Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 30 Juli 2016 09:29
Pemko tak Punya Dana, Megaproyek Kantor Walikota di Tenayan Terancam Mangkrak

Sabtu, 30 Juli 2016 07:10
Beredar Surat Usulan DPW PKS Usung Ayat-Irvan di Pilkada Pekanbaru

Jum’at, 29 Juli 2016 22:45
Bupati Syamsuar Pertanyakan Anggaran Rp30 M di Dinsosnakertrans Siak

Jum’at, 29 Juli 2016 22:35
Malam ini, Polisi Gerbek Jaringan Pengedar Narkoba di Meranti

Jum’at, 29 Juli 2016 19:51
Catatan KontraS,
Inilah Jejak Kasus Dua Warga Meranti Hingga Divonis Mati


Jum’at, 29 Juli 2016 19:35
Sudah Tujuh Bulan,
3.000 Guru MDA dan Madrasah tidak Terima Bantuan Hibah dari Pemkab Rohul


Jum’at, 29 Juli 2016 19:23
Beri Bantuan Insentif Rp30 Juta,
Pengelola Ponpes Mamba'ul Ma'arif Sebut RAPP Penyemangat Mereka




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 7 Januari 2013 18:07
128 Honor K1 Pemprov Riau Gagal jadi CPNS

Pemprov Riau mengajukan 153 honor K1 ke Kementerian PAN untuk diangkat jadi CPNS, namun 128 tak lulus. 25 yang lulus sedang diproses NIP-nya.

Riauterkini- PEKANBARU- Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau sedang melakukan proses pengajuan Nomor Induk Pegawai (NIP) bagi honorer K1 di lingkungan Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau. Proses ini sendiri telah ditunggu Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (Men-PAN) sejak 19 Desember 2012 yang lalu. Hal ini disebutkan Kepala BKD Riau Zaini Ismail melalui Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Kepegawaian, Raja Agustiarman kepada Riauterkini di Kantornya, Senin (7/1/13). "Untuk SK CPNS-nya masih belum keluar. Jadi saat ini, honorer K1 yang MK (memenuhi kriteria, red) sebanyak 25 orang sedang kita proses pengajuan NIP-nya," katanya.

Disebutkan Raja, proses pengajuan NIP ini nantinya akan diserahkan pada Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Regional yang akan diserahkan ke Men-PAN. "Ini masih diproses terakhir minggu kedua bulan Januari ini. Nanti berkasnya akan kita sampaikan ke BKN regional lalu ke MenPAN,'' urainya.

Selanjutnya, Raja menerangkan dari 153 tenaga honorer K1 yang mengajukan pengangkatan hanya 25 orang yang MK. Namun, bagi 128 tenaga honorer yang Tidak Memenuhi Kriteria (TMK) bisa melalukan komumikasi bersama Men-PAN melalui media centre.

"Jadu bisa jadi 25 orang yang sudah MK ini jadi TMK. kita saja saat inu mau melakukan koordinasi terkait K1 Melalui media centre begitu juga yang 128 orang yang TMK bisa langsung jika masih ada yang ingin disampaikan langsung melalui Media cente," terangnya.***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
udin
yang 25 tuw dah jelas sudare si ini dan sudare si itu anak si ini dan anak si itu hehehehe


Berita Sosial lainnya..........
- Pemko tak Punya Dana, Megaproyek Kantor Walikota di Tenayan Terancam Mangkrak
- Bupati Syamsuar Pertanyakan Anggaran Rp30 M di Dinsosnakertrans Siak
- Masuk Eksekusi Mati Jilid III,
Gambaran Hidup Pujo dan Agus di Kepulauan Meranti

- Minggu Depan, Gubri Lantik Ahmad Hijazi Jadi Sekdaprov Riau
- PLN Rayon Dumai Kembali Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir
- Pemko Minta Pusat Jadikan Dumai Pintu Masuk Bawang Impor
- Mulai Uang AC Hingga Mushala,
Orang Tua Siswa SMPN 1 Rambah, Rohul Keluhkan Banyak Kutipan



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.77.14
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com