Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 25 Mei 2016 09:46
AHM Luncurkan Motor Petualang All New Honda Supra GTR 150

Rabu, 25 Mei 2016 08:25
Posisi Terus Digoyang, Sekdakab Inhu Bertekad Tetap Bertahan

Rabu, 25 Mei 2016 07:16
Jenguk Bayi Pembekakan Jantung, Bupati Inhil Minta Ditangani Optimal

Rabu, 25 Mei 2016 07:14
PT. Waskita Karya Dituntut Warga Rohul Perbaiki Jalan Inspeksi

Selasa, 24 Mei 2016 21:37
Dua Bocah di Inhu Tewas Kecemplung Kolam Ikan Orang Tuanya

Selasa, 24 Mei 2016 20:52
Dialog Interaktif STAIN Bengkalis
Wabup Muhammad Minta Lembaga Pendidikan Tempa SDM Berkualitas


Selasa, 24 Mei 2016 19:42
Lanal Dumai Tangkap Dua Kapal Bawa Kayu Bakau Ilegal



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 Mei 2013 17:33
MTQ ke-43 Inhil,
Sempolet Menarik Perhatian Pengunjung


Selain namanya yang unik, Bubur Sempolet sebagai makanan khas pesisir Inhil menarik perhatian pengunjung di MTQ ke 43.

Riauterkini-MANDAH-Ada kuliner tradisional yang menarik perhatian pengunjung di ajang MTQ Inhil ke-43 di Khairiah Mandah, yakni bubur Sempolet. Makanan tradisional ini merupakan makanan khas masyarakat pesisir Inhil, seperti Mandah, Kateman dan wilayah lainnya.

Stand pameran Kecamatan Mandah di hari pertama pembukaan MTQ juga menyediakan makanan tradisional ini. Makanan ini sulit ditemui, kecuali ada acara tradisional dan pameran semacam ini. Makanan semacam bubur pekat yang berbahan baku utama tepung sagu dan sayur-sayuran, dominannya sayur pucuk pakis dan kangkung ini, biasanya dihidangkan di waktu senggang dan ada keluarga jauh yang datang bertandang.

"Sempolet ini merupakan kuliner tradisional di sini, namun susah menemui di jual pada hari biasa, kecuali ada acara keluarga," ujar Maryam, warga Kecamatan Mandah kepada riauterkinicom, Rabu (15/5/13).

Makanan ini sebaiknya dihirup (memang cara makannya lebih enak kalau dihirup langsung tanpa sendok) selagi masih hangat.

Proses pengolahan makanan ini cukup mudah, yakni tepung sagu di campurkan pada air mendidih sambil diaduk-aduk sampai mengental dan menjadi kuah. Kemudian ditambahkan sayuran, bahkan ada warga yang memasukkan udang, ikan dan cumi dalam 'bubur' sempolet ini. Lama memasaknya hanya sekitar 15 menit saja lalu siap di hidangkan.

Adapun resep sederhana membuatnya, yakni sediakan bahan tepung sagu, sayuran (kangkung atau pucuk pakis), sesuai selera ada yang menambahkan udang, cumi, siput atau ikan.

Bumbunya terdiri bawang merah, bawang putih, cabe rawit, cabe merah. Semua bumbu ini dihaluskan. Kemudian semua bumbu ini ditumis, setelah harum lalu masukkan udang, cumi, siput atau ikan yang telah dibersihkan, lalu masukan sayur kangkung dan tepung sagu.

Setelah matang, hidangkan selagi hangat, agar kuah tidak mencair. Karena Sempolet lebih nikmat disantap ketika dalam keadaan hangat dan kental.***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Jaringan Masyarakat Gambut Riau
Kepada link, bahwa foto sempolet yang ditampilkan berasal dari Blog jmgriau.blogspot.com, untuk itu kami meminta riauterkini.com mencantumkan sumber foto, sesuai dengan UU No.19/2002 tentang Hak Cipta. terimakasih


Berita Sosial lainnya..........
- Posisi Terus Digoyang, Sekdakab Inhu Bertekad Tetap Bertahan
- PT. Waskita Karya Dituntut Warga Rohul Perbaiki Jalan Inspeksi
- Pelatihan RTMPE Kampar Diikuti Peserta dari Negeri Perak, Malaysia
- Batas Kampar-Pekanbaru,
DPRD Riau Minta Mendagri Turunkan Tim ke Lapangan

- Sambut Ramadhan, Personel Satpol PP Riau Bersihkan Masjid Raya Pekanbaru
- Gugatan Warga Kepada Pemerintah Akibat Kabut Asap Berujung Damai
- Proyek Gedung Daerah 'Amburadul' Kalangan di Bengkalis Minta DPRD Bentuk Pansus


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.198.240.21
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com