Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 1 Oktober 2016 17:05
Sambut Tahun Baru Islam, Laskar Melayu Bersatu Pelalawan Gelar Sunatan Masal

Sabtu, 1 Oktober 2016 16:12
Setelah Minum Air Tebu,
Kakek Sebatang Kara Ditemukan Tewas di Pelalawan


Sabtu, 1 Oktober 2016 15:09
Tradisi Pisah Sambut Kapolda Riau,
Brigjen Pol Zulkarnain Ditepungtawari LAM Riau


Sabtu, 1 Oktober 2016 14:54
Swiss Belinn Hotel Meriahkan Coffee Day dengan Buy 1 get 1

Sabtu, 1 Oktober 2016 14:47
Lagi Membersihkan Kebun, Warga Rumbai Geger Temukan Potongan Tengkorak Manusia

Sabtu, 1 Oktober 2016 13:32
Dinyatakan Disabilitas, Said Usman Paksa KPU Minta Penjelasan ke Tim Tes Kesehatan

Sabtu, 1 Oktober 2016 13:30
Pemanasan Reuni Akbar, Alumni Faperta UR Ramaikan FCD Besok



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 3 September 2005 16:00
BPMKB Tegaskan Dana Kompensasi BBM Untuk Pembangunan Infrastruktur

BPMKB menegaskan dana kompensasi BBM sebesar Rp250 juta per kelurahan hanya digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan fisik. Tidak boleh dialihkan untuk kepentingan lain

Riauterkini-PEKANBARU-Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (BPMKB) menegaskan bahwa dana kompensasi BBM yang diberikan pemerintah pusat ke keluraha, digunakan untuk tujuan yang telah ditetapkan. Yakni pembangunan sarana dan pra sara fisik atau infrastruktur. Tidak boleh dialihkan ke kepentingan lain.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala BPMKB Zulkifli Indra ketika dikonfirmasi Sabtu (3/9). Menurutnya, keinginan masyarakat Rumbai Pesisir agar dana kompensasi BBM dialihkan menjadi dana Program Ekonomi Kerakyatan (PEK) tidak bisa dibenarkan.

"Dana kompensasi BBM sebesar Rp250 juta harus direalisasikan untuk pembangunan fisik. Tidak boleh yang lain," tegasnya. Ditambahkan Zulkifli, dana tersebut digunakan untuk infrastruktur jalan, drainase atau tergantung kepada kebutuhan masing-masing keluruhan. Namun tetap berbentuk pembangunan fisik.

Mengenai adanya usulan pengalihan dana ke PEK, Zulkifli mengatakan hal tersebut tidak bisa dilakukan oleh lurah atau Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) sebagai pengelola dana.

"LPM tak berhak mengalihkan. Jika ada usulan pengalihan, tergantung kepada keputusan walikota," tandasnya.

Usulan pengalihan dana ke PEK dilontarkan camat Rumbai Pesisir Amrul Mukhtar beberapa waktu lalu. Selain kebutuhan fisik di kelurahan Tebing Tinggi Okura dan Lembah Damai yakni sumur bor dan jalan, ada usulan pengalihan ke PEK. Alasannya, karena bersentuhan langsung dengan masyarakat sekitar.

"Namun usulan tersebut masih akan dibicarakan lebih lanjut. Apakah dibolehkan atau tidak," tandasnya.

Dana kompensasi BBM diberikan kepada 20 kelurahan dari 11 kecamatan di Pekanbaru. Kecamatan yang kelurahannya tidak mendapat jatah yakni Kecamatan Tampan. Dana sebesar Rp250 juta per kelurahan tersebut, akan dikelola oleh LPM dan berkoordinasi dengan Lurah serta camat Setempat. Total dana yang diberikan kepada 20 kelurahan di Pekanbaru mencapai Rp5 milyar.

Kelurahan yang mendapatkan dana subsidi BBM adalah Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Bukit Raya, Kelurahan Wonorejo dan Tangkerang Tengah Kecamatan Marpoyan Damai, Kelurahan Labuh Baru Timur dan Tampan Kecamatan payung Sekaki, Kelurahan Sumahilang dan Sukaramai Kecamatan Pekanbaru Kota, Kelurahan Pesisir Kecamatan Limapuluh, Kelurahan Muara Fajar Kecamatan Rumbai, Kelurahan Meranti Pandak, Tebing Tinggi Okura dan Lembah Damai Kecamatan Rumbai Pesisir, Kelurahan Sukamaju Kecamatan Sail,Kelurahan Kp bandar, Kp Baru dan Sago Kecamatan senapelan, Kelurahan Kp Tengaah dan Hargosari Kecamatan Sukajadi dan Kelurahan Kulim dan Sail Kecamatan Tenayan Raya.***(sari)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Sambut Tahun Baru Islam, Laskar Melayu Bersatu Pelalawan Gelar Sunatan Masal
- Pemanasan Reuni Akbar, Alumni Faperta UR Ramaikan FCD Besok
- Gema Muharram di Inhil Masuk Iven Wisata Provinsi Riau
- BPKAD Pekanbaru Himbau Camat dan Lurah Proaktif Jemput Honor Masjid Paripurna
- Pembangunan Jembatan Siak IV,
Tekhnis dan Waktu Lelang Umum Perlu Dihitung

- Ditanam Semasa Achmad,
Tanaman Hias di Median Jalan Banyak yang Mati Kekeringan

- Berturut Keempat Kali, Kecamatan Bantan Juara Umum MTQ Kabupaten Bengkalis


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.91.18.51
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com