Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 8 Desember 2016 18:37
Pilkades di Tambusai Utara, Rohul,
Semua Calon Kades Terpilih Wajah Baru


Kamis, 8 Desember 2016 17:28
Gubri Tunjuk Syahrial Abdi Jadi Pj Bupati Kampar

Kamis, 8 Desember 2016 17:24
Terjerat Korupsi Embarkasi Haji,
Mantan Kabiro Tapem Setdaprov Riau dan Kuasa Pemilik Lahan Batal Dituntut Hari Ini


Kamis, 8 Desember 2016 17:18
Otak Pelaku Ternyata Istri Korban,
Pelaku Pembunuhan di Rimba Melintang Rohil Ditangkap


Kamis, 8 Desember 2016 17:06
Polda Riau Gagalkan Peredaran Narkoba Senilai Rp31 Miliar

Kamis, 8 Desember 2016 17:04
Beredar Nota Pencabutan Mandat WR III Universitas Riau

Kamis, 8 Desember 2016 16:56
Ketua PN Bengkalis Pindah Tugas

Kamis, 8 Desember 2016 16:42
Bupati Tinjau Stand HAKI Rohil

Kamis, 8 Desember 2016 16:39
Polsek Langgam Ciduk Pelaku Pencabulan Anak di B awah Umur

Kamis, 8 Desember 2016 16:13
DKPP dan TP PKK Inhil Gelar Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 9 April 2013 17:28
HUT Kota Dumai 14,
Kantor Pelayanan Pasar Adakan Lomba K3


Empat pasar tradisional mengikuti lomba K3 yang diadakan Pemerintah Kota Dumai. Lomba diadakan sempena peringatan HUT kota ke 14.

Riauterkini-DUMAI- Pemerintah Kota Dumai melalui Kantor Pelayanan Pasar setempat kembali melaksanakan lomba Kebersihan, Ketertiban dan Keindahan (K3) untuk pasar tradisional. Lomba K3 dengan merebutkan penghargaan Walikota Dumai ini sendiri, akan diikuti sebanyak empat pasar tradisional yang ada di Kota Dumai.

Untuk melakukan penilaian lomba K3 ini, Kantor Pelayanan Pasar menggandeng dari Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko), Dinas Tatakota, Unser Kecamatan dan Bagian Administrasi Pembangunan Sekertariat Pemko Dumai. Sedangkan tim penilaian sendiri akan dipimpin langsung Kakan Pasar Dumai.

Kepala Kantor Pelayanan Pasar Dumai, Suardi saat terjun langsung kelapangan, Selasa (9/4/13) mengatakan, keseluruhan pasar tradisional sudah mendapatkan penilaian. Pasar itu diantaranya, Pasar Kelakap Tujuh, Pasar Dock Yard, Pasar Buda Sri Mersing, Pasar Lepin dan Pasar Senggol serta Pasar Jaya Mukti.

"Dengan adanya lomba ini tentunya akan memberikan semangat bagi pengelola pasar dan pedagang untuk selalu menjaga kebersihan serta kerapiannya. Maka dari itu, Pemko Dumai malakukan kegiatan seperti ini," jelas Suardi dihadapan puluhan awak media yang mengikuti penilaian di sejumlah pasar.

Kemudian mengenai Tim Penilai itu sendiri, kata Suardi, bekerja secara professional. Karena, penilaian dilakukan dengan cara terjun langsung kalapangan, dan keputusan tim tidak dapat diganggu gugat oleh siapaun, sehingga hasilnya objektif tanpa memihak terhadap pasar-pasar tersebut.

"Melalui kegiatan K3, juga diharapkan timbul kesadaran para pedagang untuk senantiasa selalu menjaga kebersihan dan keindahan pasar tradisional dikota Dumai, sesuai harapan kantor pelayanan pasar ingin menjadikan pasar tradisional berkonsepkan modern," harap Kakan Pelayanan Pasar Dumai.

Menurut Suardi, pemenang K3 akan diumumkan pada puncak hari jadi ke 14 Kota Dumai, 27 April mendatang. Bagi pemenang akan mendapatkan tropi dan penghargaan dari Walikota Dumai.

"Oleh sebab itu, saya menghimbau kerpada seluruh pedagang agar dapat menjaga kebersihan, ketertiban dan keindahan pasar sehingga pasar tradisional yang selama ini terkesan kumuh berubah menjadi bersih," jelas Suardi.

Terakhir, Suardi mengajak seluruh perdagang di pasar tradisional agar senantiasa menjaga kebersihan, ketertiban dan keindahan pasar agar Visi Dumai Berseri (Bersih, Semarak, Rukun, dan Indah) dapat terwujud menuju Dumai Sehat 2015.

Sementara itu, H. Hasnam Kabid Sosial Budaya Bappeko Dumai salah satu tim penilai menambahkan bahwa dalam penialaian K3 ada lima kriteria yang dinilai, seperti kebersihan lingkungan pasar, tempat pembuangan sampah, drainase, MCK.

"Seperti tahun lalu, ada lima kategori yang dinilai dalam penialian K3 tahun ini, seperti kebersihan lingkungan pasar, tempat pembuangan sampah, drainase, MCK dan keindahan tata ruang hijau yang terdapat dimasing-masing pasar tradisional menjadi penilaian utama oleh tim penilai," jelasnya.***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Ketua PN Bengkalis Pindah Tugas
- Bupati Tinjau Stand HAKI Rohil
- Padahal Ada di Tembilahan,
Warga Pungkat Kecewa Bupati Tidak Dengarkan Aspirasi Mereka

- Dibangun Sejak 2010, Bangunan Pengolahan Sampah di Duri Mubazir
- Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Aceh
- BPMPD Pelalawan Bayarkan Honor Pedamping Desa Hanya 10 Bulan
- Warga Keluhkan Jalan Lintas Pakning Dumai, Bengkalis Terendam Banjir


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.204.108.121
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com