Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 27 September 2016 10:17
Peluncuran New Mutsubishi Mirage Dimeriahkan dengan Keliling Pekanbaru

Selasa, 27 September 2016 10:15
Tinjau Proyek, Wabup Kuansing Minta Kontraktor Kerja Optimal

Selasa, 27 September 2016 10:12
Setelah 13 Tahun, Warga Teluk Meranti Bisa Bertani Lagi

Selasa, 27 September 2016 06:44
Pansus Ranperda SOTK Tuntaskan Tugas, Bakal Terdapat 38 SKPD di Pemprov Riau

Senin, 26 September 2016 23:25
3 Napi Belasan Paket Sabu Diamankan,
Lapas Bengkalis Jadi "Ladang" Peredaran Sabu


Senin, 26 September 2016 23:17
4 Begal Berpedang di Tenayan Raya, Pekanbaru Diringkus Polisi

Senin, 26 September 2016 19:34
Pembacok Pengendara Ranmor di Inhil Berhasil Ditangkap Polisi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Maret 2013 08:17
Tingkatkan Tata Kelola, Biro Tapem Taja Pembinaan Perangkat Pemda

Biro Tata Pemerintahan dan Organisasi Tatalaksana Setdaprov Riau menggelar pembinaan perangkat pemerintah daerah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan tata kelola.

Riauterkini-PEKANBARU- Masih minimnya pengelolaan sistem pemerintah yang matang, Biro Tata Pemerintahan (Tapem) melakukan Rapat fasilitasi pembinaan perangkat Pemda se Provinsi Riau, Kamis (21/3/13) di Hotel Arya Duta Pekanbaru. Kegiatan ini sendiri bertujuan untuk mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang baik (Good Governance dan Clean Goverment) di Provinsi Riau.

Acara ini sendiri diikuti 100 peserta yang berasal dari Sekdakab/kota, kabag pemerintahan kabupaten/kota, kabag hukum kabupaten/kota, Komisi A yang membidangi pemerintahan Kabupaten Kota se-Riau.

Ketua Panitia, Dr Rohima Erna mengatakan tujuan kegiatan ini sebenarnya untuk menyamakan persepsi terhadap regulasi dan kebijakan pemprov Riau, guna sinergitas dan koordinasi dalam tata kelola pemerintahan yang baik dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten/Kota se-provinsi Riau.

"Jadi kita bisa lihat selama ini apa yang diharapkan melalui otonomi daerah belum dirasakan seluruhnya oleh masyarakat. Untuk itu kita samakan persepsi untuk memformulasikan kebijakan di tingkat lokal guna implementasi Perpres Nomor 59 tahun 2012 tentang kerangka nasional pengembangan kapasitas Pemerintah daerah," jelasnya.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga untuk menyusun rencana aksi dan pengembangan tiga aspek kapasitas daerah. "Untuk mencapai tata kelola yang baij ada 3 faktor yang harus diperhatikan. pengembangan kapasitas kebijakan, kelembagaan, dan SDM," terangnya.

Hadir sebagai pembicara, Deputi KemenPAN-RB Bidang Tata laksana, Dedi Supriadi Wiranatakusuma. Dedi menjelaskan, rapat ini perlu dilakukan untuk pembinaan perangkat daerah yang lebih matang ke depannya.

"Sebetulnya peraturannya sudah ada tinggal bagaimana mengimplikasikannya dan tinggal bagaimana menempatkan orang yang benar-benar berkompeten," terangnya.***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
aktivis
yang perlu kalian bahas perda 07 thn 2005, habis kalian peras uang rakyat dengan berdalih kelebihan muatan,


Berita Sosial lainnya..........
- Tinjau Proyek, Wabup Kuansing Minta Kontraktor Kerja Optimal
- Setelah 13 Tahun, Warga Teluk Meranti Bisa Bertani Lagi
- ‪Bupati Kampar Sambut Kedatangan Jemaah Haji Kloter 9‬
- Pemkab Kampar Sosialisasi Pilkada 2017 di Lima Desa
- BMP Rohul Sudah Teken Kontrak,
Kerusakan Jalur Dua di Tandun Segera Diperbaiki Rekanan

- Kadis Tamben Riau: PLTU Tenayan Raya Beroperasi Belum Tentu Listrik tak Padam
- Jelang MTQ Riau di Kota Pekanbaru,
Pemkab Bengkalis Jamin Kafilah yang Diutus Bukan Naturalisasi



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.227.14.23
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com