Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Nopember 2017 09:40
Respon Putusan Bawaslu, KPU Terima Pendaftaran 9 Parpol

Ahad, 19 Nopember 2017 09:24
2.400 Pelari Ramaikan Foam Run Telkomsel Di Kota Pekanbaru

Ahad, 19 Nopember 2017 05:17
HGN 2017, Bupati Inhil Tegaskan Peran Guru Mencerdaskan Anak Bangsa

Sabtu, 18 Nopember 2017 17:38
MUI Kuansing Lakukan Pemetaan Aliran Sesat

Sabtu, 18 Nopember 2017 16:52
Dishub Dumai Segera Tertibkan Travel Ilegal

Sabtu, 18 Nopember 2017 15:03
Diduga Frustasi dengan Penyakitnya,
Seorang Bapak di Gunung Toar Nekad Gantung Diri


Sabtu, 18 Nopember 2017 13:32
1x24 Jam Napi Bandar Narkoba Malaysia Kabur,
Tiga Petugas Kemenkum HAM Lakukan Pemeriksaan 4 Petugas Lapas Bengkalis


Sabtu, 18 Nopember 2017 12:39
Kapolres Kampar Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak

Sabtu, 18 Nopember 2017 11:41
Asah Kemampuan, Personel Inhil Taja Latihan Bongkar Pasang Senjata SS1

Sabtu, 18 Nopember 2017 11:38
Duta Rohul, Desa Bangun Jaya Juara Pertama Desa Per PHBS Riau 2017

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 24 Desember 2012 16:00
Shodik Purnomo Terpilih Pimpin IKA Kom 2013-2015

Kongres dan reuni FDIK UIN dapatkan ketua baru. Setelah alot pemilihan, akhirnya Shodik Purnomo Terpilih memimpin IKA Kom 2013-2015.

PEKANBARU.SR - Kongres-I dan Reuni Akbar Alumni Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah & Ilmu Komunikasi (FDIK) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau (UIN SUSKA RIAU), sukses digelar pada Minggu 23 Desember di Gedung PGRI Jalan Sudirman.

Acara yang dimulai sejak pagi hingga sore tersebut, berjalan dengan aman dan lancar. Hampir seluruh angkatan mulai dari 1998 hingga 2008 hadir memadati gedung Guru, sedangkan Shodik Purno, S.Sos dipercaya untuk memimpin Ikatan Alumni Komunikasi (IKA KOM) UIN Suska priode 2012 & 2015.

Kongres IKA KOM dimulai tepat pukul 13.30 Wib, pembahasan mengenai tata tertib Kongres, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga berlangsung alot hingga proses pemilihan ketua umum IKA Kom pun tidak bisa dilakukan dengan cara musyawarah. Karena sesuai dengan AD/ART IKA Kom proses pemilihan ketua umum dilakukan dengan cara musyawarah, namun jika tidak ditemukan maka dilakukan pemilihan dengan cara tertutup.

Awalnya Kongres IKA Kom-1 ada 10 nama yang dicalonkan oleh peserta kongres, melihat begitu banyak calon maka pimpinan sidang meminta untuk dilakukan proses lobi dan akhirnya tersisa 7 nama yakni Aidil Haris, M.Si merupakan Wakil Dekan Universitas Muhammadyah, Ramadhan, S.Sos Anggota DPRD Riau, M, Syafi'i, S.Sos, Dosen UIN, Shodik Purnomo, S.Sos Dosen UIN, Asyari, mantan Aktifis Kom, dan Wan Firmansyah mantan aktifis Kom.

Setelah mendapatkan 7 bakal calon yang akan dipilih, sidang kembali dihujani intruksi, pasalnya sesuai dengan AD/ART IKA Kom menyebutkan calon ketua umum IKA KOM harus berdomisili di Pekanbaru, Panitia kembali melakukan verifikasi ulang. Akhirnya Ramadhan dan Asyari mundur karena berdomosili di Kabupaten Kampar.

Dengan tersisa 4 nama yakni Aidil Haris, M. Syafi'i, Shodik Purnomo dan Wan Firmansyah. Proses pemilihan kembali tertunda karena sesuai dengan kesepakatan Kongres bahwa bakal calon yang akan dipilih hanya 3 nama saja maka Pimpinan Sidang Yose Rizal kembali meminta bakal calon untuk melakukan proses lobi selama 5 menit dan akhirnya Aidil Haris mundur dari bakal calon.

Sekitar pukul 17.00 Wib akhirnya proses pengambilan suara dimulai meski demikian peserta kembali meminta pimpinan sidang untuk melakukan proses lobi karena diharapkan dari proses lobi tersebut didapat kata musyawarah sehingga proses pengambilan suara tidak perlu dilakukan. Sidang kembali dihentikan selama 5 menit untuk para calon melakukan lobi yang diharapkan ada 1 nama saja yang akan di tetapkan sebagai ketua umum IKA Kom UIN.

Dari 5 menit waktu yang disediakan, tetap tidak mendapatkan kata mufakat maka peserta kongres harus melakukan pemilihan secara tertutup dengan nomor urut 1. M, Syafi’I, 2. Shodik Purnomo, 3. Wan Firmansyah. Setelah dilakukan pemilihan dan penghitungan suara Shodik Purnomo terpilih sebagai ketua Ikatan Alumni Ilmu Komunikasi UIN SUSKA Riau dengan memperoleh suara 90% dari peserta hadir.

