Untitled Document
Jumat, 24 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Kamis, 24 April 2014 22:14
Kenalkan Busana Daerah pada Anak,
Semarak Kartini, Alfamart Gelar Lomba Fashion Show


Kamis, 24 April 2014 21:55
Seorang Lukan, Kebakaran Ludeskan Rumah Pimpinan Gereja di Rohul

Kamis, 24 April 2014 21:14
Polhut Kuansing Dihadang Perambah di Hutan Margasatwa Rimbang Baling

Kamis, 24 April 2014 21:06
Buka Lapangan Kerja, Disnakertrans Dumai Koordinasi dengan Perusahaan

Kamis, 24 April 2014 21:02
70 Hektar Kebun Sawit Pemkab Kuansing Diserobot Warga Sumbar

Kamis, 24 April 2014 20:58
400 KK di Rohul Jadi Target Program KWH Listrik Gratis

Kamis, 24 April 2014 20:36
Golkar Akan Usung Suparman Jadi Ketua DPRD Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Maret 2013 08:17
Tingkatkan Tata Kelola, Biro Tapem Taja Pembinaan Perangkat Pemda

Biro Tata Pemerintahan dan Organisasi Tatalaksana Setdaprov Riau menggelar pembinaan perangkat pemerintah daerah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan tata kelola.

Riauterkini-PEKANBARU- Masih minimnya pengelolaan sistem pemerintah yang matang, Biro Tata Pemerintahan (Tapem) melakukan Rapat fasilitasi pembinaan perangkat Pemda se Provinsi Riau, Kamis (21/3/13) di Hotel Arya Duta Pekanbaru. Kegiatan ini sendiri bertujuan untuk mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang baik (Good Governance dan Clean Goverment) di Provinsi Riau.

Acara ini sendiri diikuti 100 peserta yang berasal dari Sekdakab/kota, kabag pemerintahan kabupaten/kota, kabag hukum kabupaten/kota, Komisi A yang membidangi pemerintahan Kabupaten Kota se-Riau.

Ketua Panitia, Dr Rohima Erna mengatakan tujuan kegiatan ini sebenarnya untuk menyamakan persepsi terhadap regulasi dan kebijakan pemprov Riau, guna sinergitas dan koordinasi dalam tata kelola pemerintahan yang baik dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten/Kota se-provinsi Riau.

"Jadi kita bisa lihat selama ini apa yang diharapkan melalui otonomi daerah belum dirasakan seluruhnya oleh masyarakat. Untuk itu kita samakan persepsi untuk memformulasikan kebijakan di tingkat lokal guna implementasi Perpres Nomor 59 tahun 2012 tentang kerangka nasional pengembangan kapasitas Pemerintah daerah," jelasnya.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga untuk menyusun rencana aksi dan pengembangan tiga aspek kapasitas daerah. "Untuk mencapai tata kelola yang baij ada 3 faktor yang harus diperhatikan. pengembangan kapasitas kebijakan, kelembagaan, dan SDM," terangnya.

Hadir sebagai pembicara, Deputi KemenPAN-RB Bidang Tata laksana, Dedi Supriadi Wiranatakusuma. Dedi menjelaskan, rapat ini perlu dilakukan untuk pembinaan perangkat daerah yang lebih matang ke depannya.

"Sebetulnya peraturannya sudah ada tinggal bagaimana mengimplikasikannya dan tinggal bagaimana menempatkan orang yang benar-benar berkompeten," terangnya.***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
aktivis
yang perlu kalian bahas perda 07 thn 2005, habis kalian peras uang rakyat dengan berdalih kelebihan muatan,


Berita Sosial lainnya ..........
- 400 KK di Rohul Jadi Target Program KWH Listrik Gratis
- Kampar Pilot Project UP2B Bokar Bersih
- Bantuan PT NSP untuk Korban Karhutla,
Bupati Meranti Hadiri Penanaman Perdana Bibit Jagung

- Aliran PLN Padam 8 Jam,
Belasan Hotel, Penginapan dan Warnet Merugi di Duri

- Hidup dalam Tekanan Teror Perbatasan,
LSM dan Tokoh Masyarakat Dumai Kirim Surat ke Pemerintah

- Gubri Annas Resmikan Museum Thionghoa di TMII
- Pemko Pekanbaru Segera Lunasi Tunggakan PJU Rp21 Miliar


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.198.224.121
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com