Berita Terhangat... |
Ahad, 26 Mei 2013 06:56 Gelar Riding Test, Honda Verza 150 Cc Diperkenalkan di Duri
Sabtu, 25 Mei 2013 19:35 Kerjuda FORKI Riau ke-7 di Rohul Ditargetkan Tuntas Malam ini
Sabtu, 25 Mei 2013 19:32 Puluhan Ayam dan Pelaku Judi Diamankan Polsek Mandau
Sabtu, 25 Mei 2013 17:48 Pilkada, Ribuan Massa Antar CERDAS Mendaftar ke KPU Inhil
Sabtu, 25 Mei 2013 17:45 Mazda VX-1, Cara Mudah dan Nyaman Berkendaraan
Sabtu, 25 Mei 2013 17:43 Usai Daftar, Herman Abdullah Bertemu Warga Simpang Baru
Sabtu, 25 Mei 2013 17:35 Gagal Rebut Demokrat, tak Membuat Zainal Abidin Surut Ikut Pilkada Inhil
|
|
|
|
Jum’at, 3 Agustus 2012 15:14 48 Guru Ngaji Magrib Terima Honor dari BAZ Rohul
Jerih payah para guru ngaji usai Magrib mendapat perhatian dari BAZ Rohul. Ramadhan ini honor untuk 48 guru disalurkan.
Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Badan Amil Zakat (BAZ) dan Kantor Kemenag
Kabupaten Rokan Hulu serahkan honorium kepada 48 guru maghrib mengaji
bersumber dari dana infaq sebesar Rp48 juta.
Bantuan diserahkan oleh Dewan Pembina BAZ Rohul, Ahmad Supardi Hasibuan,
kepada 48 guru Maghrib Mengaji di aula kantornya, Jumat (3/8/12),
didampingi sejumlah pengurus BAZ.
Ahmad Supardi, juga Kakan Kemenag Rohul, mengatakan, honoraium bagi 48 guru
maghrib mengaji merupakan bentuk kepedulian BAZ Rohul, sebab selama ini
honor mereka dinilai minim dan luput dari perhatian seluruh pihak.
Tahun lalu, sedikitnya 20 guru maghrib mengaji dibantu honornya. Setiap
guru, katanya menerima Rp200 ribu per bulan. Dan pada tahun ini, baru guru
mengaji di empat kecamatan dibantu, seperti di Kecamatan Rambah, Rambah
Hilir, Rambahsamo dan Bangunpurba.
“Tahun ini kita salurkan honor setahun sekaligus, sehingga setiap guru
mengaji menerima Rp2,4 juta,” katanya kepada riauterkini.com di
Pasirpangaraian, Jumat.
Ahmad Supardi berharap honor dari BAZ ini dimanfaatkan guru maghrib mengaji
sebaik mungking, terutama menjelang Idul Fitri 1433 Hijriah. “Bantuan ini
kiranya dapat bermanfaat mereka menghadapi lebaran tahun ini,” ujarnya.
Untuk kegiatan maghrib mengaji, Ahmad Supardi berharap program itu terus
digalakkan, sehingga masyarakat terutama para generasi penerus lebih
mencintai Alquran sebagai penuntun hidup.***(zal)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
|
|
|