Untitled Document
Rabu, 11 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Rabu, 1 April 2015 14:50
Hasranda Lumpuh, Kepala SD Islam Yahya Rohul Bantah karena Dikeroyok

Rabu, 1 April 2015 14:39
Gempur Demo Lagi, Tuntut Kejati Riau Usut dan Tangkap Nizamul

Rabu, 1 April 2015 14:30
Samsat Kehabisan Stok Material Plat,
Ribuan Kendaraan Baru di Duri Tanpa Nopol


Rabu, 1 April 2015 14:25
Awasi BUMD, Pemprov Riau Usulkan Perda Tata Kelola

Rabu, 1 April 2015 14:22
Puluhan Siswa Ikuti Seleksi Regional Champion Scholarship Tanoto Foundation

Rabu, 1 April 2015 14:10
Termasuk Bupati dan Wabup Incumbent,
Empat Balon Bupati Meranti Melamar Perahu Grindra


Rabu, 1 April 2015 13:52
‎Tak Lulus Seleksi Jabatan Tinggi Pratama, Pejabat Eselon II Akan 'Diistirahatkan'



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 10 April 2013 09:47
FMRB Desak DPRD Riau Lahirkan Perda Inisiatif

FMRB mendesak DPRD Kabupaten/Kota melahirkan Perda Inisiatif yang mampu menjembatani antara kebutuhan masyarakat dengan program-program pemerintah.

Riauterkini-PEKANBARU-Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Masyarakat Riau Bersatu (FMRB) mendesak DPRD Kabupaten/Kota untuk melahirkan Peraturan Daerah (Perda) Inisiatif yang mampu menjembatani antara program pemerintah dengan kebutuhan masyarakat.

Pendapat itu dikemukakan Ketua Umum DPP FMRB Susilowadi SE, SH, MH dalam perbincangan dengan riauterkinicom, di kantornya di Jalan Imam Munandar Pekanbaru.

Menurut pria yang akrab disapa Bang Ilo, Perda Inisiatif itu tentu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan daerah masing-masing.

Perda Inisiatif ini berangkat dari kondisi apa yang diinginkan masyarakat tidak sejalan dengan program pemerintah.

''Masyarakat saat ini membutuhkan peraturan-peraturan yang lebih berpihak kepada mereka dan mereka jelas menggantungkan harapan ini kepada wakil mereka yang ada di DPRD," ucapnya.

Bang Ilo mencontohkan untuk Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Banyak hal yang perlu diusulkan menjadi sebuah Perda Inisiatif seperti bidang pendidikan, perkebunan, pertambangan dan pertanahan.

Lebih jauh dikatakan Susilowadi, tentu saja usulan Perda Inisiatif ini harus tetap berpedoman kepada peraturan-peraturan yang ditetapkan pemerintah, seperti Undang-undang Perseroan Terbatas Nomo 47 Tahun 2007 dan Undang-undang Perkebunan Nomor 18 Tahun 2004 dan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 26 Tahun 2007, tentang izin usaha perkebunan.

''Jika ini diaplikasikan dengan usulan dari Perda Inisiatif, tentang penetapan 20 persen dana kepedulian sosial perusajaan atau CSR, jelas berdampak pada peningkatan PAD Inhu. Kondisi ini tidak akan jauh berbeda dengan kabupaten yang lainnya, yang memiliki area perkebunan kelapa sawit yang sangat luas,'' terangnya.

Dalam kaitan ini, imbuh Bang Ilo, FMRB siap menjadi pelopor dan pengawal lahirnya Perda-perda inisiatif ini.

Untuk kepentingan ini, DPP FMRB telah memberikan mandat kepada Henda Saputra, untuk membentuk kepengurusan DPD FMRN Inhu.

''Kita berharap ditangan kepengurusan DPD FMRB Indragiri Hulu, akan lahir kebijakan-kebijakan dan peraturan yang lebih pro rakyat. Termasuk menghidupkan Koperasi Simpan Pinjam,'' sebutnya.

Hendra Saputra, yang dijumpai terpisah mengatakan akan mendorong DPRD Inhu untuk melahirkan Perda Inisiatif seperti yang diharapkan Ketua Umum DPP FMRB.***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Awasi BUMD, Pemprov Riau Usulkan Perda Tata Kelola
- ‎Tak Lulus Seleksi Jabatan Tinggi Pratama, Pejabat Eselon II Akan 'Diistirahatkan'
- Sehari, Disdukcapil Pekanbaru Cetak 70 Keping E-KTP
- ‎Kejari Bengkalis dan BPJS Dumai Teken MoU Datun
- Belasan Mobil Operasional Kesehatan Pekanbaru 'Dijadikan Besi Tua'
- Gepeng di Pekanbaru Bakal Dilatih jadi Tukang Pijat Profesional
- BPJS Dituding Bersikap Arogan dan Cenderung Rugikan Rumah Sakit


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 50.16.40.195
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com