“terimakasih atas amanah ini, sebagai cita-cita kita bersama hari ini sudah terwujud untuk mewujudkan terbentuknya wadah ikatan alumni ini. Saya berharap ini adalah wadah keluarga alumni yang bisa menjembatani kita semua. Hal lain adalah, bahwa ikatan ini kita bentuk bersama sebagai pusat data, baik itu data alumni maupun sebagai pusat informasi kerja, khususnya pada bidang keilmuan ilmu komunikasi. Kita disini juga berharap, dengan terwujudnya ini bisa mendorong terbentuknya Fakultas Ilmu Komunikasi kedapannya” kata shodik purnomo dihadapan media.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Nurdin A. Halim, MA selaku Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi UIN SUSKA RIAU juga menambahkan, bahwa Universitas dan almamater akan diperhitungkan di pulblik jika para alumninya terwadahi. Sehingga untuk perwujudan itu, ini merupakan momentum untuk kita semua, termasuk kapada Universitas. Saya pikir pihak Universitas harus mengapresiasi hal ini sebagai langkah awal dan bersama-sama untuk menjalin kerjasama dengan para alumninya, sehingga terwujudnya cita-cita bersama tersebut.

Sedangkan 3 nama yang tidak bersedia di calon yakni Mursalin, S.Sos mantan Bupati Komunikasi UIN Suska tahun 2003 yang saat ini merupakan Direktur CV. Wika Karya, Rio Kasairy, S.Sos Mantan Aktifis UIN yang saat ini merupakan Pemred Portal Berita Suarariau dan Ali Muhktar aktifis Komunikasi yang saat ini bermukin di Rengat.

Dihadiri Alumni 1998-2008

Pada reuni akbar tersebut dihadiri angkatan pertama yaitu angkatan 1998 hingga 2008. Pada tahun 1998 Jurusan Ilmu Komunikasi terbentuk. Pada sesi acara “temu kangen”. Para alumni menceritakan bagaimana pada saat mereka kuliah dahulu dan bagaimana saat ini di dunia kerja. Suka dan duka tumpah ruang pada sesi acara temu kangen tersebut.

Ada yang bercerita lucu, baik, haru dan juga kejahilan ketika mereka masih menjadi mahasiswa. Ali Muhtar angkatan 2000 contohnya, pernah mengempeskan ban kendaraan dosen pada saat kuliah hanya karena 1 hari terlamabat mengatar tudah dan di beri nilai D. Sontak semua para alumni tertawa terbahak. Hanya saja, Ali beruntung, karena Dosen yang bersangkutan tidak hadir dalam acara tersebut.

Saat ini, hampir semua lini alumni Ilmu Komunikasi ini dapat mengisi berbagai keahlian yang ada, ada yang menjabat Ajudan Bupati, Humas Bupati, Anggota Dewan, Dosen, Guru, Jurnalis, Production House, Pegawai Bank bahkan sebagai Pengusaha. (rls)



loading...

Berita Sosial lainnya..........
- MUI Kuansing Lakukan Pemetaan Aliran Sesat
- Kapolres Kampar Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak
- Duta Rohul, Desa Bangun Jaya Juara Pertama Desa Per PHBS Riau 2017
- Kinerja Buruk, Gubernur Riau Segera Ganti Kepala OPD tak Loyal
- Peserta Apel 17 Bulan Minim,
Wabup Inhu Berang dan Tegur Kepala SKPD

- MA Hukum Kontraktor Tipu Rekan Bisnis yang Bebas di PN Pekanbaru
- Sekdaprov Sebut Anggaran Pembangunan Gedung Polda Riau tak Ada Masalah
- Senin Lusa, Dinas Koperasi dan UMKM Pekanbaru Rilis Koperasi yang Digubarkan
- Sekda Dumai Bawa Kepala OPD Tinjau TPS Jalan Sidorejo
- Menteri PAN Tegaskan Rekrutmen ASN Harus Berdasar Kebutuhan
- Kecewa Jalan Umum Rusak,
Warga Bengkalis Ramai-ramai Berkeluh Kesah di Medsos

- Satpol PP Bengkalis Ciduk Pengemis di Kedai-kedai Kopi
- Mendagri Buka Rakornas Camat Wilayah Barat di Pekanbaru
- Juara Karate Dunia, Bufon Sinaga Ingin Jadi Polisi
- Walikota Dumai Buka Sosialisasi Penguatan Dasawisma
- Kenalkan Objek Wisata Andalan, Pemkab Inhu Gelar Festival Tembulun
- Realisasi Proyek Infrastruktur di Rohul Sudah 71,75 Persen
- Penyebab LPG 3 Kg Langka di Wilayah Rokan Hulu
- Sekda Kampar Pimpin Rapat Persiapan Pelaksanaan BB-GRM ke-IV dan HKG PKK 2017
- ‎Korupsi Dana Silpa APBDes di Rohul,
Mantan Kades Kepayang Dipindahkan ke Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.134.32
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com