Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 11 Pebruari 2016 23:12
Jefry Imbau Perusahaan Peduli dengan Banjir Kampar

Kamis, 11 Pebruari 2016 23:05
LAM Kecam Pernyataan Effendi Simbolon Melecehkan Melayu

Kamis, 11 Pebruari 2016 22:33
Pemulangan Eks Gafatar ke Daerah Ditunda Hingga Senin Mendatang

Kamis, 11 Pebruari 2016 21:42
Peduli Korban Bencana Banjir Kampar, RAPP Bantu 6,9 Ton Beras

Kamis, 11 Pebruari 2016 20:22
Walikota Pekanbaru Beri Bantuan Korban Banjir Kampar

Kamis, 11 Pebruari 2016 20:16
Kemenag Rohul Usulkan Kantor Imigrasi Dibuka di Pasirpangaraian

Kamis, 11 Pebruari 2016 20:09
Penyataan Dianggap Melukai Orang Melayu,
Anggota DPR-RI Edi Simbolon Diminta Minta Maaf kepada Masyarakat Riau




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 24 April 2013 12:59
Pelayanan Listrik Semakin Buruk,
Perlu Evaluasi Total BUMD Tuah Sekata


Pelayanan listrik yang dikelolah BUMD Pelalawan dinilai semakin memburuk. Beberapa kalangan inginkan dilakukan evaluasi BUMD Tuah Sekata.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI-Sejumlah kalangan mendesak BUMD Tuah Sekata Kabupaten Pelalawan untuk di evaluasi total. Hal tersebut, menyusul pelayanan listrik yang di kelola oleh mereka kian memburuk.

"Sudah seharusnya BUMD Tuah Sekata Pelalawan, dilakukan evaluasi total. Ini adalah harga mati, sehingga nanti diketahui, dimana letak kesalahan yang paling mendasar," terang Sekretaris MPC Pemuda Pancasila, Kabupaten Pelalawan, Jufri, SE saat berbincang dengan riauterkini, Rabu (23/4/13).

Evaluasi ini, sebutnya bersifat menyeluruh, mulai dari kinerja pegawai yang tidak becus. Selain itu pula di evaluasi juga, laporan akuntan ditubuh BUMD. "Memang evaluasi ini hanya sederhana, akan tetapi bisa nantinya, membuka tabir carut-marut di tubuh manajemen BUMD itu sendiri," sebutnya.

Diterangkan Jufri lagi, alangkah baiknya, pejabat yang berwewenang dalam hal ini tentu Bupati Pelalawan melakukan evaluasi terhadap kinerja BUMD tersebut. "Bupati Pelalawan dalam hal ini, HM Harris, secepatnya, melakukan langkah ini. Jika dibiarkan, kondisi ini berlarut-larut, yang menjadi korban tentunya, masyarakat, apalagi masyarakat sudah tercekik dengan kondisi listrik BUMD," tegasnya.

Begitu pula, selama ini kata Jufri, pihak BUMD terus meraung-raung kekurangan daya. Akan tetapi, dilapangan pihak BUMD terus menerus melakukan penambahan pelanggan baru.

"Sudah jelas mereka ini, kekurangan daya, tapi toh dilapangan, dilakukan penambahan anggota baru. Daya yang sekarang ini saja, jelas tidak cukup menutupi arus pelanggan lama. Malah mereka ini, melakukan penambahan pelanggan baru," jelasnya.

Fakta ini, jelas Jufri membuktikan bahwasanya, ada permainan-permainan tidak sehat yang dilakukan oleh oknum pegawai BUMD itu sendiri."Jelas ini, untuk mengeruk keuntungan pribadi, tanpa memikir pelayanan baik kepada pihak pelanggan. Ini yang harus di evaluasi," tandasnya.***(feb)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
PROTES
Kenapa baru sekarang ribut-ribut. Harusnya hal ini sudah dilakukan 2 tahun yang lalu. Tapi nggak apalah yang penting terlambat dari pada tidak sama sekali. Pecat saja oknum yang terus menambah pelanggan baru.

Ocu Febry
Ganti dan audit semua pejabat BUMD, kalera sadotu

Ocu Febry
Ganti dan audit semua pejabat BUMD, kalera sadotu


Berita Sosial lainnya..........
- Jefry Imbau Perusahaan Peduli dengan Banjir Kampar
- LAM Kecam Pernyataan Effendi Simbolon Melecehkan Melayu
- Pemulangan Eks Gafatar ke Daerah Ditunda Hingga Senin Mendatang
- Walikota Pekanbaru Beri Bantuan Korban Banjir Kampar
- Kemenag Rohul Usulkan Kantor Imigrasi Dibuka di Pasirpangaraian
- Penyataan Dianggap Melukai Orang Melayu,
Anggota DPR-RI Edi Simbolon Diminta Minta Maaf kepada Masyarakat Riau

- Sebelum Adanya Intruksi Presiden
RAPP Mengaku Sudah Bangun Embung dan 'Canal Blocing'



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.91.120.114
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com