Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Oktober 2017 23:15
Perkenalkan Mata Uang Digital,
Bitconnect Berikan Seminar Edukasi Gratis di Pekanbaru


Selasa, 17 Oktober 2017 22:10
Hentikan Operasi Pabrik Batu Bata,
Dewan Minta Camat Bantan Kaji Ulang Kebijakannya


Selasa, 17 Oktober 2017 21:22
Satpol PP Pekanbaru Tertibkan Reklame Ilegal di Jalan Soekarno Hatta

Selasa, 17 Oktober 2017 20:38
Permintaan CPO Naik,  Harga TBS di Riau Pekan Ini Ikut Naik

Selasa, 17 Oktober 2017 20:37
Penyebab Proyek PL di PUPR Kuansing Batal Dilaksanakan

Selasa, 17 Oktober 2017 19:58
Buka MTQ XVI Tingkat Kabupaten,
Bupati Kuansing Ajak Warga Hidupkan Magrib Mengaji


Selasa, 17 Oktober 2017 19:52
Menuju Porprov Riau 2017, Kontingen Meranti Berangkat Naik KM Jelatik

Selasa, 17 Oktober 2017 19:17
Bahas Perdagangan Lintas Batas, Bupati Meranti Rapat Bersama DPD RI

Selasa, 17 Oktober 2017 19:07
Kapolresta Pekanbaru Periksa Puluhan Senpi Laras Panjang Sabhara

Selasa, 17 Oktober 2017 19:03
Sidang KKEP Polri, Tiga Personil Polres Meranti di Pecat Tidak Dengan Hormat

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 19 April 2013 07:54
Johar Firdaus Tolak Sekdaprov Riau Sekedar Plt

Sikap Ketua DPRD Riau Johar Firdaus setali tiga uang dengan Gubri M Rusli Zainal. Kompak, menolak Sekdprov pelaksana tugas. Harus definitif!

Riauterkini-PEKANBARU- Ketua DPRD Riau, Johar Firdaus tidak menyetujui terkait adanya pelaksana tugas (plt) Sekdaprov Riau. Apalagi dalam waktu dekat ini, DPRD Riau mulai membahas APBD Perubahan tahun 2013 dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Saya tidak setuju adanya plt, apa alasannya, apalagi kita akan mulai membahas APBD Perubahan,” kata Johar Firdaus saat berbincang dengan wartawan di ruangannya, Kamis (18/04/13).

Menurut politisi Golkar ini, Sekdaprov Riau merupakan ketua TAPD dan penanggung jawab anggaran. Untuk itu, dalam ketentuan pembahasan APBD Perubahan, jabatan Sekdaprov Riau tidak boleh seorang plt, harus Sekdaprov defenitif.

“Gubernur telah mengajukan atau mengusulkan nama-nama calon Sekdaprov ke Kemendagri tapi mereka tolak tanpa menjelaskan apa alasannya. Kalau ada masalah, jelaskan dong apa masalahnya, terutama melalui sebuah surat,” tegasnya.

Dengan masih kosongnya posisi Sekdaprov Riau. Sebut politisi asal Rokan Hilir ini, akan mempengaruhi beberapa kebijakan dan roda pemerintahan Provinsi Riau. Apalagi, jabatan Sekdaprov Riau sangat strategis dan menentukan.

“Sebagai lembaga legislatif, rencananya kita akan mengirimkan surat ke Kemendagri yang isinya meminta kejelasan dari mereka karena menolak nama-nama usulan Sekdaprov Riau beserta apa jalan keluarnya dari itu,” tutupnya. ***(ary)



loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Satpol PP Pekanbaru Tertibkan Reklame Ilegal di Jalan Soekarno Hatta
- Penyebab Proyek PL di PUPR Kuansing Batal Dilaksanakan
- Menuju Porprov Riau 2017, Kontingen Meranti Berangkat Naik KM Jelatik
- Sidang KKEP Polri, Tiga Personil Polres Meranti di Pecat Tidak Dengan Hormat
- Kegiatan Kenal Pamit Kejari Bengkalis Dilakukan Tertutup
- Hasilkan Anggota Polri Terbaik, Polres Inhil dan Pemkab Inhil Teken MoU
- Letkol Pnb Jajang Setiawan Jabat Kadisops Lanud RSN Pekanbaru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 107.22.126.144
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com