Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 19 Juni 2018 19:15
Mantan Walikota Pekanbaru Herman Abdullah Ajak Masyarakat Riau Menangkan Syamsuar-Edy Nasution

Selasa, 19 Juni 2018 19:11
Lusa, SBY, Romi dan Yusril Kampanye Akbar Firdaus-Rusli di Bangkinang

Selasa, 19 Juni 2018 19:06
Empat Ruko Terbakar di Pelalawan,
Satu Keluarga Selamat dari Kobaran Api


Selasa, 19 Juni 2018 17:31
Sekdaprov dan Kepala BPBD Riau Tinjau Lokasi Longsor di Tembilahan

Selasa, 19 Juni 2018 15:11
Riset Vox Populi: Lukman Edy-Hardianto Menang Pilgub Riau

Selasa, 19 Juni 2018 13:15
Tokoh Minang Nilai Syamsuar Jauh dari Korupsi dan Sangat Paham Budaya Mereka

Selasa, 19 Juni 2018 13:10
Dinas Perhubungan RIau Siap Lancarkan Arus Balik Lebaran Lewat Darat

Selasa, 19 Juni 2018 13:05
Optimis Menang, Puluhan Ribu Saksi Siap Amankan Suara Firdaus-Rusli di TPS

Selasa, 19 Juni 2018 09:30
Lukman Edy-Hardianto Janji Perhatikan Nasib Guru Komite dan Operator Pendidikan

Senin, 18 Juni 2018 21:01
Bukit Kelok Indah Kampar Diserbu Pengunjung Selama Liburan Lebaran

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 30 September 2012 16:38
BMMR Tuntut Kemendagri Tambah Kuota Praja IPDN untuk Riau

Tahun ini jatah Riau untuk Praja IPDN hanya 100. Jumlah tersebut dinilai BMMR terlalu sedikit. Karena itu, Kemendagri didesak menambahnya.

Riauterkini-PEKANBARU- Barisan Muda Melayu Riau (BMMR) meminta kepada pemerintah pusat agar tahun ini bisa menambah jumlah quota bagi anak-anak Riau yang ingin melanjutkan studinya ke Ikatan Pemerintahan Dalam Negri (IPDN) yang terletak di Ujung Tanjung, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

Hal ini dikatakan Syahril Abu Bakar, Ketua Dewan Penasehat BMMR ketika melakukan Konferensi PERS di Kedai Kopi Bukit Batu, Jl. Lembaga Pemasyarakatan, Pekanbaru, Ahad (30/9/12).

“Terkait penerimaan IPDN untuk Riau, tahun ini, Riau hanya mendapatkan jatah 100 orang saja. Jika dibandingkan dengan tingkat kebutuhan tenaga aparatur pemerintahan di seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Riau saat ini, hal ini masih jauh dari kekurangan,” kata Syahril Abu Bakar.

Sambung Syahril Abu Bakar, “Sudahlah kita menjadi tuan rumah untuk kepentingan aparatur pemerintah di tingkat negara, masih saja quota untuk kita dibatasi oleh pusat dan sangat kita sayangkan dengan tindakan pusat yang seperti ini,” tegas Syahril Abu Bakar.

Untuk itu, kata Syahril Abu Bakar, “Kita minta keadilan ke pemerintah pusat dalam hal ini Kemendagri agar jumlah quota untuk Riau ditambah, minimal 50 lagi. Selain itu, kita menuntut pusat melalui Gubernur dan DPRD Riau terkait penambahan quota ini,” terang Ketua Dewan Harian Pimpinan LAM Riau Bidang Organisasi dan Kaderisasi ini.

“Ini sekaligus untuk memprediksi ketertinggalan Riau selama ini yang tidak pernah berimbang terutama dalam hal tenaga aparatur pemerintahan dan agar semua tenaga aparatur pemerintahan di Riau ini menjadi profesional di bidangnya masing-masing,” kata Syahril Abu Bakar.

Selain itu, “Kita ingin juga menempatkan orang-orang kita agar bisa duduk di Kemendagri sana, yang selama ini tidak ada dari kita. Sementara kalau dari provinsi lain, itu banyak sekali orangnya di Kemendagri sana,” terang Syahril Abu Bakar.

Diceritakan Syahril Abu Bakar, “Kalau kita mengkaji sejarah, dari awal berdirinya IPDN ini, Riau merupakan penyumbang terbanyak setiap tahunnya,” ujar alumni APDN tahun 1985 ini.

Jika quota penerimaan untuk Riau tidak ditambah pusat. “Maka kita akan segel kampus IPDN yang di Rohil itu dan kalau perlu, kita moratoritum seluruh anak Riau supaya tidak sekolah ke IPDN,” tegas Syahril Abu Bakar.

Ketika disinggung, dengan waktu yang lebih kurang tiga bulan lagi, apakah memungkinkan Kemendagri akan merespon hal ini. “Saya yakin, masih memungkinkanlah dengan waktu yang ada, apalagi kita dibantu oleh Pemrov Riau dan DPRD Riau,” ujar Syahril Abu Bakar.

“Intinya, kita mendesak pemerintah pusat dalam hal ini Kemendagri agar menambah jumlah quota penerimaan untuk Riau karena jumlah yang sekarang tidak berimbang dengan tingkat kebutuhan tenaga aparatur pemerintahan di Riau ini,” tutup Syahril Abu Bakar. ***(ary)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Empat Ruko Terbakar di Pelalawan,
Satu Keluarga Selamat dari Kobaran Api

- Sekdaprov dan Kepala BPBD Riau Tinjau Lokasi Longsor di Tembilahan
- Dinas Perhubungan RIau Siap Lancarkan Arus Balik Lebaran Lewat Darat
- Bukit Kelok Indah Kampar Diserbu Pengunjung Selama Liburan Lebaran
- Liburan Lebaran, Danau Kajwid dan Pantai Kute Diserbu Pengunjung
- Masyarakat Rebutan Berfoto,
Ada Sosok Rusli Zainal di Acara Open House Septina Primawati

- Gelar Open House, Rumah Ketua DPRD Riau Diserbu Warga
- Masyarakat Kenegerian Teluk Kuantan Minta Pemkab Kuansing Bantu Rehabilitasi Rumah Godang
-
- Open House di Rumah Sekdaprov Suguhkan Masakan dan Kue Banjar
- Plt Gubri Gelar Open House Idul Fitri 1439 Hijriyah di Dua Lokasi
- Open House Idul Fitri 1439 Hijriyah, Masyarakat Antusias Salami Bupati Bengkalis
- Idul Fitri, Ribuan Warga Jenguk Keluarga Lapas Bengkalis
- Wardan-SU Kunjungi Korban Kebakaran Pasar Kotabaru, Inhil
- Dari Tanah Suci Mekah, Andi Rachman Ucapkan Selamat Idul Fitri
- Plt Gubri Ajak Jadikan Semangat Idul Fitri Sukseskan Pilgubri
- Diguyur Hujan, Shalat Ied Idul Fitri Pemkab Bengkalis Pindah ke Masjid Agung Istiqomah
- Dilepas Bupati Amril Mukminin, Warga Bengkalis Antusias Ikuti Pawai Takbir 1439 H
- Dilepas Camat Mandau, Ribuan Warga Duri, Bengkalis Ikuti Pawai Takbir
- Plt Gubri dan Fokopimda Dijadwalkan Sholat Idul Fitri di Mesjid An-Nur


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com