempolet lebih nikmat disantap ketika dalam keadaan hangat dan kental.***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Jaringan Masyarakat Gambut Riau
Kepada link, bahwa foto sempolet yang ditampilkan berasal dari Blog jmgriau.blogspot.com, untuk itu kami meminta riauterkini.com mencantumkan sumber foto, sesuai dengan UU No.19/2002 tentang Hak Cipta. terimakasih


Berita Sosial lainnya..........
- Pertanian, Sektor Paling Diminati Naker
- Marak Gelar Palsu,
Menpan RB Akan Ditinjau Kembali Status Ijazah PNS

- Tak Punya Kode Registrasi,
Tiga Desa di Rohul Tak Dapat Bantuan APBN

- Wawako Dumai Minta Disnaker Awasi Rekrutmen Naker Perusahaan
- 2015, Kuota Haji 4.008 Orang
- Wawako Dumai Pimpin Rakor Ketahanan Pangan 2015
- Banyak Kekurangan, Pemko Dumai Diragukan Terima WTN 2015


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.22.79.235
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com