Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 16 Januari 2018 21:39
KPU Tegaskan Anggota TNI/Polri tak Bisa Kembali Aktif Setelah Pilkada

Selasa, 16 Januari 2018 21:18
RPK Bulog Bengkalis Atasi Masalah Mahalnya Beras

Selasa, 16 Januari 2018 20:48
DPRD Riau Upayakan Masyarakat Penghasilan di Bawah Rp3 Juta Punya Rumah

Selasa, 16 Januari 2018 19:34
Puluhan Rumah Pekerja PT RSUP Pulau Burung, Inhil Ludes Terbakar

Selasa, 16 Januari 2018 19:09
Legislator Riau Sayed Abubakar Ajak Masyarakat Tidak Beli Beras Impor

Selasa, 16 Januari 2018 19:01
Pelajar SMKN I Minas Acungkan Jempol untuk Mendapat Tumpangan ke Sekolah

Selasa, 16 Januari 2018 18:53
Korupsi Pembangunan Triange dan Wifi di Inhu
Hakim Vonis Terdakwa 4 Tahun Penjara


Selasa, 16 Januari 2018 18:35
Golkar Pelalawan Bertekad Menangkan Pasangan Andi-Suyatno

Selasa, 16 Januari 2018 18:22
Dewan Desak Kementrian LHK Segera Setujui KLHS RTRW Riau

Selasa, 16 Januari 2018 18:02
Hering DPRD Pelalawan dengan PT Arara Abadi Hanya Berjalan 10 Menitan

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 24 Desember 2012 16:00
Shodik Purnomo Terpilih Pimpin IKA Kom 2013-2015

Kongres dan reuni FDIK UIN dapatkan ketua baru. Setelah alot pemilihan, akhirnya Shodik Purnomo Terpilih memimpin IKA Kom 2013-2015.

PEKANBARU.SR - Kongres-I dan Reuni Akbar Alumni Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah & Ilmu Komunikasi (FDIK) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau (UIN SUSKA RIAU), sukses digelar pada Minggu 23 Desember di Gedung PGRI Jalan Sudirman.

Acara yang dimulai sejak pagi hingga sore tersebut, berjalan dengan aman dan lancar. Hampir seluruh angkatan mulai dari 1998 hingga 2008 hadir memadati gedung Guru, sedangkan Shodik Purno, S.Sos dipercaya untuk memimpin Ikatan Alumni Komunikasi (IKA KOM) UIN Suska priode 2012 & 2015.

Kongres IKA KOM dimulai tepat pukul 13.30 Wib, pembahasan mengenai tata tertib Kongres, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga berlangsung alot hingga proses pemilihan ketua umum IKA Kom pun tidak bisa dilakukan dengan cara musyawarah. Karena sesuai dengan AD/ART IKA Kom proses pemilihan ketua umum dilakukan dengan cara musyawarah, namun jika tidak ditemukan maka dilakukan pemilihan dengan cara tertutup.

Awalnya Kongres IKA Kom-1 ada 10 nama yang dicalonkan oleh peserta kongres, melihat begitu banyak calon maka pimpinan sidang meminta untuk dilakukan proses lobi dan akhirnya tersisa 7 nama yakni Aidil Haris, M.Si merupakan Wakil Dekan Universitas Muhammadyah, Ramadhan, S.Sos Anggota DPRD Riau, M, Syafi'i, S.Sos, Dosen UIN, Shodik Purnomo, S.Sos Dosen UIN, Asyari, mantan Aktifis Kom, dan Wan Firmansyah mantan aktifis Kom.

Setelah mendapatkan 7 bakal calon yang akan dipilih, sidang kembali dihujani intruksi, pasalnya sesuai dengan AD/ART IKA Kom menyebutkan calon ketua umum IKA KOM harus berdomisili di Pekanbaru, Panitia kembali melakukan verifikasi ulang. Akhirnya Ramadhan dan Asyari mundur karena berdomosili di Kabupaten Kampar.

Dengan tersisa 4 nama yakni Aidil Haris, M. Syafi'i, Shodik Purnomo dan Wan Firmansyah. Proses pemilihan kembali tertunda karena sesuai dengan kesepakatan Kongres bahwa bakal calon yang akan dipilih hanya 3 nama saja maka Pimpinan Sidang Yose Rizal kembali meminta bakal calon untuk melakukan proses lobi selama 5 menit dan akhirnya Aidil Haris mundur dari bakal calon.

Sekitar pukul 17.00 Wib akhirnya proses pengambilan suara dimulai meski demikian peserta kembali meminta pimpinan sidang untuk melakukan proses lobi karena diharapkan dari proses lobi tersebut didapat kata musyawarah sehingga proses pengambilan suara tidak perlu dilakukan. Sidang kembali dihentikan selama 5 menit untuk para calon melakukan lobi yang diharapkan ada 1 nama saja yang akan di tetapkan sebagai ketua umum IKA Kom UIN.

Dari 5 menit waktu yang disediakan, tetap tidak mendapatkan kata mufakat maka peserta kongres harus melakukan pemilihan secara tertutup dengan nomor urut 1. M, Syafi’I, 2. Shodik Purnomo, 3. Wan Firmansyah. Setelah dilakukan pemilihan dan penghitungan suara Shodik Purnomo terpilih sebagai ketua Ikatan Alumni Ilmu Komunikasi UIN SUSKA Riau dengan memperoleh suara 90% dari peserta hadir.

