Untitled Document
Jumat, 15 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Kamis, 5 Maret 2015 21:24
Polisi Gagalkan Transaksi Ganja 15 Kilogram di Ukui, Pelalawan

Kamis, 5 Maret 2015 21:17
Polres Rohul Tangkap 3 Pengedar Sabu dan Ganja di 2 Kecamatan

Kamis, 5 Maret 2015 20:42
Polres Inhil Tingkatkan Kemampuan Personel Tanggulangi Karhutla

Kamis, 5 Maret 2015 20:37


Kamis, 5 Maret 2015 20:36
Basiran Nakhodai HIMSSI, Bupati Meranti di Pasang Sabuk Hitam

Kamis, 5 Maret 2015 20:31


Kamis, 5 Maret 2015 20:30
Musda XI, KNPI Kampar Buka Pendaftaran Balon Ketua



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 7 Januari 2013 18:07
128 Honor K1 Pemprov Riau Gagal jadi CPNS

Pemprov Riau mengajukan 153 honor K1 ke Kementerian PAN untuk diangkat jadi CPNS, namun 128 tak lulus. 25 yang lulus sedang diproses NIP-nya.

Riauterkini- PEKANBARU- Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau sedang melakukan proses pengajuan Nomor Induk Pegawai (NIP) bagi honorer K1 di lingkungan Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau. Proses ini sendiri telah ditunggu Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (Men-PAN) sejak 19 Desember 2012 yang lalu. Hal ini disebutkan Kepala BKD Riau Zaini Ismail melalui Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Kepegawaian, Raja Agustiarman kepada Riauterkini di Kantornya, Senin (7/1/13). "Untuk SK CPNS-nya masih belum keluar. Jadi saat ini, honorer K1 yang MK (memenuhi kriteria, red) sebanyak 25 orang sedang kita proses pengajuan NIP-nya," katanya.

Disebutkan Raja, proses pengajuan NIP ini nantinya akan diserahkan pada Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Regional yang akan diserahkan ke Men-PAN. "Ini masih diproses terakhir minggu kedua bulan Januari ini. Nanti berkasnya akan kita sampaikan ke BKN regional lalu ke MenPAN,'' urainya.

Selanjutnya, Raja menerangkan dari 153 tenaga honorer K1 yang mengajukan pengangkatan hanya 25 orang yang MK. Namun, bagi 128 tenaga honorer yang Tidak Memenuhi Kriteria (TMK) bisa melalukan komumikasi bersama Men-PAN melalui media centre.

"Jadu bisa jadi 25 orang yang sudah MK ini jadi TMK. kita saja saat inu mau melakukan koordinasi terkait K1 Melalui media centre begitu juga yang 128 orang yang TMK bisa langsung jika masih ada yang ingin disampaikan langsung melalui Media cente," terangnya.***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
udin
yang 25 tuw dah jelas sudare si ini dan sudare si itu anak si ini dan anak si itu hehehehe


Berita Sosial lainnya ..........
- Musda XI, KNPI Kampar Buka Pendaftaran Balon Ketua
- 20 Unit Bus TMP Memprihatinkan
- Pemko Dumai Bersiap Jadi Kota Layak Anak
- Wujudkan Waterpark, Disbudparpora Dumai 'Jemput Bola' ke Pemprov
- PAW MKA LAMR Dumai Dikukuhkan
- Mensos dan Bupati Blusukan, Pastikan Penerima KKS Mendapat Manfaat
- LAMR Dumai Tetap Gunakan Warkah di Pilwako


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.227.49.201
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com