Berita Terhangat... |
Kamis, 20 Juni 2013 14:55 HMI Tembilahan Demo Tolak Kenaikan BBM
Kamis, 20 Juni 2013 14:51 Besuk Gubri, Achamd Bantah Minta Restu Maju Dipilgubri
Kamis, 20 Juni 2013 14:49 Wisudwan PDTA Kuansing, Pedagang Asongan Panen Rezeki
Kamis, 20 Juni 2013 14:35 Perbatasan Riau-Sumut di Batang Kumu Kembali Bergolak
Kamis, 20 Juni 2013 13:33 BBM Mulai Langka Di Bagansiapiapi
Kamis, 20 Juni 2013 13:29 Gandeng Sinarmas, Wartawan Duri Bagikan Masker Gratis
Kamis, 20 Juni 2013 13:17 KNPI Kepulauan Meranti Bagikan 2.500 Masker
|
|
|
|
Rabu, 16 Mei 2012 20:26 PLN Janji Mulai Akhir Mei Listrik di Inhu tak Padam
Keluhan masyarakat Inhu direspon positif PLN Cabang Rengat. Dijanjikan mulai akhir Mei tidak lagi terjadi pamadaman bergilir.
Riauterkini -RENGAT- PT PLN Cabang Rengat berjanji akhir Mei 2012, tidak ada lagi
pemadaman mendadak di wilayah Rengat dan sekitarnya. Dengan syarat adanya komitmen
dari masyarakat untuk merelakan pohon miliknya yang berada di sekitar jaringan
ditebang petugas PLN.
Penegasan tersebut disampaikan Manajer PLN Cabang Rengat Agustian, saat bertemu
dengan aktivis dari Gerakan Anti Mati Lampu (GERAM) bertempat di kantor PLN Rayon
Rengat, Rabu (16/5/12).
“Kita targetkan akhir Mei ini sudah dapat diatasi dan tidak ada lagi pemadaman
mendadak, asalkan masyarakat dapat merelakan pohon yang ada di sekitar jaringan
dapat ditebang sehingga ketika cuaca ekstrim tidak mengenai jaringan,”
ujarnya.
Pertemuan yang digagas PLN Cabang Rengat tersebut dilaksanakan menyusul rencana
GERAM yang akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran melibatkan BEM se Inhu,
ormas dan masyarakat terkait seringnya pemadaman mendadak yang terjadi hampir satu
bulan ini.
Sementara itu Koordinator GERAM Suprihandayani menegaskan, “Pemadaman mendadak yang
terjadi hampir satu bulan ini sudah sangat meresahkan masyarakat dan sudah sampai
pada puncak kekesalan. Sampai kapan kondisi seperti ini akan terjadi?. Jika tidak
ada kepastian dan perbaikan pelayanan kami tetap akan melaksanakan aksi unjuk rasa,”
tegasnya.
Ditambahkanya, akibat pemadaman mendadak, masyarakat merasa di rugikan, sebab alat
elektronik banyak yang rusak. Serta alasan yang disampaikan PLN pada setiap
terjadinya pemadaman listrik secara mendadak terlalu klasik dan itu-itu saja,
sehingga terkesan tidak ada upaya perbaikan kinerja.
Bahkan intensitas pemadaman mendadak semakin sering semenjak Pemangkit Listrik
Tenaga Mesin Gas (PLTMG) 20 MW di Kelurahan Tanah Merah Kecamatan Pasir Penyu
dioperasikan. “Kalau memang PLTMG akan membuat pelayanan PLN terganggu, lebih baik
menggunakan PLTD saja seperti sebelumnya. Atau memang karena SDM di PLN yang belum
mampu untuk mengoperasikan PLTMG karena pembangkit ini relatif baru,”
tegasnya.
Manajeman PLN Cabang Rengat dan GERAM sempakat akan menggelar pertemuan lanjutan
pada Senin (21/5/12) mendatang untuk menyerahkan data-data pohon milik warga yang
menanggu jaringan listrik.
Turut hadir pada peremuan tersebut, Asisten Manajer Jaringan Suryo Prastowo, Manajer
Rayon Rengat Arif Supriadi dan Manajer Rayon Airmolek Darwin. Serta perwakilan dari
BEM dan Ormas. ***(guh)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
balacan dikampar ndak ado mati lampu Pln, ndak ado masalah, sok barosio sobab kalau dicetokan apolai masalah perintah kamapar saat kini satu kotan ponuo tiok ai, takuik tabuka bolanggggg
anga apo dek ndak ado berita pln diampar selalu mati2 di kab kampar, riau terkini macam palito , hanyo manoghang ughan lain, diinyo golap, mancitokan kab/kota lain ajo kabarnyo yang punyo riau terkini bupati kampar,
|
|