Untitled Document
Rabu, 6 Zulhijjah 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Rabu, 1 Oktober 2014 17:44
Pelajar dan Mahasiswa Tidak Hafal Pancasila, Wawako Dumai Prihatin

Rabu, 1 Oktober 2014 17:39
Harga Cabe dan Bawang Merah Naik di Dumai

Rabu, 1 Oktober 2014 17:29
Pekan Ketiga Oktober, Jembatan Siak III Mulai Uji Beban

Rabu, 1 Oktober 2014 17:27
Terdakwa Dirawat Intensif,
Sidang Lanjutan Korupsi Kredit Fiktif BNI 46 Pekanbaru Ditunda


Rabu, 1 Oktober 2014 17:15
Dansat Radar 232 Dumai Irup Hari Kesaktian Pancasila 2014

Rabu, 1 Oktober 2014 17:10
42 Nyawa Melayang Akibat Lakalantas di Bengkalis

Rabu, 1 Oktober 2014 17:04
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Seminar di Kriminologi UIR



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 3 Juli 2012 14:11
Status Lahan Belum Jelas,
Proyek Gedung Disdik dan Diskes Pekanbaru Terbengkalai


Proyek pembangunan kantor Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru terbengkalai. Kendalanya status lahan belum jelas.

Riauterkini-PEKANBARU- Sangat aneh memang jika sampai saat ini Pemerintahan Kota (Pemko) Pekanbaru, belum melakukan inventaris asetnya dengan baik. Hal itu terlihat salah satunya terkait tidak jelasnya status lahan pembangunan dua gedung Disdik dan Diskes. Sehingga pembangunan untuk dua gedung multi years, yang sudah dianggarkan pada APBD 2012 sebesar Rp 20 miliyar menjadi terbengkalai belum ada kejelasan kelanjutan pembangunanya.

Bahkan menurut menuturan Kepala Bagian Perlengkapan Setdako Pekanbaru Herimufti, Selasa (3/7/12). Menjelaskan jika lahan untuk pembangunan dua gedung tersebut, belum memiliki surat-surat kepemilikan termasuk Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR). Harus kita akui jika status lahan pembangunan dua gedung Disdik dan Diskes, yang dibangun dengan anggaran multi years. Kepemilikanya tidak jauh berbeda dengan lahan Pasar Cik Puan, atau tidak jelas masih kita pelajari lagi. Sebab kepemilikan surat apapun dari lahan itu kita belum pegang, ungkap Heri.

Seperti yang kita ketahui jika pembangunan dua gedung tersebut, sudah berdiri dari tahun lalu. Padahal secara administrasi Pemko mengetahui jika status lahan kedua gedung tersebut, belum jelas kepemilikanya. Kita belum tahu status lahan itu milik siapa, milik kita atau pihak lain sebab bukti kepemilikan lahan itu belum kita pegang. Sekarang masih kita cari-cari diberkas, sebab dokomen administrasinya ada tapi suratnya tidak ada. Sepertinya dokumenya sudah puluhan tahun lalu, jadi cukup sulit kita melacaknya, jelasnya.

Sementara itu baik Kepala Disdik Yuzamri Yakub, maupun Kepala Diskes Dahril Darwis. Mengakui jika status lahan pembangunan gedung dinas mereka belum jelas. Namun mereka enggan mengkomentari persoalan diatas, Status lahan kepemilikan lahan yang saat ini kita bangun gedung dinas kita, memang belum jelas. Apakah lahan itu milik Pemko atau milik Pemprov, sedang kita cari kejelasan status lahan itu, ujar Kadiskes Dahril singkat. ***(yunk)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Tim pemburu koruptor
Duitnya sudah habis utk Pilkada kemaren.maka beliau-beliau ini cuci tangan.


Berita Sosial lainnya ..........
- Pelajar dan Mahasiswa Tidak Hafal Pancasila, Wawako Dumai Prihatin
- Pekan Ketiga Oktober, Jembatan Siak III Mulai Uji Beban
- Dansat Radar 232 Dumai Irup Hari Kesaktian Pancasila 2014
- Terkait Rekrutmen Anggota Baru,
Komisi I DPRD Bakal Panggil Kakan Satpol PP Pelalawan

- BPBD Dumai Salurkan Bantuan Korban Bencana
- Warga Bengkalis Kesulitan Peroleh Gas Elpiji 3 Kg
- Harapkan Perhatian Bupati Siak,
Warga Desa Tanjung Agung Idamkan Penerangan Lampu Jalan dan Drainase



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.82.225
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com