Untitled Document
Sabtu, 8 Muharram 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Jum’at, 31 Oktober 2014 22:07
111

Jum’at, 31 Oktober 2014 22:02
Kepada Dewan, Kapolresta Pekanbaru Keluhkan Anggaran Minim

Jum’at, 31 Oktober 2014 21:58
Bantahan DJKD Kemendagri Terkait Berita Dugaan Gubri Annas Palsukan APBD 2015

Jum’at, 31 Oktober 2014 21:54
Ditemukan Mayat Bersimbah Darah di Sinaboi, Rohil

Jum’at, 31 Oktober 2014 21:45
UR Nonaktifkan Sementara Gulat Manurung

Jum’at, 31 Oktober 2014 21:41
PP 71 Tahun 2014.
3 Dosen IPB Riset ke Riau


Jum’at, 31 Oktober 2014 21:24
Tuntut Tuntaskan Kasus Bupati Jefry Noer,
Satu Mahasiswa Aksi Jahit Mulut di KPK Dilarikan Ke Rumah Sakit




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 7 Januari 2013 18:07
128 Honor K1 Pemprov Riau Gagal jadi CPNS

Pemprov Riau mengajukan 153 honor K1 ke Kementerian PAN untuk diangkat jadi CPNS, namun 128 tak lulus. 25 yang lulus sedang diproses NIP-nya.

Riauterkini- PEKANBARU- Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau sedang melakukan proses pengajuan Nomor Induk Pegawai (NIP) bagi honorer K1 di lingkungan Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau. Proses ini sendiri telah ditunggu Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (Men-PAN) sejak 19 Desember 2012 yang lalu. Hal ini disebutkan Kepala BKD Riau Zaini Ismail melalui Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Kepegawaian, Raja Agustiarman kepada Riauterkini di Kantornya, Senin (7/1/13). "Untuk SK CPNS-nya masih belum keluar. Jadi saat ini, honorer K1 yang MK (memenuhi kriteria, red) sebanyak 25 orang sedang kita proses pengajuan NIP-nya," katanya.

Disebutkan Raja, proses pengajuan NIP ini nantinya akan diserahkan pada Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Regional yang akan diserahkan ke Men-PAN. "Ini masih diproses terakhir minggu kedua bulan Januari ini. Nanti berkasnya akan kita sampaikan ke BKN regional lalu ke MenPAN,'' urainya.

Selanjutnya, Raja menerangkan dari 153 tenaga honorer K1 yang mengajukan pengangkatan hanya 25 orang yang MK. Namun, bagi 128 tenaga honorer yang Tidak Memenuhi Kriteria (TMK) bisa melalukan komumikasi bersama Men-PAN melalui media centre.

"Jadu bisa jadi 25 orang yang sudah MK ini jadi TMK. kita saja saat inu mau melakukan koordinasi terkait K1 Melalui media centre begitu juga yang 128 orang yang TMK bisa langsung jika masih ada yang ingin disampaikan langsung melalui Media cente," terangnya.***(met)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
udin
yang 25 tuw dah jelas sudare si ini dan sudare si itu anak si ini dan anak si itu hehehehe


Berita Sosial lainnya ..........
- Bantahan DJKD Kemendagri Terkait Berita Dugaan Gubri Annas Palsukan APBD 2015
- PP 71 Tahun 2014.
3 Dosen IPB Riset ke Riau

- Jalankan CSR.
HMI-MPO Meranti Minta Perusahaan Patuhi Aturan

- Kapolres Kampar Gelar Coffe Morning dengan Wartawan
- GOW Rohul Bantu Alat Sekolah di Rambah Hilir
- Keluarkan Surat Edaran.
Kemenag Kampar Menghimbau untuk Sukseskan Perda Keagamaan

- Pengurus PWI Meranti dilantik 3 November


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.90.243.204
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com