Untitled Document
Kamis, 4 Safar 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Kamis, 27 Nopember 2014 09:05
Pembunuh Sadis di Pelalawan Berhasil Ditangkap di Aceh

Kamis, 27 Nopember 2014 08:34
Capella Honda Taja Management Skill Club Training 2014

Kamis, 27 Nopember 2014 08:12
Tiba di Sungai Tohor, Presiden Disambut Bupati Meranti

Kamis, 27 Nopember 2014 07:31
Presiden Jokowi Terbang ke Meranti

Rabu, 26 Nopember 2014 23:47
148 KK Korban Banjir di Sei Mandian, Rohul Mengungsi di Tenda Darurat

Rabu, 26 Nopember 2014 23:42
Best Instutional Development,
Kadin Bengkalis Terima Penghargaan Kadin Riau Award 2014


Rabu, 26 Nopember 2014 23:38
Tenggelam Saat Latihan,
Jasad Atlet Dayung Berhasil Ditemukan




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 19 Januari 2013 06:56
Bupati Rohil Tinjau Proyek Jembatan Pedamaran I

Bupati Rokan Hilir Annas Maamun meninjau pelaksanaan proyek Jembatan Pedamaran I. Diperlukan Rp 301 miliar untuk merampungkannya.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Bupati Rohil Annas Maamun meninjau pembangunan Jembatan Pedamaran I. Peninjauan itu bersama Ketua PWI Cabang Riau Dheni Kurnia dan peserta pelatihan jurnalistik se-Riau.

Dalam peninjauan Jum’at (18/1/13), Annas bercerita tentang pembangunan jembatan tersebut. “Panjang yang pertama 1.070 (Jembatan Pedamaran I, 1.070 meter, red), panjang yang kedua, 1.480 (Jembatan Pedamaran II, 1.480 meter, red),” katanya.

Khusus pembangunan Jembatan Pedamaran I menelan biaya Rp 301 miliar, 15 persen dari anggaran tersebut belum dibayarkan Pemkab Rohil.”Belum dibayar lagi 15 persen, Rp 301 miliar, belum saya bayar 15 persen, karena belum siap. (penganggaran APBD) tiga kali, nanti Nopember, Desember, sudah siap. Tiang udah, tinggal masang lantai lagi,” katanya.

Keberadaan jembatan ini katanya menghubungkan Dumai, Sinaboi, Bagansiapiapi, langsung jembatan, Kubu, Sungai Daun, Pasir Limau Kapas, Panipahan, tembus ke Tanjung Balai Asahan Sumatera Utara.

“Kalau kita jalan sana (Tanjung Balai Asahan, red) tujuh jam, kalau kita jalan sini (Jembatan Pedamaran I dan II, red), dua jam sudah sampai. Jadi inang-inang tu besok bedagang disini lagi,” katanya.

Pemikiran awalnya membangun jembatan tersebut katanya terinspirasi dengan kondisi desa-desa yang terisolir di tepi Sungai Rokan, menghadap ke Selat Malaka, Sinaboi, Sungai Bakau, Kubu, Pasir Limau Kapas, Sungai Daun dan Panipahan.

Setelah itu, hampir setiap hari raya masyarakat tenggelam dari Pasir Limau Kapas menuju Panipahan, menimbulkan korban jiwa mencapai sepuluh orang.

“Pergilah saya ke Sungai Daun, jumpa masyarakat tu, dan dia tak ngerti, sekolah anak tidak, pergi pula saya, Pasir Limau Kapas, pergi saya ke Kubu,” katanya.

Kemudian banyaknya penyeludupan akibat tidak ada jalan, mulai dari narkoba, senjata api sampai kepada terisme. “Sudah tu penyeludup, gampang masuk, karena jalan belum ado pak. Narkoba, semualah, senjata api. Ini istri Nudin Top pernah masuk, Damar, Desa Pendekar Bahan, situ dulu,” alasannya.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Jubaidah
hmm dah kena bohong ama Annas..jadi Wartawan yang dila tih pun mendapat informasi yang akurat,karena jembatan Pendamaran I dan II ini tak bilang berapa dana yang telah habis padahal payung hukum nya juga tak jelas sebab Perda 2008 Multyears pun dah h

anak bagan.
Kenapa kalau pasang photo pejabat tu harus selalu posisi beliau "menunjuk"...pake telunjuk bgitu..kesannya lebay...


Berita Sosial lainnya ..........
- Tiba di Sungai Tohor, Presiden Disambut Bupati Meranti
- Presiden Jokowi Terbang ke Meranti
- 148 KK Korban Banjir di Sei Mandian, Rohul Mengungsi di Tenda Darurat
- Blusukan Pasar Bawah, Pekanbaru Belum Pasti,
Pagi-pagi Presiden Jokowi Kunjungi Meranti

- Kembali Byarpet, PLN Duri Bikin Jengkel Ratusan Ribu Pelanggannya
- Pemko Dumai Gelar Bimtek Kajian Sistem Administrasi Kearsipan
- Proyek Drainase dan Pelebaran Jalan Ombak, Dumai Timbulkan Polemik


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.82.144.55
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com