Untitled Document
Jumat, 7 Muharram 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Jum’at, 31 Oktober 2014 22:07
111

Jum’at, 31 Oktober 2014 22:02
Kepada Dewan, Kapolresta Pekanbaru Keluhkan Anggaran Minim

Jum’at, 31 Oktober 2014 21:58
Bantahan DJKD Kemendagri Terkait Berita Dugaan Gubri Annas Palsukan APBD 2015

Jum’at, 31 Oktober 2014 21:54
Ditemukan Mayat Bersimbah Darah di Sinaboi, Rohil

Jum’at, 31 Oktober 2014 21:45
UR Nonaktifkan Sementara Gulat Manurung

Jum’at, 31 Oktober 2014 21:41
PP 71 Tahun 2014.
3 Dosen IPB Riset ke Riau


Jum’at, 31 Oktober 2014 21:24
Tuntut Tuntaskan Kasus Bupati Jefry Noer,
Satu Mahasiswa Aksi Jahit Mulut di KPK Dilarikan Ke Rumah Sakit




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 3 Januari 2013 12:39
Dua Warga Tanjung Datuk Pekanbaru Digigit Anjing Gila

Dua kakak beradik, Winda dan Dimas, warga Jalan Tanjung Datuk menjadi korban digigit anjing yang diduga anjing gila. Salah seorang dari korban kini di rawat di Puskesmas setempat.


Riauterkini-PEKANBARU-Dua kakak beradik, Winda (11) dan Dimas (4), warga Jalan Tanjung Datuk, Gang Marko, Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru, Kamis (3/1/13), digigit anjing yang diduga merupakan anjing rabies (gila).

Informasi yang dihimpun riauterkinicom di lapangan, jumlah korban digigit anjing yang diduga anjing rabies masih simpang siur. Beberapa warga yang ditemui mengaku, selain WInda dan Dimas masih ada korban terkena gigit anjing dan kini dirawat di RS Petala Bumi Pekanbaru.

Terlepas soal itu, salah seorang korban Winda yang ditemui di rumahnya mengaku, peristiwa itu berawal saat dirinya mau ke warung.

Tiba-tiba dari arah belakang, tanpa di sangka-sangka seekor anjing menggigit dirinya. Sehingga kaki kanannya mengalami luka. Setelah menggigit korbannya, anjing tersebut pun mengejar warga lain.

Salah seorang warga Anto menyebutkan, sebelum menggigit Winda anjing itu sudah menggigit warga lain. Warga yang mengetahui kejadian itu bersama-sama memburu anjing tadi. Setelah ditangkap, anjing itu dibakar hidup-hidup hingga tewas dan dikuburkan.***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Bantahan DJKD Kemendagri Terkait Berita Dugaan Gubri Annas Palsukan APBD 2015
- PP 71 Tahun 2014.
3 Dosen IPB Riset ke Riau

- Jalankan CSR.
HMI-MPO Meranti Minta Perusahaan Patuhi Aturan

- Kapolres Kampar Gelar Coffe Morning dengan Wartawan
- GOW Rohul Bantu Alat Sekolah di Rambah Hilir
- Keluarkan Surat Edaran.
Kemenag Kampar Menghimbau untuk Sukseskan Perda Keagamaan

- Pengurus PWI Meranti dilantik 3 November


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.185.110
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com