Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 23 Juli 2016 17:28
Bahas TNTN, Men-LHK Undang LSM Lingkungan Hidup

Sabtu, 23 Juli 2016 15:53
IPDN Kampus Riau di Rohil Akhirnya Dipindahkan

Sabtu, 23 Juli 2016 15:31
Polres Kampar Ringkus Pengedar Narkoba di Binabaru

Sabtu, 23 Juli 2016 15:28
Pilwako Pekanbaru, H Jufri Zubir Santuni Puluhan Pelajar di Muara Fajar

Sabtu, 23 Juli 2016 15:25
Lima Rumah di Payung Sekaki Pekanbaru Habis Dimakan Api

Sabtu, 23 Juli 2016 13:57
Ketua Dewan dan Gubri Tak Kunjung Terisi,
Sejumlah Parpol di Riau Mulai Tebar Ancaman ke Gubri


Sabtu, 23 Juli 2016 13:52
Hendak Padamkan Kebakaran, Mobil Damkar Terperosok ke Parit



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 22 April 2013 21:44
Rumah Sunting Baca Puisi Bersama Warga

Komunitas Rumah Sunting memiliki cara sendiri untuk memperingati Hari Kartini. Dimulai dengan performance art di pagi hari, hingga puisi bersama warga pada malam harinya.

Riauterkini-PEKANBARU- Peringatan Hari Kartini yang jatuh Hari Ahad (21/4/13), diperingati Komunitas Rumah Sunting (KRS) dengan mengge lar berbagai kegiatan. Dimulai dengan performance art yang dilak sanakan di kawasan Car Free Day (CFD) di Jalan Diponegoro pagi Ahad itu hingga membaca puisi bersama warga di bundara Tugu Selais malam harinya.

Pembacaan puisi di Tugu Selais, juga dimeriahkan dengan visualisasi, pembacaan puisi oleh warga yang datang ke bundaran tersebut hingga pemasangan lilin dan menyanyikan lagu 'Ibu Kita Kartini' beramai-ramai. Kegiatan tersebut menarik perhatian warga. Banyak pengendara lewat berhenti dan menonton aksi yang berlangsung selama 40 menit tersebut.

Julita (40), warga Jalan Pepaya, Kecamatan Sukajadi, turut membacakan puisi dan berekspresi bebas. Begitu juga dengan Bujang dan Farhan dan beberapa lainnya. Mereka pengunjung. Sedangkan pembaca puisi dari Rumah Sunting sendiri diawali oleh Wahyu Mualli Bone, Rian Harahap, Kunni Masrohanti, Riski Kurniawan dan Siti Salmah.

''Saya merasa sangat bangga dan senang bisa terlibat membaca puisi malam ini (Ahad malam, red). Sejak pindah ke Pekanbaru dari Bukittingi delapan bulan lalu, saya tidak punya tempat untuk menyalurkan bakat. Sebelumnya saya sering mentas termasuk untuk penggalangan dana di Aceh,'' kata Julita.

Pagi harinya, anggota KRS telah menggelar aksi long mach di kawasan CFD. Mereka menunjukkan potret perjuangan Kartini dengan menampilkan karakter perempuan dari zaman ke zaman dalam bentuk teaterikal, tarian, hingga karakter perorangan.

Spanduk bertuliskan 'Tetap Kartini Sampai Mati' yang dipe gang oleh dua perempuan muda berpakaian anggun dan tulisan 'Aku, Kau dan Kita Adalah Kartini, menjadi penanda siapa sebenarnya mereka. Mereka Kartini dari berbagai usia. Ada anak-anak, pemuda pemudi dan orang tua. Ada yang berperan sebagai wanita cantik, wanita yang diseret menggunakan papan roda dengan tali mengikat tubuhnya, ada juga yang berperan sebagai nenek, bahkan waria. Perhatian warga pun tersedot, bahkan banyak yang mengikuti mereka dengan terus berjalan di belakang barisan.

''Semua peran dan lakon yang ditampilkan menunjukkan, inilah potret Kartini masa kini. Mereka tetap kuat dan bertahan dalam berbagai suasana,'' ungkap Koordinator Kegiatan, Rizki Kurniawan.

Kegiatan ini dipimpin langsung pembina KRS, Kunni Masrohan ti. ''Ada beberapa rangkaian kegiatan yang kita laksanakan. Dua minggu silam, kita menggelar kemah tetater. Minggu lalu, kita ekspedisi ke makam Raja Kecik di Siak. Minggu ini kita peringati Hari Kartini. Semua kita lakukan sempena ulang tahun Rumah Sunting pertama yang jatuh tanggal 11 April kemarin dan juga karena kita akan menggelar kerya berikutnya,'' kata Kunni.***(rls)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Hendak Padamkan Kebakaran, Mobil Damkar Terperosok ke Parit
- Proyek Hampir Rampung, Ternyata Bangunan SLBN di Duri Belum Miliki IMB
- Dihimbau Peduli Kemajuan Kampung, Masyarakat Pujud di Pekanbaru Berhalal Bihalal
- Digelar Besok, Dapatkan 15 Sepeda Motor Gratis di Jalan Santai HUT Pekanbaru ke-323
- Pemkab Inhu Beli Mobdin Miliaran,
Siswa SDN 004 Belilas Rela Belajar di Mushalla

- Peringatan ke-56 Hari Bhakti Adyaksa, Kejari Pelalawan Santuni Anak Yatim
- Puncak Hari Adhyaksa ke-56,
Kejari Rohul Anjangsana ke Panti Asuhan dan Puskesmas



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.68.202
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com