Untitled Document
Selasa, 1 Syawwal 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Selasa, 29 Juli 2014 07:42
Galeri Festival Pawai Takbir Pemkab Meranti

Selasa, 29 Juli 2014 06:26
Bupati Sampaikan Pesan Idul Fitri Sebelum Sholat Idul Fitri

Selasa, 29 Juli 2014 06:23
Dua Nyawa Melayang di Jalanan Riau di Hari Raya Idul Fitri 1435 Hihriyah

Senin, 28 Juli 2014 21:46
Akhirnya Gubri Kembali Temui Tamu Berlebaran di Rumdisnya

Senin, 28 Juli 2014 21:37
Sejumlah Nasabah Mandiri di Duri Merasa Rekeningnya Dibobol

Senin, 28 Juli 2014 17:03
Gubri ‘Mengurung’ Diri, Ratusan Warga dan Pejabat Nunggu Berjam-jam

Senin, 28 Juli 2014 16:25
Bupati dan Wabup Gelar Open House di Kediaman Masing-Masing



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 3 Juli 2012 14:11
Status Lahan Belum Jelas,
Proyek Gedung Disdik dan Diskes Pekanbaru Terbengkalai


Proyek pembangunan kantor Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru terbengkalai. Kendalanya status lahan belum jelas.

Riauterkini-PEKANBARU- Sangat aneh memang jika sampai saat ini Pemerintahan Kota (Pemko) Pekanbaru, belum melakukan inventaris asetnya dengan baik. Hal itu terlihat salah satunya terkait tidak jelasnya status lahan pembangunan dua gedung Disdik dan Diskes. Sehingga pembangunan untuk dua gedung multi years, yang sudah dianggarkan pada APBD 2012 sebesar Rp 20 miliyar menjadi terbengkalai belum ada kejelasan kelanjutan pembangunanya.

Bahkan menurut menuturan Kepala Bagian Perlengkapan Setdako Pekanbaru Herimufti, Selasa (3/7/12). Menjelaskan jika lahan untuk pembangunan dua gedung tersebut, belum memiliki surat-surat kepemilikan termasuk Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR). “ Harus kita akui jika status lahan pembangunan dua gedung Disdik dan Diskes, yang dibangun dengan anggaran multi years. Kepemilikanya tidak jauh berbeda dengan lahan Pasar Cik Puan, atau tidak jelas masih kita pelajari lagi. Sebab kepemilikan surat apapun dari lahan itu kita belum pegang, “ ungkap Heri.

Seperti yang kita ketahui jika pembangunan dua gedung tersebut, sudah berdiri dari tahun lalu. Padahal secara administrasi Pemko mengetahui jika status lahan kedua gedung tersebut, belum jelas kepemilikanya. “ Kita belum tahu status lahan itu milik siapa, milik kita atau pihak lain sebab bukti kepemilikan lahan itu belum kita pegang. Sekarang masih kita cari-cari diberkas, sebab dokomen administrasinya ada tapi suratnya tidak ada. Sepertinya dokumenya sudah puluhan tahun lalu, jadi cukup sulit kita melacaknya, “ jelasnya.

Sementara itu baik Kepala Disdik Yuzamri Yakub, maupun Kepala Diskes Dahril Darwis. Mengakui jika status lahan pembangunan gedung dinas mereka belum jelas. Namun mereka enggan mengkomentari persoalan diatas, “ Status lahan kepemilikan lahan yang saat ini kita bangun gedung dinas kita, memang belum jelas. Apakah lahan itu milik Pemko atau milik Pemprov, sedang kita cari kejelasan status lahan itu, “ ujar Kadiskes Dahril singkat. ***(yunk)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Tim pemburu koruptor
Duitnya sudah habis utk Pilkada kemaren.maka beliau-beliau ini cuci tangan.


Berita Sosial lainnya ..........
- Akhirnya Gubri Kembali Temui Tamu Berlebaran di Rumdisnya
- Gubri ‘Mengurung’ Diri, Ratusan Warga dan Pejabat Nunggu Berjam-jam
- Gubri Bersama Forkompinda Sholat Idul Fitri di Masjid Agung An-Nur
- Helat Pawai Takbir Idul Fitri 1435H di Meranti Penuh Kereasi Menakjubkan
- Sempat Hujan, Lomba Pawai Takbir Himapelta Tandun Meriah
- Dilepas Bupati Inhil,
7000-an Peserta Ikuti Pawai Takbir Tembilahan Ketupat Festival

- Pos Pelayanan di Istana Siak Sepi,
Puncak Keramaian di Siak Diperkirakan Idul Fitri ke 2



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.197.147.90
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com