Untitled Document
Kamis, 3 Syawwal 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Rabu, 30 Juli 2014 20:40
Lebaran, Warga Rohil Jadikan Jembatan Pedamaran Obyek Wisata

Rabu, 30 Juli 2014 20:38
Sempat Muncul 24, Kini Titik Panas Bersih dari Wilayah Rohul

Rabu, 30 Juli 2014 20:37
Bupati Meranti Bawa Rombongan Berlebaran ke Rumdis Gubri

Rabu, 30 Juli 2014 17:34
4 Ruko dan 2 Rumah di Bangun Jaya Rohul Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Rabu, 30 Juli 2014 15:54
Pemkab Inhil Rencana Bentuk Relawan Peduli Kebersihan dari Kalangan Pelajar

Rabu, 30 Juli 2014 13:36
Enam Rumah Karyawan PT SAGM di Inhil Ludes Terbakar

Rabu, 30 Juli 2014 09:13
Penjelasan Tertulis Bank Mandiri Terkait Dugaan Pembobolan Rekening di Duri



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 1 Mei 2013 14:50
Walikota Dumai Terima Penghargaan K3 dari Menakertrans

Bersama tiga walikota dan bupati dari Riau, Walikota Dumai menerima K3 dari Kemenakertrans. Penyerahan dilakukan oleh Menakertrans Muhaimin Iskandar.

Riauterkini-DUMAI- Anugrah terindah telah diukir Walikota Dumai Khairul Anwar dalam peringatan Hari Jadi Ke-14 Kota Dumai. Pemerintah Kota Dumai, kembali menerima penghargaan sebagai pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) Republik Indonesia di tahun 2013. Penyerahan penghargaan itu secara langsung diserahkan, Muhaimin Iskandar, Kemenakertrans RI kepada Khairul Anwar, Walikota Dumai di Gedung Smesco Convetion Centrer Jalan Gotot Subroto Jakarta Selatan, Selasa (30/4/13) kemarin malam.

Bukan saja Walikota Dumai Khairul Anwar yang menerima penghargaan K3 dari Kemenakertrans RI, belasan perusahaan yang ada di Kota Dumai juga menerima penghargaan Zero Accident (Nihil Kecelakaan Kerja). Belasan perusahaan yang menerima penghargaan itu diantaranya, PT Wilmar Nabati Indonesia, PT Wilmar Bioenegi Indonesia, PT Sentana Adidaya Pratama, PT Kawasan Industri Dumai, PT Pelindo Cabang I Dumai, PT. Sari Dumai Sejati, PT Chevron Pasific Indonesia, PT Inti Benua, PT Ivomas Tunggal dan beberapa perusahaan lainnya diwilayah Kota Dumai.

Kemenakertrans RI, Muhaimin Iskandar usai memberikan penghargaan mengatakan, perusahaan yang meraih penghargaan Zero Accident tahun 2013 ini meningkat dibandingkan 2012 lalu. Sedangkan penghargaan K3 diberikan kepada perusahaan atas evaluasi hasil audit dari lembaga audit Kemenakertrans RI. Bahkan dalam hal ini, pemerintah tidak hanya memberikan penghargaan kepada pemenang, namun bentuk insentif lainnya agar jumlah perusahaan dan daerah yang peduli akan keselamatan dan kesehatan kerja dapat meningkat sebagaimana dalam program Kemenakertrans benar-benar terwujud diseluruh daerah di Indonesia.

"Program K3 sudah seharusnya menjadi kewajiban dan budaya sehari-hari, karena dapat mencegah terulangnya kejadian kecelakaan kerja yang dapat merugikan semua pihak. "Pelaksanaan K3 tidak lagi dilakukan secara parsial namun pendekatan sistem yang melibatkan seluruh manajemen, tenaga kerja, kontraktor dan sumber produksi yang terintegrasi dengan sistem manajemen perusahaan. Untuk itu, kepada seluruh perusahaan yang menerima penghargaan ini tentunya harus lebih meningkatkan dan menerapkan program K3 dilingkungan kerja perusahaannya," pungkas Muhaimin Iskandar.

