Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 21 Pebruari 2017 12:08
Penyebab Belum Jelas, Rumah Warga Kunatan Mudik, Kuansing Terbakar

Selasa, 21 Pebruari 2017 11:15
Kompak Curi 5 Motor, Suami-istri Ditangkap Polresta Pekanbaru

Selasa, 21 Pebruari 2017 11:04
Gondol Uang Rp100 Juta dari ATM, Teknisi BTN Pekanbaru Ditangkap

Selasa, 21 Pebruari 2017 11:01
Hujan Deras Setengah Malam, Sebagian Pangkalan Kerinci Kebanjiran

Selasa, 21 Pebruari 2017 10:04
Lima Kali Gauli Santriwati, Kuli Panggul di Kampar Ditangkap Polisi

Selasa, 21 Pebruari 2017 09:36
Gadis 13 Tahun di Pekanbaru Dijual Temannya ke Om Hidung Belang

Selasa, 21 Pebruari 2017 07:51
Pansus DPRD Riau Dalami Info SK Baru Menteri LHK Terkait RTRWP

Selasa, 21 Pebruari 2017 07:47
Kawannya Diburu, Seorang Tersangka Narkoba Diangkap Polres Rohul

Selasa, 21 Pebruari 2017 07:40
Kapolres Rohul Ajak Santri Ponpes Ar-Royyan Kabun jadi Anggota Polri

Senin, 20 Pebruari 2017 22:10
Danrem 031 Wirabima Jabat Dantim Satgas Karlahut Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 9 April 2013 17:28
HUT Kota Dumai 14,
Kantor Pelayanan Pasar Adakan Lomba K3


Empat pasar tradisional mengikuti lomba K3 yang diadakan Pemerintah Kota Dumai. Lomba diadakan sempena peringatan HUT kota ke 14.

Riauterkini-DUMAI- Pemerintah Kota Dumai melalui Kantor Pelayanan Pasar setempat kembali melaksanakan lomba Kebersihan, Ketertiban dan Keindahan (K3) untuk pasar tradisional. Lomba K3 dengan merebutkan penghargaan Walikota Dumai ini sendiri, akan diikuti sebanyak empat pasar tradisional yang ada di Kota Dumai.

Untuk melakukan penilaian lomba K3 ini, Kantor Pelayanan Pasar menggandeng dari Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko), Dinas Tatakota, Unser Kecamatan dan Bagian Administrasi Pembangunan Sekertariat Pemko Dumai. Sedangkan tim penilaian sendiri akan dipimpin langsung Kakan Pasar Dumai.

Kepala Kantor Pelayanan Pasar Dumai, Suardi saat terjun langsung kelapangan, Selasa (9/4/13) mengatakan, keseluruhan pasar tradisional sudah mendapatkan penilaian. Pasar itu diantaranya, Pasar Kelakap Tujuh, Pasar Dock Yard, Pasar Buda Sri Mersing, Pasar Lepin dan Pasar Senggol serta Pasar Jaya Mukti.

"Dengan adanya lomba ini tentunya akan memberikan semangat bagi pengelola pasar dan pedagang untuk selalu menjaga kebersihan serta kerapiannya. Maka dari itu, Pemko Dumai malakukan kegiatan seperti ini," jelas Suardi dihadapan puluhan awak media yang mengikuti penilaian di sejumlah pasar.

Kemudian mengenai Tim Penilai itu sendiri, kata Suardi, bekerja secara professional. Karena, penilaian dilakukan dengan cara terjun langsung kalapangan, dan keputusan tim tidak dapat diganggu gugat oleh siapaun, sehingga hasilnya objektif tanpa memihak terhadap pasar-pasar tersebut.

"Melalui kegiatan K3, juga diharapkan timbul kesadaran para pedagang untuk senantiasa selalu menjaga kebersihan dan keindahan pasar tradisional dikota Dumai, sesuai harapan kantor pelayanan pasar ingin menjadikan pasar tradisional berkonsepkan modern," harap Kakan Pelayanan Pasar Dumai.

Menurut Suardi, pemenang K3 akan diumumkan pada puncak hari jadi ke 14 Kota Dumai, 27 April mendatang. Bagi pemenang akan mendapatkan tropi dan penghargaan dari Walikota Dumai.

"Oleh sebab itu, saya menghimbau kerpada seluruh pedagang agar dapat menjaga kebersihan, ketertiban dan keindahan pasar sehingga pasar tradisional yang selama ini terkesan kumuh berubah menjadi bersih," jelas Suardi.

Terakhir, Suardi mengajak seluruh perdagang di pasar tradisional agar senantiasa menjaga kebersihan, ketertiban dan keindahan pasar agar Visi Dumai Berseri (Bersih, Semarak, Rukun, dan Indah) dapat terwujud menuju Dumai Sehat 2015.

Sementara itu, H. Hasnam Kabid Sosial Budaya Bappeko Dumai salah satu tim penilai menambahkan bahwa dalam penialaian K3 ada lima kriteria yang dinilai, seperti kebersihan lingkungan pasar, tempat pembuangan sampah, drainase, MCK.

"Seperti tahun lalu, ada lima kategori yang dinilai dalam penialian K3 tahun ini, seperti kebersihan lingkungan pasar, tempat pembuangan sampah, drainase, MCK dan keindahan tata ruang hijau yang terdapat dimasing-masing pasar tradisional menjadi penilaian utama oleh tim penilai," jelasnya.***(had)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Kapolres Rohul Ajak Santri Ponpes Ar-Royyan Kabun jadi Anggota Polri
- Danrem 031 Wirabima Jabat Dantim Satgas Karlahut Riau
- Siak Optimis Pertahankan Piala Adipura Kota Kecil Terbersih
- Tekan Laka Lantas, Satlantas Polres Inhil Bentuk Komunitas Korban
- Dihadiri Wabup Padang Pariaman,
Bupati Harris Hadiri Pengukuhan Pengurus DPD PKDP Pelalawan

- Wabup Kuansing Kunjungi Bazar UKM Benai
- Untuk Kedua Kali, Car Free Day Bagansiapiapi Semakin Diminati


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.144.205.182
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com