Berita Terhangat... |
Sabtu, 25 Mei 2013 19:35 Kerjuda FORKI Riau ke-7 di Rohul Ditargetkan Tuntas Malam ini
Sabtu, 25 Mei 2013 19:32 Puluhan Ayam dan Pelaku Judi Diamankan Polsek Mandau
Sabtu, 25 Mei 2013 17:48 Pilkada, Ribuan Massa Antar CERDAS Mendaftar ke KPU Inhil
Sabtu, 25 Mei 2013 17:45 Mazda VX-1, Cara Mudah dan Nyaman Berkendaraan
Sabtu, 25 Mei 2013 17:43 Usai Daftar, Herman Abdullah Bertemu Warga Simpang Baru
Sabtu, 25 Mei 2013 17:35 Gagal Rebut Demokrat, tak Membuat Zainal Abidin Surut Ikut Pilkada Inhil
Sabtu, 25 Mei 2013 17:33 Pilkada, Pasangan SUMBAWA Pertama Daftar ke KPU Inhil
|
|
|
|
Rabu, 23 Mei 2012 16:55 Gubri Santai Tanggapi Ancaman Main Stadium PON Dibongkar
Gubri M Rusli Zainal bersikap tenang ketika ditanya soal sub kontraktor mengancam bongkar Main Stadium. Menurutnya sudah lama muncul banyak ancaman.
Riauterkini-PEKANBARU- Ancaman sepuluh perusahaan sub kontraktor pembangun Main Stadium PON sepertinya bukan sesuatu yang membahayakan persiapan Riau sebagai tuan rumah PON September mendatang. Kesan itulah yang muncul saat wartawan bertanya kepada Gubernur Riau M Rusli Zainal usai menggelar pertemuan dengan pimpinan hotel di Pekanbaru, Rabu (23/5/12).
”Soal ancam mengancam sudah biasalah dari dulu. Tidak perlu lah sampai mengancam seperti itu, sikap yang baik itu cari jalan keluar dengan jalan terbaik,” ujar santai.
Menurut Gubri, jika memang ada persoalan yang harus diselesaikan jangan sampai menggagalkan amanah yang telah diberikan. ”Tapi yang perlu kita ketahui, kita sudah diberikan tanggung jawab, jadi jangan sampai tanggung jawab ini gagal kita laksanakan karena masalah yang bisa dibicarakan. Hal penting saat ini, bagaimana pelaksanaan PON itu bisa berjalan baik,” sarannya.
Lebih lanjut Gubri justru menyebut media massa punya andil membuat persoalan semakin rumit. ”Kan sudah saya bilang dari dulu, jika media membuat suasana makin kusut yah kusutlah yang diterima masyarakat. Saat ini, jika media memberikan solusi yang terbaik pasti ada jalan keluarnya."
Ketika ditanya apakah sudah meminta penjelasan konsorsium PT Adhi Karya, PT Wijaya Karya dan PT Pengembang Perumahan terkait masalah dengan subkontraktor, gubernur justru menyarankan wartawan bertanya pada instansi teknis. " Kalau itu tanya saja ke instansi teknis," sarannya.
Instansi teknis yang dimaksud adalah Dinas Pemuda dan Olahraga Pemprov Riau. Sebelumnya Pelaksana Tugas Kadis Pora Riau Emrizal Pakis hanya menyampaikan himbaunya agar sub kontraktor tak benar-benar melaksanakan ancamannya, membongkar Main Stadium PON.***(mad)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
mantan mahasiswa Hallo para mahasiswa, mereka yg korupsi
sekarang ini kan kebanyakan dulu juga
mahasiswa, bisa saja entah dari universitas
negeri, swasta, umum, agama, atau juga militer/
kepolisian. Mereka dulunya tentu jg baik,
patriotik, pemberani, pembela kebenaran,
berpihak pada rakyat seperti kalian sekarang.
Tapi pasti krn mengikuti nafsu, khususnya harta-
benda dan duniawi lainnya, sementara iman
lemah maka mereka tergelincir. Alhamdulillah
hari ini saya sendiri masih mampu menghindar
dari keburukan. Apa kalian berani buktikan
bahwa jika mendapatkan kesempatan yg sama
kelak, kalian tidak akan korupsi? Berani bertekat
dan menerima sanksi (moral dan hukum) bila
nanti kalian korupsi? Kalau berani, mahasiswa
Riau hari ini bisa buat sejarah. Silakan buat Pakta
Tekad Anti-Korupsi lalu kumpulkan tandatangan
para mahasiswa yg patriot sebanyak-banyaknya
dalam daftar yg memuat nama, fak/univ/NIM,
tempat tanggal lahir, nama orangtua, tanda
tangan, dan kalau perlu foto. Hardcopy dan
digital filenya serahkan secara resmi kepada
BPK, KPK, dan diarsipkan juga di perpustakaan
daerah. Silakan perkaya ide ini. Ketika kalian
sudah selesai univ dan menjadi pelaku
pembangunan nanti, pakta itu akan jadi saksi
dan pagar apakah kalian juga sanggup untuk
tidak jadi koruptor. Berani?????
Pro Rakyat Rusli tu pembongak besar,tdk bisa dipercaya omongan dia tu. Apo lagi kau bicarakan rus,7 bulan hasil keringat org tak kau bayar. Dajal betul lah kau rusli,biadab dikau!!!
Lung Kantan kan, kan,kan, itulah %@!*ban datuk setia amanah... tak banyak baco2 e doh. Sim salabim abda kadabra, pembongkaran bataaaal
|
|