Untitled Document
Sabtu, 7 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Sabtu, 28 Maret 2015 10:55
Pilkada Rohil, 5 Balon Sudah Ambil Formulir di DPC PDI Perjuangan

Sabtu, 28 Maret 2015 10:50
Suap APBD, KPK Periksa Sejumlah Mantan dan Anggota DPRD Riau

Sabtu, 28 Maret 2015 06:55
Lusa, Peserta Asessment Pemko Jalani Tes Makalan dan Wawancara

Sabtu, 28 Maret 2015 06:53
Dua Maling Lintas Provinsi Ditangkap Aparat Polres Inhu

Sabtu, 28 Maret 2015 00:07
Pengendara Motor Tewas Ditabrak Lari Avanza Misterius

Jum’at, 27 Maret 2015 20:29
Tiga Kali Diperiksa KPK, Ketua PMI Riau Akui Dimintai Uang Annas

Jum’at, 27 Maret 2015 20:16
8 Anggota Fraksi Golkar DPRD Riau Akui Keabsahan SK Kemenkum HAM



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Maret 2013 08:17
Tingkatkan Tata Kelola, Biro Tapem Taja Pembinaan Perangkat Pemda

Biro Tata Pemerintahan dan Organisasi Tatalaksana Setdaprov Riau menggelar pembinaan perangkat pemerintah daerah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan tata kelola.

Riauterkini-PEKANBARU- Masih minimnya pengelolaan sistem pemerintah yang matang, Biro Tata Pemerintahan (Tapem) melakukan Rapat fasilitasi pembinaan perangkat Pemda se Provinsi Riau, Kamis (21/3/13) di Hotel Arya Duta Pekanbaru. Kegiatan ini sendiri bertujuan untuk mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang baik (Good Governance dan Clean Goverment) di Provinsi Riau.

Acara ini sendiri diikuti 100 peserta yang berasal dari Sekdakab/kota, kabag pemerintahan kabupaten/kota, kabag hukum kabupaten/kota, Komisi A yang membidangi pemerintahan Kabupaten Kota se-Riau.

Ketua Panitia, Dr Rohima Erna mengatakan tujuan kegiatan ini sebenarnya untuk menyamakan persepsi terhadap regulasi dan kebijakan pemprov Riau, guna sinergitas dan koordinasi dalam tata kelola pemerintahan yang baik dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten/Kota se-provinsi Riau.

"Jadi kita bisa lihat selama ini apa yang diharapkan melalui otonomi daerah belum dirasakan seluruhnya oleh masyarakat. Untuk itu kita samakan persepsi untuk memformulasikan kebijakan di tingkat lokal guna implementasi Perpres Nomor 59 tahun 2012 tentang kerangka nasional pengembangan kapasitas Pemerintah daerah," jelasnya.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga untuk menyusun rencana aksi dan pengembangan tiga aspek kapasitas daerah. "Untuk mencapai tata kelola yang baij ada 3 faktor yang harus diperhatikan. pengembangan kapasitas kebijakan, kelembagaan, dan SDM," terangnya.

Hadir sebagai pembicara, Deputi KemenPAN-RB Bidang Tata laksana, Dedi Supriadi Wiranatakusuma. Dedi menjelaskan, rapat ini perlu dilakukan untuk pembinaan perangkat daerah yang lebih matang ke depannya.

"Sebetulnya peraturannya sudah ada tinggal bagaimana mengimplikasikannya dan tinggal bagaimana menempatkan orang yang benar-benar berkompeten," terangnya.***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
aktivis
yang perlu kalian bahas perda 07 thn 2005, habis kalian peras uang rakyat dengan berdalih kelebihan muatan,


Berita Sosial lainnya ..........
- Lusa, Peserta Asessment Pemko Jalani Tes Makalan dan Wawancara
- Tim Pansel Serahkan Hasil Assessment ke Plt Gubri Minggu Ini
- Berkas Formasi 4.098 CPNS Rohul 2015 Sudah di Menpan RB
- Dugaan Pelecehan Oknum Kepsek di Bangunpurba,
Polres Rohul sudah Periksa Dua Saksi

- Peredaran Barang di Inhil,
Dewan Minta Disperindag Tingkatkan Pengawasan

- Peserta Diklat P4S Kampar Difokuskan di RTMPE
- Dialog di RRI bersama Bupati Kampar,
Ilyas Husti Sebut Program 3 Zero Kampar Perlu Dukungan Masyarakat



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.205.68.5
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com