Sedangkan Walikota Dumai, Khairul Anwar SH mengaku bangga menerima penghargaan sebagai pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) Republik Indonesia di tahun 2013. Sebelum penghargaan ini diberikan, kata orang nomor satu di Kota Dumai, tentunya tim dari pusat terlebih dahulu melakukan penilaian terhadap perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Dumai. Dari hasil penilaian itulah, Pemerintah Kota Dumai mendapatkan penghargaan dari Kemenakertrans Republik Indonesia.

"Saya bangga dengan upaya yang dilakukan seluruh perusahaan di Kota Dumai bisa menekan angka kecelakaan kerja dan menerapkan sistem program K3 dari Kementarian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia. Penghargaan ini sendiri juga menjadi anugrah terindah bagi seluruh masyarakat Dumai bertepatan dengan Hari Jadi ke-14. Untuk itu, saya mengharapkan kebersamaan perusahaan dalam menekan angka kecelakaan bisa lebih ditingkatkan lagi. Apalagi, saat ini di Dumai sedang mulai menunjukan eksitensinya dari segi pembanguan dan pertumbuhan investasi," harap Khairul punuh bangga.

Tidak ketinggalan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Trasmigrasi Kota Dumai, H. Amiruddin menambahkan, penghargaan itu diraih karena Pemko Dumai dinilai berhasil dalam melakukan pembinaan K3 di perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Dumai. Kriteria tersebut, katanya, dinilai oleh tim dari pusat sehingga dari puluhan perusahaan yang ada, sebanyak sebelas perusahaan masuk nominasi. Dan selanjutnya, perusahaan yang masuk nominasi itu diseleksi kembali dan akhirnya sebanyak 11 perusahaan yang dinilai benar-benar memiliki kriteria dalam melakukan pembinaan dan pelaksanaan K3.

"Perusahaan yang masuk nominasi itu juga telah melakukan Pemeriksaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja diawal, berkala dan khusus. Kemudian, memiliki ahli keselamatan dan kesehatan kerja, serta telah menerapkan norma-norma keselamatan dan kesehatan kerja secara umum di perusahaan dan memiliki zero accident. Atas keberhasilan itulah, makanya 11 perusahaan ini mendapatkan penghargaan dari Kemenakertrans RI," ungkap Kadisnakertrans Dumai kepada riauterkinicom melalui telpon selulernya.

Dikatakan Amiruddin, penganugrahan penghargaan K3 ini merupakan program rutin yang digelar Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah dalam mendukung upaya sosialisasi K3 tingkat nasional. Melalui pemberian penghargaan ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi bagi pemerintah daerah, perusahaan dan masyarakat agar meningkatkan pembinaan dan pelaksanaan K3 demi terwujudnya tekad Indonesia berbudaya K3 tahun 2015.

Turut hadir pengambilan penghargaan sebagai pembina program K3 yang diterima Walikota Dumai Khairul Anwar SH dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia, Ketua Komisi I DPRD Dumai, Timo Kipda, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dumai, H Amiruddin, Ketua PKK Dumai, Hj. Nefy Agustina Khairul. Penerimaan penghargaan ini bukan saja diterima Walikota Dumai, melainkan ada beberapa Bupati dan Walikota yang ada di Provinsi Riau.***(had)

TEKS FOTO: Walikota Dumai H. Khairul Anwar menerima penghargaan sebagai Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K-3) dan tingkat nasional Tahun 2013 dari Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) RI, Muhaimin Iskandar di Gedung Smesco Convetion Centrer Jalan Gotot Subroto Jakarta Selatan, Selasa (30/4/13) kemarin malam.




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Lebaran, Warga Rohil Jadikan Jembatan Pedamaran Obyek Wisata
- Bupati Meranti Bawa Rombongan Berlebaran ke Rumdis Gubri
- Pemkab Inhil Rencana Bentuk Relawan Peduli Kebersihan dari Kalangan Pelajar
- Enam Rumah Karyawan PT SAGM di Inhil Ludes Terbakar
- Idul Fitri H+2, Istana Siak Dipadati Wisatawan
- Open House Hari Kedua di Rumdis Gubri,
Tanpa Tuan Rumah dan Tamu tak Disuguhi Makanan Sedikitpun

- Lebaran Kedua,,
Open House di Kediaman Bupati InhilTetap Ramai Didatangi Warga



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.167.69
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com