Untitled Document
Kamis, 11 Sya'ban 1434 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Kamis, 20 Juni 2013 12:09
Istri Kedua Gubri Sharifah Aida Ikut Hadir di Rutan KPK

Kamis, 20 Juni 2013 10:57
Asap Tebal, SSK II Sempat Tutup Satu Jam

Kamis, 20 Juni 2013 10:28
Hari ke-7 RZ Ditahan,
Sejumlah Pejabat dan Kerabat Penuhi Rutan KPK


Kamis, 20 Juni 2013 09:48
Datangi Dewan, Mahasiswa Kampar Minta Usut Pungutan Liar Sekolah

Kamis, 20 Juni 2013 09:40
Kebakaran Lahan Nyaris Sentuh RSUD Duri

Kamis, 20 Juni 2013 09:12
Coffee and Tea Sensation di Hotel Ibis Pekanbaru

Kamis, 20 Juni 2013 08:48
Dewan Gesa Panitia Lokal ISG Lunasi Gaji Karyawannya



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 25 Januari 2013 14:50
Kantor Kemenag Rohul Bina Jemaah LDII

LDII merupakan salah satu jemaah yang difatwakan sesat MUI. Untuk membimbing mereka, Kantor Kemenag Rohul terus melakukan pembinaan.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Kantor Kemenag Rokan Hulu terus giat melakukan pembinaan terhadap anggota Lembaga Dakwah Islamiyah Indonesia (LDII) Rohul. Dia berharap ajaran ini kembali ke jalan benar sesuai ajaran pokok agama Islam yang bersumber dari Alquran dan Sunnah Rasulullah SAW.

Seperti di Acara pengkajian ilmu Faraidh (ilmu tentang waris.red), sempena Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1434 H, di Masjid Baitul Atiq Simpang Siabu Ujungbatu milik LDII, Rabu kemarin (24/1/13), Ahmad Supardi juga minta pengurus dan anggota LDII Rohul kembali ke jalan yang benar.

Sesuai Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat beberapa waktu lalu, tidak sedikit organisasi masyarakat (Ormas) keagamaan telah menyimpang dari ajaran pokok agama Islam dan dinyatakan sesat dan menyesatkan.

Selain ajaran yang dibawa Ahmad Sayuti sang Nabi Baru asal Bandung, ajaran Ahmad Mushaddeq sang Rasul, Lia Eden, Ahmadiyah, ajaran LDII juga masuk dalam daftar fatwa MUI dan dinyatakan LDII sebagai ajaran sesat.

“Ajaran LDII dulunya masuk sebagai ajaran menyimpang. Mereka menganggap kelompok mereka yang benar, dan kalau kita shalat dengan mereka dianggap najis, tapi saya lihat LDII di Rokan Hulu sudah berubah,” terang Ahmad Supardi kepada riauterkinicom di Pasirpangaraian, Jumat (25/1/13).

“Saya sudah bertanya dengan pengurus, dan kita sudah dibolehkan masuk ke masjid mereka. Walau telah berubah, saya berharap mereka melapor kembali ke MUI,” harapnya.

Di Kabupaten Rohul, ungkap Ahmad Supardi, ada sekitar 700 orang Anggota LDII. Anggotanya tersebar di 16 kecamatan, dan mayoritas berada di daerah transmigrasi dan eks transmigrasi.

“Tugas kita adalah untuk terus membina mereka agar kembali ke jalan yang benar. Setiap ada moment hari besar agama, kita sering buat acara khusus bagi mereka,” katanya.

Menurut Ahmad Supardi, pengucapan syahadat anggota LDII sama dengan pengucapan syahadat umat Muslim pada umumnya, sebab itu tidak perlu dilakukan mengucapkan syahadat ulang. Begitu pun, shalat, puasa, zakat, dan haji tetap sama dengan ajaran Islam.

Dia minta LDII secepatnya melakukan komunikasi dengan MUI Pusat, sehingga fatwa yang menyatakan ajaran ini sesat segera dicabut. Dia juga berharap LDII bersifat inklusif atau terbuka.

Tidak menganggap hanya kelompok nya yang benar, sedangkan kelompok lain dinyatakan kafir atau najis. “Wewenang untuk menilai apakah sebuah ajaran sesat dan menyesatkan adalah MUI, Kemenag sebatas pembinaan umat agar tetap berada pada rel kebenaran,” ujarnya.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
anonym
sekalipun dituding sesat dan sebagainya, tapi keberadaan LDII kenyataannya lebih banyak memberikan mashlahat daripada mudhorotnya di masyarakat

budi
tak kenal,maka tak sayang.

Risyad Samawa
Untuk isu LDII menajis-najiskan itu isu klasik, LDII memang terbuka dari dulu.

H.A.RAHMAN,S.Pd
Maaf Bapak,kami konfirmasi bahwa MUI Pusat tidak pernah mengeluarkan fatwa bahwa LDII termasuk aliran sesat, terima kasih. (Ketua DPD LDII Kabupaten Rokan Hulu)


Berita Sosial lainnya ..........
- Istri Kedua Gubri Sharifah Aida Ikut Hadir di Rutan KPK
- Hari ke-7 RZ Ditahan,
Sejumlah Pejabat dan Kerabat Penuhi Rutan KPK

- Datangi Dewan, Mahasiswa Kampar Minta Usut Pungutan Liar Sekolah
- Kebakaran Lahan Nyaris Sentuh RSUD Duri
- Bupati Kampar Lantik Kades Sei Simpang Dua
- Asap Semakin Tebal,
Disdik Pekanbaru Tunggu Intruksi Diskes Liburkan Sekolah

- Surau Putih Berumur 80 Tahun di Nuambai, Kampar


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 50.16.108.167
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com