Untitled Document
Selasa, 2 Rajab 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Selasa, 21 April 2015 11:36
Kemendagri Buka Peluang Pejabat Daerah Duduki Dirjen Otonomi Daerah

Selasa, 21 April 2015 11:25
Digerebek Saat Pesta Sabu di Rohul, Dua Tertangkap namun Bandar Kabur

Selasa, 21 April 2015 09:53
Nihil Pejabat, Asisten I Meradang Saat Buka Cerdas Cermat BNK Dumai

Selasa, 21 April 2015 09:47
Sekko Dumai Pimpin Ekpso Persiapan Kejurnas Off Road 2015

Selasa, 21 April 2015 07:00
Mulai Besok, Listrik di Sejumlah Kawasan di Kampar Dipadamkan 4-7 Jam

Selasa, 21 April 2015 06:59
DPD KNPI Riau Taja Diskusi Panel Sempena Hari Kartini

Selasa, 21 April 2015 06:57
Dimeriahkan Pesta Kembang Api, Bupati Meranti Buka MTQ Bokor



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 3 September 2005 16:00
BPMKB Tegaskan Dana Kompensasi BBM Untuk Pembangunan Infrastruktur

BPMKB menegaskan dana kompensasi BBM sebesar Rp250 juta per kelurahan hanya digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan fisik. Tidak boleh dialihkan untuk kepentingan lain

Riauterkini-PEKANBARU-Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (BPMKB) menegaskan bahwa dana kompensasi BBM yang diberikan pemerintah pusat ke keluraha, digunakan untuk tujuan yang telah ditetapkan. Yakni pembangunan sarana dan pra sara fisik atau infrastruktur. Tidak boleh dialihkan ke kepentingan lain.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala BPMKB Zulkifli Indra ketika dikonfirmasi Sabtu (3/9). Menurutnya, keinginan masyarakat Rumbai Pesisir agar dana kompensasi BBM dialihkan menjadi dana Program Ekonomi Kerakyatan (PEK) tidak bisa dibenarkan.

"Dana kompensasi BBM sebesar Rp250 juta harus direalisasikan untuk pembangunan fisik. Tidak boleh yang lain," tegasnya. Ditambahkan Zulkifli, dana tersebut digunakan untuk infrastruktur jalan, drainase atau tergantung kepada kebutuhan masing-masing keluruhan. Namun tetap berbentuk pembangunan fisik.

Mengenai adanya usulan pengalihan dana ke PEK, Zulkifli mengatakan hal tersebut tidak bisa dilakukan oleh lurah atau Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) sebagai pengelola dana.

"LPM tak berhak mengalihkan. Jika ada usulan pengalihan, tergantung kepada keputusan walikota," tandasnya.

Usulan pengalihan dana ke PEK dilontarkan camat Rumbai Pesisir Amrul Mukhtar beberapa waktu lalu. Selain kebutuhan fisik di kelurahan Tebing Tinggi Okura dan Lembah Damai yakni sumur bor dan jalan, ada usulan pengalihan ke PEK. Alasannya, karena bersentuhan langsung dengan masyarakat sekitar.

"Namun usulan tersebut masih akan dibicarakan lebih lanjut. Apakah dibolehkan atau tidak," tandasnya.

Dana kompensasi BBM diberikan kepada 20 kelurahan dari 11 kecamatan di Pekanbaru. Kecamatan yang kelurahannya tidak mendapat jatah yakni Kecamatan Tampan. Dana sebesar Rp250 juta per kelurahan tersebut, akan dikelola oleh LPM dan berkoordinasi dengan Lurah serta camat Setempat. Total dana yang diberikan kepada 20 kelurahan di Pekanbaru mencapai Rp5 milyar.

Kelurahan yang mendapatkan dana subsidi BBM adalah Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Bukit Raya, Kelurahan Wonorejo dan Tangkerang Tengah Kecamatan Marpoyan Damai, Kelurahan Labuh Baru Timur dan Tampan Kecamatan payung Sekaki, Kelurahan Sumahilang dan Sukaramai Kecamatan Pekanbaru Kota, Kelurahan Pesisir Kecamatan Limapuluh, Kelurahan Muara Fajar Kecamatan Rumbai, Kelurahan Meranti Pandak, Tebing Tinggi Okura dan Lembah Damai Kecamatan Rumbai Pesisir, Kelurahan Sukamaju Kecamatan Sail,Kelurahan Kp bandar, Kp Baru dan Sago Kecamatan senapelan, Kelurahan Kp Tengaah dan Hargosari Kecamatan Sukajadi dan Kelurahan Kulim dan Sail Kecamatan Tenayan Raya.***(sari)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Kemendagri Buka Peluang Pejabat Daerah Duduki Dirjen Otonomi Daerah
- Nihil Pejabat, Asisten I Meradang Saat Buka Cerdas Cermat BNK Dumai
- Mulai Besok, Listrik di Sejumlah Kawasan di Kampar Dipadamkan 4-7 Jam
- DPD KNPI Riau Taja Diskusi Panel Sempena Hari Kartini
- Dimeriahkan Pesta Kembang Api, Bupati Meranti Buka MTQ Bokor
- Menara BRK Tak Kunjung Ditempati,
Komisi C DPRD Riau Kecewa pada PT Waskita Karya

- Dishutbun Rohul Akan Revisi,
Dishut Kampar Protes Dicantumkan sebagai Tim Penertiban Bukit Suligi



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.80.113.118
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com