Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 27 April 2017 22:32
Transaksi Sabu di Rohul, Warga Padang Lawas Sumut Ditangkap Polisi

Kamis, 27 April 2017 22:20
Hingga Juli, NAM Air Hadirkan Promo Spesial

Kamis, 27 April 2017 21:58
Nakhodai PGRI Rohul, Adolf Bastian Upayakan Sejahterakan Nasib Guru

Kamis, 27 April 2017 21:50
Bupati Meranti 'Beri' Uang Rp 2 Miliar dan 5 Unit Ambulance kepada Baznas

Kamis, 27 April 2017 21:10
Bupati Siak Syamsuar Menerima Gelar Kanjeng Raden Tumenggung

Kamis, 27 April 2017 21:00
Walikota Dumai Ajak Wujudkan Kota Pintar, Makmur dan Madani

Kamis, 27 April 2017 20:53
Sekda Inhil Hadiri Konferensi Usaha Sabut Kelapa di Bogor

Kamis, 27 April 2017 20:42
Pj Bupati Kampar Buka Workshop Tunas Integritas

Kamis, 27 April 2017 20:35
Pengaktifan Wagubri, Dirjen Otda Belum Terima Hasil Paripurna DPRD

Kamis, 27 April 2017 20:05
Terpilih Sebagai Ketua LAM Rohul, Ini yang akan Dilakukan Zulyadaini



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 15 Pebruari 2013 16:31
Awasi HET Obat, Kemenkes Susun e-Catalog

Banyak apotik dan rumah sakit menjual obat di atas HET. Untuk mencegah terus berlanjut, Kementerian Kesehatan tengah menyusun e-catalog.

Riauterkini- PEKANBARU- Banyaknya keluhan masyarakat Kota Pekanbaru terkait Harga Enceran Tertinggi (HET) obat-obatan yang dijual apotik dan rumah sakit hingga saat ini belum diawasi. Namun demikian, Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI akan membuat satu program yakni, elektronik Catalog (e-Catalog).

Hal ini diungkapkan Menteri Kesehatan (Menkes), Nafsiah Mboi, saat ditanya Riauterkini terkait pengawasan HET obat-obatan di RS dan apotik, Jumat (15/2/13) di Hotel Premier. "Untuk HET ini, kita sudah menyusun E-Catalog. Sehingga masyarakat bisa melihat daftar penetapan harga enceran tertinggi dalam elektronik (komputer, red)," serunya.

Dikatakan Menkes, dengan e-Catalog ini, pembeli bisa langsung memesan obat-obat dengan harga yang telah ditetapkan. "Nanti masyarakat bisa langsung pesan jika ingin membeli," serunya.

Dengan demikian, masyarakat bisa secara langsung melihat HET obat-obat sesuai dengan peraturan. Disebutkan Menkes, program ini rencananya akan diresmikan Juni mendatang. "Memang belum berlangsung, Insya Allah Juni," katanya.

Sesuai UU Nomor 36 tahun 2009, penetapan harga obat generik dikendalikan oleh pemerintah dan oleh karena itu tiap tahun diterbitkan ketetapan / peraturan Menteri Kesehatan terkait harga obat generik. Terakhir dilakukan melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 094/Menkes/SK/II/2012 tentang Harga Obat untuk Pengadaan Pemerintah Tahun 2012 dan Nomor 092/Menkes/SK/II/2012 tentang Harga Eceran Tertinggi Obat Generik.

Tahun 2013 direncanakan penetapan harga melalui lelang harga satuan (e-catalog obat generik), agar pengadaan obat dapat mengikuti aturan sesuai Perpres 70 tahun 2012, dan dengan harapan pengadaan akan lebih mudah dan efisien dengan tetap menjamin ketersediaan obat. Pengadaan Obat melalui e-catalog merupakan kerjasama antara Kementerian Kesehatan dan LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah).***(met)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Nakhodai PGRI Rohul, Adolf Bastian Upayakan Sejahterakan Nasib Guru
- Bupati Meranti 'Beri' Uang Rp 2 Miliar dan 5 Unit Ambulance kepada Baznas
- Walikota Dumai Ajak Wujudkan Kota Pintar, Makmur dan Madani
- Pj Bupati Kampar Buka Workshop Tunas Integritas
- Terpilih Sebagai Ketua LAM Rohul, Ini yang akan Dilakukan Zulyadaini
- Ratusan Hektar Sawit Atur Brown di Hutan Lindung Kuansing
- Bupati Kuansing Ikuti Diklatpim


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 107.22.114.194
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com