Untitled Document
Sabtu, 26 Syawwal 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Jum’at, 22 Agustus 2014 22:57
Jelang Akhir Jabatan,
Dalam Sehari DPRD Inhu Lakukan 4 Paripurna


Jum’at, 22 Agustus 2014 22:12
Pembukaan MTQ ke-47 Pekanbaru Sukses dan Meriah

Jum’at, 22 Agustus 2014 22:01
Bertambah Rp 229 Miliar,
APBD-Perubahan Inhu Rp 1,9 Triliun Disahkan


Jum’at, 22 Agustus 2014 20:37
Diduga Karena 'Ketahuan', Gubri Batalkan Pelantikan Puluhan Pejabat

Jum’at, 22 Agustus 2014 20:35
Dispenda Riau Prediksi PAD di KUA-PPAS RAPBD Murni 2015 Sebesar Rp3,6 Triliun

Jum’at, 22 Agustus 2014 20:30
Pengelolaan Dinilai Berhasil,
Pemkab Lingga Stuban ke UED-SP dan Bumdes di Rohul


Jum’at, 22 Agustus 2014 19:09
Pacu Jalur 2014,
Jalur Rohil Kandas di Hari Kedua




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 10 Mei 2013 16:38
106 Siswa Rebut Beasiswa Ikatan Dinas RAPP

Perusahaan kertas PT RAPP memberikan beasiswa dinas kepada putra daerah Riau. Sebanyak 160 siswa SMA dari lima kabupaten di Riau ikuti seleksi.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI-Sebanyak 106 orang siswa/i Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) mengikuti seleksi beasiswa ikatan dinas ke Akademi Teknologi Pulp dan Kertas (ATPK) Bandung dan Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta. Proses seleksi yang berlangsung pada Rabu dan Kamis (7-8/5), bertempat di Gedung APRIL Learning Institute (ALI) PT Riau Andalan Pulp And Paper (RAPP) Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Siswa yang berasal dari SMA dan SMK disekitar wilayah operasional perusahaan ini, tersebar di lima kabupaten di Riau, antara lain kabupaten Pelalawan, Siak, Kampar, Kuantan Singingi, dan Kepulauan Meranti.

Proses seleksi tersebut disaksikan langsung oleh Community Development (CD) Department Head RAPP, Amru Mahalli, Direktur ATPK Bandung, Suprapto dan sejumlah karyawan CD dan ALI RAPP.

Amru Mahalli menjelaskan bahwa program tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat sekitar area operasional yang diwujudkan melalui bentuk beasiswa ikatan dinas.

”Peserta yang lulus akan diberikan beasiswa full, biaya berangkat, biaya bulanan, biaya pendidikan, dan nantinya akan disediakan kesempatan bekerja di RAPP,“ katanya.

Sementara itu, Direktur ATPK Bandung, Suprapto, menyebutkan bahwa tidak ada perbedaan gender dalam proses penerimaan. ATPK akan mencari calon-calon dengan nilai tes terbaik, serta akan mempertimbangkan hasil interview dan psikotes.

Selanjutnya Suprapto mengharapkan agar perusahaan secara langsung memeriksa kondisi kesehatan para peserta melalui tes kesehatan, untuk memaastikan calon mahasiswa ikatan dinas terseubut benar-benar dalam kondisi prima.

Selain manfaat beasiswa, peserta yang lulus seleksi nantinya juga akan mendapat fasilitas asrama, pelatihan, serta asuransi kecelakaan selama tiga tahun.

RAPP sendiri telah menggulirkan program penerimaan ATPK Bandung sejak tahun 2006 dan program penerimaan Instiper Yogyakarta sejak 2011. Sampai saat ini, setidaknya sudah ada 25 lulusan ATPK Bandung yang bekerja di RAPP sebagai tenaga ahli operasional.***(rls)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Pembukaan MTQ ke-47 Pekanbaru Sukses dan Meriah
- Diduga Karena 'Ketahuan', Gubri Batalkan Pelantikan Puluhan Pejabat
- Dispenda Riau Prediksi PAD di KUA-PPAS RAPBD Murni 2015 Sebesar Rp3,6 Triliun
- Pacu Jalur 2014,
Jalur Rohil Kandas di Hari Kedua

- Dancer Rohil Pukau Pengunjung Pacu Jalur
- BBM Jenis Solar Mulai Langka di Duri
- MUI Mandau Minta Penyebaran Daging Sesuai Syariat Islam


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.90.178.218
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com