Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 3 Mei 2016 22:25
Ratusan Anggota Koptan Reboisasi di Rohul Nyaris Bentrok dengan Torganda

Selasa, 3 Mei 2016 22:18
Gaduh Eskalasi, Anggota Minta Pimpinan Dewan Segera Paripurnakan Draf Hak Angket

Selasa, 3 Mei 2016 22:10
Ditabrak Mobil, "Bule" Perancis Terkapar Dijalan Lintas Timur Inhu

Selasa, 3 Mei 2016 21:52
Pembukaan MTQ Tingkat Kecamatan Bantan dan Bengkalis oleh Bupati

Selasa, 3 Mei 2016 20:22
Rutan Dumai Pindahkan Terpidana Mati Narkoba ke Lapas Pekanbaru

Selasa, 3 Mei 2016 20:11
Pemko Akan Benahi Penyelanggaraan Dumai Expo

Selasa, 3 Mei 2016 20:07




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 7 Januari 2013 18:07
128 Honor K1 Pemprov Riau Gagal jadi CPNS

Pemprov Riau mengajukan 153 honor K1 ke Kementerian PAN untuk diangkat jadi CPNS, namun 128 tak lulus. 25 yang lulus sedang diproses NIP-nya.

Riauterkini- PEKANBARU- Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau sedang melakukan proses pengajuan Nomor Induk Pegawai (NIP) bagi honorer K1 di lingkungan Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau. Proses ini sendiri telah ditunggu Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (Men-PAN) sejak 19 Desember 2012 yang lalu. Hal ini disebutkan Kepala BKD Riau Zaini Ismail melalui Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Kepegawaian, Raja Agustiarman kepada Riauterkini di Kantornya, Senin (7/1/13). "Untuk SK CPNS-nya masih belum keluar. Jadi saat ini, honorer K1 yang MK (memenuhi kriteria, red) sebanyak 25 orang sedang kita proses pengajuan NIP-nya," katanya.

Disebutkan Raja, proses pengajuan NIP ini nantinya akan diserahkan pada Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Regional yang akan diserahkan ke Men-PAN. "Ini masih diproses terakhir minggu kedua bulan Januari ini. Nanti berkasnya akan kita sampaikan ke BKN regional lalu ke MenPAN,'' urainya.

Selanjutnya, Raja menerangkan dari 153 tenaga honorer K1 yang mengajukan pengangkatan hanya 25 orang yang MK. Namun, bagi 128 tenaga honorer yang Tidak Memenuhi Kriteria (TMK) bisa melalukan komumikasi bersama Men-PAN melalui media centre.

"Jadu bisa jadi 25 orang yang sudah MK ini jadi TMK. kita saja saat inu mau melakukan koordinasi terkait K1 Melalui media centre begitu juga yang 128 orang yang TMK bisa langsung jika masih ada yang ingin disampaikan langsung melalui Media cente," terangnya.***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
udin
yang 25 tuw dah jelas sudare si ini dan sudare si itu anak si ini dan anak si itu hehehehe


Berita Sosial lainnya..........
- Ratusan Anggota Koptan Reboisasi di Rohul Nyaris Bentrok dengan Torganda
- Pemko Akan Benahi Penyelanggaraan Dumai Expo
- Bupati Jefry Hadiri Pengukuhan PD Muahammadiyah Kampar
- Seorang Mahasiswa di Kuok, Kampar Tewas Disambar Petir
- Musda KNPI Kuansing Hasilkan Dua Kubu
- Kolonel Arh Ibnu Bintang Setiawan Tinjau RTMPE Pemkab Kampar
- Kolaborasi Positif RAPP-PLN,
Feby: Kita Saling ber-Simbiosis Mutualisme



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.221.51.73
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com