Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 19 Januari 2017 22:38
Sidang Meranti Berdarah, JPU Hadirkan Tiga Saksi

Kamis, 19 Januari 2017 22:36
Komisi A DPRD Riau Minta Polda Usut Perusahaaan Pengguna Naker China Ilegal

Kamis, 19 Januari 2017 22:18
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Areal Kebun PT RAPP Kuansing

Kamis, 19 Januari 2017 22:06
Jualan Togel, Kakek di Duri Huni Hotel Prodeo

Kamis, 19 Januari 2017 21:59
Optimis Diterima Masyarakat, Efendi Pimpin DPC Partai Islam Damai Aman

Kamis, 19 Januari 2017 20:36
Sejalankan Infrastruktur dan Pendidikan,
Gubri Maksimalkan Blusukan ke Daerah Terpencil


Kamis, 19 Januari 2017 20:09
Sekda Pimpin Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah

Kamis, 19 Januari 2017 19:47
Awali 2017, Agung Toyota Luncurkan Kijang Innova New Venturer di Pekanbaru

Kamis, 19 Januari 2017 19:38
Ini Keterangan Polres Inhil Penyebab Kebakaran SPPB PT Era Mandiri di Desa Sungai Perak

Kamis, 19 Januari 2017 19:15
Jalan Tambal Sulam di Siak Rusak Lagi, Dinas PU Riau Surati PT Hasrat Tata Jaya



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 24 April 2013 12:59
Pelayanan Listrik Semakin Buruk,
Perlu Evaluasi Total BUMD Tuah Sekata


Pelayanan listrik yang dikelolah BUMD Pelalawan dinilai semakin memburuk. Beberapa kalangan inginkan dilakukan evaluasi BUMD Tuah Sekata.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI-Sejumlah kalangan mendesak BUMD Tuah Sekata Kabupaten Pelalawan untuk di evaluasi total. Hal tersebut, menyusul pelayanan listrik yang di kelola oleh mereka kian memburuk.

"Sudah seharusnya BUMD Tuah Sekata Pelalawan, dilakukan evaluasi total. Ini adalah harga mati, sehingga nanti diketahui, dimana letak kesalahan yang paling mendasar," terang Sekretaris MPC Pemuda Pancasila, Kabupaten Pelalawan, Jufri, SE saat berbincang dengan riauterkini, Rabu (23/4/13).

Evaluasi ini, sebutnya bersifat menyeluruh, mulai dari kinerja pegawai yang tidak becus. Selain itu pula di evaluasi juga, laporan akuntan ditubuh BUMD. "Memang evaluasi ini hanya sederhana, akan tetapi bisa nantinya, membuka tabir carut-marut di tubuh manajemen BUMD itu sendiri," sebutnya.

Diterangkan Jufri lagi, alangkah baiknya, pejabat yang berwewenang dalam hal ini tentu Bupati Pelalawan melakukan evaluasi terhadap kinerja BUMD tersebut. "Bupati Pelalawan dalam hal ini, HM Harris, secepatnya, melakukan langkah ini. Jika dibiarkan, kondisi ini berlarut-larut, yang menjadi korban tentunya, masyarakat, apalagi masyarakat sudah tercekik dengan kondisi listrik BUMD," tegasnya.

Begitu pula, selama ini kata Jufri, pihak BUMD terus meraung-raung kekurangan daya. Akan tetapi, dilapangan pihak BUMD terus menerus melakukan penambahan pelanggan baru.

"Sudah jelas mereka ini, kekurangan daya, tapi toh dilapangan, dilakukan penambahan anggota baru. Daya yang sekarang ini saja, jelas tidak cukup menutupi arus pelanggan lama. Malah mereka ini, melakukan penambahan pelanggan baru," jelasnya.

Fakta ini, jelas Jufri membuktikan bahwasanya, ada permainan-permainan tidak sehat yang dilakukan oleh oknum pegawai BUMD itu sendiri."Jelas ini, untuk mengeruk keuntungan pribadi, tanpa memikir pelayanan baik kepada pihak pelanggan. Ini yang harus di evaluasi," tandasnya.***(feb)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
PROTES
Kenapa baru sekarang ribut-ribut. Harusnya hal ini sudah dilakukan 2 tahun yang lalu. Tapi nggak apalah yang penting terlambat dari pada tidak sama sekali. Pecat saja oknum yang terus menambah pelanggan baru.

Ocu Febry
Ganti dan audit semua pejabat BUMD, kalera sadotu

Ocu Febry
Ganti dan audit semua pejabat BUMD, kalera sadotu


Berita Sosial lainnya..........
- Jalan Tambal Sulam di Siak Rusak Lagi, Dinas PU Riau Surati PT Hasrat Tata Jaya
- PLN Akan Pasang Jaringan Baru di Tiga Desa Terisolir di Rohul
- Belum Diresmikan, Gedung Baru PN Pasirpangaraian Sudah Difungsikan
- Tak Bawa Data Lengkap,
Hearing Komisi A DPRD Riau dengan BKD Diundur

- Diduga Praktek Maksiat,
Satpol PP Pelalawan Razia Sejumlah Salon dan Panti Pijat

-
- Kanwilkum HAM Baru Terima 24 Paspor dari 35 TKA Asal China


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.200.170
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com