Untitled Document
Selasa, 18 Syawwal 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 4 Agustus 2015 18:37
HACKED BY MR.JONES

Selasa, 4 Agustus 2015 18:33
HACKED BY MR.JONES

Selasa, 4 Agustus 2015 18:28
admin tes

Selasa, 4 Agustus 2015 17:42
Pemprov Riau Serahkan KUA-PPAS RAPBD Murni 2016

Selasa, 4 Agustus 2015 17:18
Sejumlah Traffict Light "Ngawur" di Duri Mulai Diperbaiki

Selasa, 4 Agustus 2015 17:09
Kementan RI Akan Kunjungi Kawasan Ketahanan Pangan dan Energi Kampar

Selasa, 4 Agustus 2015 17:06
Pasokan Bakal Masuk 10 Ribu Ton, Stok Beras Riau Cukup Hingga Oktober



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 15 Pebruari 2013 16:31
Awasi HET Obat, Kemenkes Susun e-Catalog

Banyak apotik dan rumah sakit menjual obat di atas HET. Untuk mencegah terus berlanjut, Kementerian Kesehatan tengah menyusun e-catalog.

Riauterkini- PEKANBARU- Banyaknya keluhan masyarakat Kota Pekanbaru terkait Harga Enceran Tertinggi (HET) obat-obatan yang dijual apotik dan rumah sakit hingga saat ini belum diawasi. Namun demikian, Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI akan membuat satu program yakni, elektronik Catalog (e-Catalog).

Hal ini diungkapkan Menteri Kesehatan (Menkes), Nafsiah Mboi, saat ditanya Riauterkini terkait pengawasan HET obat-obatan di RS dan apotik, Jumat (15/2/13) di Hotel Premier. "Untuk HET ini, kita sudah menyusun E-Catalog. Sehingga masyarakat bisa melihat daftar penetapan harga enceran tertinggi dalam elektronik (komputer, red)," serunya.

Dikatakan Menkes, dengan e-Catalog ini, pembeli bisa langsung memesan obat-obat dengan harga yang telah ditetapkan. "Nanti masyarakat bisa langsung pesan jika ingin membeli," serunya.

Dengan demikian, masyarakat bisa secara langsung melihat HET obat-obat sesuai dengan peraturan. Disebutkan Menkes, program ini rencananya akan diresmikan Juni mendatang. "Memang belum berlangsung, Insya Allah Juni," katanya.

Sesuai UU Nomor 36 tahun 2009, penetapan harga obat generik dikendalikan oleh pemerintah dan oleh karena itu tiap tahun diterbitkan ketetapan / peraturan Menteri Kesehatan terkait harga obat generik. Terakhir dilakukan melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 094/Menkes/SK/II/2012 tentang Harga Obat untuk Pengadaan Pemerintah Tahun 2012 dan Nomor 092/Menkes/SK/II/2012 tentang Harga Eceran Tertinggi Obat Generik.

Tahun 2013 direncanakan penetapan harga melalui lelang harga satuan (e-catalog obat generik), agar pengadaan obat dapat mengikuti aturan sesuai Perpres 70 tahun 2012, dan dengan harapan pengadaan akan lebih mudah dan efisien dengan tetap menjamin ketersediaan obat. Pengadaan Obat melalui e-catalog merupakan kerjasama antara Kementerian Kesehatan dan LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah).***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Pemprov Riau Serahkan KUA-PPAS RAPBD Murni 2016
- ‎Kerjakan Proyek Jalan Beton Rp27,3 M,
Pekerja PT Fitra Wika Masih Minta Sumbangan

- Besok, Giliran Ahmadsyah Harofie Dilantik Jadi Pj Bupati Bengkalis
- Sambut Pacujalur Teluk Kuantan,
Pemuda Koto Kombu Kembali Kompak, Sepakat Rebut Juara

- Menpan-RB Jamin tak Ada Lagi Permainan dalam Penerimaan PNS
- Pj. Bupati Mohon Doa Restu dan Dukungan Masyarakat Meranti
- Puncak HUT ke-58 Riau Bakal Disiarkan Langsung di Streamingtv.riau.go.id


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 107.20.34.173
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com