Berita Terhangat... |
Sabtu, 25 Mei 2013 17:48 Pilkada, Ribuan Massa Antar CERDAS Mendaftar ke KPU Inhil
Sabtu, 25 Mei 2013 17:45 Mazda VX-1, Cara Mudah dan Nyaman Berkendaraan
Sabtu, 25 Mei 2013 17:43 Usai Daftar, Herman Abdullah Bertemu Warga Simpang Baru
Sabtu, 25 Mei 2013 17:35 Gagal Rebut Demokrat, tak Membuat Zainal Abidin Surut Ikut Pilkada Inhil
Sabtu, 25 Mei 2013 17:33 Pilkada, Pasangan SUMBAWA Pertama Daftar ke KPU Inhil
Sabtu, 25 Mei 2013 17:28 Ketua IKBR Tumpal Hutabarat Dikukuhkan
Sabtu, 25 Mei 2013 13:20 Meriah. Puncak Peringatan Milad Pemuda Muhammadiyah ke-81 di UMRI
|
|
|
|
Senin, 11 Juni 2012 16:58 BPMPPKB-Pemdes Meranti Gelar Workshop Pendamping Program Pemberdayaan Desa
Sebanyak 254 pendamping desa mengikuti worskhop tajaan BPMPPKB-Pemdes Kepualuan Meranti. Mereka dibekali untuk menyukseskan progam pemberdayaan desa.
Riauterkini-SELATPANJANG – Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan,
Keluarga Berencana dan Pemerintah Desa (BPMPPKBPemdes) Kabupaten Kepulauan
Meranti menggelar Workshop Pendamping Desa Program Pemberdayaan Desa (PPD)
di Gedung Wanita, Selatpanjang.
Menurut Ketua Pelaksanakan kegiatan, Syufri, workshop yang pesertanya
sebanyak 254 orang dari Pendamping Desa dan Pengelola UED SP tersebut,
mengharapkan Pendamping Desa/Pengelola mengetahui tugas dan tanggungjawab
yang mengacu pada Pedum dan Juknis Program Pemberdayaan Desa.
Kepala BPMPPKBPemdes Drs. Ikhwani, dalam sambutannya memberikan arahan
kepada pendamping desa agar dalam memfasilitasi pelaksanaan program desa
masing-masing. “Pendamping desa hendaknya memperhatikan masyarakat miskin
sehingga hakikat dari maksud dan tujuan pelaksanaan program PPD bisa
diwujudkan dengan baik antara lain yiatu memberantas kemiskinan dan
kebodohan,” ucapnya.
Untuk itu, lanjutnya, langkah-langkah yang perlu dilakukan oleh
masing-masing Pendamping Desa yaitu pertama mendata keluarga miskin di
masing-masing desa/kelurahan lokasi program. Kedua mengelompokkan keluarga
miskin untuk diberikan pengethuan keterampilan. Ketiga, membantu masyarakat
dalam pembuatan proposal usaha dan proses pencairan dana bantuan.
“Saya harapkan juga kepada masing-masing peserta agar serius mengikuti
workshop ini dari awal sampai akhir, jadikan wadah ini sebagai sarana
informasi dan komunikasi yang baik, agar permasalahan yang ada dapat kita
selesaikan dan permasalahan yang akan timbul dapat kita antisipasi,
sehinggaPPD dapat dilaksanakan dengan baik dan maksimal, akhirnya ekonomi
masyarakat miskin membaik dan pada gilirannya kesejahteraan masyarakat akan
meningkat sesuai harapan kita semua,” tutur Ikhwani.
Narasumber dalam work tersebut diantaranya adalah Bappeda Kabupaten
Meranti. Dias Pertanian Meranti, Afrizal Cik Anggota DPRD Meranti, Ade
Andurrahman dari Kondir PSA, Ir Bandung Herawanto Korda PPD Meranti, H
Irianto SH, Pimpinan Bank Riau Cabang Selatpanjang.***(as)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
|
|
|