Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 10 Desember 2016 21:48
Pelantikan Muslimat NU Riau,
Panitia Pastikan Persiapan Sudah Rampung


Sabtu, 10 Desember 2016 15:35
Masyarakat Tolak Said Aqil Siradj Hadiri Acara di Islamic Center Rohul

Sabtu, 10 Desember 2016 14:19
Indonesia Good Corporate Governance Award 2016,
Bank Riau Kepri Raih Peringkat 2 GCG untuk BUMD Nasional


Sabtu, 10 Desember 2016 13:38
Bupati Kampar Puji Ninik Mamak sebagai Pemersatu Negeri‬

Sabtu, 10 Desember 2016 13:32
Sis and Bro Koffieshop, Suguhkan Konsep One Stop Entertaint

Sabtu, 10 Desember 2016 13:13
Donor Darah, Eka Hospital Kumpulkan 219 Kantong Darah

Sabtu, 10 Desember 2016 13:07
Seorang Bocah 9 Tahun di Inhu Hilang Sejak 2 Hari Lalu

Sabtu, 10 Desember 2016 13:04
Disaksikan Bupati, Jon Hendrizal Nahkodai Partai Hanura Bengkalis

Sabtu, 10 Desember 2016 09:47
Asal Tepat Sasaran, Bupati Kampar Yakin CSR Mampu Menekan Angka Kemiskinan

Sabtu, 10 Desember 2016 09:44
Riau Orkestra Tampil Penuh Pesona di Anjung Seni Idrus Tintin



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 15 Pebruari 2013 16:31
Awasi HET Obat, Kemenkes Susun e-Catalog

Banyak apotik dan rumah sakit menjual obat di atas HET. Untuk mencegah terus berlanjut, Kementerian Kesehatan tengah menyusun e-catalog.

Riauterkini- PEKANBARU- Banyaknya keluhan masyarakat Kota Pekanbaru terkait Harga Enceran Tertinggi (HET) obat-obatan yang dijual apotik dan rumah sakit hingga saat ini belum diawasi. Namun demikian, Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI akan membuat satu program yakni, elektronik Catalog (e-Catalog).

Hal ini diungkapkan Menteri Kesehatan (Menkes), Nafsiah Mboi, saat ditanya Riauterkini terkait pengawasan HET obat-obatan di RS dan apotik, Jumat (15/2/13) di Hotel Premier. "Untuk HET ini, kita sudah menyusun E-Catalog. Sehingga masyarakat bisa melihat daftar penetapan harga enceran tertinggi dalam elektronik (komputer, red)," serunya.

Dikatakan Menkes, dengan e-Catalog ini, pembeli bisa langsung memesan obat-obat dengan harga yang telah ditetapkan. "Nanti masyarakat bisa langsung pesan jika ingin membeli," serunya.

Dengan demikian, masyarakat bisa secara langsung melihat HET obat-obat sesuai dengan peraturan. Disebutkan Menkes, program ini rencananya akan diresmikan Juni mendatang. "Memang belum berlangsung, Insya Allah Juni," katanya.

Sesuai UU Nomor 36 tahun 2009, penetapan harga obat generik dikendalikan oleh pemerintah dan oleh karena itu tiap tahun diterbitkan ketetapan / peraturan Menteri Kesehatan terkait harga obat generik. Terakhir dilakukan melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 094/Menkes/SK/II/2012 tentang Harga Obat untuk Pengadaan Pemerintah Tahun 2012 dan Nomor 092/Menkes/SK/II/2012 tentang Harga Eceran Tertinggi Obat Generik.

Tahun 2013 direncanakan penetapan harga melalui lelang harga satuan (e-catalog obat generik), agar pengadaan obat dapat mengikuti aturan sesuai Perpres 70 tahun 2012, dan dengan harapan pengadaan akan lebih mudah dan efisien dengan tetap menjamin ketersediaan obat. Pengadaan Obat melalui e-catalog merupakan kerjasama antara Kementerian Kesehatan dan LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah).***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Pelantikan Muslimat NU Riau,
Panitia Pastikan Persiapan Sudah Rampung

- Masyarakat Tolak Said Aqil Siradj Hadiri Acara di Islamic Center Rohul
- Riau Orkestra Tampil Penuh Pesona di Anjung Seni Idrus Tintin
- Kemendagri Inginkan Seluruh Ormas Terdaftar
- Pentas Seni HAKI dari Rohil Mendapat Sambutan Hangat
- Peringati HAKI 2016, Kejari Rohul Bagikan Seribu Stiker dan Brosur Anti Korupsi
- Besok, Putri Pariwisata Indonesia Ramaikan Parade Kain Tradisional Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.168.87
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com