Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 7 Desember 2016 20:17
Reses Anggota DPRD Riau,
Lima Posyandu Bankeu Pemprov Riau Diserahkan Bertahap


Rabu, 7 Desember 2016 19:00
Kehadiran Presiden di Acara HAKI Belum Pasti

Rabu, 7 Desember 2016 18:11
Polair Amankan 2 Truk Berisi 15,3 Ton Bawang Merah Ilegal

Rabu, 7 Desember 2016 18:09
DPP Golkar Tunjuk Ruspan Aman dan Wan Thamrin Hasyim Calon Wagubri

Rabu, 7 Desember 2016 18:04
Mendagri Imbau Pemda Efisien Gunakan Anggaran

Rabu, 7 Desember 2016 18:02
Bupati Jefry Noer Hadiri Pelantikn Direktur Politeknik Kampar

Rabu, 7 Desember 2016 17:23
Plt Bupati Rohul Ajak Masyarakat Dukung Proyek Irigasi Osaka 9,6 Km

Rabu, 7 Desember 2016 17:18
Ketua TP PKK Kampar Buka Semnar Hari Ibu ke 88

Rabu, 7 Desember 2016 17:09
Pakai Mobdin Sedan Bekas,
Bupati Harris Tunjukkan Hidup Sederhana Didepan Ketua KPK


Rabu, 7 Desember 2016 17:03
Bandara SSK II Pekanbaru Amankan 70 Unit Handphone Selundupan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 3 September 2005 16:00
BPMKB Tegaskan Dana Kompensasi BBM Untuk Pembangunan Infrastruktur

BPMKB menegaskan dana kompensasi BBM sebesar Rp250 juta per kelurahan hanya digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan fisik. Tidak boleh dialihkan untuk kepentingan lain

Riauterkini-PEKANBARU-Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (BPMKB) menegaskan bahwa dana kompensasi BBM yang diberikan pemerintah pusat ke keluraha, digunakan untuk tujuan yang telah ditetapkan. Yakni pembangunan sarana dan pra sara fisik atau infrastruktur. Tidak boleh dialihkan ke kepentingan lain.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala BPMKB Zulkifli Indra ketika dikonfirmasi Sabtu (3/9). Menurutnya, keinginan masyarakat Rumbai Pesisir agar dana kompensasi BBM dialihkan menjadi dana Program Ekonomi Kerakyatan (PEK) tidak bisa dibenarkan.

"Dana kompensasi BBM sebesar Rp250 juta harus direalisasikan untuk pembangunan fisik. Tidak boleh yang lain," tegasnya. Ditambahkan Zulkifli, dana tersebut digunakan untuk infrastruktur jalan, drainase atau tergantung kepada kebutuhan masing-masing keluruhan. Namun tetap berbentuk pembangunan fisik.

Mengenai adanya usulan pengalihan dana ke PEK, Zulkifli mengatakan hal tersebut tidak bisa dilakukan oleh lurah atau Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) sebagai pengelola dana.

"LPM tak berhak mengalihkan. Jika ada usulan pengalihan, tergantung kepada keputusan walikota," tandasnya.

Usulan pengalihan dana ke PEK dilontarkan camat Rumbai Pesisir Amrul Mukhtar beberapa waktu lalu. Selain kebutuhan fisik di kelurahan Tebing Tinggi Okura dan Lembah Damai yakni sumur bor dan jalan, ada usulan pengalihan ke PEK. Alasannya, karena bersentuhan langsung dengan masyarakat sekitar.

"Namun usulan tersebut masih akan dibicarakan lebih lanjut. Apakah dibolehkan atau tidak," tandasnya.

Dana kompensasi BBM diberikan kepada 20 kelurahan dari 11 kecamatan di Pekanbaru. Kecamatan yang kelurahannya tidak mendapat jatah yakni Kecamatan Tampan. Dana sebesar Rp250 juta per kelurahan tersebut, akan dikelola oleh LPM dan berkoordinasi dengan Lurah serta camat Setempat. Total dana yang diberikan kepada 20 kelurahan di Pekanbaru mencapai Rp5 milyar.

Kelurahan yang mendapatkan dana subsidi BBM adalah Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Bukit Raya, Kelurahan Wonorejo dan Tangkerang Tengah Kecamatan Marpoyan Damai, Kelurahan Labuh Baru Timur dan Tampan Kecamatan payung Sekaki, Kelurahan Sumahilang dan Sukaramai Kecamatan Pekanbaru Kota, Kelurahan Pesisir Kecamatan Limapuluh, Kelurahan Muara Fajar Kecamatan Rumbai, Kelurahan Meranti Pandak, Tebing Tinggi Okura dan Lembah Damai Kecamatan Rumbai Pesisir, Kelurahan Sukamaju Kecamatan Sail,Kelurahan Kp bandar, Kp Baru dan Sago Kecamatan senapelan, Kelurahan Kp Tengaah dan Hargosari Kecamatan Sukajadi dan Kelurahan Kulim dan Sail Kecamatan Tenayan Raya.***(sari)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Ketua TP PKK Kampar Buka Semnar Hari Ibu ke 88
- Pakai Mobdin Sedan Bekas,
Bupati Harris Tunjukkan Hidup Sederhana Didepan Ketua KPK

- Riau Bawa Sektor Perkebunan Dalam Diskusi Rembuk Integritas Nasional
- Pesan Ketua KPK Terhadap Pembangunan Teknopolitan Langgam
- Bupati Harris Boyong Ketua KPK Tinjau Kawasan Teknopolitan di Langgam
- Wabup Kuansing Kunjungi Pabrik Tepung Tepioka di Jateng
- Razia Warnet, 40 Siswa Lagi Asyik Ngewarnet Diangkut Pol PP


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.157.225.99
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com