|
|
|
Senin, 25 Juni 2012 17:04 Dijanjikan Tahun Depan, Banyak Masyarakat Pasirpangaraian Belum Tersentuh Air Bersih
Meksipun tinggal di ibukota Kabupaten Rohul, namun masih banyak masyarakat Pasirpangaraian belum menikmati fasilitas air bersih. Dinas TRCK janji tahun depan tuntas.
Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sebagian besar masyarakat Pasirpangaraian
belum tersentuh air bersih. Perihal itu ditandai pada musim kemarau,
masyarakat lebih banyak beraktifitas di aliran irigasi dan sungai terdekat.
Dinas Tata Ruang Cipta dan Karya Kabupaten Rokan Hulu pastikan 2013
mendatang seluruh masyarakat telah tersentuh air bersih.
Masyarakat di Kecamatan Rambah, yakni warga Kaiti Desa Rambah Tengah Barat,
Sialang Jaya, Suka Maju, dan sebagian warga Desa Koto Tinggi, pada musim
kemarau, mereka lebih banyak beraktifitas Mandi Cuci Kakus (MCK) di aliran
irigasi dan sungai terdekat, sebab sumber di rumah mengalami kekeringan.
Seperti warga Kaiti dan Sialang Jaya, pada musim kemarau, warga mesti
lakukan aktifitas MCK di bendungan Cipogas. Warga Koto Tinggi di Kilometer
I dan II Pasirpangaraian memilih beraktifitas MCK di Sungai Batang Lubuh.
Sementara warga Desa Suka Maju, lebih memilih beraktifitas MCK di aliran
irigasi di Kilometer VI, termasuk sebagian besar warga Kecamatan Rambahsamo.
Kabid Pasar dan Air Bersih, Dinas TRCK Rohul, Tetti Herawati, didampingi
Kasi Air Bersih, Yondri Alfian, mengatakan sekitar 100 calon pelanggan
lebih yang baru masuk dalam daftar antri Sambungan Rumah (SR).
Tetti mengaku instansinya akan terus menjangkau masyarakat agar tersentuh
air bersih dengan mengusahakan dana bantuan, baik dari APBD Rohul dan APBN.
Seperti dana APBD Rohul 2012, Dinas TRCK akan lakukan Sambungan Rumah baru
khusus di Pasirpangaraian bagi 180 calon pelanggan, melalui pengadaan
menggunakan anggaran sekitar Rp90 juta.
“Pada APBD Perubahan 2012, kita juga anggarkan dana di bawah Rp100 juta
untuk perbaikan segel meteran air yang rusak, dan pergantian sekitar 100
meteran yang telah dicuri oleh oknum tidak bertanggungjawab,” terang Tetti
menjawab riauterkini.com di Pasirpangaraian, Senin (25/6/12).
Tahun depan, kata Tetti, pengelolaan air bersih di Pawan yang mulai
beroperasi 2010 silam, akan dimatikan dan ditingkatkan di Longgopan melalui
APBD Rohul senilai Rp9 miliar, termasuk pembangunan tower setinggi 8 meter,
serta peningkatan pengelolaan air bersih dari 20 liter per detik menjadi 40
liter per detik.
“Kita telah susun DED nya (Detail Engineering Design). Rencananya akan
dibangun tower agar mampu mengalirkan air bersih sampai ke sejumlah desa di
Kecamatan Rambahsamo.”
“Melalui APBN tahun depan, kita juga telah usulkan untuk peningkatan air
bersih di Kecamatan Rambahsamo, Kuntodarussalam, Kepenuhan, dan Tambusai
Utara,” tambahnya.
Untuk permintaan penyediaan sarana air bersih dari masyarakat Kaiti Rambah
Tengah Barat dan Sialang Jaya, Tetti mengatakan akan mengusahakan dan
mengajukan melalui APBD Rohul 2013, termasuk perbaikan pipa di KM I dan II
Pasirpangaraian yang saat ini masih semrawut dan masih sedikitnya debit air
bersih ke daerah sana.***(zal)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
Ustad 47 Bupatinya sibuk kegiatan seremonial aja,serta mabuk gelar adat.ciptakan dong lapangan kerja,sediakan listrik,air PAM
Ustad 47 Bupatinya sibuk kegiatan seremonial aja,serta mabuk gelar adat.ciptakan dong lapangan kerja,sediakan listrik,air PAM
|
|