Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 29 Juli 2016 22:45
Bupati Syamsuar Pertanyakan Anggaran Rp30 M di Dinsosnakertrans Siak

Jum’at, 29 Juli 2016 22:35
Malam ini, Polisi Gerbek Jaringan Pengedar Narkoba di Meranti

Jum’at, 29 Juli 2016 19:51
Catatan KontraS,
Inilah Jejak Kasus Dua Warga Meranti Hingga Divonis Mati


Jum’at, 29 Juli 2016 19:35
Sudah Tujuh Bulan,
3.000 Guru MDA dan Madrasah tidak Terima Bantuan Hibah dari Pemkab Rohul


Jum’at, 29 Juli 2016 19:23
Beri Bantuan Insentif Rp30 Juta,
Pengelola Ponpes Mamba'ul Ma'arif Sebut RAPP Penyemangat Mereka


Jum’at, 29 Juli 2016 19:09
Komisi I DPR RI Lihat Langsung Alutsista di Lanud Roesmin Nurjadin

Jum’at, 29 Juli 2016 17:57
Masuk Eksekusi Mati Jilid III,
Gambaran Hidup Pujo dan Agus di Kepulauan Meranti




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Maret 2013 08:17
Tingkatkan Tata Kelola, Biro Tapem Taja Pembinaan Perangkat Pemda

Biro Tata Pemerintahan dan Organisasi Tatalaksana Setdaprov Riau menggelar pembinaan perangkat pemerintah daerah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan tata kelola.

Riauterkini-PEKANBARU- Masih minimnya pengelolaan sistem pemerintah yang matang, Biro Tata Pemerintahan (Tapem) melakukan Rapat fasilitasi pembinaan perangkat Pemda se Provinsi Riau, Kamis (21/3/13) di Hotel Arya Duta Pekanbaru. Kegiatan ini sendiri bertujuan untuk mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang baik (Good Governance dan Clean Goverment) di Provinsi Riau.

Acara ini sendiri diikuti 100 peserta yang berasal dari Sekdakab/kota, kabag pemerintahan kabupaten/kota, kabag hukum kabupaten/kota, Komisi A yang membidangi pemerintahan Kabupaten Kota se-Riau.

Ketua Panitia, Dr Rohima Erna mengatakan tujuan kegiatan ini sebenarnya untuk menyamakan persepsi terhadap regulasi dan kebijakan pemprov Riau, guna sinergitas dan koordinasi dalam tata kelola pemerintahan yang baik dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten/Kota se-provinsi Riau.

"Jadi kita bisa lihat selama ini apa yang diharapkan melalui otonomi daerah belum dirasakan seluruhnya oleh masyarakat. Untuk itu kita samakan persepsi untuk memformulasikan kebijakan di tingkat lokal guna implementasi Perpres Nomor 59 tahun 2012 tentang kerangka nasional pengembangan kapasitas Pemerintah daerah," jelasnya.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga untuk menyusun rencana aksi dan pengembangan tiga aspek kapasitas daerah. "Untuk mencapai tata kelola yang baij ada 3 faktor yang harus diperhatikan. pengembangan kapasitas kebijakan, kelembagaan, dan SDM," terangnya.

Hadir sebagai pembicara, Deputi KemenPAN-RB Bidang Tata laksana, Dedi Supriadi Wiranatakusuma. Dedi menjelaskan, rapat ini perlu dilakukan untuk pembinaan perangkat daerah yang lebih matang ke depannya.

"Sebetulnya peraturannya sudah ada tinggal bagaimana mengimplikasikannya dan tinggal bagaimana menempatkan orang yang benar-benar berkompeten," terangnya.***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
aktivis
yang perlu kalian bahas perda 07 thn 2005, habis kalian peras uang rakyat dengan berdalih kelebihan muatan,


Berita Sosial lainnya..........
- Bupati Syamsuar Pertanyakan Anggaran Rp30 M di Dinsosnakertrans Siak
- Masuk Eksekusi Mati Jilid III,
Gambaran Hidup Pujo dan Agus di Kepulauan Meranti

- Minggu Depan, Gubri Lantik Ahmad Hijazi Jadi Sekdaprov Riau
- PLN Rayon Dumai Kembali Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir
- Pemko Minta Pusat Jadikan Dumai Pintu Masuk Bawang Impor
- Mulai Uang AC Hingga Mushala,
Orang Tua Siswa SMPN 1 Rambah, Rohul Keluhkan Banyak Kutipan

- Kepala BKP2D Lantik Pejabat Eselon III dan IV Badan Penghubung Riau


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.161.84.51
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com