Untitled Document
Jumat, 8 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Jum’at, 27 Pebruari 2015 13:51
Kejaksaan Telukkuantan dan Imigrasi Tembilahan Beda Data WNA di Kuansing

Jum’at, 27 Pebruari 2015 12:32
Tiba di RSUD AA, Tim Medis Langsung Tangani Tennas Effendy

Jum’at, 27 Pebruari 2015 10:50
Satu Pelaku Berhasil Kabur,
Ketahuan, Seorang Pejambret Dihajar Massa di Kampar


Jum’at, 27 Pebruari 2015 10:45
6 Pintu Rumah Kontrakan di Simpang PIR-Rohul Ludes Terbakar

Jum’at, 27 Pebruari 2015 10:42
Visibility 3 Km, Pekanbaru Mulai Dikepung Asap

Jum’at, 27 Pebruari 2015 10:33
Dari Malaka, Tennas Effendy Bersiap Dibawa ke Pekanbaru

Jum’at, 27 Pebruari 2015 06:48
Bulog Akui Naiknya Harga Beras Ikut Turut Dipicu Raskin yang tak Optimal



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 15 Pebruari 2013 16:31
Awasi HET Obat, Kemenkes Susun e-Catalog

Banyak apotik dan rumah sakit menjual obat di atas HET. Untuk mencegah terus berlanjut, Kementerian Kesehatan tengah menyusun e-catalog.

Riauterkini- PEKANBARU- Banyaknya keluhan masyarakat Kota Pekanbaru terkait Harga Enceran Tertinggi (HET) obat-obatan yang dijual apotik dan rumah sakit hingga saat ini belum diawasi. Namun demikian, Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI akan membuat satu program yakni, elektronik Catalog (e-Catalog).

Hal ini diungkapkan Menteri Kesehatan (Menkes), Nafsiah Mboi, saat ditanya Riauterkini terkait pengawasan HET obat-obatan di RS dan apotik, Jumat (15/2/13) di Hotel Premier. "Untuk HET ini, kita sudah menyusun E-Catalog. Sehingga masyarakat bisa melihat daftar penetapan harga enceran tertinggi dalam elektronik (komputer, red)," serunya.

Dikatakan Menkes, dengan e-Catalog ini, pembeli bisa langsung memesan obat-obat dengan harga yang telah ditetapkan. "Nanti masyarakat bisa langsung pesan jika ingin membeli," serunya.

Dengan demikian, masyarakat bisa secara langsung melihat HET obat-obat sesuai dengan peraturan. Disebutkan Menkes, program ini rencananya akan diresmikan Juni mendatang. "Memang belum berlangsung, Insya Allah Juni," katanya.

Sesuai UU Nomor 36 tahun 2009, penetapan harga obat generik dikendalikan oleh pemerintah dan oleh karena itu tiap tahun diterbitkan ketetapan / peraturan Menteri Kesehatan terkait harga obat generik. Terakhir dilakukan melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 094/Menkes/SK/II/2012 tentang Harga Obat untuk Pengadaan Pemerintah Tahun 2012 dan Nomor 092/Menkes/SK/II/2012 tentang Harga Eceran Tertinggi Obat Generik.

Tahun 2013 direncanakan penetapan harga melalui lelang harga satuan (e-catalog obat generik), agar pengadaan obat dapat mengikuti aturan sesuai Perpres 70 tahun 2012, dan dengan harapan pengadaan akan lebih mudah dan efisien dengan tetap menjamin ketersediaan obat. Pengadaan Obat melalui e-catalog merupakan kerjasama antara Kementerian Kesehatan dan LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah).***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Tiba di RSUD AA, Tim Medis Langsung Tangani Tennas Effendy
- 6 Pintu Rumah Kontrakan di Simpang PIR-Rohul Ludes Terbakar
- Dari Malaka, Tennas Effendy Bersiap Dibawa ke Pekanbaru
- Camat Kepenuhan Hulu, Rohul Ajak Pemuda Lestarikan Seni Budaya Lokal
- 60 Penyuluh Pertanian Meranti dikirim ke Jambi
-
- Seorang Apek Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Selatpanjang


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.159.156.181
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com