Untitled Document
Ahad, 18 Ramadhan 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 5 Juli 2015 08:11
Diduga Maling Sapi, Seorang Warga Tandun Ditangkap Polres Rohul

Ahad, 5 Juli 2015 08:09
Membusuk di Semak-semak, Ternyata Mahasiswi Pekanbaru Dibunuh Pacar Sendiri

Ahad, 5 Juli 2015 00:29
Kemacetan Jalan Lintas Duri-Pekanbaru Capai 7 Jam

Ahad, 5 Juli 2015 00:25
Pengundian Shop and Win SKA Tahap II Periode VI,
Delapan Pemenang Bawa Pulang Hadiah Istimewa


Ahad, 5 Juli 2015 00:18
Rp65 Juta Gaji Poktan Inhu Dirampok OTK

Sabtu, 4 Juli 2015 21:20
Buka Bersama Wartawan dan Keluarga,
Riauterkinicom Serahkan THR Sebagai Hak Karyawan


Sabtu, 4 Juli 2015 16:57
Satpol PP Dumai Ancam Bongkar Tiga Salon Beroperasi Ganda



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 15 Pebruari 2013 16:31
Awasi HET Obat, Kemenkes Susun e-Catalog

Banyak apotik dan rumah sakit menjual obat di atas HET. Untuk mencegah terus berlanjut, Kementerian Kesehatan tengah menyusun e-catalog.

Riauterkini- PEKANBARU- Banyaknya keluhan masyarakat Kota Pekanbaru terkait Harga Enceran Tertinggi (HET) obat-obatan yang dijual apotik dan rumah sakit hingga saat ini belum diawasi. Namun demikian, Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI akan membuat satu program yakni, elektronik Catalog (e-Catalog).

Hal ini diungkapkan Menteri Kesehatan (Menkes), Nafsiah Mboi, saat ditanya Riauterkini terkait pengawasan HET obat-obatan di RS dan apotik, Jumat (15/2/13) di Hotel Premier. "Untuk HET ini, kita sudah menyusun E-Catalog. Sehingga masyarakat bisa melihat daftar penetapan harga enceran tertinggi dalam elektronik (komputer, red)," serunya.

Dikatakan Menkes, dengan e-Catalog ini, pembeli bisa langsung memesan obat-obat dengan harga yang telah ditetapkan. "Nanti masyarakat bisa langsung pesan jika ingin membeli," serunya.

Dengan demikian, masyarakat bisa secara langsung melihat HET obat-obat sesuai dengan peraturan. Disebutkan Menkes, program ini rencananya akan diresmikan Juni mendatang. "Memang belum berlangsung, Insya Allah Juni," katanya.

Sesuai UU Nomor 36 tahun 2009, penetapan harga obat generik dikendalikan oleh pemerintah dan oleh karena itu tiap tahun diterbitkan ketetapan / peraturan Menteri Kesehatan terkait harga obat generik. Terakhir dilakukan melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 094/Menkes/SK/II/2012 tentang Harga Obat untuk Pengadaan Pemerintah Tahun 2012 dan Nomor 092/Menkes/SK/II/2012 tentang Harga Eceran Tertinggi Obat Generik.

Tahun 2013 direncanakan penetapan harga melalui lelang harga satuan (e-catalog obat generik), agar pengadaan obat dapat mengikuti aturan sesuai Perpres 70 tahun 2012, dan dengan harapan pengadaan akan lebih mudah dan efisien dengan tetap menjamin ketersediaan obat. Pengadaan Obat melalui e-catalog merupakan kerjasama antara Kementerian Kesehatan dan LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah).***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Kemacetan Jalan Lintas Duri-Pekanbaru Capai 7 Jam
- Momentum Malam Nuzulul Quran,
Wilmar Group Buka Bersama dan Satuni Anak Yatim di Dumai

- Dishub Dumai Imbau Pemudik Tak Gunakan Angkutan Travel Ilegal
- Pemko Dumai Keluarkan Surat Edaran Libur Lebaran
- Dinilai Low Profile, Nuriman Khair Didukung jadi Sekda Inhil Defenitif
- Walikota Firdaus Ajak Umat Islam Lebih Mencintai dan Pelajari Al Qur,an
- PT RAPP Gelar Buka Bersama Dengan Insan Pers Kampar


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.17.43
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com