Untitled Document
Jumat, 3 Sya'ban 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 22 Mei 2015 20:59
Gallery Photo Pelalawan Sehat 2015

Jum’at, 22 Mei 2015 20:42
Warga Mentayan, Bengkalis Keluhkan Jalan Rusak Parah

Jum’at, 22 Mei 2015 20:40
Membahayakan Warga,,
Kades di Wilayah Pesisir Diminta Prioritaskan Perbaikan Jalan Jerambah


Jum’at, 22 Mei 2015 20:36


Jum’at, 22 Mei 2015 20:31
Mumpuni di Sektor Insurance,
Kadivre II BPJS Kesehatan Raih Marketeer of The Year Pekanbaru 2015


Jum’at, 22 Mei 2015 20:24
‎Jelang MTQ Kabupaten Bengkalis,
Pemda Minta PLN dan PDAM Maksimalkan Layanan


Jum’at, 22 Mei 2015 20:20




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 25 Pebruari 2013 19:20
Berdekatan dengan Rumah Ibadah,
Warga Tembilahan Hulu Tolak Keberadaan Billiar dan Kafe


Warga Tembilahan Hulu menoldak keberadaan kafe dan tempat permainan billiar karena berdekatan dengan rumah ibadah.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Masyarakat Kelurahan Tembilahan Hulu menolak pendirian dan keberadaan tempat permainan billiar dan kafe di lingkungan mereka, karena berpotensi jadi ajang maksiat. Selain itu berdekatan dan mengganggu ketenangan tempat ibadah.

Pernyataan penolakan ini disampaikan melalui surat oleh masyarakat dari RT 002, RT 003 dan RW 08 kepada Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (DPW FPI) Inhil, Senin (25/2/13).

Dalam surat tersebut secara tegas mereka menolak pendirian dan keberadaan tempat yang berpotensi jadi ajang maksiat ini, lebih-lebih tempat permainan billiar dan kafe ini berdekatan dengan rumah ibadah (Surau Darussalam di Jalan Pelajar Tembilahan Hulu).

Mereka menegaskan, tetap istiqomah melakukan penolakan dan akan melakukan perlawanan kalau tempat ini tetap berdiri. Surat yang diteken koordinator warga H Abdurroni Rahman dan Ketua RT 002 Mukhyar, Ketua RT 003 Udin serta Ketua RW 008 Sumintra ini juga ditembuskan kepada Bupati Inhil, Ketua DPRD Inhil, Dandim 0314/ Inhil dan Kapolres Inhil serta pihak terkait lainnya.

Dalam surat ini juga disertakan tanda tangan puluhan kalangan tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. Mereka juga menyatakan bahwa penolakan pembangunan tempat permainan billiard dan kafe ini juga didukung oleh Lurah dan Camat Tembilahan Hulu.

DPW FPI Inhil membenarkan bahwa pihaknya menerima surat pengaduan tentang penolakan pembangunan tempat permainan billiard dan kafe dari masyarakat tersebut.

“Memang kami menerima surat pengaduan mengenai penolakan berdiri tempat permainan billiard dan kafe di Jalan Telaga Biru (depan Jalan Pelajar, red) dari masyarakat setempat. Kami harapkan permasalahan ini dapat ditindaklanjuti secara bijaksana oleh pihak terkait,” ungkap Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar kepada riauterkinicom, Senin (25/2/13).***(mar)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
-
- ‎Disiapkan Anggaran Rp20 M,
Bengkalis Bangun Jaringan Listrik di Siakkecil

- Ketua DPP dan Sekjen Dijadwalkan Hadir,
DPD KNPI Kampar Agendakan Pelantikan 30 Mei

- ‎PLN Padamkan Listrik,
Seorang Warga Pasir Penyu Inhu Terbakar Lampu Colok

- Minta Bantuan, Masyarakat Desa Rantau Sakti Rohul Mengadu ke DPRD Riau
- Lintas Bagansiapiapi-Sinaboi Rohil,
Pemandangan Lumrah, Mobil Terperosok di Tengah Jalan

- Status Mantan Kadishut Irwan Effendi Dikembalikan ke Kemendiknas


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.157.247
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com