Berita Terhangat... |
Kamis, 23 Mei 2013 08:02 Tahan Ijazah Anak Yatim, Wako Minta Kepala SMAN 12 Dipanggil
Kamis, 23 Mei 2013 08:00 DPP Golkar: Annas Dipilih karena Hasil Serveinya Tertinggi
Kamis, 23 Mei 2013 07:56 Lama tak Mendampingi Firdaus, Istri Walikota Dikabarkan Sedang Sakit
Kamis, 23 Mei 2013 07:31 Pendaftaran Balon Gubri Dimulai, Herman dan Annas Berlomba jadi yang Pertama
Kamis, 23 Mei 2013 07:19 TIKI Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik
Kamis, 23 Mei 2013 06:23 Kapolres Kampar Resmikan Poslantas Polsek Tapung
Kamis, 23 Mei 2013 06:17 Ikut Pilbup Inhil, Wardan Siap Mundur dari Kadisdik Riau
|
|
|
|
Jum’at, 13 Juli 2012 18:18 35 Pengelola Masjid di Rohul Ikuti Orientasi Pembinaan Umat
Kantor Kemenag Rohul menggelar Orientasi Pembinaan Umat. Kegiatan ini diikuti perwakilan 35 pengurus masjid.
Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sebanyak 35 pengelola masjid dari 16
kecamatan mengikuti orientasi pembinaan umat Islam yang diprakarsai
Kanwil Kemenag Riau dan Kantor Kemenag Rokan Hulu.
Orientasi bagi pengurus masjid, digelar selama dua hari di Hotel
Gelora Bhakti Pasirpangaraian. Kegiatan itu diharapkan agar dalam
pengelolaan masjid, pengurus masjid bersikap profesional.
Kakan Kemenag Rohul Ahmad Supardi, menilai para pengelola masjid di
Indonesia telah menunjukkan bukti nyata. Peran sendiri cukup besar
dalam pembinaan umat Islam.
Melalui masjid, kata Ahmad Supardi, para umat mendapatkan tempahan
ruhiyah dan intelektual, sehingga memiliki kekuatan aqidah dan
pengetahuan agama yang cukup luas.
“Masjid sebagai pusat pembinaan umat harus dikelola baik dengan
profesional. Pembinaan, tentunya harus dimulai dari pengurus, sebab
maju mundurnya suatu organisasi dipengaruhi oleh pengurusnya sendiri,”
papar Ahmad Supardi menjawab riauterkini.com di Pasirpangaraian, Jumat
(13/7/12).
Pengurus masjid diharapkan mampu menyusun planning (perencanaan),
organizing (pengelompokan kegiatan dan personil), altuating
(penggerakan), dan controling (pengawasan).
Tujuan orientasi, menurut Kasi Penamas Kemenag Rohul, Abdurrahman
Jailani, sebagai sarana menambah wawasan dan pengetahuan para pengurus
masjid dalam manajemen pemberdayaan masjid.
“Kita berharap, orientasi memberikan wawasan dan pengetahuan kepada
pengelola masjid yang luas tentang pemberdayaan masjid hingga
terwujudnya kesamaan persepsi dan gerakan pengelola masjid dalam
meningkatkan kualitas pemberdayaan,” tuturnya.
Orientasi ditaja dalam bentuk pemaparan dan diskusi interaktif dengan
menghadirkan narasumber berkompeten, seperti Kepala Kanwil Kemenag
Provinsi Riau Tarmizi, Kakan Kemenag Rohul, Ketua MDI Rohul Zulkifli
Syarif, dan Kasi Penamas Kemenag Rohul.***(zal)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
|
|
|