Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 25 Pebruari 2018 22:01
Ditabrak Truck Balak, Anggota Damkar Mandau, Bengkalis Tewas Ditempat

Ahad, 25 Pebruari 2018 21:42
Seorang Suami di Inhu Tega Bunuh Istrinya

Ahad, 25 Pebruari 2018 19:45
LE Mulai Kampanyekan Prabowo-Cak Imin untuk Pilpres 2019

Ahad, 25 Pebruari 2018 16:38
Pasangan AYO Sambangi Sentra Nenas di Rokan Hilir

Ahad, 25 Pebruari 2018 15:48
Capella Honda Serahkan Unit PCX150 Kepada 10 Konsumen Pembeli Perdana

Ahad, 25 Pebruari 2018 15:43
Ini Rencana Besar Pasangan AYO untuk Kota Dumai

Ahad, 25 Pebruari 2018 14:56
KBM di Desa Koto Ranah, Mahasiswa UPP Rohul Merasa Pulang Kampung

Ahad, 25 Pebruari 2018 14:53
Arminareka Perdana Berangkatkan Ratusan Jemaah Umroh Asal Rohul Maret 2018

Ahad, 25 Pebruari 2018 13:22
Puluhan Tokoh Masyarakat Tenayan Dukung dan Siap Menangkan Firdaus-Rusli

Ahad, 25 Pebruari 2018 10:19
Sudah Diikuti 1.600 Murid, Diluncurkan Didikan Subuh Quran di Bengkalis

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 9 Mei 2013 16:37
Ratusan Warga Penambang Pasir Menganggur di Rupat

Ratusan KK warga Pulau Rupat terpaksa menganggur. Mereka belum memiliki izin untuk menambang pasir dan takut ditangkap oleh aparat.

Riauterkini-RUPAT– Sekitar 200 kepala keluarga (KK) Pulau Rupat, pekerja penambangan pasir di daerah tersebut harus menganggur pasca diwajibkan memberhentikan aktivitas penambangan oleh aparat, dan belum mengantongi izin resmi dari pemerintah.

Para warga yang sebelumnya melakukan penambangan di wilayah Sungai Injab, Kelurahan Terkul Kecamatan Rupat itu, saat ini harus rela kehilangan mata pencaharian walaupun menjadi andalan untuk menghidupi keluarga mereka.

"Saya dan kawan-kawan sudah hampir dua bulan ini tidak menambang pasir lagi. Akibatnya keluarga saya kesulitan, terutama untuk menutupi keperluan hidup sehari-hari, mulai dari biaya dapur, sekolah dan lainnya. Kami tidak berani menambang pasir lagi, karena takut ditangkap,” keluh Saleh, salah seorang warga kelurahan Terkul kepada wartawan belum lama.

Terpisah, Anggota DPRD Bengkalis asal Rupat Muhammad Nasir, mengaku cukup prihatin terhadap kondisi yang dialami oleh para warga Pulau Rupat tersebut.

Menurutnya, penambangan pasir laut memang dilarang, tetapi pemerintah pusat juga membuat kebijakan tentang kewenangan daerah yang boleh menerbitkan izin berupa IPR untuk penambangan rakyat.

“Sebenarnya ada celah bagi pemerintah daerah untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dengan menerbitkan IPR. Karena pemerintah daerah memiliki kewenangan mengeluarkan izin penambangan dalam skala 4 mil dari lepas pantai,” kata Nasir saat dihubungi via telepon seluler, Kamis (9/5/13).

“Tidak ada salahnya bupati mencabut Perbup 2001 itu, mengganti dengan Perbup baru untuk penambangan pasir laut di Sungai Injab. Setelah adanya Perbup, masyarakat dapat berusaha menambang untuk menghidup keluarganya. Kemudian menyiapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang penambangan pasir serta potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD),” saran Nasir.***(dik)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Sudah Diikuti 1.600 Murid, Diluncurkan Didikan Subuh Quran di Bengkalis
- Keunikan Kampung Wisata Koto Ranah,
Mulai Puncak Suligi 900 MDPL Hingga Naskah Kuno

- Muhaimin Iskandar Beri Kuliah Umum di UR
- Kembangkan Pariwisata dan Pendidikan, Pemkab Kuansing Bekerjasama dengan UGM
- HUT Pemasyarakatan 54, Napi Rutan Rengat Bersihkan Tugu Patin Inhu
- Cegah Karlahut, Musim Mas Bantu Alat Berat untuk Warga Buka Lahan
- YKAKI Laporkan Ada 30 Anak Menderita Kanker di Kampar
- Festival Mahligai 2018 di Danau PLTA Koto Panjang Digekar Besok
- Kapolres Laporkan Tingginya Kasus Narkoba di Kampar
- Rumah Terbakar dan Hidup Sendiri,
Warga Bengkalis Ini Perlu Bantuan Material Rumah

-
- Terbukti Lakukan Pungli, Dua Personel Satpol PP Pekanbaru Dipecat
- DPPPA Gelar Pelatihan Layanan Ramah Anak di Puskesmas dan Rumah Sakit
- Diminta Profesional dan Amanah, 149 Advokat Peradi Pekanbaru Dilantik
- Silaturahmi dengan Tokoh Adat,
Kapolres Kampar Sambangi Sekretariat Lembaga Adat Setempat

- Kantongin Izin IUMK, IZI Cabang Riau Taja Pelatihan Budidaya Ikan di Tenayan
- Kapolres Inhu Resmikan Rukan Bhabinkamtibmas di Batang Peranap
- Bupati dan ASN Inhu Teken Pakta Integritas Hindari Suap dan Pungli
- Peringati HPSN, DLHK Pekanbaru Gelar Kampanye Peduli Sampah
- BEM se Indonesia demo di DPRD Riau,
Arus Lalu Lintas Jalan Sudirman Pekanbaru Dialihkan ke Mekar Sari



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 50.19.34.255
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com