Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 23 Juli 2016 21:24
Tak Miliki Kursi dan Meja, Siswa SDN 028 Pematang Reba Inhu Belajar di Lantai

Sabtu, 23 Juli 2016 19:49
Disambut Atraksi Pemadaman Api,
Mendagri Tjahjo Kumolo Berkunjung ke PT RAPP


Sabtu, 23 Juli 2016 19:41
DPC PKB Pelalawan Peringati Harlah ke-18 dengan Kegiatan Doa dan Tahlil

Sabtu, 23 Juli 2016 19:23
Calon Ketua DPD KNPI Rohul Pertanyakan Uang Pendaftaran Rp25 Juta

Sabtu, 23 Juli 2016 19:04
Polres Dumai Tangkap Mobil Angkut 100 Karung Bawang Ilegal

Sabtu, 23 Juli 2016 18:59
Ditinggal Berobat ke Puskesmas,
Uang Rp11 Juta Milik Warga Ujungbatu Disikat Maling


Sabtu, 23 Juli 2016 18:55
Polres Dumai Tangkap Karyawan Adira Finance Penggelap Uang Nasabah di Jakarta



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 29 April 2013 16:47
LSIKP Kuansing Gelar Dialog Cegah Konflik Komunal

Digelar dialog dalam rangka mencegah terjadinya konflik komunal di Kuantan Singingi. Kegiatan tersebut ditaja LSIKP.

Riauterkini-TELUKKUANTAN-Lembaga Studi Informasi Komunikasi dan Pers (LSIKP) Kuantan Singingi menggelar dialog pencegahan dini potensi konflik komunal akibat kemajemukan dan fanatisme sara. Dialog ini memberi pemahaman terhadap kemajemukan dan mengetahui potensi konflik ditengah masyarakat.

Dialog digelar Senin (29/4/13) di gedung kesenian Narosa Teluk Kuntan dibuka secara resmi Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Firdaus Bahar diwakili Kabid Politik Drs. Mulyadi Harun.

Dalam sambutannya, Mulyadi mengatakan, dibeberapa belahan Indonesia, sudah terdengar adanya kerusuhan yang pemicunya suku, agama dan ras. Kerusuhan itu menjadi perhatian semua warga negara Indonesia, karena sampai menimbulkan korban jiwa dan harta serta sulitnya untuk diantisipasi.

Kondisi serupa katanya bisa saja terjadi di Kuantan Singingi, Riau. Daerah ini memiliki kondisi kemaysarakatan yang mirip dengan kawasan yang telah terjadi konflik tersebut.

Potensi gesekan sangat besar, bahkan beberapa kali juga terjadi, namun masih bisa diredam aparat keamanan dan tokoh masyarakat, termasuk campur tangan pemerintah daerah.

Beberapa konflik yang mencuat kepermukaan di Kabupaten Kuantan Singngi, konflik antara masyarakat Kenegerian Cengar dengan PT. Tri Bakti Sarimas, konflik masyarakat Kenegerian Teratak Air Hitam dengan Kengerian Simandolak dan konflik antara masyarakat Muara Lembu dengan masyarakat ekstransmigrasi.

Untuk masa datang, konflik-konflik yang telah terjadi tersebut, diharapkan tidak terulang lagi. Sehingga perlu antisipasi sejak dini terhadap potensi konflik tersebut. Maka perlu ada kegiatan yang bisa mengantisipasi tersebut.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Noprio Sandi mengatakan, untuk ketiga kalinya mereka menyelenggarakan dialog, untuk tahun ini, Dialog Pencegahan Dini Potensi Konflik Komunal Akibat Kemajemukan dan Fanatisme SARA di Kabupaten Kuantan Singingi.

Maksud kegiatan, memberi pemahaman terhadap kemajemukan, mengetahui potensi konflik ditengah masyarakat, tujuan, agar masyarakat menerima kemajemukan, antisipasi konflik sejak dini.

Nara sumber, Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi, “*Antisipasi Potensi Konflik Komunal Sejak Dini*”, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), H. Mulkan M. Sarin, MA, “*Sosialisasi SKB 2 Menteri dan Perbub, Terkait Kerukunan Umat Beragama*”, Ketua Perjasing dr Alfredo Hariadi, Sp. A “*Indahnya Hidup Damai Antar Suku”.*

Peserta sebanyak 100 orang, terdiri dari perwakilan organisasi masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat, masyarakat rawan konflik, LSM, mahasiswa dan siswa SLTA. Dialog berlangsung hangat, hingga akhir acara, sehingga masih banyak peserta yang mau bertanya, namun karena keterbatasan waktu, moderator menghentikan perserta yang mau bertanya.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Hendak Padamkan Kebakaran, Mobil Damkar Terperosok ke Parit
- Proyek Hampir Rampung, Ternyata Bangunan SLBN di Duri Belum Miliki IMB
- Dihimbau Peduli Kemajuan Kampung, Masyarakat Pujud di Pekanbaru Berhalal Bihalal
- Digelar Besok, Dapatkan 15 Sepeda Motor Gratis di Jalan Santai HUT Pekanbaru ke-323
- Pemkab Inhu Beli Mobdin Miliaran,
Siswa SDN 004 Belilas Rela Belajar di Mushalla

- Peringatan ke-56 Hari Bhakti Adyaksa, Kejari Pelalawan Santuni Anak Yatim
- Puncak Hari Adhyaksa ke-56,
Kejari Rohul Anjangsana ke Panti Asuhan dan Puskesmas



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.198.240.230
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com