Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 24 Agustus 2016 13:12
Distribusi Air Bersih Pelanggan PDAM Bengkalis Terganggu Pompa Rusak

Rabu, 24 Agustus 2016 13:09
DPRD Bengkalis Tunda Sepekan Bahas Ranperda RPJMD 2016-2021

Rabu, 24 Agustus 2016 13:07
Mogok Berlanjut, BOB Usulkan Santunan untuk Pekerja Migas

Rabu, 24 Agustus 2016 13:04
Gerebek Rumah di Ujungbatu, Kakek Pengedar Ganja Ditangkap Polres Rohul

Rabu, 24 Agustus 2016 13:02
Korupsi Ganti Rugi Lahan Embarkasi Haji Riau Mulai Disidangkan

Rabu, 24 Agustus 2016 12:59
Pemko Pekanbaru Sediakan Wifi Gratis di 30 Lokasi

Rabu, 24 Agustus 2016 12:57
Polres Inhil Selidiki Meningkatnya Aksi Perampokan di Sungai Indragiri



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 19 Januari 2013 06:56
Bupati Rohil Tinjau Proyek Jembatan Pedamaran I

Bupati Rokan Hilir Annas Maamun meninjau pelaksanaan proyek Jembatan Pedamaran I. Diperlukan Rp 301 miliar untuk merampungkannya.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Bupati Rohil Annas Maamun meninjau pembangunan Jembatan Pedamaran I. Peninjauan itu bersama Ketua PWI Cabang Riau Dheni Kurnia dan peserta pelatihan jurnalistik se-Riau.

Dalam peninjauan Jum’at (18/1/13), Annas bercerita tentang pembangunan jembatan tersebut. “Panjang yang pertama 1.070 (Jembatan Pedamaran I, 1.070 meter, red), panjang yang kedua, 1.480 (Jembatan Pedamaran II, 1.480 meter, red),” katanya.

Khusus pembangunan Jembatan Pedamaran I menelan biaya Rp 301 miliar, 15 persen dari anggaran tersebut belum dibayarkan Pemkab Rohil.”Belum dibayar lagi 15 persen, Rp 301 miliar, belum saya bayar 15 persen, karena belum siap. (penganggaran APBD) tiga kali, nanti Nopember, Desember, sudah siap. Tiang udah, tinggal masang lantai lagi,” katanya.

Keberadaan jembatan ini katanya menghubungkan Dumai, Sinaboi, Bagansiapiapi, langsung jembatan, Kubu, Sungai Daun, Pasir Limau Kapas, Panipahan, tembus ke Tanjung Balai Asahan Sumatera Utara.

“Kalau kita jalan sana (Tanjung Balai Asahan, red) tujuh jam, kalau kita jalan sini (Jembatan Pedamaran I dan II, red), dua jam sudah sampai. Jadi inang-inang tu besok bedagang disini lagi,” katanya.

Pemikiran awalnya membangun jembatan tersebut katanya terinspirasi dengan kondisi desa-desa yang terisolir di tepi Sungai Rokan, menghadap ke Selat Malaka, Sinaboi, Sungai Bakau, Kubu, Pasir Limau Kapas, Sungai Daun dan Panipahan.

Setelah itu, hampir setiap hari raya masyarakat tenggelam dari Pasir Limau Kapas menuju Panipahan, menimbulkan korban jiwa mencapai sepuluh orang.

“Pergilah saya ke Sungai Daun, jumpa masyarakat tu, dan dia tak ngerti, sekolah anak tidak, pergi pula saya, Pasir Limau Kapas, pergi saya ke Kubu,” katanya.

Kemudian banyaknya penyeludupan akibat tidak ada jalan, mulai dari narkoba, senjata api sampai kepada terisme. “Sudah tu penyeludup, gampang masuk, karena jalan belum ado pak. Narkoba, semualah, senjata api. Ini istri Nudin Top pernah masuk, Damar, Desa Pendekar Bahan, situ dulu,” alasannya.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Jubaidah
hmm dah kena bohong ama Annas..jadi Wartawan yang dila tih pun mendapat informasi yang akurat,karena jembatan Pendamaran I dan II ini tak bilang berapa dana yang telah habis padahal payung hukum nya juga tak jelas sebab Perda 2008 Multyears pun dah h

anak bagan.
Kenapa kalau pasang photo pejabat tu harus selalu posisi beliau "menunjuk"...pake telunjuk bgitu..kesannya lebay...


Berita Sosial lainnya..........
- Distribusi Air Bersih Pelanggan PDAM Bengkalis Terganggu Pompa Rusak
- Pemko Pekanbaru Sediakan Wifi Gratis di 30 Lokasi
- Besok Dibuka Sekdaprov Riau, 198 Peserta Paju Jalur 2016 Cabut Undian
- Gubri Jemput dan Lepas Keberangkatan Jenazah Pratu Wahyudi
- Sempena Hari Koperasi,
‎Pameran Produk UKM di Bengkalis Sepi Pengunjung

- Pratu Wahyudi Dikebumikan di Magetan, Jawa Timur
- "Gondola" Putus, Tiga Pekerja Pembangunan PLTUSungai Beringin, Inhil Luka-Luka


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.245.26
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com