Berita Terhangat... |
Rabu, 19 Juni 2013 15:10 Jelang Harga BBM Naik, SPBU di Dumai Dijaga 179 Polisi
Rabu, 19 Juni 2013 15:09 Mulai Terima Bantuan, 7 Keluarga di Bengkalis Mengungsi karena Karhutla
Rabu, 19 Juni 2013 15:07 Jelang Peluncuran, Bus Trans Metro Kekurangan Pengemudi
Rabu, 19 Juni 2013 13:02 Asap, Jarak Pandang di Siak Sangat Terbatas
Rabu, 19 Juni 2013 13:01 Kabut Asap, Pertamina Bagikan 6 Ribu Masker Gratis di Dumai
Rabu, 19 Juni 2013 12:59 Bappeda Kuansing Minta HPT Sumpu Diamankan
Rabu, 19 Juni 2013 12:56 BI Masih Gantung Status Dirut Bank Riau Kepri
|
|
|
|
Jum’at, 1 Juni 2012 14:55 Pelajar SD Juara Sampaikan Keprihatinan Anak ke DPRD Riau
Puluhan pelajar SD Juara berkunjung ke DPRD Riau. Mereka juga menyampaikan keprihatinan anak kepada para wakil rakyat.
Riauterkini-PEKANBARU- Sebagai bentuk apresiasi sekaligus keprihatinannya terhadap
perkembangan anak saat ini. Komisi D DPRD Riau menerima kunjungan dari Sekolah Dasar
(SD) Juara, Pekanbaru sekaligus mengadakan acara peringatan Hari Anak se Dunia pada
Jum'at (1/6/12) di ruang Medium Rapat DPRD Riau.
Acara yang dihadiri oleh anggota Komisi D, Kepala Sekolah SD Juara, Suriksodi
Saputro, para guru pengajar serta 137 orang murid SD Juara yang terdiri dari kelas
satu sampai kelas enam ini berlangsung menarik.
Ketika diwawancara riauterkini terkait acara ini. Kepala Sekolah SD Juara, Suriksodi
Saputro mengatakan bahwa acara ini merupakan sebagai bentuk keprihatinannya terhadap
perkembangan anak-anak di dunia. “Dalam kesempatan ini, kami memilih DPRD Riau
sebagai tempat untuk menyampaikan rasa keprihatinan kami itu,” terang Suriksodi.
Lanjut Suriksodi alasan pihaknya memilih DPRD Riau sebagai tempat penyelenggaraan.
Suriksodi mengatakan selain tempatnya dekat sekaligus keprihatinan terhadap anak
seperti yang terjadi saat ini agar bisa diperhatikan anggota DPRD Riau.
Ketika ditanya terkait kerpihatinan apa saja yg menjadi titik perhatiannya. Lebih
lanjut Suriksodi mengatakan bahwa kekerasan anak, diskriminatif dan pemakaian
narkoba merupakan yang dilakukan anak-anak dan inilah yang menjadi titik
perhatiannya.
Selain membahas keprihatinannya terhadap kondisi anak saat ini. Suriksodi
menceritakan tentang prestasi SD Juara yang dipimpinnya. “Saat ini untuk di Sumatera
hanya Riau dan Medan yang mempunyai SD Juara ini,” beber Sukrisodi.
Sukrisodi juga berharap dengan adanya peringatan hari anak se dunia ini agar
kegiatan ini bisa menumbuhkan motivasi yang lebih kepada anak didiknya dan ini akan
menjadi memori panjang nantinya bagi anak muridnya.
Sementara itu, Adrian Ali ketika diwawancara riauterkini terkait kegiatan ini
mengatakan pihaknya memberikan apresiasi atas penyelenggaraan acara ini. “Semoga
memberikan dampak yang positif kepada anak-anak sekalian,” ungkap Adrian.
Lanjut Adrian, pihaknya juga menilai anak murid SD Juara kalau anaknya itu bagus dan
pintar. “Bukan berarti SD yang lain tidak bagus dan pintar muridnya,” jelas Adrian.
Sebelum menutup wawancara, Adrian Ali mengatakan bahwa Komisi D saat ini tengah
menggodok dan menyiapkan Rancangan Undang-Undang (RUU) dalam bentuk Perda terkait
permasalahan anak.
Sebagai data tambahan, kegiatan ini selain dalam bentuk hearing murid SD Juara
dengan Komisi D, juga dilaksanakan penyampaian orasi dari salah seorang murid SD
Juara yang berisi tentang pernyataan sikapnya terhadap masalah anak saat ini. ***
(ary)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
|
|
|