Untitled Document
Jumat, 17 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Jum’at, 18 April 2014 11:28
Saat Demo Bela Ketua Yayasan, Seorang Siswa SMA Wahidin Nyaris Diculik

Jum’at, 18 April 2014 11:25
HUT ke-48. Bank Riau Kepri 'Diceramahi' Ustadz Ahma Al-Habsy

Jum’at, 18 April 2014 06:40
PAN Menang di Kuantan Hulu,
Penghitungan Suara Pemilu di Sejumlah PPK Kuansing Lancar


Jum’at, 18 April 2014 06:33
Tarik Investor, Bupati Inhil Minta Optimalisasi Pelayanan Izin

Kamis, 17 April 2014 22:24
Pasca Dilantik Wagubri,
Burhanuddin Ingin Tancap Gas Urus Riau Tower


Kamis, 17 April 2014 22:16
38 Kursi DPRD Kabupaten/Kota di Riau,
Hanura Klaim Rebut 3 Kursi DPRD Provinsi


Kamis, 17 April 2014 20:56
Gubri Mutasi Sembilan Pejabat Eselon II



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 3 Juli 2012 14:11
Status Lahan Belum Jelas,
Proyek Gedung Disdik dan Diskes Pekanbaru Terbengkalai


Proyek pembangunan kantor Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru terbengkalai. Kendalanya status lahan belum jelas.

Riauterkini-PEKANBARU- Sangat aneh memang jika sampai saat ini Pemerintahan Kota (Pemko) Pekanbaru, belum melakukan inventaris asetnya dengan baik. Hal itu terlihat salah satunya terkait tidak jelasnya status lahan pembangunan dua gedung Disdik dan Diskes. Sehingga pembangunan untuk dua gedung multi years, yang sudah dianggarkan pada APBD 2012 sebesar Rp 20 miliyar menjadi terbengkalai belum ada kejelasan kelanjutan pembangunanya.

Bahkan menurut menuturan Kepala Bagian Perlengkapan Setdako Pekanbaru Herimufti, Selasa (3/7/12). Menjelaskan jika lahan untuk pembangunan dua gedung tersebut, belum memiliki surat-surat kepemilikan termasuk Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR). Harus kita akui jika status lahan pembangunan dua gedung Disdik dan Diskes, yang dibangun dengan anggaran multi years. Kepemilikanya tidak jauh berbeda dengan lahan Pasar Cik Puan, atau tidak jelas masih kita pelajari lagi. Sebab kepemilikan surat apapun dari lahan itu kita belum pegang, ungkap Heri.

Seperti yang kita ketahui jika pembangunan dua gedung tersebut, sudah berdiri dari tahun lalu. Padahal secara administrasi Pemko mengetahui jika status lahan kedua gedung tersebut, belum jelas kepemilikanya. Kita belum tahu status lahan itu milik siapa, milik kita atau pihak lain sebab bukti kepemilikan lahan itu belum kita pegang. Sekarang masih kita cari-cari diberkas, sebab dokomen administrasinya ada tapi suratnya tidak ada. Sepertinya dokumenya sudah puluhan tahun lalu, jadi cukup sulit kita melacaknya, jelasnya.

Sementara itu baik Kepala Disdik Yuzamri Yakub, maupun Kepala Diskes Dahril Darwis. Mengakui jika status lahan pembangunan gedung dinas mereka belum jelas. Namun mereka enggan mengkomentari persoalan diatas, Status lahan kepemilikan lahan yang saat ini kita bangun gedung dinas kita, memang belum jelas. Apakah lahan itu milik Pemko atau milik Pemprov, sedang kita cari kejelasan status lahan itu, ujar Kadiskes Dahril singkat. ***(yunk)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Tim pemburu koruptor
Duitnya sudah habis utk Pilkada kemaren.maka beliau-beliau ini cuci tangan.


Berita Sosial lainnya ..........
- Pasca Dilantik Wagubri,
Burhanuddin Ingin Tancap Gas Urus Riau Tower

- 38 Kursi DPRD Kabupaten/Kota di Riau,
Hanura Klaim Rebut 3 Kursi DPRD Provinsi

- Gubri Mutasi Sembilan Pejabat Eselon II
- 450 Anak Ikuti Lomba Balita Sehat di Minas
- Pemko Dumai Butuh Rp150 Miliar Bangun Infrastruktur
- Ingin Kubah di Kantornya, Gubri Meniru Gedung di Istambul
- Dinsos Pekanbaru Diminta Bentuk Tim Penanganan Gepeng


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.198.224.121
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com