Untitled Document
Sabtu, 28 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Sabtu, 18 April 2015 15:17
Sehari, 5 SMA Sederajat di Duri Laksanakan Pengembalian Siswanya

Sabtu, 18 April 2015 14:42
Hasil Sementara Kajian Pansus Lahan DPRD Riau: Negara Rugi Puluhan Triliun

Sabtu, 18 April 2015 13:33
Dianggap Hanya Merugikan, Warga Pelalawan Sandera Truk CPO PT MAL

Sabtu, 18 April 2015 12:00
Penjaringan Balon Bupati PAN Kuansing Usai Pelantikan Pengurus

Sabtu, 18 April 2015 11:51
Kawasan Lindung, Perambah Hutan Pulau Basu di Inhil Bisa Dipidanakan

Sabtu, 18 April 2015 11:47
AKBP Edy Sumardi Resmi Pimpin Polres Kuansing

Sabtu, 18 April 2015 10:21
Diserang Buaya Saat Cuci Pakaian di Sungai, Warga Rohil Lolos dari Maut



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Maret 2013 08:17
Tingkatkan Tata Kelola, Biro Tapem Taja Pembinaan Perangkat Pemda

Biro Tata Pemerintahan dan Organisasi Tatalaksana Setdaprov Riau menggelar pembinaan perangkat pemerintah daerah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan tata kelola.

Riauterkini-PEKANBARU- Masih minimnya pengelolaan sistem pemerintah yang matang, Biro Tata Pemerintahan (Tapem) melakukan Rapat fasilitasi pembinaan perangkat Pemda se Provinsi Riau, Kamis (21/3/13) di Hotel Arya Duta Pekanbaru. Kegiatan ini sendiri bertujuan untuk mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang baik (Good Governance dan Clean Goverment) di Provinsi Riau.

Acara ini sendiri diikuti 100 peserta yang berasal dari Sekdakab/kota, kabag pemerintahan kabupaten/kota, kabag hukum kabupaten/kota, Komisi A yang membidangi pemerintahan Kabupaten Kota se-Riau.

Ketua Panitia, Dr Rohima Erna mengatakan tujuan kegiatan ini sebenarnya untuk menyamakan persepsi terhadap regulasi dan kebijakan pemprov Riau, guna sinergitas dan koordinasi dalam tata kelola pemerintahan yang baik dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten/Kota se-provinsi Riau.

"Jadi kita bisa lihat selama ini apa yang diharapkan melalui otonomi daerah belum dirasakan seluruhnya oleh masyarakat. Untuk itu kita samakan persepsi untuk memformulasikan kebijakan di tingkat lokal guna implementasi Perpres Nomor 59 tahun 2012 tentang kerangka nasional pengembangan kapasitas Pemerintah daerah," jelasnya.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga untuk menyusun rencana aksi dan pengembangan tiga aspek kapasitas daerah. "Untuk mencapai tata kelola yang baij ada 3 faktor yang harus diperhatikan. pengembangan kapasitas kebijakan, kelembagaan, dan SDM," terangnya.

Hadir sebagai pembicara, Deputi KemenPAN-RB Bidang Tata laksana, Dedi Supriadi Wiranatakusuma. Dedi menjelaskan, rapat ini perlu dilakukan untuk pembinaan perangkat daerah yang lebih matang ke depannya.

"Sebetulnya peraturannya sudah ada tinggal bagaimana mengimplikasikannya dan tinggal bagaimana menempatkan orang yang benar-benar berkompeten," terangnya.***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
aktivis
yang perlu kalian bahas perda 07 thn 2005, habis kalian peras uang rakyat dengan berdalih kelebihan muatan,


Berita Sosial lainnya ..........
- Kantor Pos Bagansiapiapi Bayarkan Dana PSKS
- Perkembangan RTMPE,
Bupati Kampar Perintah Pejabat Eselon Jadi Contoh

- Bupati Kampar Lantik 233 Kepala Sekolah
- BPC PHRI Perdana di Kepulauan Meranti Segera Dilantik
- Kasus Buat e-KTP se Tahun,
Dewan Pertanyakan Kinerja Disdukcapil Pelalawan

- Jefry Noer Masuk Sepuluh Besar Bupati Terbaik Nasional
- Dirujuk ke RSCM Jakarta,
Warga Rohil Rusiana Penderita Tumor Belum Punya Biaya



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.171.186
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com