Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 5 Mei 2016 19:13
Nunggu Antrian, Bayi Pengidap Tumor Otak di Rohul Belum Dirujuk ke RSUD Arifin Achmad

Kamis, 5 Mei 2016 17:46
Tim Opsnal Polres Kampar Tangkap 2 Pelaku Jambret di Air Tiris

Kamis, 5 Mei 2016 17:24
Sabu Tak Bertuan di Kampung Dalam Bernilai Rp1,3 Miliar

Kamis, 5 Mei 2016 16:51
Jadi Pengurus Apkasi, Bupati Syamsiar Berharap Aspirasi Masyarakat Siak Didukung Pusat

Kamis, 5 Mei 2016 16:06
Tak Senang Ditegur, Pemuda Ini Tebas Leher Honorer Pemkab Kuansing Hingga Tewas

Kamis, 5 Mei 2016 16:02
Polisi Gerebek Rumah Pengedar Sabu,
Sepasang Pasutri Diringkus di Jalan Garuda Pekanbaru


Kamis, 5 Mei 2016 14:29
Bau Kemenyan dan Keserupan Warnai Evakuasi Buaya di Dumai



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Maret 2013 08:17
Tingkatkan Tata Kelola, Biro Tapem Taja Pembinaan Perangkat Pemda

Biro Tata Pemerintahan dan Organisasi Tatalaksana Setdaprov Riau menggelar pembinaan perangkat pemerintah daerah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan tata kelola.

Riauterkini-PEKANBARU- Masih minimnya pengelolaan sistem pemerintah yang matang, Biro Tata Pemerintahan (Tapem) melakukan Rapat fasilitasi pembinaan perangkat Pemda se Provinsi Riau, Kamis (21/3/13) di Hotel Arya Duta Pekanbaru. Kegiatan ini sendiri bertujuan untuk mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang baik (Good Governance dan Clean Goverment) di Provinsi Riau.

Acara ini sendiri diikuti 100 peserta yang berasal dari Sekdakab/kota, kabag pemerintahan kabupaten/kota, kabag hukum kabupaten/kota, Komisi A yang membidangi pemerintahan Kabupaten Kota se-Riau.

Ketua Panitia, Dr Rohima Erna mengatakan tujuan kegiatan ini sebenarnya untuk menyamakan persepsi terhadap regulasi dan kebijakan pemprov Riau, guna sinergitas dan koordinasi dalam tata kelola pemerintahan yang baik dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten/Kota se-provinsi Riau.

"Jadi kita bisa lihat selama ini apa yang diharapkan melalui otonomi daerah belum dirasakan seluruhnya oleh masyarakat. Untuk itu kita samakan persepsi untuk memformulasikan kebijakan di tingkat lokal guna implementasi Perpres Nomor 59 tahun 2012 tentang kerangka nasional pengembangan kapasitas Pemerintah daerah," jelasnya.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga untuk menyusun rencana aksi dan pengembangan tiga aspek kapasitas daerah. "Untuk mencapai tata kelola yang baij ada 3 faktor yang harus diperhatikan. pengembangan kapasitas kebijakan, kelembagaan, dan SDM," terangnya.

Hadir sebagai pembicara, Deputi KemenPAN-RB Bidang Tata laksana, Dedi Supriadi Wiranatakusuma. Dedi menjelaskan, rapat ini perlu dilakukan untuk pembinaan perangkat daerah yang lebih matang ke depannya.

"Sebetulnya peraturannya sudah ada tinggal bagaimana mengimplikasikannya dan tinggal bagaimana menempatkan orang yang benar-benar berkompeten," terangnya.***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
aktivis
yang perlu kalian bahas perda 07 thn 2005, habis kalian peras uang rakyat dengan berdalih kelebihan muatan,


Berita Sosial lainnya..........
- Nunggu Antrian, Bayi Pengidap Tumor Otak di Rohul Belum Dirujuk ke RSUD Arifin Achmad
- Bau Kemenyan dan Keserupan Warnai Evakuasi Buaya di Dumai
- Pemkab Bengkalis Terus Siapkan Sarana Prasarana Wisata Pantai Rupat
- Buka MTQ Rupat, Bupati Bengkalis Mengajak Gali Kandungan AlQuran
- Sejumlah Tokoh Mandau Saling Sindir Soal Pemekaran Kota Duri
- Buru Pelaku Pembakaran di Terantang, Kampar,
Kedatangan 300 Personel Kepolisian Membuat Cemas Anak Bersekolah

- Sebelumnya Bermasalah, Rekanan Ganti Bibit Kedelai Bantuan APBN 2016 ke Petani Rohul


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.86.59
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com