Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 24 Januari 2017 16:07
‎April, Pemprov Riau Gunakan Data Base Kepegawaian Berbasis IT

Selasa, 24 Januari 2017 16:04
Polsek Payung Sekaki, Pekanbaru Musnahkan 8 Ekstasi

Selasa, 24 Januari 2017 15:46
Cegah Anak Ngelem, Satpol PP Inhil Patroli di Titik-titik Rawan

Selasa, 24 Januari 2017 15:20
Tim Labfor Polri Selidiki Kebakaran SPBB Sungai Perak, Inil

Selasa, 24 Januari 2017 14:58
Aktifkan Paket XL Home Gratis Router Wi-Fi

Selasa, 24 Januari 2017 14:54
Warga Sungai Buluh, Inhil Tewas Over Dosis Obat Batuk

Selasa, 24 Januari 2017 14:40
DPRD Riau Uji Kelayakan 21 Calon Anggota KPID

Selasa, 24 Januari 2017 13:59
Pembangunan Underpass di Pekanbaru,
Dewan Minta Pemprov Riau Mengkaji Ulang


Selasa, 24 Januari 2017 13:54
Camat Putra Tempatan,
Warga Hulu Kuantan, Kuansing Mengaku Bersukur


Selasa, 24 Januari 2017 13:24
Wakil Bupati Kuansing Lantik 270 Pejabat Esleon III dan IV



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 29 Nopember 2012 12:55
Bendera Terbalik, Paskibraka Dumai Dijemur

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kota Dumai dihukum jemur dekat tiang bendera. Pasalnya, bendera yang mereka kibarkan di upacara HUT Korpri ke-41 terbalik.

Riauterkini-DUMAI- Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) hari ini genap berusia 41 tahun, Kamis (29/11/2012). Untuk memperingatinya, ribuan anggota Korpri menggelar upacara di Lapangan Kantor Walikota Dumai lama Jalan HR Soebrantas Kecamatan Dumai Timur. Namun yang mirisnya dalam upacara ini, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) melakukan kesalahan, karena bendera merah putih yang hendak dikibarkan itu kondisinya terbalik.

Sontak melihat kondisi bendera merah putih itu terbalik hendak dikibarkan membuat peserta dan tamu undangan upacara peringatan HUT Korpri 41 tegang dan matanya tertuju pada bendera tersebut. Kondisi bendera yang seyogjanya merah diatas dan putih dibawah itu terbalik, merah dibawah dan putih diatas. Melihat kondisi ini, upacara tetap dilangsungkan hingga selesai dan yang menjadi inspekturnya Wakil Walikota Dumai Agus Widayat.

Wakil Walikota Dumai Agus Widayat ketika dikonfirmasi atas insiden itu mengatakan, itu musibah ringan dan mungkin anggota paskibrakan ngatuk hingga akhirnya bendera merah putih terbalik ketika hendak dikibarkan. Namun demikian, pihaknya tidak mempermasalahkan atas kesalahan yang dilakukan paskibraka tersebut. Malah pihaknya mengharapkan kedepannya untuk selalu hati-hati dan menfokuskan diri sebelum pelaksanaan upacara bendera.

Selain bendera merah putih terbalik, padangan miris juga terlihat ketika berlangsung upacara. Sejumlah peserta upacara terlihat duduk di belakang ketika Wakil Walikota Dumai membacakan sambutanya. Atas kejadian itu, Wawako Dumai pun sudah sering melakukan teguran ketika upacara berlangsung. Namun yang mirisnya lagi, teguran orang nomor dua di Kota Dumai tak pernah mendapatkan respon positif bagi peserta upacara sendiri.

"Sudah sering saya memberikan teguran kepada peserta upacara yang duduk di belakangan. Tapi mereka sendiri sudah tidak menggubris teguran itu. Kalau memang sudah begini saya minta kepada masing-masing pimpinan satker untuk memberikan bimbingan kepada anggotanya agar tertib ketika mengikuti upacara bendera setiap memperingati momentum penting. Karena kita sendiri malu, apalagi sampai media mengetahuinya," ujarnya kecewa.

Kembali lagi pada kontek persoalan bendera merah putih terbalik, atas peristiawa yang tak diduga tersebut dan untuk mempertanggungjawabkan atas kesalahannya, Paskibraka tersebut mendapatkan hukuman dari pembinannya. Hukuman yang menimpa paskibraka itu sendiri dengan cara berdiri tergak dan memberikan hormat kepada sang saka merah putih. Hingga berita ini diturunkan, anggota paskibraka yang melakukan kesalahan masih menjalankan masa hukumannya.***(had)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
budak sengat
beko den tegur wak ang sakik peruik.... Makonyo kalau ah tugasko diperiksa dulu... Jgn kesibuk-sibuk tak menentu...

nur aini
mudah mudahan kejadian ini tidak terulang lagi, amin. bagi para pemabawa bendera pusaka di usaha kan harus fokus ...

Ujang Rambo
Mudah-mudahan menjadi pengalaman yang tidak akan pernah terulang kembali...

omdo
lain kali jgn diulangi lg ya.


Berita Sosial lainnya..........
- ‎April, Pemprov Riau Gunakan Data Base Kepegawaian Berbasis IT
- Cegah Anak Ngelem, Satpol PP Inhil Patroli di Titik-titik Rawan
- Warga Sungai Buluh, Inhil Tewas Over Dosis Obat Batuk
- Gubri Lantik Kepala Kantor Regional XII BKN
- HUT Perdana, MSOC Bengkalis Bertekad Pelopori Keselamatan Berlalu-lintas
- Hadiri Pelantikan Satma dan Srikandi PP Inhil, Bupati Ajak Cegah Anak-anak dari Ngelem
- Minggu Ketiga Januari, DBD di Pekanbaru Terjadi 29 Kasus


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.205.153.63
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com