Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 27 Juli 2016 21:40
Bersumber dari Dana DMIJ,
Dandim Tinjau Pembangunan Pos Keamanan Terpadu di Dua Kecamatan


Rabu, 27 Juli 2016 21:33
Rumah Warga Kepenuhan Rohul Ludes Terbakar, Diduga Akibat Arus Pendek

Rabu, 27 Juli 2016 20:30
Gerai Bono Andalan Solusi Kembangkan UMKM

Rabu, 27 Juli 2016 19:57
Pustu Teratak Buluh Kampar Berikan Layanan KB Gratis

Rabu, 27 Juli 2016 19:43
Bupati Siak Lepas Peserta Lomba Kadarkum Tingkat Nasional ke Jakarta

Rabu, 27 Juli 2016 19:33
Duo Zul Kandidat Ketua DPD KNPI Rohul, Tiga Balon Tak Lolos Verifikasi

Rabu, 27 Juli 2016 19:25
Terpanggil Bantu Masyarakat,
Politisi Andi Rusli Siapkan Dua Mobil dan Speedboat Pribadi sebagai Ambulance




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 25 Januari 2013 14:50
Pemkab Siak Data Kebun Masyarakat untuk Peremajaan

Banyak kebun karet dan kelapa sawit masyarakat Siak sudah lewat usia produktif. Pemkab sedang mendatang untuk program peremajaan.

Riauterkini-SIAK- Pemkab siak mendata peremajaan kebun sawit milik petani plasma. Pasalnya, usia perkebunan sawit mereka sudah diatas 25 tahun sehingga kurang produktif dalam menghasilkan buah. Menurut kepala dinas kehutanan dan perkebunan Siak Ir Teten Efendi, dari pendataan yang dilakukan, terdapat 15 ribu sawit milik petani plasma yang harus diremajakan.

Dalam pola peremajaan ini, Dishutbun melakukan sosialisasi dan menyakini pada masyarakat agar mengikuti program tersebut.”Prinsip kita, membantu mereka, dengan menfasilitasi pada perbankan,”ujar Teten, Selasa (24/1/13) di Siak. Adapun kekhawatiran petani terhadap mata pencarian di sela-sela jeda menanam dijelaskan Teten, jika Pemkab telah menyiapkan dan, membantu mereka dengan untuk bercocok tanam.

“Kami siapkan tanaman intercrop di lahan yang sedang di peremajaan kebun berupa padi lading,” sebutnya. Alasan penanaman ini, lanjutnya, karena banyak berfungsi. Pertama, sebagai tanaman keperluan pangan, kedua, mendukung Operasi Pangan Riau Makmur. Ketiga, pemasaran beras lebih mudah.

Penanaman ini lanjutnya, sifatnya sementara, hanya sampai menunggu tanaman sawit berbuah. Dalam hitung-hitungan paling tidak perlu waktu 4 tahun. Artinya selama kurun waktu itu mata pencarian petani tidak hilang, hanya saja mereka melakukan penanaman padi.” Setelah tanaman berbuah silakan beralih pada perkebunan mereka,” sebutnya.***(vila)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
anonym
sekalipun dituding sesat dan sebagainya, tapi keberadaan LDII kenyataannya lebih banyak memberikan mashlahat daripada mudhorotnya di masyarakat

budi
tak kenal,maka tak sayang.

Risyad Samawa
Untuk isu LDII menajis-najiskan itu isu klasik, LDII memang terbuka dari dulu.

H.A.RAHMAN,S.Pd
Maaf Bapak,kami konfirmasi bahwa MUI Pusat tidak pernah mengeluarkan fatwa bahwa LDII termasuk aliran sesat, terima kasih. (Ketua DPD LDII Kabupaten Rokan Hulu)


Berita Sosial lainnya..........
- Bersumber dari Dana DMIJ,
Dandim Tinjau Pembangunan Pos Keamanan Terpadu di Dua Kecamatan

- Bupati Siak Lepas Peserta Lomba Kadarkum Tingkat Nasional ke Jakarta
- Diikuti 16 PK dan 31 OKP,
Wabup Sukiman Buka Musda ke-5 DPD KNPI Rohul 2016

- Razia KTP, 50 Warga Dumai Terjaring Operasi Yustisi 2016
- HUT Koperasi ke 69,
Disk‎op dan UMKM Pekanbaru Gelar Pameran di Mall SKA

- Managing Direcor Sawipac dan Investor Belgia Kunjungi Kampar
- Warga Rohul Desak Pemprov Bangun Jembatan Batang Lubu Tiga


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.198.237.87
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com