Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 26 April 2017 14:20
Dalam Semalam, Dua Sekolah di Duri Dibongkar Maling

Rabu, 26 April 2017 14:14
Sesuai Tatib, Wagubri Terpilih Akan Dilantik Presiden di Jakarta

Rabu, 26 April 2017 13:47
Dibuka Presiden, Gubernur Riau Hadiri Musrenbangnas 2017

Rabu, 26 April 2017 13:37
Hadirkan Pengalaman Berbeda, Grand Elite Hotel Suguhkan Paket Makan Bajamba

Rabu, 26 April 2017 13:30
Rayakan Hari Kartini, Telkomsel Gelar Kartini Digital Competition 2017

Rabu, 26 April 2017 13:15
Jatuh dari Motor dan Terlindas Truk, Siswi SMA di Kuansing Tewas

Rabu, 26 April 2017 13:11
Siaga Bencana Alam, Tim Gabungan di Rohul Gelar Simulasi di Pasar Modern

Rabu, 26 April 2017 13:08
Sidang Tuntutan Korupsi Mantan Ketua DPRD Bengkalis Ditunda Sepekan

Rabu, 26 April 2017 12:49
Besok, PTUN Putuskan Gugatan Ide Terkait Penetapan Hasil Pilkada Pekanbaru

Rabu, 26 April 2017 12:16
DPRD Pelalawan Setujui LKPJ Kada Akhir Tahun 2016



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 7 Januari 2013 18:07
128 Honor K1 Pemprov Riau Gagal jadi CPNS

Pemprov Riau mengajukan 153 honor K1 ke Kementerian PAN untuk diangkat jadi CPNS, namun 128 tak lulus. 25 yang lulus sedang diproses NIP-nya.

Riauterkini- PEKANBARU- Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau sedang melakukan proses pengajuan Nomor Induk Pegawai (NIP) bagi honorer K1 di lingkungan Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau. Proses ini sendiri telah ditunggu Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (Men-PAN) sejak 19 Desember 2012 yang lalu. Hal ini disebutkan Kepala BKD Riau Zaini Ismail melalui Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Kepegawaian, Raja Agustiarman kepada Riauterkini di Kantornya, Senin (7/1/13). "Untuk SK CPNS-nya masih belum keluar. Jadi saat ini, honorer K1 yang MK (memenuhi kriteria, red) sebanyak 25 orang sedang kita proses pengajuan NIP-nya," katanya.

Disebutkan Raja, proses pengajuan NIP ini nantinya akan diserahkan pada Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Regional yang akan diserahkan ke Men-PAN. "Ini masih diproses terakhir minggu kedua bulan Januari ini. Nanti berkasnya akan kita sampaikan ke BKN regional lalu ke MenPAN,'' urainya.

Selanjutnya, Raja menerangkan dari 153 tenaga honorer K1 yang mengajukan pengangkatan hanya 25 orang yang MK. Namun, bagi 128 tenaga honorer yang Tidak Memenuhi Kriteria (TMK) bisa melalukan komumikasi bersama Men-PAN melalui media centre.

"Jadu bisa jadi 25 orang yang sudah MK ini jadi TMK. kita saja saat inu mau melakukan koordinasi terkait K1 Melalui media centre begitu juga yang 128 orang yang TMK bisa langsung jika masih ada yang ingin disampaikan langsung melalui Media cente," terangnya.***(met)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
udin
yang 25 tuw dah jelas sudare si ini dan sudare si itu anak si ini dan anak si itu hehehehe


Berita Sosial lainnya..........
- Tingkatkan Akuntabilitas Pemerintah, Pemkab Rohil Temui Deputi Kementrian PAN RB
- Ponpes Bidayatul Hidayat Rohil Gelar Dauroh Kita Al Qaul al Jaliyy Selama Tiga Hari
- Dilakukan Dua Warga Kunto Darussalam, Rohul,
PTPN V Cabut Laporan Pencurian Berondolan Sawit

- Lukman Edy Sebut Pansus Pemilu Setuju DPD Dipilih DPR
- Terpilih Jadi Wagubri,
Wan Thamrin Hasyim Disebut Harapan Bagi Masyarakat Riau

- Dibanderol Rp 14 Milliar, Warga Pendatang di Duri Miliki Batu Mulia Serendibite
- Pemerintah dan DPRD Riau Dinilai Lambat Tuntaskan RTRW


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.144.60.73
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com