Untitled Document
Sabtu, 28 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Sabtu, 18 April 2015 16:13
Sampai Besok, Nissan Duri Taja Showroom Ivent

Sabtu, 18 April 2015 16:09
Seorang Pedagang Kelontong di Pelalawan Dibayar Pakai Uang Palsu

Sabtu, 18 April 2015 15:17
Sehari, 5 SMA Sederajat di Duri Laksanakan Pengembalian Siswanya

Sabtu, 18 April 2015 14:42
Hasil Sementara Kajian Pansus Lahan DPRD Riau: Negara Rugi Puluhan Triliun

Sabtu, 18 April 2015 13:33
Dianggap Hanya Merugikan, Warga Pelalawan Sandera Truk CPO PT MAL

Sabtu, 18 April 2015 12:00
Penjaringan Balon Bupati PAN Kuansing Usai Pelantikan Pengurus

Sabtu, 18 April 2015 11:51
Kawasan Lindung, Perambah Hutan Pulau Basu di Inhil Bisa Dipidanakan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 29 April 2013 16:47
LSIKP Kuansing Gelar Dialog Cegah Konflik Komunal

Digelar dialog dalam rangka mencegah terjadinya konflik komunal di Kuantan Singingi. Kegiatan tersebut ditaja LSIKP.

Riauterkini-TELUKKUANTAN-Lembaga Studi Informasi Komunikasi dan Pers (LSIKP) Kuantan Singingi menggelar dialog pencegahan dini potensi konflik komunal akibat kemajemukan dan fanatisme sara. Dialog ini memberi pemahaman terhadap kemajemukan dan mengetahui potensi konflik ditengah masyarakat.

Dialog digelar Senin (29/4/13) di gedung kesenian Narosa Teluk Kuntan dibuka secara resmi Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Firdaus Bahar diwakili Kabid Politik Drs. Mulyadi Harun.

Dalam sambutannya, Mulyadi mengatakan, dibeberapa belahan Indonesia, sudah terdengar adanya kerusuhan yang pemicunya suku, agama dan ras. Kerusuhan itu menjadi perhatian semua warga negara Indonesia, karena sampai menimbulkan korban jiwa dan harta serta sulitnya untuk diantisipasi.

Kondisi serupa katanya bisa saja terjadi di Kuantan Singingi, Riau. Daerah ini memiliki kondisi kemaysarakatan yang mirip dengan kawasan yang telah terjadi konflik tersebut.

Potensi gesekan sangat besar, bahkan beberapa kali juga terjadi, namun masih bisa diredam aparat keamanan dan tokoh masyarakat, termasuk campur tangan pemerintah daerah.

Beberapa konflik yang mencuat kepermukaan di Kabupaten Kuantan Singngi, konflik antara masyarakat Kenegerian Cengar dengan PT. Tri Bakti Sarimas, konflik masyarakat Kenegerian Teratak Air Hitam dengan Kengerian Simandolak dan konflik antara masyarakat Muara Lembu dengan masyarakat ekstransmigrasi.

Untuk masa datang, konflik-konflik yang telah terjadi tersebut, diharapkan tidak terulang lagi. Sehingga perlu antisipasi sejak dini terhadap potensi konflik tersebut. Maka perlu ada kegiatan yang bisa mengantisipasi tersebut.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Noprio Sandi mengatakan, untuk ketiga kalinya mereka menyelenggarakan dialog, untuk tahun ini, Dialog Pencegahan Dini Potensi Konflik Komunal Akibat Kemajemukan dan Fanatisme SARA di Kabupaten Kuantan Singingi.

Maksud kegiatan, memberi pemahaman terhadap kemajemukan, mengetahui potensi konflik ditengah masyarakat, tujuan, agar masyarakat menerima kemajemukan, antisipasi konflik sejak dini.

Nara sumber, Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi, “*Antisipasi Potensi Konflik Komunal Sejak Dini*”, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), H. Mulkan M. Sarin, MA, “*Sosialisasi SKB 2 Menteri dan Perbub, Terkait Kerukunan Umat Beragama*”, Ketua Perjasing dr Alfredo Hariadi, Sp. A “*Indahnya Hidup Damai Antar Suku”.*

Peserta sebanyak 100 orang, terdiri dari perwakilan organisasi masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat, masyarakat rawan konflik, LSM, mahasiswa dan siswa SLTA. Dialog berlangsung hangat, hingga akhir acara, sehingga masih banyak peserta yang mau bertanya, namun karena keterbatasan waktu, moderator menghentikan perserta yang mau bertanya.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Kantor Pos Bagansiapiapi Bayarkan Dana PSKS
- Perkembangan RTMPE,
Bupati Kampar Perintah Pejabat Eselon Jadi Contoh

- Bupati Kampar Lantik 233 Kepala Sekolah
- BPC PHRI Perdana di Kepulauan Meranti Segera Dilantik
- Kasus Buat e-KTP se Tahun,
Dewan Pertanyakan Kinerja Disdukcapil Pelalawan

- Jefry Noer Masuk Sepuluh Besar Bupati Terbaik Nasional
- Dirujuk ke RSCM Jakarta,
Warga Rohil Rusiana Penderita Tumor Belum Punya Biaya



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.87.112.36
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com