Untitled Document
Kamis, 13 Rajab 1434 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Kamis, 23 Mei 2013 16:46
Dua Desa Binaan P2WKSS Rohul Siap Ikut Lomba Tingkat Kabupaten

Kamis, 23 Mei 2013 16:42
Menunggak 3 Bulan, BUMD Pelalawan Putus Listrik Pelanggan

Kamis, 23 Mei 2013 16:39
Anggaran Belum Cair, Bawaslu Riau Kelimpungan

Kamis, 23 Mei 2013 16:34
Terhadap PT.MAI dan Bupati Palas Sumut,
PN Pasirpangaraian Tetapkan Layak Gugatan Class Actions SPKS Rohul


Kamis, 23 Mei 2013 16:32
Verifikasi Tahap II, KPU Riau Coret Dua Balon DPD RI

Kamis, 23 Mei 2013 15:44
Hari Lingkungan Hidup 2013,
LH RI Udang Wako Dumai jadi Narasumber di Jakarta


Kamis, 23 Mei 2013 15:35
Sempena HUT Kota Pekanbaru,
Pembuatan KTP dan Akte Kelahiran Gratis




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 31 Agustus 2012 15:14
Puluhan Relawan Tagana Dumai 8 Bulan tak Berhonor

Para relawan Tagana Dinas Sosial Dumai harus terus prihatin. Sampai Agustus ini mereka belum juga menerima honor.

Riauterkini-DUMAI - Hingga akhir bulan Agustus 2012, puluhan relawan Taruga Siaga Bencana (Tagana) Kota Dumai, belum menerima honor intensif dari Pemerintah Kota setempat melalui Dinas Sosial. Selain belum menerima intensif honor, fasilitas dan perlengkapan kesiapan pangan yang sudah dikondisikan ketika terjadi insiden bencana saat ini terindikasi disalahgunakan oleh pejabat berkompeten di Dinas Sosial Dumai.

"Saat lebaran lalu kami tidak mendapatkan juga bantuan dari Dinas Sosial, padahal ketika terjadi bencana kami yang pertama turun ke lapangan melakukan penyelamatan dan evakuasi di tengah masyarakat. Sedangkan Dinas Sosial, hanya meminta data dari kami selaku yang siaga dalam musibah bencana datang," ungkap Chaiba, seorang anggota Tagana Dumai, kepada wartawan, Jumat (31/8/12).

Dia menjelaskan, ketika hal ini dipertanyakan kepada Kepala Dinas Sosial setempat, para relawan Tagana tidak memperoleh jawaban yang memuaskan dan terkesan tertutup dan melepas tanggung jawab. Akibat minimnya perhatian pemerintah, jumlah anggota Tagana dari sekitar 80 an, kini banyak yang berhenti dan hanya menyisakan sebanyak 26 orang. Sedangkan jumlah intensif yang diterima anggota setiap bulannya dengan nomilal hanya Rp 75 ribu.

"Kendati tidak mengurangi semangat relawan dalam melakukan aksi kepedulian dan aktif dalam penanggulangan bencana bidang bantuan sosial, namun intensif tersebut tetap sangat dibutuhkan untuk operasional dan transportasi anggota. Bagaimana kami mau bekerja di lapangan, sementara perhatian dari pemerintah sangat minim dan sepertinya tidak akan bertanggung jawab dengan nasib para anggota," keluhnya.

Karena tidak adanya perhatian Dinas Sosial, Tagana bermaksud ingin beralih koordinasi di bawah instansi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai yang lebih fokus bekerja di bidang bencana. Tidak itu saja, dirinya juga menyesalkan sikap kepala Disos Dumai, yang merekrut anggota Tagana dari tenaga honor tanpa melalui mekanisme perekrutan sebagaimana mestinya.

"Kami jelas kecewa dengan sikap yang dilakukan oleh Kadisos Dumai tentang perekrutan tenaga di Tagana. Padahal sesuai mekanismenya setiap perekrutan anggota itu melalui jalur yang sudah ditentukan. Maka dari itu, mengenai persoalan ini akan terus kami pertanyakan hingga selesai dan jelas," tegasnya.

secara terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Dumai Zainal Abidin menyatakan pimpinan satker terkait terbukti tidak mampu mengaplikasikan undang-undang ketenagakerjaan dan menzalimi bawahan yang berhak atas insentif. Menurutnya, Dinas Tenaga Kerja disamping mengawasi perusahaan swasta, juga mesti mengawasi pelaksanaan pembayaran upah di lingkungan pemerintah karena banyak terjadi penyimpangan dan penzaliman.

"Kepala dinasnya mesti membayarkan hak para anggota Tagana yang belum menerima insentif hingga kini karena itu merupakan kewajiban pemerintah. Kepala daerah mesti meninjau ulang kinerja pejabat yang tidak memperdulikan nasib bawahan," tegas Zainal Abidin SH, yang juga ketua DPD PAN ini.***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Sempena HUT Kota Pekanbaru,
Pembuatan KTP dan Akte Kelahiran Gratis

- BAPAS Pekanbaru Interview Pelajar Geng Motor
- Disaksikan Bupati Bengkalis,
PLN Teken MoU dengan PT MAS Membeli Daya

- Diskes Pekanbaru Perlu Perda untuk Capai PAD
- RAPP Dukung MTQ Dua Kecamatan di Pulau Padang
- Lama tak Mendampingi Firdaus,
Istri Walikota Dikabarkan Sedang Sakit

- Rapat Evaluasi PAD Pekanbaru,
Satu daru Tiga SKPD Belum Capai target



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.234.180.187
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com