Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 4 Desember 2016 16:21
Wabup Inhil Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Seberang Sanglar, Reteh

Ahad, 4 Desember 2016 16:02
Warga Duri Masih Suka Gunakan Badan Jalan untuk Kenduri

Ahad, 4 Desember 2016 16:00
Masuk Kawasan Suaka Margasatwa BRBB,
Tokoh Warga Desa Petai, Kuansing Kembalikan Lahan ke Negara


Ahad, 4 Desember 2016 15:19
Diduga Edar Sabu Puluhan Juta,
Pasutri Warga Jangkang, Bengkalis Diringkus Polisi


Ahad, 4 Desember 2016 13:30
Beredar Luas di Duri, Selebaran Pembebasan Utang Rakyat

Ahad, 4 Desember 2016 10:13
Pertama di Dua Provinsi,
BRK Digandeng Pemko Batam Layani Pajak Online Hotel dan Restoran


Ahad, 4 Desember 2016 07:04
Dibanderol Rp16,4 Juta,
Capella Honda Riau Luncurkan Honda Beat Street di Pekanbaru


Sabtu, 3 Desember 2016 20:54
Kapolres Kampar Tinjau Bendungan PLTA

Sabtu, 3 Desember 2016 20:48
Plt. Sekda Buka Rakerda MUI Bengkalis

Sabtu, 3 Desember 2016 20:34
Pria di Desa Ngaso, Rohul Ditemukan Tewas dengan Leher Terjerat



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 28 Nopember 2012 07:40
Permendagri Persulit Syarat Penyaluran Dana Hibah dan Bansos

Kini tidak mudah mendapatkan dana hibah ataupun Bansos dari Pemprov Riau. Pasalnya, regulasi Mendagri memuat sejumlah syarat yang sulit dipenuhi.

Riauterkini-PEKANBARU- Seiring dengan berlakunya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Dana hibah dan Bansos yang berasal dari APBD cukup menyulitkan bagi yang ingin mendapatkan dan Hibah. Hal ini diakui Kepala Biro Kesra Setdaprov Riau Edi Satri, dimana harus memenuhi sejumlah syarat sehingga yang mengajukan Hibah merasa kesulitan.

"Kita akui syarat pemberian dana hibah ini sangat sulit berdasarkan laporan dari yang mengajukan dana Hibah," kata Edi Satri kepada riauterkini, Selasa (27/11/12) di Kantor Gubernur Riau.

Dia mengakui, persyaratan ini mulai berlaku tahun 2012 ini. Katanya, kalau sebelumnya pencairan dana Hibah itu cukup mudah, tapi dengan berlakunya Permendagri Nomor 32 tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Dana Hibah dan Bansos yang berasal dari APBD cukup menyulitkan bagi yang mengajukan dana Hibah.

"Dan salah satu yang menjadi masalah adalah ketika si penerima dana Hibah berdomisili di daerah terpencil, mereka harus diharuskan membuka rekening rumah ibadah tersebut. Dan bukan itu saja, para ketua dan sekretaris pengurus rumah ibadah karus menanda tangai kwitansi dana Hibah yang akan dicairkan ke sini," sebutnya.

Edi Satria menambahkan, syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam menerima dana Hibah di Biro Kesra Setdaprov Riau yang nilai nominalnya di bawah Rp 100 juta. Di antaranya, mengajukan propasol pencairan dana yang ditanda tangani ketua, sekeretsi pengurus rumah ibadah, diketahui paling tidak RT setempat, Susunan pengurus dalam proposal, foto kopi KTP ketua, bendahara dan sekretaris pengurus, surat tanah, renening Bank.

"Disampaing itu ada syarat lain dari Pemprov Riau, seperti ; Surat pernyataan tanggung jawab penerima Hibah, surat tanggung jawab penggunaan dana, menyampaikan laporan tidak ada konflik kepengurusan, fakta integritas penerima Hibah, surat pernyataan kelengkapan dokumen, dan perjanjian belanja Hibah antara pemerintah dengan ketua rumah ibadah," terangnya.

Lebih lanjut Edi Satri menyebutkan, selama ini pihaknya tidak pernah mempersulit pengajuan dan pencairan dana Hibah. Hanya saja pemprov harus mematuhi aturan hukum dan sistem yang berlaku di dalam peratutan perundang-undangan.

"Jadi selama ini kita bukan mempersulit pengajuan dan pencairan dana Hibah, tapi syarat dan ketentuan perundang-undangan yang mengharuskan seperti itu," ungkapnya.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
mahasiswa inhu di jogja
saya tidak tau rinci masalah itu,tetapi memang berita yang saya dengar dari pemerintahan riau dan inhu memang seperti itu adanya. Mulai dari kasus PON, korupsi korupsi berjamaah, dll. Masih banyak yang tidak sekolah,butuh dana usaha,butuh dana pengob


Berita Sosial lainnya..........
- Wabup Inhil Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Seberang Sanglar, Reteh
- Warga Duri Masih Suka Gunakan Badan Jalan untuk Kenduri
- Beredar Luas di Duri, Selebaran Pembebasan Utang Rakyat
- Kapolres Kampar Tinjau Bendungan PLTA
- BUMDes Senggoro Bengkalis Terima Penyertaan Modal Rp194 Juta
- Tempuh Jarak 1.317 Kilometer,
Warga Inhil Naik Motor Ikuti Aksi Bela Islam III di Jakarta

- Ratusan Warga Bengkalis Ikuti Bela Islam Jilid III


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.209.240
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com