Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 26 Juni 2016 19:42
Mandra Ditangkap Polisi,
Diduga Perampas Honda Beat Milik Perias Pengantin di Rohul


Ahad, 26 Juni 2016 19:32
BNI Gelar Pasar Murah BUMN di Teluk Kuantan

Ahad, 26 Juni 2016 19:02
Nelayan yang Hilang di Sungai Ditemukan Sudah Meninggal Dunia

Ahad, 26 Juni 2016 18:57
Kemendagri: Pemprov Minta Dua Pekan Sosialisasi Pembatalan Perda

Ahad, 26 Juni 2016 17:08
Safari Ramadhan di Kandis,
Wabup Siak: Jauhkan Anak-anak dari Pergaulan Penyimpang


Ahad, 26 Juni 2016 16:38
Buka Puasa PWI Bersama Warga Binaan,
Rusli Zainal Pesan H Jufri Zubir Harus Rebut Perahu Golkar


Ahad, 26 Juni 2016 15:14
Dihadiri Bupati,
TP PKK Taja Pesantren Kilat dan Beri Bingkisan Buat Anak Yatim dan Lansia




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 10 April 2013 09:47
FMRB Desak DPRD Riau Lahirkan Perda Inisiatif

FMRB mendesak DPRD Kabupaten/Kota melahirkan Perda Inisiatif yang mampu menjembatani antara kebutuhan masyarakat dengan program-program pemerintah.

Riauterkini-PEKANBARU-Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Masyarakat Riau Bersatu (FMRB) mendesak DPRD Kabupaten/Kota untuk melahirkan Peraturan Daerah (Perda) Inisiatif yang mampu menjembatani antara program pemerintah dengan kebutuhan masyarakat.

Pendapat itu dikemukakan Ketua Umum DPP FMRB Susilowadi SE, SH, MH dalam perbincangan dengan riauterkinicom, di kantornya di Jalan Imam Munandar Pekanbaru.

Menurut pria yang akrab disapa Bang Ilo, Perda Inisiatif itu tentu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan daerah masing-masing.

Perda Inisiatif ini berangkat dari kondisi apa yang diinginkan masyarakat tidak sejalan dengan program pemerintah.

''Masyarakat saat ini membutuhkan peraturan-peraturan yang lebih berpihak kepada mereka dan mereka jelas menggantungkan harapan ini kepada wakil mereka yang ada di DPRD," ucapnya.

Bang Ilo mencontohkan untuk Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Banyak hal yang perlu diusulkan menjadi sebuah Perda Inisiatif seperti bidang pendidikan, perkebunan, pertambangan dan pertanahan.

Lebih jauh dikatakan Susilowadi, tentu saja usulan Perda Inisiatif ini harus tetap berpedoman kepada peraturan-peraturan yang ditetapkan pemerintah, seperti Undang-undang Perseroan Terbatas Nomo 47 Tahun 2007 dan Undang-undang Perkebunan Nomor 18 Tahun 2004 dan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 26 Tahun 2007, tentang izin usaha perkebunan.

''Jika ini diaplikasikan dengan usulan dari Perda Inisiatif, tentang penetapan 20 persen dana kepedulian sosial perusajaan atau CSR, jelas berdampak pada peningkatan PAD Inhu. Kondisi ini tidak akan jauh berbeda dengan kabupaten yang lainnya, yang memiliki area perkebunan kelapa sawit yang sangat luas,'' terangnya.

Dalam kaitan ini, imbuh Bang Ilo, FMRB siap menjadi pelopor dan pengawal lahirnya Perda-perda inisiatif ini.

Untuk kepentingan ini, DPP FMRB telah memberikan mandat kepada Henda Saputra, untuk membentuk kepengurusan DPD FMRN Inhu.

''Kita berharap ditangan kepengurusan DPD FMRB Indragiri Hulu, akan lahir kebijakan-kebijakan dan peraturan yang lebih pro rakyat. Termasuk menghidupkan Koperasi Simpan Pinjam,'' sebutnya.

Hendra Saputra, yang dijumpai terpisah mengatakan akan mendorong DPRD Inhu untuk melahirkan Perda Inisiatif seperti yang diharapkan Ketua Umum DPP FMRB.***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Kemendagri: Pemprov Minta Dua Pekan Sosialisasi Pembatalan Perda
- Safari Ramadhan di Kandis,
Wabup Siak: Jauhkan Anak-anak dari Pergaulan Penyimpang

- Tiga Polwan Ikut Seleksi Bujang Dara Rohil 2016
- Peminat Membludak, Pasar Murah Partai Demokrat di Rohul Sekejap Ludes
- Gubri dan Bupati Meranti Safari Ramadhan di Masjid Istiqomah Alah Air
- Masjid Al Inayah Mandah, Inhil Rutin Gelar Pemilihan Dai Cilik Setiap Ramadhan
- Buka Bersama PMI Inhil Diisi Pembagian Santunan Buat Warga


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.80.219.180
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com