Untitled Document
Jumat, 14 Rajab 1434 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Jum’at, 24 Mei 2013 14:56
Diskominfo Riau Lepas 'Pulau Si Caram' Inhu ke PIN di Medan

Jum’at, 24 Mei 2013 14:45
KPU Mulai Verifikasi Faktual Syarat Calon DPD RI

Jum’at, 24 Mei 2013 14:38
Masih Diburu, Polisi Minta 28 Anggota Geng Motor Menyerah

Jum’at, 24 Mei 2013 14:37
Bupati Herliyan dan Istri Tanam Padi Unggul,
Bengkalis Luncurkan Proyek Perncontohan Rice Estate


Jum’at, 24 Mei 2013 14:19
Total 22 Perusahaan,
Sebuah Tambang Ilegal di Riau Dilaporkan BPK ke KPK


Jum’at, 24 Mei 2013 14:10
Kelanjutan Proyek Pasar Cik Puan Kian tak Jelas

Jum’at, 24 Mei 2013 14:08
99,98 Persen, Kelulusan SMA Sederajat di Rohul Peringkat II Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 8 Mei 2012 17:27
Tegangan Listrik PLN Bangkinang Drop

Pelanggan PLN di Bangkinang dan sekitarnya mengalami kondisi tak nyaman. Daya listrik yang dialirkan ke rumah mereka tengangannya drop.

Riauterkini-BANGKINANG- PLN Bangkinang mengalami drop tegangan, beberapa desa harus mengalami penurunan tegangan listrik bahkan pemadaman hal ini terjadi karena banyaknya pemasangan jaringan baru yang dilaksanakan PLN Bangkinang dalam program memberikan penyambungan merata pada rakyat.

‘’Banyaknya jaringan baru yang dilaksanakan PLN Bangkinang dalam program memberikan penyambungan merata pada rakyat membuat PLN bangkinang mengalami drop tegangan, sehingga beberapa desa harus mengalami penurunan tegangan listrik bahkan pemadaman,’’ ’ujar kepala manager PLN rayon bangkinang Sofyan hadi kepada wartawan di Bangkinang (8/5/12)

‘’ Ini adalah kondisi yang harus kita hadapai karena kurangnya tegangan ini, dan kita minta masyarakat untuk dapat memahaminya,’’harapnya. ‘

Awalnya tegangan ini dipangkalnya sebesar 20 KV, idealnya sampai ke pelanggan tengangan ini adalah 18 KV, namun karena panjangnya tegangan dan banyaknya pelanggan, saat ini panjangnya tegangan mencapai 205 KMS dan pelanggan juga sangat banyak sekitar 20 ribu pelanggan, sehingga hinggake ujung tegangan yang sampai ke masyarakat hanya 11 KV,‘’ Sehingga membuat pasokan listrik untuk masyarakat tidak maksimal bahkan ada yang mati,’’terangnya.

Kondisi ini dialami masyarakat di desa Kijang Rejo, Desa Sukaramai, Desa Petapahan dan beberapa desa lainnya di Tapung,‘’ Karena pelanggan dalam kawasan ini meningkat hampir 80 persen sehingga kemampuan tegangan tidak mencukupi, untuk itu kita berharap masyarakat di desa desa ini mengerti karena memang kondisinya seperti itu, ‘’jelasnya.

Diutarakannya solusi yang bisa diterapkan untuk mengatasi masalah ini, satu satunya cara adalah dengan melakukan pemberatan kabel, tentunya ini memerlukan penambahan jaringan terutama kearah Tapung,‘’ Namun sayangnya kita terkendala dengan dana, kita sudah bicarakan ini dengan pemkab Kampar melalui distamben dan kita berharap pemda Kampar memberikan perhatian masalah ini,’’pungkasnya.(man)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Jubaida
Ya saya menyadari kurangnya tgangan di desa kmi...tpi janganlah sering"mati lmpu saat orang mlakukan ibdah sholat magrib atau anak"wktunya ngaji cma itu aja komen dri q...harap d bri tanggapan


Berita Sosial lainnya ..........
- Diskominfo Riau Lepas 'Pulau Si Caram' Inhu ke PIN di Medan
- RAPP Taja Pelatihan Para Da'i Pulau Padang
- Riau Tertinggi Imput Data SDDKN
- IKBR Inhu Tuding Forlet Timbulkan Konflik
- 1.892 Warga Riau Terinfeksi HIV/AIDS
- Jelang Pengukuhan, IKBR Kubu Tumpal Hutabarat Tutai Tudingan
- Sempena HUT Kota Pekanbaru,
Pembuatan KTP dan Akte Kelahiran Gratis



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.234.42.16
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com