Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Oktober 2017 22:47
Ratusan Guru di Bengkalis Siap-siap Dimutasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 22:09
Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Dipastikan Dibunuh


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:36
30 Personel Polres Rohil Padamkan Karlahut di Rimba Melintang

Sabtu, 21 Oktober 2017 21:32
Resmi Ditutup,
Kafillah Kuantan Tengah Raih Juara Umum MTQ ke-16 Kuansing


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:29
213 Calon Anggota PPK Pilgubri 2018 Bengkalis Lulus Administrasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 17:51
RAPP Bantu Perbaiki Jalan Rusak di Teluk Meranti

Sabtu, 21 Oktober 2017 15:14
Waspada akan Diabetes Mellitus, Prodia Gelar Seminar Dokter

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:42
5 Bulan Tak Terima Gaji, Honorer di Duri Mulai Galau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:48
Liga Dangdut Indonesia, 5 Remaja Riau Berlaga di Kancah Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:20
Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 28 Nopember 2012 07:40
Permendagri Persulit Syarat Penyaluran Dana Hibah dan Bansos

Kini tidak mudah mendapatkan dana hibah ataupun Bansos dari Pemprov Riau. Pasalnya, regulasi Mendagri memuat sejumlah syarat yang sulit dipenuhi.

Riauterkini-PEKANBARU- Seiring dengan berlakunya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Dana hibah dan Bansos yang berasal dari APBD cukup menyulitkan bagi yang ingin mendapatkan dan Hibah. Hal ini diakui Kepala Biro Kesra Setdaprov Riau Edi Satri, dimana harus memenuhi sejumlah syarat sehingga yang mengajukan Hibah merasa kesulitan.

"Kita akui syarat pemberian dana hibah ini sangat sulit berdasarkan laporan dari yang mengajukan dana Hibah," kata Edi Satri kepada riauterkini, Selasa (27/11/12) di Kantor Gubernur Riau.

Dia mengakui, persyaratan ini mulai berlaku tahun 2012 ini. Katanya, kalau sebelumnya pencairan dana Hibah itu cukup mudah, tapi dengan berlakunya Permendagri Nomor 32 tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Dana Hibah dan Bansos yang berasal dari APBD cukup menyulitkan bagi yang mengajukan dana Hibah.

"Dan salah satu yang menjadi masalah adalah ketika si penerima dana Hibah berdomisili di daerah terpencil, mereka harus diharuskan membuka rekening rumah ibadah tersebut. Dan bukan itu saja, para ketua dan sekretaris pengurus rumah ibadah karus menanda tangai kwitansi dana Hibah yang akan dicairkan ke sini," sebutnya.

Edi Satria menambahkan, syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam menerima dana Hibah di Biro Kesra Setdaprov Riau yang nilai nominalnya di bawah Rp 100 juta. Di antaranya, mengajukan propasol pencairan dana yang ditanda tangani ketua, sekeretsi pengurus rumah ibadah, diketahui paling tidak RT setempat, Susunan pengurus dalam proposal, foto kopi KTP ketua, bendahara dan sekretaris pengurus, surat tanah, renening Bank.

"Disampaing itu ada syarat lain dari Pemprov Riau, seperti ; Surat pernyataan tanggung jawab penerima Hibah, surat tanggung jawab penggunaan dana, menyampaikan laporan tidak ada konflik kepengurusan, fakta integritas penerima Hibah, surat pernyataan kelengkapan dokumen, dan perjanjian belanja Hibah antara pemerintah dengan ketua rumah ibadah," terangnya.

Lebih lanjut Edi Satri menyebutkan, selama ini pihaknya tidak pernah mempersulit pengajuan dan pencairan dana Hibah. Hanya saja pemprov harus mematuhi aturan hukum dan sistem yang berlaku di dalam peratutan perundang-undangan.

"Jadi selama ini kita bukan mempersulit pengajuan dan pencairan dana Hibah, tapi syarat dan ketentuan perundang-undangan yang mengharuskan seperti itu," ungkapnya.***(jor)



loading...

Berita Sosial lainnya..........
- RAPP Bantu Perbaiki Jalan Rusak di Teluk Meranti
- 5 Bulan Tak Terima Gaji, Honorer di Duri Mulai Galau
- Liga Dangdut Indonesia, 5 Remaja Riau Berlaga di Kancah Nasional
- Pemred Riauterkini.com Terpilih Pimpin AMSI Wilayah Riau
- Waka DPRD Riau Bantu Murid Nunggak SPP dan Dikeluarkan Sekolah
- Pemuda Ujung Batu, Rohul Taja Turnamen Futsam Peringati Sumpah Pemuda
- Ajak Kawula Muda Malming di Mesjid,
Komunitas Indonesia Tanpa Pacaran Gelar Talkshow Jodis



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.50.28
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com