Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 1 Oktober 2016 22:23
Sapaat Terpilih Jadi Ketua Kemari Chevron

Sabtu, 1 Oktober 2016 18:51
Diskusi Kesetaran Gender,
Anggota DPRD Riau Hadirkan Eni Lestari


Sabtu, 1 Oktober 2016 18:40
Penerima Beasiswa RAPP Ukir Prestasi di ATPK

Sabtu, 1 Oktober 2016 17:05
Sambut Tahun Baru Islam, Laskar Melayu Bersatu Pelalawan Gelar Sunatan Masal

Sabtu, 1 Oktober 2016 16:12
Setelah Minum Air Tebu,
Kakek Sebatang Kara Ditemukan Tewas di Pelalawan


Sabtu, 1 Oktober 2016 15:09
Tradisi Pisah Sambut Kapolda Riau,
Brigjen Pol Zulkarnain Ditepungtawari LAM Riau


Sabtu, 1 Oktober 2016 14:54
Swiss Belinn Hotel Meriahkan Coffee Day dengan Buy 1 get 1



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 3 Juli 2012 14:11
Status Lahan Belum Jelas,
Proyek Gedung Disdik dan Diskes Pekanbaru Terbengkalai


Proyek pembangunan kantor Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru terbengkalai. Kendalanya status lahan belum jelas.

Riauterkini-PEKANBARU- Sangat aneh memang jika sampai saat ini Pemerintahan Kota (Pemko) Pekanbaru, belum melakukan inventaris asetnya dengan baik. Hal itu terlihat salah satunya terkait tidak jelasnya status lahan pembangunan dua gedung Disdik dan Diskes. Sehingga pembangunan untuk dua gedung multi years, yang sudah dianggarkan pada APBD 2012 sebesar Rp 20 miliyar menjadi terbengkalai belum ada kejelasan kelanjutan pembangunanya.

Bahkan menurut menuturan Kepala Bagian Perlengkapan Setdako Pekanbaru Herimufti, Selasa (3/7/12). Menjelaskan jika lahan untuk pembangunan dua gedung tersebut, belum memiliki surat-surat kepemilikan termasuk Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR). Harus kita akui jika status lahan pembangunan dua gedung Disdik dan Diskes, yang dibangun dengan anggaran multi years. Kepemilikanya tidak jauh berbeda dengan lahan Pasar Cik Puan, atau tidak jelas masih kita pelajari lagi. Sebab kepemilikan surat apapun dari lahan itu kita belum pegang, ungkap Heri.

Seperti yang kita ketahui jika pembangunan dua gedung tersebut, sudah berdiri dari tahun lalu. Padahal secara administrasi Pemko mengetahui jika status lahan kedua gedung tersebut, belum jelas kepemilikanya. Kita belum tahu status lahan itu milik siapa, milik kita atau pihak lain sebab bukti kepemilikan lahan itu belum kita pegang. Sekarang masih kita cari-cari diberkas, sebab dokomen administrasinya ada tapi suratnya tidak ada. Sepertinya dokumenya sudah puluhan tahun lalu, jadi cukup sulit kita melacaknya, jelasnya.

Sementara itu baik Kepala Disdik Yuzamri Yakub, maupun Kepala Diskes Dahril Darwis. Mengakui jika status lahan pembangunan gedung dinas mereka belum jelas. Namun mereka enggan mengkomentari persoalan diatas, Status lahan kepemilikan lahan yang saat ini kita bangun gedung dinas kita, memang belum jelas. Apakah lahan itu milik Pemko atau milik Pemprov, sedang kita cari kejelasan status lahan itu, ujar Kadiskes Dahril singkat. ***(yunk)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Tim pemburu koruptor
Duitnya sudah habis utk Pilkada kemaren.maka beliau-beliau ini cuci tangan.


Berita Sosial lainnya..........
- Sapaat Terpilih Jadi Ketua Kemari Chevron
- Sambut Tahun Baru Islam, Laskar Melayu Bersatu Pelalawan Gelar Sunatan Masal
- Pemanasan Reuni Akbar, Alumni Faperta UR Ramaikan FCD Besok
- Gema Muharram di Inhil Masuk Iven Wisata Provinsi Riau
- BPKAD Pekanbaru Himbau Camat dan Lurah Proaktif Jemput Honor Masjid Paripurna
- Pembangunan Jembatan Siak IV,
Tekhnis dan Waktu Lelang Umum Perlu Dihitung

- Ditanam Semasa Achmad,
Tanaman Hias di Median Jalan Banyak yang Mati Kekeringan



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 107.20.104.110
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com