Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 8 Pebruari 2016 11:16
BPBD Rohul Masih Mendata,
Ratusan Rumah di Rambah Direndam Banjir


Senin, 8 Pebruari 2016 10:42
Gabung Peradi, Putra Mandau Siap Beracara di Pengadilan

Ahad, 7 Pebruari 2016 21:59
HUT ke-66 Kampar,
Bupati Berharap Jalan Dua Jalur Pekanbaru-Bangkinang Segera Rampung


Ahad, 7 Pebruari 2016 21:45
Hanyut, Dua Warga Kampar Kiri Ditemukan Tewas

Ahad, 7 Pebruari 2016 20:23
Kembangkan Ekowisata Pantai Solop,
Budparpora Inhil Berdayakan Masyarakat Sekitar


Ahad, 7 Pebruari 2016 20:20
Jembatan Mentawai Rokan Hanyut, Empat Desa di Rohul Terisolir

Ahad, 7 Pebruari 2016 19:18
Anggaran Minim, Dua Proyek Besar di Meranti Gagal Dilanjutkan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 15 Pebruari 2013 16:31
Awasi HET Obat, Kemenkes Susun e-Catalog

Banyak apotik dan rumah sakit menjual obat di atas HET. Untuk mencegah terus berlanjut, Kementerian Kesehatan tengah menyusun e-catalog.

Riauterkini- PEKANBARU- Banyaknya keluhan masyarakat Kota Pekanbaru terkait Harga Enceran Tertinggi (HET) obat-obatan yang dijual apotik dan rumah sakit hingga saat ini belum diawasi. Namun demikian, Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI akan membuat satu program yakni, elektronik Catalog (e-Catalog).

Hal ini diungkapkan Menteri Kesehatan (Menkes), Nafsiah Mboi, saat ditanya Riauterkini terkait pengawasan HET obat-obatan di RS dan apotik, Jumat (15/2/13) di Hotel Premier. "Untuk HET ini, kita sudah menyusun E-Catalog. Sehingga masyarakat bisa melihat daftar penetapan harga enceran tertinggi dalam elektronik (komputer, red)," serunya.

Dikatakan Menkes, dengan e-Catalog ini, pembeli bisa langsung memesan obat-obat dengan harga yang telah ditetapkan. "Nanti masyarakat bisa langsung pesan jika ingin membeli," serunya.

Dengan demikian, masyarakat bisa secara langsung melihat HET obat-obat sesuai dengan peraturan. Disebutkan Menkes, program ini rencananya akan diresmikan Juni mendatang. "Memang belum berlangsung, Insya Allah Juni," katanya.

Sesuai UU Nomor 36 tahun 2009, penetapan harga obat generik dikendalikan oleh pemerintah dan oleh karena itu tiap tahun diterbitkan ketetapan / peraturan Menteri Kesehatan terkait harga obat generik. Terakhir dilakukan melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 094/Menkes/SK/II/2012 tentang Harga Obat untuk Pengadaan Pemerintah Tahun 2012 dan Nomor 092/Menkes/SK/II/2012 tentang Harga Eceran Tertinggi Obat Generik.

Tahun 2013 direncanakan penetapan harga melalui lelang harga satuan (e-catalog obat generik), agar pengadaan obat dapat mengikuti aturan sesuai Perpres 70 tahun 2012, dan dengan harapan pengadaan akan lebih mudah dan efisien dengan tetap menjamin ketersediaan obat. Pengadaan Obat melalui e-catalog merupakan kerjasama antara Kementerian Kesehatan dan LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah).***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Gabung Peradi, Putra Mandau Siap Beracara di Pengadilan
- Anggaran Minim, Dua Proyek Besar di Meranti Gagal Dilanjutkan
- Pertamina Dumai Diduga Konspirasi Tentukan Pemenang Proyek TA
- Rayakan Imlek, Jumlah Pemudik di Pelabuhan Dumai Meningkat
- Amankan Kelenteng Hock Liong Kiong, Polres Dumai Terjunkan 100 Personel
- Kodim 0313 KPR Giat Tanamkan Semangat Wasbang dan Bela Negara Sejak Dini di Rohul
- Bupati Terpilih Dilantik 17 Februari, Pj. Bupati Bengkalis Pamitan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 50.19.0.90
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com