Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Oktober 2017 22:47
Ratusan Guru di Bengkalis Siap-siap Dimutasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 22:09
Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Dipastikan Dibunuh


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:36
30 Personel Polres Rohil Padamkan Karlahut di Rimba Melintang

Sabtu, 21 Oktober 2017 21:32
Resmi Ditutup,
Kafillah Kuantan Tengah Raih Juara Umum MTQ ke-16 Kuansing


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:29
213 Calon Anggota PPK Pilgubri 2018 Bengkalis Lulus Administrasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 17:51
RAPP Bantu Perbaiki Jalan Rusak di Teluk Meranti

Sabtu, 21 Oktober 2017 15:14
Waspada akan Diabetes Mellitus, Prodia Gelar Seminar Dokter

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:42
5 Bulan Tak Terima Gaji, Honorer di Duri Mulai Galau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:48
Liga Dangdut Indonesia, 5 Remaja Riau Berlaga di Kancah Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:20
Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 9 April 2013 17:28
HUT Kota Dumai 14,
Kantor Pelayanan Pasar Adakan Lomba K3


Empat pasar tradisional mengikuti lomba K3 yang diadakan Pemerintah Kota Dumai. Lomba diadakan sempena peringatan HUT kota ke 14.

Riauterkini-DUMAI- Pemerintah Kota Dumai melalui Kantor Pelayanan Pasar setempat kembali melaksanakan lomba Kebersihan, Ketertiban dan Keindahan (K3) untuk pasar tradisional. Lomba K3 dengan merebutkan penghargaan Walikota Dumai ini sendiri, akan diikuti sebanyak empat pasar tradisional yang ada di Kota Dumai.

Untuk melakukan penilaian lomba K3 ini, Kantor Pelayanan Pasar menggandeng dari Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko), Dinas Tatakota, Unser Kecamatan dan Bagian Administrasi Pembangunan Sekertariat Pemko Dumai. Sedangkan tim penilaian sendiri akan dipimpin langsung Kakan Pasar Dumai.

Kepala Kantor Pelayanan Pasar Dumai, Suardi saat terjun langsung kelapangan, Selasa (9/4/13) mengatakan, keseluruhan pasar tradisional sudah mendapatkan penilaian. Pasar itu diantaranya, Pasar Kelakap Tujuh, Pasar Dock Yard, Pasar Buda Sri Mersing, Pasar Lepin dan Pasar Senggol serta Pasar Jaya Mukti.

"Dengan adanya lomba ini tentunya akan memberikan semangat bagi pengelola pasar dan pedagang untuk selalu menjaga kebersihan serta kerapiannya. Maka dari itu, Pemko Dumai malakukan kegiatan seperti ini," jelas Suardi dihadapan puluhan awak media yang mengikuti penilaian di sejumlah pasar.

Kemudian mengenai Tim Penilai itu sendiri, kata Suardi, bekerja secara professional. Karena, penilaian dilakukan dengan cara terjun langsung kalapangan, dan keputusan tim tidak dapat diganggu gugat oleh siapaun, sehingga hasilnya objektif tanpa memihak terhadap pasar-pasar tersebut.

"Melalui kegiatan K3, juga diharapkan timbul kesadaran para pedagang untuk senantiasa selalu menjaga kebersihan dan keindahan pasar tradisional dikota Dumai, sesuai harapan kantor pelayanan pasar ingin menjadikan pasar tradisional berkonsepkan modern," harap Kakan Pelayanan Pasar Dumai.

Menurut Suardi, pemenang K3 akan diumumkan pada puncak hari jadi ke 14 Kota Dumai, 27 April mendatang. Bagi pemenang akan mendapatkan tropi dan penghargaan dari Walikota Dumai.

"Oleh sebab itu, saya menghimbau kerpada seluruh pedagang agar dapat menjaga kebersihan, ketertiban dan keindahan pasar sehingga pasar tradisional yang selama ini terkesan kumuh berubah menjadi bersih," jelas Suardi.

Terakhir, Suardi mengajak seluruh perdagang di pasar tradisional agar senantiasa menjaga kebersihan, ketertiban dan keindahan pasar agar Visi Dumai Berseri (Bersih, Semarak, Rukun, dan Indah) dapat terwujud menuju Dumai Sehat 2015.

Sementara itu, H. Hasnam Kabid Sosial Budaya Bappeko Dumai salah satu tim penilai menambahkan bahwa dalam penialaian K3 ada lima kriteria yang dinilai, seperti kebersihan lingkungan pasar, tempat pembuangan sampah, drainase, MCK.

"Seperti tahun lalu, ada lima kategori yang dinilai dalam penialian K3 tahun ini, seperti kebersihan lingkungan pasar, tempat pembuangan sampah, drainase, MCK dan keindahan tata ruang hijau yang terdapat dimasing-masing pasar tradisional menjadi penilaian utama oleh tim penilai," jelasnya.***(had)



loading...

Berita Sosial lainnya..........
- RAPP Bantu Perbaiki Jalan Rusak di Teluk Meranti
- 5 Bulan Tak Terima Gaji, Honorer di Duri Mulai Galau
- Liga Dangdut Indonesia, 5 Remaja Riau Berlaga di Kancah Nasional
- Pemred Riauterkini.com Terpilih Pimpin AMSI Wilayah Riau
- Waka DPRD Riau Bantu Murid Nunggak SPP dan Dikeluarkan Sekolah
- Pemuda Ujung Batu, Rohul Taja Turnamen Futsam Peringati Sumpah Pemuda
- Ajak Kawula Muda Malming di Mesjid,
Komunitas Indonesia Tanpa Pacaran Gelar Talkshow Jodis



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.13.210
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com