Untitled Document
Senin, 12 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Ahad, 1 Pebruari 2015 18:51
Sudah Diaspal Dinas BMP Rohul,
Warga Rambahsamo Diminta Jaga Jalan Poros Senilai Rp48 M


Ahad, 1 Pebruari 2015 18:32
Disdukcapil Dumai Resmi Cetak KTP Elektronik Sendiri

Ahad, 1 Pebruari 2015 18:30
Disperindag Dumai Agendakan Sidak Apel Impor Berbakteri

Ahad, 1 Pebruari 2015 18:24
Pertamina Belum Bayar Ganti Rugi Lahan,
Kuasa Hukum Warga Bukit Datuk Surati Pejabat Dumai


Ahad, 1 Pebruari 2015 18:20
Dishub Dumai Gelar Madabintal Selama Satu Tahun

Ahad, 1 Pebruari 2015 18:15
Belasan Pistol Tak Bertuan Ditemukan,
Mirip Senjata Pol Air, Dipastikan Senjata Organik Bukan Rakitan


Ahad, 1 Pebruari 2015 18:11
Anggota Dewan Rohil Pelopor MTQ Ponpes Empat Provinsi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 25 Januari 2013 14:50
Pemkab Siak Data Kebun Masyarakat untuk Peremajaan

Banyak kebun karet dan kelapa sawit masyarakat Siak sudah lewat usia produktif. Pemkab sedang mendatang untuk program peremajaan.

Riauterkini-SIAK- Pemkab siak mendata peremajaan kebun sawit milik petani plasma. Pasalnya, usia perkebunan sawit mereka sudah diatas 25 tahun sehingga kurang produktif dalam menghasilkan buah. Menurut kepala dinas kehutanan dan perkebunan Siak Ir Teten Efendi, dari pendataan yang dilakukan, terdapat 15 ribu sawit milik petani plasma yang harus diremajakan.

Dalam pola peremajaan ini, Dishutbun melakukan sosialisasi dan menyakini pada masyarakat agar mengikuti program tersebut.”Prinsip kita, membantu mereka, dengan menfasilitasi pada perbankan,”ujar Teten, Selasa (24/1/13) di Siak. Adapun kekhawatiran petani terhadap mata pencarian di sela-sela jeda menanam dijelaskan Teten, jika Pemkab telah menyiapkan dan, membantu mereka dengan untuk bercocok tanam.

“Kami siapkan tanaman intercrop di lahan yang sedang di peremajaan kebun berupa padi lading,” sebutnya. Alasan penanaman ini, lanjutnya, karena banyak berfungsi. Pertama, sebagai tanaman keperluan pangan, kedua, mendukung Operasi Pangan Riau Makmur. Ketiga, pemasaran beras lebih mudah.

Penanaman ini lanjutnya, sifatnya sementara, hanya sampai menunggu tanaman sawit berbuah. Dalam hitung-hitungan paling tidak perlu waktu 4 tahun. Artinya selama kurun waktu itu mata pencarian petani tidak hilang, hanya saja mereka melakukan penanaman padi.” Setelah tanaman berbuah silakan beralih pada perkebunan mereka,” sebutnya.***(vila)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
anonym
sekalipun dituding sesat dan sebagainya, tapi keberadaan LDII kenyataannya lebih banyak memberikan mashlahat daripada mudhorotnya di masyarakat

budi
tak kenal,maka tak sayang.

Risyad Samawa
Untuk isu LDII menajis-najiskan itu isu klasik, LDII memang terbuka dari dulu.

H.A.RAHMAN,S.Pd
Maaf Bapak,kami konfirmasi bahwa MUI Pusat tidak pernah mengeluarkan fatwa bahwa LDII termasuk aliran sesat, terima kasih. (Ketua DPD LDII Kabupaten Rokan Hulu)


Berita Sosial lainnya ..........
- Sudah Diaspal Dinas BMP Rohul,
Warga Rambahsamo Diminta Jaga Jalan Poros Senilai Rp48 M

- Disdukcapil Dumai Resmi Cetak KTP Elektronik Sendiri
- Dishub Dumai Gelar Madabintal Selama Satu Tahun
- Distribusikan Raskin, Kepala BPMPD Rohul Minta Bulog Selektif
- BPJS 'Tak Laku' di Daerah
- BPOM Uji Apel, Diskes Riau Instruksikan Tarik Apel Berbakteri Listeria
- Sambut Imlek, PDDI Donor Darah di Baganbatu Rohil


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.122.92
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com