Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 21 September 2017 13:50
Diduga Pasangan Mesum di Duri Dihakimi Massa

Kamis, 21 September 2017 13:06
Sat Narkoba Polres Inhil dan Polsek Mandah Tangkap Dua Penjual Sabu

Kamis, 21 September 2017 11:35
Pemuda Pancasila Bengkalis Dzikir Akbar Tahun Baru Hijriyah di Duri

Kamis, 21 September 2017 10:03
Dishub Sebut Malaysia Serius Lanjutkan Join Roro Dumai-Melaka

Rabu, 20 September 2017 20:50
Kunjungi 9 Perguruan Tinggi,
BPJS Kesehatan Beri Edukasi Pola Hidup Sehat kepada Mahasiswa


Rabu, 20 September 2017 20:44
Tahun Baru 1439 Hijriah,
Bupati Ajak Kaum Muslimin Muhasabah Diri dan Berbuat Lebih Baik


Rabu, 20 September 2017 20:41
Bahas Pidana Narkoba dan Karhutla, Bupati Bengkalis Temui Kapolda Riau

Rabu, 20 September 2017 20:21
Anak Main Lilin di Kasur, Rumah Warga Duri Ini Nyaris Ludes Dilalap Api

Rabu, 20 September 2017 19:59
Terkait Aksi Unjuk Rasa di Rantau Kopar,
PT CPI Tegaskan Pihaknya Kelola Aset Negara di Industri Hulu Migas


Rabu, 20 September 2017 19:05
Tersangka Proyek Jalan di Bengkalis,
KPK Dalami Peran Sekdako Dumai dan Hobby Siregar




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 25 Maret 2013 07:47
AIMI Riau Deklarasikan Diri di Pekanbaru

Para ibu menyesui di Riau kini memiliki organisasi. Namanya Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia atau AIMI yang kemarin resmi dideklarasikan di Pekanbaru.

Riauterkini-PEKANBARU- AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia) cabang Provinsi Riau, Ahad (24/3/13) secara resmi mendeklarasikan keberadaannya di Pekanbaru. Dalam pendeklarasian tersebut, selain diisi talkshow oleh Sogi Indra Duaja, juga dihibur beragam acara seperti ICS Kids performance, Playgroup seru, kuis, permainan interaktif dan sebagainya.*

Ketua AIMI cabang Provinsi Riau Dian Setyawati mengatakan, terbentuknya AIMI Riau berawal dari komunitas ibu-ibu setempat yang rajin berkumpul berbagi ilmu, informasi dan pengalaman akan pentingnya pemberian Air Susu Ibu (ASI). Dalam berkumpul tersebut, pihaknya saling memberi dukungan dan edukasi kepada para ibu agar memberi ASI pada bayinya.

“Semua dilakukan lewat kelas edukasi yang telah kami adakan beberapa kali di Pekanbaru. Saat ini AIMI Riau memiliki pengurus sebanyak 20 orang, 5 konselor laktasi dan 50 orang anggota aktif, “terangnya kepada riauterkinicom di sela-sela acara.

Ketua Umum Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Mia Sutanto yang datang langsung dari Jakarta menyambut baik kehadiran AIMI Riau di Pekanbaru. Kata dia, AIMI Riau merupakan cabang tingkat provinsi yang ke-8 setelah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jogjakarta, Bali, Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara.

Kehadiran AIMI, jelasnya, berawal dari kepedulian beberapa ibu mengenai pentingnya pemberian ASI Eksklusif selama 6 bulan, maka terbentuklah organisasi khusus ASI yang berperan penting dalam rangka mensukseskan program ASI Eksklusif dan IMD di Indonesia pada 21 April 2007 lalu. Latar belakangnya adalah, ibu menyusui memiliki ide untuk membuat sebuah support group yang saling berbagi informasi dan belajar tentang ASI dengan tujuan semua ibu di Indonesia bisa memberikan salah satu hak anak, yaitu ASI.

“Langkah ini dilakukan karena sampai saat ini dukungan untuk ibu yang memberikan ASI kepada bayinya kami rasa sangat kurang. Berdasarkan riset kesehatan tahun 2010, pemberian ASI ekslusif dibawah usia 6 bulan hanya 15,3 persen. Dukungan dan perhatian dari pemerintah, masyarakat umum maupun instansi swasta bahkan para suami juga kurang, “akunya.

Untuk itu, lanjutnya, pihaknya mengadakan berbagai kegiatan untuk terus mensosialisasikan AIMI, antara lain menyelenggarakan kegiatan regular kelas edukasi AIMI dengan tema seputar ASI, AIMI Goes to Office, konsultasi laktasi, talkshow MP-ASI sehat untuk bayi, AIMI Goes To Community seperti ke kampus dan tempat-tempat pengajian serta bekerjasama dengan pemerintah maupun swasta untuk terus mendorong agar fasilitas untuk ibu menyusui tersedia di tempat kerja mereka.

“Ke depan kami bertekad AIMI akan memiliki 33 cabang di 33 provinsi di Indonesia. Dan cabang kami ini diharapkan juga bisa membuat ranting-ranting di daerah kabupaten. Sehingga dengan begini, persentase angka ibu dan bayi menyusui ASI eksklusif 6 bulan semakin meningkat, “tukasnya sambil menyebutkan akan meresmikan cabang di Pontianak.***(put)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Relawan Jon Erizal
Selamat dan semoga organisasi ini makin solid. Mari tingkatkan kualitas gizi anak cucu kita

Elisa
Silahkan follow twitter @AIMI_RIAU untuk info terbaru dari AIMI ya..

yaumil syahmelia
SAYA INGIN SEKALI IKUT SERTA DALAM KEGIATAN AIMI INI ..BAGAIMANA YA CARA YA


loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Diduga Pasangan Mesum di Duri Dihakimi Massa
- Pemuda Pancasila Bengkalis Dzikir Akbar Tahun Baru Hijriyah di Duri
- Dishub Sebut Malaysia Serius Lanjutkan Join Roro Dumai-Melaka
- Bahas Pidana Narkoba dan Karhutla, Bupati Bengkalis Temui Kapolda Riau
- ‎Ribuan Murid Raudatul Athfal di Rohul Belajar Manasik Haji
- ‘PR’ Pengelolaan Aset Pemkab Bengkalis Belum Tuntas
- LMR Demo Kantor IKPP di Pekanbaru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.159.64.172
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com