“terimakasih atas amanah ini, sebagai cita-cita kita bersama hari ini sudah terwujud untuk mewujudkan terbentuknya wadah ikatan alumni ini. Saya berharap ini adalah wadah keluarga alumni yang bisa menjembatani kita semua. Hal lain adalah, bahwa ikatan ini kita bentuk bersama sebagai pusat data, baik itu data alumni maupun sebagai pusat informasi kerja, khususnya pada bidang keilmuan ilmu komunikasi. Kita disini juga berharap, dengan terwujudnya ini bisa mendorong terbentuknya Fakultas Ilmu Komunikasi kedapannya” kata shodik purnomo dihadapan media.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Nurdin A. Halim, MA selaku Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi UIN SUSKA RIAU juga menambahkan, bahwa Universitas dan almamater akan diperhitungkan di pulblik jika para alumninya terwadahi. Sehingga untuk perwujudan itu, ini merupakan momentum untuk kita semua, termasuk kapada Universitas. Saya pikir pihak Universitas harus mengapresiasi hal ini sebagai langkah awal dan bersama-sama untuk menjalin kerjasama dengan para alumninya, sehingga terwujudnya cita-cita bersama tersebut.

Sedangkan 3 nama yang tidak bersedia di calon yakni Mursalin, S.Sos mantan Bupati Komunikasi UIN Suska tahun 2003 yang saat ini merupakan Direktur CV. Wika Karya, Rio Kasairy, S.Sos Mantan Aktifis UIN yang saat ini merupakan Pemred Portal Berita Suarariau dan Ali Muhktar aktifis Komunikasi yang saat ini bermukin di Rengat.

Dihadiri Alumni 1998-2008

Pada reuni akbar tersebut dihadiri angkatan pertama yaitu angkatan 1998 hingga 2008. Pada tahun 1998 Jurusan Ilmu Komunikasi terbentuk. Pada sesi acara “temu kangen”. Para alumni menceritakan bagaimana pada saat mereka kuliah dahulu dan bagaimana saat ini di dunia kerja. Suka dan duka tumpah ruang pada sesi acara temu kangen tersebut.

Ada yang bercerita lucu, baik, haru dan juga kejahilan ketika mereka masih menjadi mahasiswa. Ali Muhtar angkatan 2000 contohnya, pernah mengempeskan ban kendaraan dosen pada saat kuliah hanya karena 1 hari terlamabat mengatar tudah dan di beri nilai D. Sontak semua para alumni tertawa terbahak. Hanya saja, Ali beruntung, karena Dosen yang bersangkutan tidak hadir dalam acara tersebut.

Saat ini, hampir semua lini alumni Ilmu Komunikasi ini dapat mengisi berbagai keahlian yang ada, ada yang menjabat Ajudan Bupati, Humas Bupati, Anggota Dewan, Dosen, Guru, Jurnalis, Production House, Pegawai Bank bahkan sebagai Pengusaha. (rls)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- RPK Bulog Bengkalis Atasi Masalah Mahalnya Beras
- Pelajar SMKN I Minas Acungkan Jempol untuk Mendapat Tumpangan ke Sekolah
- LAMR Rohul Tetapkan Nama LAM Mulai Tingkat Kabupaten sampai Desa
- Dikeluhkan Petani, Kadistan Pelalawan Jelaskan Bantuan 50 Ton Bibit Padi 2017
- Tinjau Penimbunan Jalan, Gubri Senang Kelak Pekanbaru-Perawang Cukup 30 Menit
- Resmi Pimpin Diskop.dan UMKM, Haris Komit Majukan Ekonomi Kerakyatan di Pekanbaru
- Pemko Pekanbaru Dukung Rencana Pembangunan Dua Fly Over di Jalan Soeta
- Pelantikan Pengurus PKDP Kepulau Meranti Dihadiri Tiga Kepala Daerah
- Lantik 542 Pejabat, Gubri Sebut Mutasi untuk Pengembangan Karir
- Gubri Lantik 542 Pejabat Eselon III dan IV
- Resmikan Puskesmas Megah, Masyarakat Rohil Ucapkan Terima Kasih Pada Gubri
- Jelang Pelantikan Eselon III dan IV,
Ratusan Pejabat Disuguhi Pemutaran Video Even Pariwisata

- Lanud Rsn Buka Penerimaan Tamtama TNI AU
- Gugat Cerai 2017, Jumlah Jomblo Pekanbaru Bertambah 1.921 Janda
- Terlama 17 Tahun, 84.327 Warga Riau Masuk Daftar Tunggu Haji
- Meylli Marlina, Manager Muda di PT RAPP,
Selalu Berikan Nilai Lebih untuk Pekerjaan

- 3 hari Hilang di Kebun Karet, Warga Meranti Ditemukan Selamat
- PCR Gelar Seminar Pendidikan Bagi Guru BK se-Provinsi Riau
- Diam tapi Menenggelamkan, Trik Jitu Kasatpol PP Pekanbaru Tegakkan Perda
- Dispora Pekanbaru Terima Kunjungan DPRD Kabupaten Lingga


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.226.179.247
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com