Untitled Document
Senin, 10 Rajab 1434 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Senin, 20 Mei 2013 06:32
Rohul Usulkan Dua Kawasan Hutan jadi Tahura

Senin, 20 Mei 2013 06:28
Mahkota Medical Center Melaka Gelar Patient Gathering

Senin, 20 Mei 2013 06:26
Wakil Rakyat di Rohil Minta PLN Ganti Tiang Listrik Kayu

Senin, 20 Mei 2013 06:24
Perusahaan Kayu Lapis di Rohil Masih Beroperasi

Senin, 20 Mei 2013 06:22
Polres Dumai Amankan Pelaku Curat dan Judi Togel

Ahad, 19 Mei 2013 19:40
Bupati Kampar Resmikan Pembangunan Pesantren Umar bin Khatab

Ahad, 19 Mei 2013 19:37
Pemkab Rohil Naikan Gaji Kades 86 Persen



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 3 Agustus 2012 14:14
Imami Universitas Riau Bantu Korban Banjir Bandang di Padang

Simpati untuk korban banjir bandang di Padang terus mengalir. Salah satunya dari Ikatan Mahasiswa Minang (Imami) Universitas Riau yang datang memberikan bantuan.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebagai bentuk kepedulian yang tinggi terhadap korban banjir bandang di Kota Padang, Ikatan Mahasiswa Minang Riau Komisariat Universitas Riau, menyerahkan bantuan sembako kepada para korban di sejumlah lokasi yang terkena musibah tersebut.

Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Minang (Imami) Riau Komisariat Universitas Riau (UR), Redo Pratama Harista yang didampingi sejumlah pengurus dan anggota Imami UR, pekan lalu.

Redo dalam keterangan persnya yang juga dihadiri Ketua Dewan Pembina Imami UR, Mohammad Moralis di Pekanbaru, Jumat(3/8), mengatakan, bantuan tersebut diantar langsung ke daerah bencana pada 29 Juli 2012, tepatnya di daerah Gurun Laweh yang merupakan daerah yang kurang mendapat perhatian.

Menurut Redo, bantuan diberikan berupa sembako yang diantar langsung ke rumah warga-warga dengan harapan bantuan tersebut dapat terealisasi dengan baik dan tepat sasaran pada warga yang sangat membutuhkan.

"Imami turun langsung ke lapangan karena kepedulian terhadap saudara-saudara yang tertimpa musibah. Kita semua berharap warga Minang yang berada di Pekanbaru tetap up to date tehadap perkembangan Sumbar," kata mahasiswa Jurusan Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) UR ini.

Bantuan yang diserahkan tersebut, kata Redo, merupakan hasil penggalangan dana atas bencana banjir bandang di Padang yang dilakukan Imami UR di lingkungan Kampus UR Panam dan di persimpangan SKA pada 25-28 Juli lalu.

"Alhamdulillah berhasil terkumpul 4,6 juta rupiah. Mahasiswa UR, masyarakat Pekanbaru asal Minang dan warga Kota Bertuah lainnya, masih mempunyai rasa solidaritas dan kepedulian yang tinggi terhadap musibah yang menimpa masyarakat Kota Padang," jelasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Dewan Pembina Imami UR, Mohammad Moralis, mengatakan, hal serupa juga selalu dilakukan Imami ketika terjadi musibah di Sumbar, seperti pada saat gempa bumi dan bencana banjir bandang di Tanah Datar, beberapa tahun silam. Aksi nyata ini, katanya, bukan hanya terhadap musibah di Sumbar, tetapi juga atas korban bencana di sejumlah daerah di Riau.

"Ini bentuk kepedulian dan solidaritas yang tinggi dari mahasiswa terhadap derita masyarakat dan patut diacungi jempol," ujar mantan Ketua Umum Imami Provinsi Riau ini.***(rls)

Keterangan Foto:
Ketua Umum Imami Universitas Riau, Redo Pratama Harista (5 kanan) didamping sejumlah pengurus Imami, menyerahkan bantuan sembako kepada salah seorang warga di Gurun Laweh, Padang, beberapa hari lalu. (istimewa)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Naufal Indragiri
Imami,mahasiswa Riau asal %@!* atau Sumbar. Tak perlu lah dipersoalkan nama atau dr mana dia, yg penting apa yg telah diperbuatnya utk kemajuan Riau. Saya sangat setuju dan mendukung langkah Imami membantu saudara2 kita di Sumbar, dan jangan lupa kalau ada saudara kita di Riau yang terkena musibah Imami jg harus ikut membantu.

Imami ini mhs Riau yang asal Sumbar atau orang2 %@!* yg di Riau?
Kalau orang2 %@!* yg di Riau, sayang sekali kenapa harus ada karena semangat hari kan bagaimana penduduk Riau itu menjadi orang %@!* asal %@!*, asal %@!*, Tapanuli, Bugis, Banjar, dsb. Mungkin lebih baik jadikan aja organisasi mahasiswa asal Sumbar yg belajar di Riau. Selamat dan sukses, semoga urang di kampuang nan kanai bancano tu saba dan maraso tabantu...


Berita Sosial lainnya ..........
- Pemkab Rohil Naikan Gaji Kades 86 Persen
- Dimeriahkan Kesenian Tradisional, Erwin Agus Terpilih Pimpin HKTM Pekanbaru
- Pemuda Mumahammadiyah Gagas Pendirian Universitas di Tapung
- Layang-layang Picu Listrik Padam di Duri
- 20 Mahasiswa Asal Riau Ikuti Pelatihan Tajaan Bakesbangpol Jakarta
- Resepsi Pernikahan di Duri Kerap Gunakan Badan Jalan
- Ditutup Wabup, Pelangiran Juara Umum MTQ Inhil ke-43


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.235.20.17
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com