Untitled Document
Senin, 1 Safar 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Senin, 24 Nopember 2014 20:27
Kemendag Resmi Serahkan Himbah Pasar Kelakap Tujuh, Dumai

Senin, 24 Nopember 2014 20:18
Pancaroba, Masyarakat Bengkalis Diimbau Waspadai DBD

Senin, 24 Nopember 2014 20:11
PU Dumai Optimis Proyek Jalan dan Jembatan Tuntas 2014

Senin, 24 Nopember 2014 20:08
Persiapan MTQ Riau,
Bupati Bengkalis Ingatkan Persyaratan Administrasi


Senin, 24 Nopember 2014 19:51
Seorang Pemuda di Rohul Diduga Setubuhi Murid SD Sebanyak 6 Kali

Senin, 24 Nopember 2014 19:15
Diminta Teken Penolakan Kenaikan BBM,
Waka DPRD Inhil dari PDIP Bersitegang dengan Mahasiswa


Senin, 24 Nopember 2014 19:14
Eko Suhardjo Benarkan Pergantian Ketua F Demokrat DPRD Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 25 Pebruari 2013 19:20
Berdekatan dengan Rumah Ibadah,
Warga Tembilahan Hulu Tolak Keberadaan Billiar dan Kafe


Warga Tembilahan Hulu menoldak keberadaan kafe dan tempat permainan billiar karena berdekatan dengan rumah ibadah.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Masyarakat Kelurahan Tembilahan Hulu menolak pendirian dan keberadaan tempat permainan billiar dan kafe di lingkungan mereka, karena berpotensi jadi ajang maksiat. Selain itu berdekatan dan mengganggu ketenangan tempat ibadah.

Pernyataan penolakan ini disampaikan melalui surat oleh masyarakat dari RT 002, RT 003 dan RW 08 kepada Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (DPW FPI) Inhil, Senin (25/2/13).

Dalam surat tersebut secara tegas mereka menolak pendirian dan keberadaan tempat yang berpotensi jadi ajang maksiat ini, lebih-lebih tempat permainan billiar dan kafe ini berdekatan dengan rumah ibadah (Surau Darussalam di Jalan Pelajar Tembilahan Hulu).

Mereka menegaskan, tetap istiqomah melakukan penolakan dan akan melakukan perlawanan kalau tempat ini tetap berdiri. Surat yang diteken koordinator warga H Abdurroni Rahman dan Ketua RT 002 Mukhyar, Ketua RT 003 Udin serta Ketua RW 008 Sumintra ini juga ditembuskan kepada Bupati Inhil, Ketua DPRD Inhil, Dandim 0314/ Inhil dan Kapolres Inhil serta pihak terkait lainnya.

Dalam surat ini juga disertakan tanda tangan puluhan kalangan tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. Mereka juga menyatakan bahwa penolakan pembangunan tempat permainan billiard dan kafe ini juga didukung oleh Lurah dan Camat Tembilahan Hulu.

DPW FPI Inhil membenarkan bahwa pihaknya menerima surat pengaduan tentang penolakan pembangunan tempat permainan billiard dan kafe dari masyarakat tersebut.

“Memang kami menerima surat pengaduan mengenai penolakan berdiri tempat permainan billiard dan kafe di Jalan Telaga Biru (depan Jalan Pelajar, red) dari masyarakat setempat. Kami harapkan permasalahan ini dapat ditindaklanjuti secara bijaksana oleh pihak terkait,” ungkap Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar kepada riauterkinicom, Senin (25/2/13).***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Kemendag Resmi Serahkan Himbah Pasar Kelakap Tujuh, Dumai
- PU Dumai Optimis Proyek Jalan dan Jembatan Tuntas 2014
- Diminta Teken Penolakan Kenaikan BBM,
Waka DPRD Inhil dari PDIP Bersitegang dengan Mahasiswa

- Walikota Lantik Pengurus Karang Taruna Pekanbaru Periode 2014-2019
- ‎7 Kecamatan di Inhu Terendam Banjir dan 1.249 Jiwa Mengungsi
- 41 Pejabat Struktural Pemkab Pelalawan Dilantik
- Pengadaan 400 Mobdin Avanza Pemprov Riau Masih Kurang 250 Unit


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.216.254
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com