Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 28 Agustus 2016 21:27
Jalur Siposan Rimbo RAPP Juara FPJ 2016

Ahad, 28 Agustus 2016 21:23


Ahad, 28 Agustus 2016 21:17
Pertama dan Terlengkap di Tanjungpinang, Kepri,
Alumni UIN Suska Pekanbaru Launching Salon dan SPA Muslimah


Ahad, 28 Agustus 2016 20:53
Pengungsi Sudah Pulang ke Rumah,
Tim Satgas Rohul Berhasil Padamkan Api Karlahut di Bonai


Ahad, 28 Agustus 2016 20:47
Razia Pekat, Satpol PP Kota Pekanbaru Jaring 9 Waria

Ahad, 28 Agustus 2016 20:27
Miliki 1.135 Butir Extacy,
Warga Airmolek, Inhu Ditangkap Polisi


Ahad, 28 Agustus 2016 20:19
9 Orang Sudah Tertangkap,
5 Tahanan Kabur di Polsek Bukit Raya, Pekanbaru Terlibat Kasus Pencurian dan Narkoba




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 15 Pebruari 2013 16:31
Awasi HET Obat, Kemenkes Susun e-Catalog

Banyak apotik dan rumah sakit menjual obat di atas HET. Untuk mencegah terus berlanjut, Kementerian Kesehatan tengah menyusun e-catalog.

Riauterkini- PEKANBARU- Banyaknya keluhan masyarakat Kota Pekanbaru terkait Harga Enceran Tertinggi (HET) obat-obatan yang dijual apotik dan rumah sakit hingga saat ini belum diawasi. Namun demikian, Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI akan membuat satu program yakni, elektronik Catalog (e-Catalog).

Hal ini diungkapkan Menteri Kesehatan (Menkes), Nafsiah Mboi, saat ditanya Riauterkini terkait pengawasan HET obat-obatan di RS dan apotik, Jumat (15/2/13) di Hotel Premier. "Untuk HET ini, kita sudah menyusun E-Catalog. Sehingga masyarakat bisa melihat daftar penetapan harga enceran tertinggi dalam elektronik (komputer, red)," serunya.

Dikatakan Menkes, dengan e-Catalog ini, pembeli bisa langsung memesan obat-obat dengan harga yang telah ditetapkan. "Nanti masyarakat bisa langsung pesan jika ingin membeli," serunya.

Dengan demikian, masyarakat bisa secara langsung melihat HET obat-obat sesuai dengan peraturan. Disebutkan Menkes, program ini rencananya akan diresmikan Juni mendatang. "Memang belum berlangsung, Insya Allah Juni," katanya.

Sesuai UU Nomor 36 tahun 2009, penetapan harga obat generik dikendalikan oleh pemerintah dan oleh karena itu tiap tahun diterbitkan ketetapan / peraturan Menteri Kesehatan terkait harga obat generik. Terakhir dilakukan melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 094/Menkes/SK/II/2012 tentang Harga Obat untuk Pengadaan Pemerintah Tahun 2012 dan Nomor 092/Menkes/SK/II/2012 tentang Harga Eceran Tertinggi Obat Generik.

Tahun 2013 direncanakan penetapan harga melalui lelang harga satuan (e-catalog obat generik), agar pengadaan obat dapat mengikuti aturan sesuai Perpres 70 tahun 2012, dan dengan harapan pengadaan akan lebih mudah dan efisien dengan tetap menjamin ketersediaan obat. Pengadaan Obat melalui e-catalog merupakan kerjasama antara Kementerian Kesehatan dan LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah).***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Jalur Siposan Rimbo RAPP Juara FPJ 2016
- Pengungsi Sudah Pulang ke Rumah,
Tim Satgas Rohul Berhasil Padamkan Api Karlahut di Bonai

- Miliki 1.135 Butir Extacy,
Warga Airmolek, Inhu Ditangkap Polisi

- Dishub Pekanbaru Salurkan 450 Atribut Parkir
- Bantu PLN Atasi Kelistrikan,
Pemko Siap Fasilitasi Pengadaan Lahan Gardu Induk

- Plt Bupati Dukung PS Rohul Berlaga di Suratin CUP 2016
- September, MTQ Kabupaten Bengkalis Dilaksanakan di Ruput


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.169.186
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com