Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 21 Juni 2018 16:26
Paripurna Milad Inhil Ke-53, Ketua DPRD Harapkan Warga Gunakan Hak Pilih Pada Tanggal 27 Juni Mendatang

Kamis, 21 Juni 2018 16:21
Sidak Hari Pertama Ngantor, Harris: Absensi Menjadi Bahan Evaluasi Promosi

Kamis, 21 Juni 2018 16:16
Kampanye Akbar, Syamsuar-Edy Nasution Siap Jadikan Anak Riau Sebagai Tuan di Negeri Sendiri

Kamis, 21 Juni 2018 15:43
Layaknya Pesta Rakyat, Kampanye Syamsuar-Edi Dimeriahkan Berbagai Hiburan

Kamis, 21 Juni 2018 15:41
Bersama BRI dan ATIOS, Pemko Pembahasan Finalisasi Percepatan Smart City

Kamis, 21 Juni 2018 15:22
Pasca Lebaran, Pekanbaru Diserbu Gepeng Datang dari Luar Kota

Kamis, 21 Juni 2018 15:10
Wan Abu Bakar: Jangan Ada Lagi yang Ragu dengan Syamsuar-Edy Nasution

Kamis, 21 Juni 2018 15:00
Pjs Bupati Inhil Pimpin Apel Hari Pertama Pasca Cuti Lebaran

Kamis, 21 Juni 2018 14:31
Riau Kompleks Sukseskan Pilkada Gubernur 2018

Kamis, 21 Juni 2018 14:20
Hari Pertama 'Ngantor', Bupati Harris Sidak di Sejumlah OPD

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 25 Maret 2013 07:47
AIMI Riau Deklarasikan Diri di Pekanbaru

Para ibu menyesui di Riau kini memiliki organisasi. Namanya Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia atau AIMI yang kemarin resmi dideklarasikan di Pekanbaru.

Riauterkini-PEKANBARU- AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia) cabang Provinsi Riau, Ahad (24/3/13) secara resmi mendeklarasikan keberadaannya di Pekanbaru. Dalam pendeklarasian tersebut, selain diisi talkshow oleh Sogi Indra Duaja, juga dihibur beragam acara seperti ICS Kids performance, Playgroup seru, kuis, permainan interaktif dan sebagainya.*

Ketua AIMI cabang Provinsi Riau Dian Setyawati mengatakan, terbentuknya AIMI Riau berawal dari komunitas ibu-ibu setempat yang rajin berkumpul berbagi ilmu, informasi dan pengalaman akan pentingnya pemberian Air Susu Ibu (ASI). Dalam berkumpul tersebut, pihaknya saling memberi dukungan dan edukasi kepada para ibu agar memberi ASI pada bayinya.

“Semua dilakukan lewat kelas edukasi yang telah kami adakan beberapa kali di Pekanbaru. Saat ini AIMI Riau memiliki pengurus sebanyak 20 orang, 5 konselor laktasi dan 50 orang anggota aktif, “terangnya kepada riauterkinicom di sela-sela acara.

Ketua Umum Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Mia Sutanto yang datang langsung dari Jakarta menyambut baik kehadiran AIMI Riau di Pekanbaru. Kata dia, AIMI Riau merupakan cabang tingkat provinsi yang ke-8 setelah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jogjakarta, Bali, Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara.

Kehadiran AIMI, jelasnya, berawal dari kepedulian beberapa ibu mengenai pentingnya pemberian ASI Eksklusif selama 6 bulan, maka terbentuklah organisasi khusus ASI yang berperan penting dalam rangka mensukseskan program ASI Eksklusif dan IMD di Indonesia pada 21 April 2007 lalu. Latar belakangnya adalah, ibu menyusui memiliki ide untuk membuat sebuah support group yang saling berbagi informasi dan belajar tentang ASI dengan tujuan semua ibu di Indonesia bisa memberikan salah satu hak anak, yaitu ASI.

“Langkah ini dilakukan karena sampai saat ini dukungan untuk ibu yang memberikan ASI kepada bayinya kami rasa sangat kurang. Berdasarkan riset kesehatan tahun 2010, pemberian ASI ekslusif dibawah usia 6 bulan hanya 15,3 persen. Dukungan dan perhatian dari pemerintah, masyarakat umum maupun instansi swasta bahkan para suami juga kurang, “akunya.

Untuk itu, lanjutnya, pihaknya mengadakan berbagai kegiatan untuk terus mensosialisasikan AIMI, antara lain menyelenggarakan kegiatan regular kelas edukasi AIMI dengan tema seputar ASI, AIMI Goes to Office, konsultasi laktasi, talkshow MP-ASI sehat untuk bayi, AIMI Goes To Community seperti ke kampus dan tempat-tempat pengajian serta bekerjasama dengan pemerintah maupun swasta untuk terus mendorong agar fasilitas untuk ibu menyusui tersedia di tempat kerja mereka.

“Ke depan kami bertekad AIMI akan memiliki 33 cabang di 33 provinsi di Indonesia. Dan cabang kami ini diharapkan juga bisa membuat ranting-ranting di daerah kabupaten. Sehingga dengan begini, persentase angka ibu dan bayi menyusui ASI eksklusif 6 bulan semakin meningkat, “tukasnya sambil menyebutkan akan meresmikan cabang di Pontianak.***(put)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bersama BRI dan ATIOS, Pemko Pembahasan Finalisasi Percepatan Smart City
- Hari Pertama 'Ngantor', Bupati Harris Sidak di Sejumlah OPD
- Sidak ke RSUD Arifin Achmad, Plt Gubri Pastikan Pelayanan Kesehatan Normal
- Hari Pertama Kerja, ASN Pemko Pekanbaru Pakai Tanjak dan Baju Melayu
- Hari Pertama Pasca Libur Lebaran, Plt Gubri dan Sekdaprov Pimpin Halal bi Halal
- Bocah Penderita Jatung Asal Kampar Berobat ke Jakarta, Ortunya Minta Didoakan Kesumbuhan
- ASN Pemprov Riau yang Mau 'Disemprot' Plt Gubri, Silahkan Tambah Libur
- Seru, KPB Gelar Halal Bi Halal di Danau PLTA Koto Panjang
- Empat Ruko Terbakar di Pelalawan,
Satu Keluarga Selamat dari Kobaran Api

- Sekdaprov dan Kepala BPBD Riau Tinjau Lokasi Longsor di Tembilahan
- Dinas Perhubungan RIau Siap Lancarkan Arus Balik Lebaran Lewat Darat
- Bukit Kelok Indah Kampar Diserbu Pengunjung Selama Liburan Lebaran
- Liburan Lebaran, Danau Kajwid dan Pantai Kute Diserbu Pengunjung
- Masyarakat Rebutan Berfoto,
Ada Sosok Rusli Zainal di Acara Open House Septina Primawati

- Gelar Open House, Rumah Ketua DPRD Riau Diserbu Warga
- Masyarakat Kenegerian Teluk Kuantan Minta Pemkab Kuansing Bantu Rehabilitasi Rumah Godang
-
- Open House di Rumah Sekdaprov Suguhkan Masakan dan Kue Banjar
- Plt Gubri Gelar Open House Idul Fitri 1439 Hijriyah di Dua Lokasi
- Open House Idul Fitri 1439 Hijriyah, Masyarakat Antusias Salami Bupati Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com