Untitled Document
Ahad, 30 Muharram 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Ahad, 23 Nopember 2014 19:01
Terindikasi Korupsi, Tim Kejagung Periksa Kapal Pelindo Dumai

Ahad, 23 Nopember 2014 18:15
‎Bupati Bengkalis Hadiri Tabligh Akbar Remaja Masjid di Siakkecil

Ahad, 23 Nopember 2014 18:12
2014, Diskes Pelalawan Catat 14 Kasus Gizi Buruk

Ahad, 23 Nopember 2014 18:11
PMD Bacakan Al Fatihah untuk Kesembuhan Walikota Dumai

Ahad, 23 Nopember 2014 18:02
Polda Riau Bidik Kepala Daerah dan Perusahaan Perambah Hutan

Ahad, 23 Nopember 2014 18:00
Musim Hujan, Kasus DBD Mulai Serang Bukit Kapur Dumai

Ahad, 23 Nopember 2014 17:54
Gugatan Pra Peradilan Nur Asmi Dikabulkan, Polda Riau Banding



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 15 Pebruari 2013 16:31
Awasi HET Obat, Kemenkes Susun e-Catalog

Banyak apotik dan rumah sakit menjual obat di atas HET. Untuk mencegah terus berlanjut, Kementerian Kesehatan tengah menyusun e-catalog.

Riauterkini- PEKANBARU- Banyaknya keluhan masyarakat Kota Pekanbaru terkait Harga Enceran Tertinggi (HET) obat-obatan yang dijual apotik dan rumah sakit hingga saat ini belum diawasi. Namun demikian, Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI akan membuat satu program yakni, elektronik Catalog (e-Catalog).

Hal ini diungkapkan Menteri Kesehatan (Menkes), Nafsiah Mboi, saat ditanya Riauterkini terkait pengawasan HET obat-obatan di RS dan apotik, Jumat (15/2/13) di Hotel Premier. "Untuk HET ini, kita sudah menyusun E-Catalog. Sehingga masyarakat bisa melihat daftar penetapan harga enceran tertinggi dalam elektronik (komputer, red)," serunya.

Dikatakan Menkes, dengan e-Catalog ini, pembeli bisa langsung memesan obat-obat dengan harga yang telah ditetapkan. "Nanti masyarakat bisa langsung pesan jika ingin membeli," serunya.

Dengan demikian, masyarakat bisa secara langsung melihat HET obat-obat sesuai dengan peraturan. Disebutkan Menkes, program ini rencananya akan diresmikan Juni mendatang. "Memang belum berlangsung, Insya Allah Juni," katanya.

Sesuai UU Nomor 36 tahun 2009, penetapan harga obat generik dikendalikan oleh pemerintah dan oleh karena itu tiap tahun diterbitkan ketetapan / peraturan Menteri Kesehatan terkait harga obat generik. Terakhir dilakukan melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 094/Menkes/SK/II/2012 tentang Harga Obat untuk Pengadaan Pemerintah Tahun 2012 dan Nomor 092/Menkes/SK/II/2012 tentang Harga Eceran Tertinggi Obat Generik.

Tahun 2013 direncanakan penetapan harga melalui lelang harga satuan (e-catalog obat generik), agar pengadaan obat dapat mengikuti aturan sesuai Perpres 70 tahun 2012, dan dengan harapan pengadaan akan lebih mudah dan efisien dengan tetap menjamin ketersediaan obat. Pengadaan Obat melalui e-catalog merupakan kerjasama antara Kementerian Kesehatan dan LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah).***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- ‎Bupati Bengkalis Hadiri Tabligh Akbar Remaja Masjid di Siakkecil
- 2014, Diskes Pelalawan Catat 14 Kasus Gizi Buruk
- PMD Bacakan Al Fatihah untuk Kesembuhan Walikota Dumai
- Musim Hujan, Kasus DBD Mulai Serang Bukit Kapur Dumai
- Jalan di Kota Tembilahan Sudah Penuh Tambalan
- Lebih dari Satu, Plt Gubri Perintahkan Tarik Mobil Dinas Pejabat
- Jelang Kunjungan Presiden, Plt Gubri Blusukan ke Pasar Bawah


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.161.220.160
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com