Untitled Document
Senin, 9 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Senin, 30 Maret 2015 22:25
Dugaan Suap APBD, Koko Iskandar Turut Diperiksa KPK

Senin, 30 Maret 2015 21:51
Pilkada Kuansing,
Mardjan Ustha Masih Malu-malu Sebutkan Pendamping


Senin, 30 Maret 2015 21:42
DPD II Golkar se Riau Minta Tak Ada Plt Ketua

Senin, 30 Maret 2015 21:36
Pilkada Kuansing,
Pasbalon Indra Putra-Komprensi Daftar ke Hanura


Senin, 30 Maret 2015 21:30
Kepala SMAN Pintar Kuansing Kepala Sekolah Terbaik Nasional

Senin, 30 Maret 2015 21:23
Ahmi Septari Diberi Mandat Bentuk Partai Perindo Riau

Senin, 30 Maret 2015 20:48
Sutarno, Balon Bupati Siak dari Gerindra Ikut Penjaringan PAN



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 3 Juli 2012 14:11
Status Lahan Belum Jelas,
Proyek Gedung Disdik dan Diskes Pekanbaru Terbengkalai


Proyek pembangunan kantor Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru terbengkalai. Kendalanya status lahan belum jelas.

Riauterkini-PEKANBARU- Sangat aneh memang jika sampai saat ini Pemerintahan Kota (Pemko) Pekanbaru, belum melakukan inventaris asetnya dengan baik. Hal itu terlihat salah satunya terkait tidak jelasnya status lahan pembangunan dua gedung Disdik dan Diskes. Sehingga pembangunan untuk dua gedung multi years, yang sudah dianggarkan pada APBD 2012 sebesar Rp 20 miliyar menjadi terbengkalai belum ada kejelasan kelanjutan pembangunanya.

Bahkan menurut menuturan Kepala Bagian Perlengkapan Setdako Pekanbaru Herimufti, Selasa (3/7/12). Menjelaskan jika lahan untuk pembangunan dua gedung tersebut, belum memiliki surat-surat kepemilikan termasuk Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR). Harus kita akui jika status lahan pembangunan dua gedung Disdik dan Diskes, yang dibangun dengan anggaran multi years. Kepemilikanya tidak jauh berbeda dengan lahan Pasar Cik Puan, atau tidak jelas masih kita pelajari lagi. Sebab kepemilikan surat apapun dari lahan itu kita belum pegang, ungkap Heri.

Seperti yang kita ketahui jika pembangunan dua gedung tersebut, sudah berdiri dari tahun lalu. Padahal secara administrasi Pemko mengetahui jika status lahan kedua gedung tersebut, belum jelas kepemilikanya. Kita belum tahu status lahan itu milik siapa, milik kita atau pihak lain sebab bukti kepemilikan lahan itu belum kita pegang. Sekarang masih kita cari-cari diberkas, sebab dokomen administrasinya ada tapi suratnya tidak ada. Sepertinya dokumenya sudah puluhan tahun lalu, jadi cukup sulit kita melacaknya, jelasnya.

Sementara itu baik Kepala Disdik Yuzamri Yakub, maupun Kepala Diskes Dahril Darwis. Mengakui jika status lahan pembangunan gedung dinas mereka belum jelas. Namun mereka enggan mengkomentari persoalan diatas, Status lahan kepemilikan lahan yang saat ini kita bangun gedung dinas kita, memang belum jelas. Apakah lahan itu milik Pemko atau milik Pemprov, sedang kita cari kejelasan status lahan itu, ujar Kadiskes Dahril singkat. ***(yunk)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Tim pemburu koruptor
Duitnya sudah habis utk Pilkada kemaren.maka beliau-beliau ini cuci tangan.


Berita Sosial lainnya ..........
- 2015, Dumai Targetkan PAD Parkir Terminal Barang Rp18 Miliar
- Kejar Target, BPJS Naker Dumai Gencarkan Sosialisasi
- Sekko Dumai Minta KPU Tak Risau Soal Anggaran Berkurang
- Segera Ditertibkan, Arminareka dan AFI Tour Tak Kantongi Ijin Kemenag Riau
- Bupati Buka MTQ ke-3 Kecamatan Rangsang Pesisir
- Berplat Hitam, Banyak Mobdin Anggota DPRD Rohul Berubah Jadi Mobil Pribadi
- Hearing Hanya Dihadiri Bawahan,
Pansus Lahan DPRD Riau 'Usir' Utusan PT IKPP



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.211.23.190
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com