Untitled Document
Rabu, 19 Syawwal 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 5 Agustus 2015 11:11
Galeri Foto Peringatan HUT Koperasi ke 68 Pemko Pekanbaru

Rabu, 5 Agustus 2015 11:00
Wabup Rohul Dapat Dukungan dari Tokoh Adat di Rokan IV Koto

Rabu, 5 Agustus 2015 10:52
Dilantik Plt Gubri, Ahmadsyah Harofie Resmi Jabat Pj Bupati Bengkalis

Rabu, 5 Agustus 2015 10:42
Kini Hamil 7 Bulan,
Ayah Perkosa Anak Tiri di Inhil Berulang Kali


Rabu, 5 Agustus 2015 07:26
BP3AKB Inhil Undang Kak Seto untuk Peringatan Hari Anak Nasional 2015

Rabu, 5 Agustus 2015 07:24
Menara Bank Riau Kepri Gagal Mulai Ditempati 9 Agustus

Rabu, 5 Agustus 2015 07:21
Komisi I DPD Inhil Belajar Penerapan IPWL ke Kota Batam



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 Mei 2013 17:33
MTQ ke-43 Inhil,
Sempolet Menarik Perhatian Pengunjung


Selain namanya yang unik, Bubur Sempolet sebagai makanan khas pesisir Inhil menarik perhatian pengunjung di MTQ ke 43.

Riauterkini-MANDAH-Ada kuliner tradisional yang menarik perhatian pengunjung di ajang MTQ Inhil ke-43 di Khairiah Mandah, yakni bubur Sempolet. Makanan tradisional ini merupakan makanan khas masyarakat pesisir Inhil, seperti Mandah, Kateman dan wilayah lainnya.

Stand pameran Kecamatan Mandah di hari pertama pembukaan MTQ juga menyediakan makanan tradisional ini. Makanan ini sulit ditemui, kecuali ada acara tradisional dan pameran semacam ini. Makanan semacam bubur pekat yang berbahan baku utama tepung sagu dan sayur-sayuran, dominannya sayur pucuk pakis dan kangkung ini, biasanya dihidangkan di waktu senggang dan ada keluarga jauh yang datang bertandang.

"Sempolet ini merupakan kuliner tradisional di sini, namun susah menemui di jual pada hari biasa, kecuali ada acara keluarga," ujar Maryam, warga Kecamatan Mandah kepada riauterkinicom, Rabu (15/5/13).

Makanan ini sebaiknya dihirup (memang cara makannya lebih enak kalau dihirup langsung tanpa sendok) selagi masih hangat.

Proses pengolahan makanan ini cukup mudah, yakni tepung sagu di campurkan pada air mendidih sambil diaduk-aduk sampai mengental dan menjadi kuah. Kemudian ditambahkan sayuran, bahkan ada warga yang memasukkan udang, ikan dan cumi dalam 'bubur' sempolet ini. Lama memasaknya hanya sekitar 15 menit saja lalu siap di hidangkan.

Adapun resep sederhana membuatnya, yakni sediakan bahan tepung sagu, sayuran (kangkung atau pucuk pakis), sesuai selera ada yang menambahkan udang, cumi, siput atau ikan.

Bumbunya terdiri bawang merah, bawang putih, cabe rawit, cabe merah. Semua bumbu ini dihaluskan. Kemudian semua bumbu ini ditumis, setelah harum lalu masukkan udang, cumi, siput atau ikan yang telah dibersihkan, lalu masukan sayur kangkung dan tepung sagu.

Setelah matang, hidangkan selagi hangat, agar kuah tidak mencair. Karena Sempolet lebih nikmat disantap ketika dalam keadaan hangat dan kental.***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Jaringan Masyarakat Gambut Riau
Kepada link, bahwa foto sempolet yang ditampilkan berasal dari Blog jmgriau.blogspot.com, untuk itu kami meminta riauterkini.com mencantumkan sumber foto, sesuai dengan UU No.19/2002 tentang Hak Cipta. terimakasih


Berita Sosial lainnya..........
- Galeri Foto Peringatan HUT Koperasi ke 68 Pemko Pekanbaru
- Dilantik Plt Gubri, Ahmadsyah Harofie Resmi Jabat Pj Bupati Bengkalis
- Pemko Dumai Umumkan Pemenang Lampu Colok dan Mobil Hias
- Hujan Es Disertai Angin Puting Beliung di Rohu Rusak 75 Rumah
- Hingga 2020, Asian Agri Bangun 20 PLTB
- Pakaian Dinas, Bupati Kuansing Instruksikan Kembali ke Aturan Lama
- Pembangunan Jalan Beton Meredan-Siak,
Plang Proyek tak Cantumkan Perusahaan Konsultan Pengawas



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.44.134
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com