Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 27 April 2017 16:03
Bupati Harris Ikuti Pembekalan Kepemimpinan Pemerintah dalam Negeri

Kamis, 27 April 2017 15:37
Tanda Tangan Palsu Bupati Bengkalis,
PT. BRI Serahkan Dokumen Izin Prinsip Asli ke Polisi


Kamis, 27 April 2017 15:26
Sekda Meranti Berharap Pihak Perbankan Bantu Pemda Sejahterakan Rakyat

Kamis, 27 April 2017 15:23
Hadapi El Nino, Status Siaga Karlahut Riau Diperpanjang

Kamis, 27 April 2017 15:19
Wabup Rohil Silaturahmi dengan 15 Kontraktor Chevron

Kamis, 27 April 2017 15:09
Melalui Musda IV, LAM Rohul Pilih Pengurus Baru Periode 2017-2022

Kamis, 27 April 2017 14:59
DPD IPK Rohil Launching Produk Kopi dan Gelar Dialog

Kamis, 27 April 2017 14:13
Beli Sarung Rp600 Juta Saat Defisit Anggaran, Pemko Pekanbaru Dikritik

Kamis, 27 April 2017 13:45
Tiga Jenis Pupuk Bersubsidi Didistribusikan PT Petrokimia Gresik di Riau

Kamis, 27 April 2017 13:35
Sebelum Demo di Kejati,
Korlap Massa FPMPR Mengaku Dipukuli Oknum OKP Hingga Bibir Pecah




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 29 April 2013 16:47
LSIKP Kuansing Gelar Dialog Cegah Konflik Komunal

Digelar dialog dalam rangka mencegah terjadinya konflik komunal di Kuantan Singingi. Kegiatan tersebut ditaja LSIKP.

Riauterkini-TELUKKUANTAN-Lembaga Studi Informasi Komunikasi dan Pers (LSIKP) Kuantan Singingi menggelar dialog pencegahan dini potensi konflik komunal akibat kemajemukan dan fanatisme sara. Dialog ini memberi pemahaman terhadap kemajemukan dan mengetahui potensi konflik ditengah masyarakat.

Dialog digelar Senin (29/4/13) di gedung kesenian Narosa Teluk Kuntan dibuka secara resmi Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Firdaus Bahar diwakili Kabid Politik Drs. Mulyadi Harun.

Dalam sambutannya, Mulyadi mengatakan, dibeberapa belahan Indonesia, sudah terdengar adanya kerusuhan yang pemicunya suku, agama dan ras. Kerusuhan itu menjadi perhatian semua warga negara Indonesia, karena sampai menimbulkan korban jiwa dan harta serta sulitnya untuk diantisipasi.

Kondisi serupa katanya bisa saja terjadi di Kuantan Singingi, Riau. Daerah ini memiliki kondisi kemaysarakatan yang mirip dengan kawasan yang telah terjadi konflik tersebut.

Potensi gesekan sangat besar, bahkan beberapa kali juga terjadi, namun masih bisa diredam aparat keamanan dan tokoh masyarakat, termasuk campur tangan pemerintah daerah.

Beberapa konflik yang mencuat kepermukaan di Kabupaten Kuantan Singngi, konflik antara masyarakat Kenegerian Cengar dengan PT. Tri Bakti Sarimas, konflik masyarakat Kenegerian Teratak Air Hitam dengan Kengerian Simandolak dan konflik antara masyarakat Muara Lembu dengan masyarakat ekstransmigrasi.

Untuk masa datang, konflik-konflik yang telah terjadi tersebut, diharapkan tidak terulang lagi. Sehingga perlu antisipasi sejak dini terhadap potensi konflik tersebut. Maka perlu ada kegiatan yang bisa mengantisipasi tersebut.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Noprio Sandi mengatakan, untuk ketiga kalinya mereka menyelenggarakan dialog, untuk tahun ini, Dialog Pencegahan Dini Potensi Konflik Komunal Akibat Kemajemukan dan Fanatisme SARA di Kabupaten Kuantan Singingi.

Maksud kegiatan, memberi pemahaman terhadap kemajemukan, mengetahui potensi konflik ditengah masyarakat, tujuan, agar masyarakat menerima kemajemukan, antisipasi konflik sejak dini.

Nara sumber, Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi, “*Antisipasi Potensi Konflik Komunal Sejak Dini*”, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), H. Mulkan M. Sarin, MA, “*Sosialisasi SKB 2 Menteri dan Perbub, Terkait Kerukunan Umat Beragama*”, Ketua Perjasing dr Alfredo Hariadi, Sp. A “*Indahnya Hidup Damai Antar Suku”.*

Peserta sebanyak 100 orang, terdiri dari perwakilan organisasi masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat, masyarakat rawan konflik, LSM, mahasiswa dan siswa SLTA. Dialog berlangsung hangat, hingga akhir acara, sehingga masih banyak peserta yang mau bertanya, namun karena keterbatasan waktu, moderator menghentikan perserta yang mau bertanya.***(nop)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Wabup Rohil Silaturahmi dengan 15 Kontraktor Chevron
- Beli Sarung Rp600 Juta Saat Defisit Anggaran, Pemko Pekanbaru Dikritik
- Isra' Mi'raj di Masjid Khairunnas Pematang Berangan, Rohul Bertabur Hadiah
- Irsyad Dilantik jadi Kepala Inspektorat Pemkab Pelalawan
- Gadis Kecil Penderita Jantung Bocor di Rohil Perlu Uluran Tangan
- Kunjungi Desa Tertinggal di Sinaboi, Wabup Rohil Janji Beri Perhatian Khusus
- Jufri Nahkodai DPK HKTI Pelalawan Periode 2017-2022


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.187.30
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com