Untitled Document
Jumat, 14 Rajab 1434 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Kamis, 23 Mei 2013 21:59
Galeri Coba

Kamis, 23 Mei 2013 20:59
Sidang Pemukulan Guru,
Said Nurjaya Bantah Mukul, Hanya Meraba Pipi


Kamis, 23 Mei 2013 19:38
Kemenag Kampar Taja Berbagai Lomba Sempena Hardiknas

Kamis, 23 Mei 2013 19:36
Penerimaan Siswa Baru,
Kemenag Inhu Himbau Calon Murid Pandau Baca Al-Qur'an Diprioritaskan


Kamis, 23 Mei 2013 19:35
1.892 Warga Riau Terinfeksi HIV/AIDS

Kamis, 23 Mei 2013 19:31
Nyaris 100 Persen Peserta UN SMA Sederajat di Riau Lulus

Kamis, 23 Mei 2013 18:06
58 Atlet Kampar Dilepas Istri Bupati Ikuti Kejurda Karate Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 27 Juli 2012 19:51
Rawan Lakalantas,
Dishub Dumai Didesak Pindahkan Pembatas Jalan


Pengguna Jalan Putri Tujuh mendesak pihak Dishub Dumai untuk segera memindahkan pembatas jalan (Dusaspun), karena dinilai rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Riauterkini-DUMAI - Kendati pengerjaan proyek peningkatan jalan Putri Tujuh Kecamatan Dumai Timur telah rampung, namun bukan berati tidak menuai permasalahan tersendiri bagi pengguna jalan tersebut. Pasalnya saat ini pembatas jalan milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Dumai, yang ada di lokasi peningkatan jalan tersebut sangat mengganggu bagi pengguna jalan tersebut.

Seorang warga yang berhasil ditemui riauterkini, Jumat (27/7/12) mengatakan, bahwa dengan adanya pembatas jalan milik Dishub Dumai, atau sering disebut Dusaspun masih tersusun di badan jalan sehingga sangat mengganggu bagi pengendara sepeda motor maupun kendaraan roda empat. Padahal, jalan tersebut sudah selesai dikerjakan.

"Jelas kami sebagai pengguna jalan sangat terganggu dengan adanya Dusaspun milik Dishub Dumai itu. Maka dari itu saya minta agar secepatnya dipindahkan, mengingat perbaikan jalan sudah selesai," kata Boby Erlangga, warga Dumai Timur.

Ungkapan senada juga disampaikan oleh Yusnaini Abdullah, warga Tajung Palas ini mengaku sangat terganggu dengan pembatas jalan milik Dishub Dumai tersebut. Sebab menurut dirinya, dengan adanya pembatas jalan yang saat ini masih terlihat di Jalan Putri Tujuh itu belum di pindahkan, sangat mengganggu kenyamanan bagi pengendara sepeda motor.

"Saya minta Dinas Perhubungan Dumai segera memindahkan pembatas jalan itu, dan agar tidak membahayakan pengguna kendaraan bermotor, khususnya pengguna kendaraan roda dua. Sebab sudah banyak orang yang jatuh karna menyenggol pembatas jalan yang terbuat dari batu cor itu,'' ujar Yusnaini.

Untuk memperimbang keluhan dan permintaan masyarakat itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai H Marwan ketika dikonfirmasi mengaku, kalau setekat ini kondisi pembatas jalan di Putri Tujuh belum di pindahkan, mengingat belum adanya alat berat yang bisa memindahkan Dusaspun tersebut. Bahkan saat ini pihaknya masih menunggu alat berat pinjaman milik perusahaan yang beroperasi di wilayah Dumai.

"Benar Dusaspun kita belum di pindahkan, karena saat ini kita masih menunggu pinjaman dari perusahaan untuk mengangkat pembatas yang terbuat dari batu cor itu," ungkapnya.

Kendati dusaspun milik Dishub Dumai masih di lokasi Jalan Putri Tujuh, namun menurut dirinya, keberadaan pembatas jalan tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas bagi pengendara sepeda motor maupun roda empat.

Dengan demikian, dirinya juga berharap kepada seluruh pengguna jalan tersebut untuk bisa bersabar diri dan dalam waktu dekat ini keberadaan Dusaspun tersebut segera dipindahkan, jika alat berat pinjaman itu sudah ada.

"Kita telah mengirimkan surat permohonan bantuan alat berat ke PT Chevron dan PT Wilmar untuk memindahkan puluhan pembatas jalan itu yang sebelumnya terpasang disepanjang jalan tepatnya didepan SMUN 2 hingga SPBU Coco Dumai Timur," pungkas Kadishub Dumai.***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- 1.892 Warga Riau Terinfeksi HIV/AIDS
- Jelang Pengukuhan, IKBR Kubu Tumpal Hutabarat Tutai Tudingan
- Sempena HUT Kota Pekanbaru,
Pembuatan KTP dan Akte Kelahiran Gratis

- BAPAS Pekanbaru Interview Pelajar Geng Motor
- Disaksikan Bupati Bengkalis,
PLN Teken MoU dengan PT MAS Membeli Daya

- Diskes Pekanbaru Perlu Perda untuk Capai PAD
- RAPP Dukung MTQ Dua Kecamatan di Pulau Padang


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.235.20.17
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com