Berita Terhangat... |
Kamis, 23 Mei 2013 07:31 Pendaftaran Balon Gubri Dimulai, Herman dan Annas Berlomba jadi yang Pertama
Kamis, 23 Mei 2013 07:19 TIKI Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik
Kamis, 23 Mei 2013 06:23 Kapolres Kampar Resmikan Poslantas Polsek Tapung
Kamis, 23 Mei 2013 06:17 Ikut Pilbup Inhil, Wardan Siap Mundur dari Kadisdik Riau
Kamis, 23 Mei 2013 06:11 Tak Dukung Annas-Andi, Kader Golkar Riau Bakal Dipecat
Kamis, 23 Mei 2013 06:07 Polres Kepualuan Meranti Diresmikan 17 Agustus
Kamis, 23 Mei 2013 06:05 Polsek Kuok Kampar Tangkap Tiga Wanita Tengah Berjudi
|
|
|
|
Rabu, 4 Juli 2012 14:27 Gali Potensi Perempuan, BP3AKB Inhil Taja Pelatihan Pengarusutamaan Gender
Potensi perempuan harus terus digali dalam rangka pemberdayaan. Untuk itulah BP3AKB Inhil menggelar pelatihan pengrusutamaan gender.
Riauterkini-TEMBILAHAN-Dalam rangka mengoptimalkan potensi kamu perempuan,
maka Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga
Berencana(BP3AKB) Inhil menaja Pelatihan Pengarusutamaan Gender.
Pelatihan yang digelar di aula Hotel Telaga Puri Tembilahan ini dibuka
Asisten I Sekdakab Inhil, Said Ismail, Rabu (4/7/12). Kegiatan ini
berlangsung sampai 6 Juli mendatang dan diikuti 30 peserta yang merupakan
para pejabat eselon IV dari SKPD se-Kabupaten Inhil.
Bupati Inhil, Indra Muchlis Adnan yang dibacakan Asisten I Sekdakab Inhil,
Said Ismail menyatakan menyambut baik dilaksanakannya kegiatan ini, karena
bahwa dalam derap langkah pembangunan sekarang ini kita harus dapat
mengoptimalkan seluruh potensi yang ada.
“Salah satu potensi tersebut adalah kaum perempuan yang merupakan potensi
yang tidak dapat kita abaikan baik dalam kehidupan berkeluarga,
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ungkap Said Ismail.
Selanjutnya, disebutkan Pengarusatamaan Gender merupakan suatu strategi
untuk mencapai kesetaraan dan keadilan gender, melalui kebijakan dan
program. Dengan menperhatikan pengalaman, aspirasi, kebutuhan, permasalahan
perempuan dan laki-laki, baik dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan
serta evaluasi dari seluruh kebijakan dan program-program di berbagai
bidang pembangunan.
Ketua Panitia Pelatihan, Rahmi Indrasuri yang juga Kabid Pengarusutamaan
Gender di Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga
Berencana (BP3AKB) Kabupaten Inhil mengatakan tujuan umum dari Diklat ini
adalah untuk meningkatkan komitmen pemangku kepentingan dan SKPD dalam
merencanakan dan menyusun kebijakan pembangunan yang responsif gender.
Adapun narasumber pelatihan ini, diantaranya dari Kementerian Pemberdayaan
Perempuan dan Perlindungan Anak, Jakarta, DPRD Inhil, Bappeda Inhil dan
BP3AKB Inhil.***(mar)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
|
|
|