Untitled Document
Selasa, 10 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Senin, 30 Maret 2015 22:25
Dugaan Suap APBD, Koko Iskandar Turut Diperiksa KPK

Senin, 30 Maret 2015 21:51
Pilkada Kuansing,
Mardjan Ustha Masih Malu-malu Sebutkan Pendamping


Senin, 30 Maret 2015 21:42
DPD II Golkar se Riau Minta Tak Ada Plt Ketua

Senin, 30 Maret 2015 21:36
Pilkada Kuansing,
Pasbalon Indra Putra-Komprensi Daftar ke Hanura


Senin, 30 Maret 2015 21:30
Kepala SMAN Pintar Kuansing Kepala Sekolah Terbaik Nasional

Senin, 30 Maret 2015 21:23
Ahmi Septari Diberi Mandat Bentuk Partai Perindo Riau

Senin, 30 Maret 2015 20:48
Sutarno, Balon Bupati Siak dari Gerindra Ikut Penjaringan PAN



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 29 April 2013 16:47
LSIKP Kuansing Gelar Dialog Cegah Konflik Komunal

Digelar dialog dalam rangka mencegah terjadinya konflik komunal di Kuantan Singingi. Kegiatan tersebut ditaja LSIKP.

Riauterkini-TELUKKUANTAN-Lembaga Studi Informasi Komunikasi dan Pers (LSIKP) Kuantan Singingi menggelar dialog pencegahan dini potensi konflik komunal akibat kemajemukan dan fanatisme sara. Dialog ini memberi pemahaman terhadap kemajemukan dan mengetahui potensi konflik ditengah masyarakat.

Dialog digelar Senin (29/4/13) di gedung kesenian Narosa Teluk Kuntan dibuka secara resmi Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Firdaus Bahar diwakili Kabid Politik Drs. Mulyadi Harun.

Dalam sambutannya, Mulyadi mengatakan, dibeberapa belahan Indonesia, sudah terdengar adanya kerusuhan yang pemicunya suku, agama dan ras. Kerusuhan itu menjadi perhatian semua warga negara Indonesia, karena sampai menimbulkan korban jiwa dan harta serta sulitnya untuk diantisipasi.

Kondisi serupa katanya bisa saja terjadi di Kuantan Singingi, Riau. Daerah ini memiliki kondisi kemaysarakatan yang mirip dengan kawasan yang telah terjadi konflik tersebut.

Potensi gesekan sangat besar, bahkan beberapa kali juga terjadi, namun masih bisa diredam aparat keamanan dan tokoh masyarakat, termasuk campur tangan pemerintah daerah.

Beberapa konflik yang mencuat kepermukaan di Kabupaten Kuantan Singngi, konflik antara masyarakat Kenegerian Cengar dengan PT. Tri Bakti Sarimas, konflik masyarakat Kenegerian Teratak Air Hitam dengan Kengerian Simandolak dan konflik antara masyarakat Muara Lembu dengan masyarakat ekstransmigrasi.

Untuk masa datang, konflik-konflik yang telah terjadi tersebut, diharapkan tidak terulang lagi. Sehingga perlu antisipasi sejak dini terhadap potensi konflik tersebut. Maka perlu ada kegiatan yang bisa mengantisipasi tersebut.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Noprio Sandi mengatakan, untuk ketiga kalinya mereka menyelenggarakan dialog, untuk tahun ini, Dialog Pencegahan Dini Potensi Konflik Komunal Akibat Kemajemukan dan Fanatisme SARA di Kabupaten Kuantan Singingi.

Maksud kegiatan, memberi pemahaman terhadap kemajemukan, mengetahui potensi konflik ditengah masyarakat, tujuan, agar masyarakat menerima kemajemukan, antisipasi konflik sejak dini.

Nara sumber, Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi, “*Antisipasi Potensi Konflik Komunal Sejak Dini*”, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), H. Mulkan M. Sarin, MA, “*Sosialisasi SKB 2 Menteri dan Perbub, Terkait Kerukunan Umat Beragama*”, Ketua Perjasing dr Alfredo Hariadi, Sp. A “*Indahnya Hidup Damai Antar Suku”.*

Peserta sebanyak 100 orang, terdiri dari perwakilan organisasi masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat, masyarakat rawan konflik, LSM, mahasiswa dan siswa SLTA. Dialog berlangsung hangat, hingga akhir acara, sehingga masih banyak peserta yang mau bertanya, namun karena keterbatasan waktu, moderator menghentikan perserta yang mau bertanya.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- 2015, Dumai Targetkan PAD Parkir Terminal Barang Rp18 Miliar
- Kejar Target, BPJS Naker Dumai Gencarkan Sosialisasi
- Sekko Dumai Minta KPU Tak Risau Soal Anggaran Berkurang
- Segera Ditertibkan, Arminareka dan AFI Tour Tak Kantongi Ijin Kemenag Riau
- Bupati Buka MTQ ke-3 Kecamatan Rangsang Pesisir
- Berplat Hitam, Banyak Mobdin Anggota DPRD Rohul Berubah Jadi Mobil Pribadi
- Hearing Hanya Dihadiri Bawahan,
Pansus Lahan DPRD Riau 'Usir' Utusan PT IKPP



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.163.105.38
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com