Untitled Document
Senin, 25 Zulhijjah 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Senin, 20 Oktober 2014 17:40
Badan Publik yang Tertutup Dapat Dipidana

Senin, 20 Oktober 2014 17:38
Rangkaian Peringati HCTPS Sedunia,
RS Awal Bros Pekanbaru Ajak Murid SD Al-Azhar Cuci Tangan


Senin, 20 Oktober 2014 17:38
Puluhan CPNS Honorer K2 Datangi kantor Gubri

Senin, 20 Oktober 2014 17:29
Kembangkan Usaha, PD Pembangunan Pekanbaru Akan Kelola SPBU

Senin, 20 Oktober 2014 17:24
Bahas APBD-P di Hotel, Pekanbaru,
Golkar Rohul Sayangkan Sikap DPRD Rohul


Senin, 20 Oktober 2014 17:18
Ketua TP PKK Kampar: Pahami Cara Mendidik Anak dengan Baik

Senin, 20 Oktober 2014 17:12
Kawasan Bukit Suligi Rohul juga Disewakan untuk Warung



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 Mei 2013 17:33
MTQ ke-43 Inhil,
Sempolet Menarik Perhatian Pengunjung


Selain namanya yang unik, Bubur Sempolet sebagai makanan khas pesisir Inhil menarik perhatian pengunjung di MTQ ke 43.

Riauterkini-MANDAH-Ada kuliner tradisional yang menarik perhatian pengunjung di ajang MTQ Inhil ke-43 di Khairiah Mandah, yakni bubur Sempolet. Makanan tradisional ini merupakan makanan khas masyarakat pesisir Inhil, seperti Mandah, Kateman dan wilayah lainnya.

Stand pameran Kecamatan Mandah di hari pertama pembukaan MTQ juga menyediakan makanan tradisional ini. Makanan ini sulit ditemui, kecuali ada acara tradisional dan pameran semacam ini. Makanan semacam bubur pekat yang berbahan baku utama tepung sagu dan sayur-sayuran, dominannya sayur pucuk pakis dan kangkung ini, biasanya dihidangkan di waktu senggang dan ada keluarga jauh yang datang bertandang.

"Sempolet ini merupakan kuliner tradisional di sini, namun susah menemui di jual pada hari biasa, kecuali ada acara keluarga," ujar Maryam, warga Kecamatan Mandah kepada riauterkinicom, Rabu (15/5/13).

Makanan ini sebaiknya dihirup (memang cara makannya lebih enak kalau dihirup langsung tanpa sendok) selagi masih hangat.

Proses pengolahan makanan ini cukup mudah, yakni tepung sagu di campurkan pada air mendidih sambil diaduk-aduk sampai mengental dan menjadi kuah. Kemudian ditambahkan sayuran, bahkan ada warga yang memasukkan udang, ikan dan cumi dalam 'bubur' sempolet ini. Lama memasaknya hanya sekitar 15 menit saja lalu siap di hidangkan.

Adapun resep sederhana membuatnya, yakni sediakan bahan tepung sagu, sayuran (kangkung atau pucuk pakis), sesuai selera ada yang menambahkan udang, cumi, siput atau ikan.

Bumbunya terdiri bawang merah, bawang putih, cabe rawit, cabe merah. Semua bumbu ini dihaluskan. Kemudian semua bumbu ini ditumis, setelah harum lalu masukkan udang, cumi, siput atau ikan yang telah dibersihkan, lalu masukan sayur kangkung dan tepung sagu.

Setelah matang, hidangkan selagi hangat, agar kuah tidak mencair. Karena Sempolet lebih nikmat disantap ketika dalam keadaan hangat dan kental.***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Jaringan Masyarakat Gambut Riau
Kepada link, bahwa foto sempolet yang ditampilkan berasal dari Blog jmgriau.blogspot.com, untuk itu kami meminta riauterkini.com mencantumkan sumber foto, sesuai dengan UU No.19/2002 tentang Hak Cipta. terimakasih


Berita Sosial lainnya ..........
- Puluhan CPNS Honorer K2 Datangi kantor Gubri
- Kawasan Bukit Suligi Rohul juga Disewakan untuk Warung
- BPJS Kesehatan Cabang Dumai Sosialisasikan Manfaat JKN
- 80 Mobil Angkutan Terjaring Operasi Dishub Dumai
- Lurah Simpang Baru Optimalkan Peran RTdan RW Gesa Pemekaran
- Masih Minim Penyaluran Hobi,
Insan Seni Musik Minta Dukungan Pemkab Rohul

- Antisipasi Kebocoran Anggaran, DKP Pekanbaru Surati Seluruh Camat


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.237.184.242
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com